cover
Contact Name
Julia Pertiwi
Contact Email
jmiakrecmed@gmail.com
Phone
+6282310902010
Journal Mail Official
jmiakrecmed@gmail.com
Editorial Address
“Program Studi Rekam Medis & Informasi Kesehatan” Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Veteran Bangun Nusantara Jl. Letjend. Sujono Humardani No. 01, Jombor, Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta - Jawa Tengah 57521. Telp (0271) 593156, Fax (0271) 591065,
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan
ISSN : 26216612     EISSN : 26226944     DOI : https://doi.org/10.32585/jmiak.v1i1.119
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan (JMIAK), diterbitkan oleh Program Studi Perekam Medis & Informasi Kesehatan UNIVET. Terbit 2 kali dalam 1 tahun, yaitu pada bulan Juni dan November. Berisi naskah ilmiah berupa hasil penelitian, studi literatur/ artikel review, editorial dan makalah ilmiah/ paperdi bidang Ilmu Rekam Medis, Manajemen Informasi Kesehatan dan Administrasi/ Kebijakan di Bidang Kesehatan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK" : 7 Documents clear
Analisis Penyediaan Rekam Medis Pasien Rawat Jalan Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) Di Puskesmas X Hakam, Fahmi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.119

Abstract

Pelayanan yang cepat kepada pasien tidak lepas dari kerjasama antar unit dalam Puskesmas. Berdasarkan hasil obsevasi, ternyata masih ditumukan keterlambatan pendistribusian berkas rekam medis pasien rawat jalan. Tujuan dari penelitin ini, adalah untuk mengetahui pelaksanaan penyediaan berkas rekam medis rawat jalan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP), serta hambatan dalam pelaksanaannya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan cross sectional. Pelaksanaan penyediaan berkas rekam medis berdasarkan SOP distribusi rekam medis. Hambatan penyediaan berkas rekam medis: (1) belum adanya standar waktu pada SOP distribusi rekam medis, (2) perawat mengambil sendiri berkas rekam medis ke pendaftaran, (3) keterbatasan SDM.Kata kunci : Rekam Medis, SOP, Penyediaan Berkas Rekam Medis.
Faktor Risiko Yang Berpengaruh Terhadap Kejadian Hipertensi Pada Pekerja Konstruksi Jalan Tol Semarang – Solo Seksi II Ungaran – Bawen Ruas Tinalun – Lemah Ireng Nurbaya, Fiqi
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.120

Abstract

Kondisi proyek jalan tol yang belum selesai membuat pekerja harus bekerja sesuai target. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengaruh usia, status gizi dan kebiasaan merokok terhadap pekerja konstruksi jalan tol Semarang-Solo Seksi II Ungaran-Bawen Ruas Tinalun-Lemah Ireng. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel berjumlah 70 orang pekerja jalan tol. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara. Pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter air raksa, pengukuran berat badan menggunakan timbangan injak, pengukuran tinggi badan menggunakan microtoice. Analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square dan uji Fisher Exact Test, analisa multivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang siginifikan antara usia dan kebiasaan merokok dengan hipertensi sistolik/diastolik dan hipertensi sitolik. Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dan kebiasaan merokok dengan hipertensi diastolik. Tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan hipertensi sistolik/diastolik, hipertensi sistolik dan hipertensi diastolik.Kata kunci: usia, status gizi, kebiasaan merokok, hipertensi
Kelengkapan Pengisian Dokumen Rekam Medis Penyakit Hernia Dengan Metode Analisis Kuantitatif Dzulhanto, Bima Yunus
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.121

Abstract

Berdasarkan hasil survei pendahuluan pasien diagnosis Hernia yang dilakukan di RSUD dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Dalam survey awal terhadap 10 dokumen rekam medis diagnosa Hernia ditemukan ketidaklengkapan pada review autentikasi nama dan tanda tangan dokter yaitu 3 (30%) terisi lengkap sedangkan 7 (70%) belum terisi lengkap. Tujuan penelitian adalah mengetahui kelengkapan pengisian identifikasi pasien, pelaoran penting, autentifikasi dan teknik pencatatan dokumen rekam medis pasien rawat inap pasien Hernia. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Populasi adalah dokumen rekam medis Hernia yang berjumlah 217 periode tahun 2016 dengan besar sampel sebanyak 43 dokumen dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling, Instrumen penelitian menggunakan checklist dan pedoman wawancara, pengumpulan data secara observasi dan wawancara tidak terstruktur dan Analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa review identifikasi pasien ketidaklengkapan tertinggi berdasarkan nama sebanyak 20 (46,51%) dan umur sebanyak 21 (48,84%) terdapat pada formulir catatan perkembangan pasien terintegrasi, sedangkan nomor rekam medis sebanyak 22 (51,16%) terdapat pada formulir surat pernyataan rawat inap, review pelaporan penting ketidaklengkapan tertinggi sebanyak 1 (2,33%) terdapat pada formulir laporan operasi dan anastesi, review autentikasi ketidaklengkapan berdasarkan nama dokter/ perawat tertinggi sebanyak 20 (46,51%) terdapat pada formulir ringkasan asuhan keperawatan dan berdasarkan tanda tangan dokter/ perawat ketidaklengkapan tertinggi sebanyak 16 (37,21%) terdapat pada formulir hasil laboratorium, review teknik pencatatan yang tidak benar tertinggi jelas terbaca sebanyak 9 (20,93%) terdapat pada formulir ringkasan asuhan keperawatan, tidak benar pembetulan kesalahan tertinggi sebanyak 15 (34,88%) terdapat pada formulir catatan perkembangan pasien terintegrasi dan pemberian garis tetap tidak dilakukan dengan benar sebanyak 41 (95,35%) terdapat pada formulir ringkasan masuk dan keluar. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan sebaiknya petugas assembling lebih memaksimalkan penggunaan lembar kelengkapan pengisian catatan medis agar dapat meminimalisir dokumen yang tidak terisi.Kata kunci : Kelengkapan Pengisian, Pasien Hernia
Studi Time Series Dinamika Lingkungan Terhadap Kejadian DBD Berbasis Geographic Information System Nisaa, Arifatun
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.122

Abstract

SIG menjadi satu disiplin ilmu yang berkembang pesat saat ini ditengah pesatnya teknologi pemetaan khususnya bidang kesehatan terkait dengan sebaran suatu penyakit, seperti sebaran kasus DBD. Penelitian ini menggunakan study time series, tahun 2010-2014. Data yang digunakan adalah data sebaran DBD dan data penggunaan lahan dari BPS, BMKG dan BPS. Sedangkan pada penelitian ini selain menggunakan GPS juga memanfaatkan software ArcGIS 10.1. Sebaran kasus DBD mengelompok di wilayah pemukiman. Dan kondisi klimatologi (suhu dan curah hujan) mendukung perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegypty. Namun, variabel yang diteliti tidak dapat diuji korelasinya karena dalam penelitian ini hanya penelitian deskriptif. Penelitian ini bisa dikembangkan oleh peneliti selanjutnya, dengan metode analitik untuk menguji korelasi antar variabel penelitian serta pengembangan sistem kewaspadaan dini KLB DBD.Kata kunci: DBD, Dinamika lingkungan, multi temporal analisis, spasial, SIG
Perbedaan Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Fraktur Ekstremitas Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Relaksasi Napas Dalam Igiany, Prita Devy
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.123

Abstract

Nyeri merupakan masalah yang selalu dialami oleh pasien pasca bedah fraktur ekstremitas. Pemberian terapi farmakologis terkadang tidak selalu dapat menurunkan rasa nyeri sehingga perlu di dukung dengan terapi nonfarmakologis. Teknik relaksasi napas dalam adalah salah satu jenis terapi nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri pasca bedah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan derajat nyeri pasca bedah fraktur ekstremitas sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi napas dalam. Metode penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan menggunakan 30 sampel yang dibagi menjadi 15 sampel kelompok kontrol dan 15 sampel kelompok eksperimen. Analisa nyeri pasca bedah dianalisis dengan uji T Independent dan uji T Dependent. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan rata-rata intensitas nyeri pasca bedah yang signifikan sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi napas dalam pada kelompok eksperimen (p<0.05).Kata kunci : napas dalam, nyeri pasca bedah, fraktur ekstremitas
Hubungan Obesitas Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Wonogiri I Maharani, Nine Elissa; .dr, Suryono; Ardiyanto, Bagus Fandy
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.124

Abstract

Prevalensi diabetes mellitus tipe 2 di puskesmas Wonogiri 1 dalam dua tahun terakhir dari tahun 2014 sampai 2015 meningkat yaitu tahun 2014 sebanyak 269 orang dan tahun 2015 meningkat menjadi 278. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan obesitas dan aktivitas fisik dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Wonogiri 1. Jenis penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan kasus kontrol. Populasi dalam penelitian ini semua pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Wonogiri 1 yang berobat dari bulan Januari sampai Mei 2016 sebanyak 236 pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 42 orang yag terdiri dari 21 sampel kasus diabetes mellitus tipe 2 dan 21 sampel kontrol yang bukan penderita diabetes mellitus tetapi memiliki karakteristik yang sama. Teknik pengambilan sampel menggunakan si mpel random sampling. Variabel bebas adalah obesitas dan aktivitas fisik. Variabel terikat kejadian diabetes mellitus tipe 2. Analisis data menggunakan chi square dengan ? 5% dan OR. Hasil penelitian ini menunjukkan tidak ada hubungan obesitas (p = 0.001; OR = 12,000) dan aktivitas fisik (p = 0.015; OR = 0.200) dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Wonogiri 1. Disarankan pihak puskesmas melakukan sosialisasi tentang faktor-faktor penyebab diabetes mellitus, gejala, komplikasi dan usaha mencegah diabetes mellitus.Kata kunci: obesitas, aktifitas fisik, diabetes mellitus tipe II
Analisis Stres Kerja Pada Satuan Polisi Pamong Praja Di Kabupaten Sukoharjo ., Wartini; Haryanti, Titik
Jurnal Manajemen Informasi dan Administrasi Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2018): JMIAK
Publisher : Program Studi D3 Rekam Medis dan Informasi Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jmiak.v1i1.125

Abstract

Pekerjaan dapat memberikan peran penting bagi kehidupan manusia. Pekerjaan dapat memberikan kepuasan dan tantangan, dapat pula menjadi gangguan dan ancaman. Faktor gangguan kesehatan akibat kerja tersebut tidak hanya faktor fisik tetapi juga unsur psikologis. Peningkatan stres kerja dengan cepat dan dapat menimbulkan dampak sosial, emosional, psikologis dan masalah-masalah yang berhubungan dengan kesehatan. Tujuan penelitian unruk menganalisis hubungan antara beban kerja dengan stres kerja pada Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Sukoharjo. Jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi penelitian semua petugas satuan polisi pamong praja dan sampel sejumlah 50 orang dengan teknik sampling simple random sampling. Variabel penelitian ini beban kerja (variabel independent) dan stres kerja (variabel dependent). Analisa data menggunakan Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan beban kerja satuan polisi pamong praja termasuk kategori sedang sebanyak 37 orang (74%) sedangkan stres kerja termasuk kategori stres ringan sebanyak 43 orang (86%) dan terdapat hubungan antara beban kerja dengan strs kerja pada satuan polisis pamong praja kabupaten Sukoharjo p=0,000 (p<0,005).Kata Kunci : Stres Kerja, Beban Kerja

Page 1 of 1 | Total Record : 7