cover
Contact Name
Harls Evan Siahaan
Contact Email
evandavidsiahaan@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
kurios@sttpb.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Kurios
ISSN : 2615739X     EISSN : 26143135     DOI : -
KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) merupakan wadah publikasi hasil penelitian teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN: 2614-3135 (online), ISSN: 2406-8306 (print), yang diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2: Agustus 2023" : 25 Documents clear
Penggembalaan spiral: Memetakan tantangan penggembalaan di era posmodern melalui refleksi naratif perempuan Siro-Fenisia Purwoko, Paulus Sentot; Ngesthi, Yonathan Salmon Efrayim
KURIOS Vol. 9 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i2.240

Abstract

The practice of pastoral is required to be able to follow and respond to the dynamics of developments that have reached the postmodern era. There is a tendency in the postmodern era to present a post-truth reality, where many things are contrary to the values of the Christian faith. This study aims to descriptively stimulate pastoral needs in the postmodern era through identified challenges. This study uses descriptive-analysis methods and narrative analogies on the text Mark 7:24-30. The study results show a pattern of priorities in serving practices; This is analogous to the practice of grazing. By using the analogy of service that gives priority, spiral shepherding is an offer that needs to be actualized in Christian shepherding in the postmodern era. AbstrakDunia penggembalaan dituntut agar dapat mengikuti sekaligus merespons dinamika perkembangan zaman yang telah sampai pada era posmodern. Ada kecenderungan era posmodern menghadirkan realitas post-truth, di mana banyak hal yang bertentangan dengan nilai-nilai iman kristiani. Kajian ini bertujuan untuk menstimulasi secara deskriptif kebu-tuhan penggembalaan di era posmodern melalui tantangan yang diidenti-fikasi. Kajian ini menggunakan metode analisis-deskriptif dan analogi naratif pada teks Markus 7:24-30. Hasil kajian memperlihatkan adanya pola prioritas pada praktik melayani; hal ini yang dianalogikan pada praktik penggembalaan. Dengan menggunakan analogi pelayanan yang memberikan prioritas, maka penggembalaan spiral menjadi tawaran yang perlu diaktualisasikan dalam penggembalaan kristiani di era posmodern.  
Penguatan nilai-nilai iman kristiani melalui optimalisasi lembaga pendidikan agama: Sebuah studi persepsi dan ekspektasi program studi magister Manajemen Pendidikan Kristen melalui survei pada tingkat pendidikan menengah Pakpahan, Betty Arli Sonti; Simanungkalit, Lasmaria Nami; Simanjuntak, Juliber Arman; Simanjuntak, Cindy Romauli C.
KURIOS Vol. 9 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i2.713

Abstract

This research aims to determine students' perceptions and expectations of the Master of Christian Education Management study program. The students in this research were school principals at the SMA/SMK level in Humbang Hasundutan and North Tapanuli Regencies. The survey method is the approach used in this research. The number of respondents in this research was 74 respondents. The results of the research show that the perception of high school/vocational school principals towards the IAKN Tarutung Postgraduate Christian Education Management Masters Study Program, in general, each item is in the good and very good categories. Values are in the intervals 68-83% and 84-100%. Then, the perception of high school/vocational school principals towards the IAKN Tarutung Postgraduate Christian Education Management Masters Study Program, is included in the very good category, in the interval 84-100%. This shows that the perceptions and expectations of students in the Master of Christian Education Management study program are very good and their existence is very much needed
Dialektika kekristenan dengan ritus kematian Aluk Todolo: Sebuah kajian antropo-teologis dengan pendekatan model mutualitas Paul F. Knitter dan korelasi Paul Tillich Abialtar, Abialtar; Sabaritno, Ekavian Vian; Tandirerung, Lidya Kambo
KURIOS Vol. 9 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i2.735

Abstract

The existence of death rites in the Nosu area, Mamasa, is often stigmatized as pagan worship amidst Christianity because it is a tribal religious ritual, Alu' Todolo, which, according to evangelists and local church institutions, is considered to be contrary to Christian teachings. There is no effort on the part of the church to dialogue and reconcile these rituals with Christian teachings. This research uses qualitative methods to search for the meaning or value of death rites using theological-anthropological studies, hoping that through this approach, the context can speak based on its own reality and perspective. These local policies will then be dialogued with understanding Christianity using Paul F. Knitter's Mutuality and Paul Tillich's Correlation models. It was found that death rites were a place of intense encounter and encounter between Christianity and Aluk Todolo in Mamasa. These encounters allow basic principles to be used as a common basis for interreligious dialogue. which can enrich the understanding of faith. AbstrakKeberadaan ritus kematian di wilayah Nosu, Mamasa, seringkali mendapat stigma penyembahan pagan di tengah Kekristenan karena merupakan ritual agama suku, Aluk Todolo, yang bagi penginjil dan juga pihak lembaga gereja setempat dinilai bertentangan dengan ajaran Kristen. Tidak ada upaya dari pihak gereja mendialogkan dan memperjumpakan ritual tersebut dengan ajaran Kristen. Riset ini menggunakan metode kualitatif untuk mencari makna atau value ritus kematian tersebut dengan kajian teologis-antropologis, dengan harapan melalui pendekatan tersebut maka konteks dapat berbicara berdasarkan realitas dan perspektifnya sendiri. Kebijakan lokal tersebut kemudian akan didialogkan dengan pemahaman Kekristenan dengan model Mutualitas Paul F. Knitter dan Korelasi Paul Tillich. Ditemukan bahwa ritus kematian merupakan tempat perjumpaan dan pertemuan secara intens antara agama Kristen dengan Aluk Todolo di Mamasa. Melalui perjumpaan tersebut maka ditemukan dasar-dasar yang dapat digunakan sebagai landasan bersama dalam dialog antaragama.  yang darinya dapat memperkaya pemahaman iman.  
Matrimonium sacramentum: Hakikat pernikahan Kristen sebagai refleksi kesatuan Kristus dengan gereja dan implikasinya terhadap indissolubilitas pernikahan Swantina, Magdalena; Meggy, Nicolien Sumakul
KURIOS Vol. 9 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i2.772

Abstract

This study explores the sacramental nature of Christian marriage as a reflection of Christ's union with the Church and its implications for marital indissolubility. Through theological-systematic analysis of biblical, patristic, scholastic, and magisterial sources, this research demonstrates that the indissolubility of marriage is not merely an external juridical norm but an ontological consequence flowing from marriage's sacramental structure. The study identifies four key findings: the biblical-patristic foundation establishes marriage within salvation history; the sacramental structure reveals marriage as res et sacramentum with permanent ontological character; indissolubility emerges as an intrinsic property reflecting the irrevocable covenant between Christ and the Church; and contemporary pastoral challenges require balanced approaches maintaining doctrinal integrity while demonstrating ecclesial compassion. This research contributes to theological discourse by offering an integrated synthesis that bridges the gap between sacramental theology and pastoral praxis, particularly addressing irregular situations without compromising doctrinal principles.   Abstrak Penelitian ini mengeksplorasi hakikat sakramental pernikahan Kristen sebagai refleksi kesatuan Kristus dengan Gereja serta implikasinya terhadap indissolubilitas pernikahan. Melalui analisis teologis-sistematis terhadap sumber-sumber biblika, patristik, skolastik, dan magisterial, riset ini mendemonstrasikan bahwa indissolubilitas pernikahan bukan sekadar norma yuridis eksternal melainkan konsekuensi ontologis yang mengalir dari struktur sakramental pernikahan. Studi mengidentifikasi empat temuan kunci, yakni: fondasi biblika-patristik menempatkan pernikahan dalam sejarah keselamatan; struktur sakramental mengungkapkan pernikahan sebagai res et sacramentum dengan karakter ontologis permanen; indissolubilitas muncul sebagai properti intrinsik yang merefleksikan perjanjian tak terbatalkan antara Kristus dan Gereja; tantangan pastoral kontemporer memerlukan pendekatan seimbang yang mempertahankan integritas doktrinal sambil menunjukkan belas kasihan eklesial. Penelitian ini berkontribusi pada diskursus teologis dengan menawarkan sintesis terintegrasi yang menjembatani kesenjangan antara teologi sakramental dan praksis pastoral, khususnya dalam menangani situasi irregular tanpa mengompromikan prinsip doktrinal.
Misi dan pertumbuhan gereja Pentakostal-Karismatik: Refleksi teologis praksis terhadap perkembangan Pentakostal-Karismatik di wilayah Tarutung, Tapanuli Utara Sitopu, Elisamark; Siagian, Albiner; Saga, Nehemia; Gea, Brian Aston
KURIOS Vol. 9 No. 2: Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Pelita Bangsa, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30995/kur.v9i3.868

Abstract

Artikel ini merupakan sebuah kajian teologis reflektif terhadap perkembangan gereja dari kelompok Pentakostal-Karismatik di wilayah Tarutung, Tapanuli Utara. Perkembangan kelompok ini termasuk yang paling dinamis di antara kelompok Kristen lainnya, sehingga memunculkan respons yang kompleks. Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisis misi gereja dalam kelompok Pentakostal-Karismatik yang berkelindan dengan pertumbuhan gereja. Degnan menggunakan metode analisis deskriptif melalui data-data kualitatif berbasis pustaka dari berbagai referensi digital, diperoleh hasil bahwa misi kelompok Pentakostal-Karismatik mempengaruhi pertumbuhan gereja sehingga mengakibatkan perkembangannya yang signifikan.

Page 3 of 3 | Total Record : 25