cover
Contact Name
Hersugondo
Contact Email
jsmo@live.undip.ac.id
Phone
+628996071000
Journal Mail Official
jsmo@live.undip.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.undip.ac.id/index.php/smo/about/editorialTeam
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Studi Manajemen Organisasi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : 16938283     EISSN : 28284534     DOI : https://doi.org/10.14710/jsmo.v18i2
Core Subject : Economy,
Jurnal Studi Manajemen Organisasi merupakan peer-reviewed academic journal yang terbit mulai 2007 yang di publikasikan Departemen Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro. Jurnal Studi Manajemen Organisasi menerbitkan artikel konseptual dan empiris di bidang manajemen. JSMO fokus mengenai teori organisasi dan perilaku, manajemen strategis, manajemen sumber daya manusia, dan perbandingan lintas-budaya efektivitas organisasi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2006)" : 5 Documents clear
ANALISIS PENGARUH KUALITAS ASET, LIKUIDITAS, RENTABILITAS, DAN EFISIENSI TERHADAP RASIO KECUKUPAN MODAL PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA Hendra Fitrianto; Wisnu Mawardi
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.783 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v3i1.4178

Abstract

ABSTRAK Aspek permodalan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam dunia perbankan nasional, disamping dalam rangka mengembangkan usaha untuk menampung kerugian – kerugian . Dalam upaya menjaga agar permodalan bank senantiasa sehat , Bank Indonesia selaku pemegang otoritas moneter di Indonesia menentukan aturan – aturan kesehatan permodalan . Maksud dari penelitian ini adalah mengkaji dan analisis pengaruh antara risiko kredit (NPL)risiko asset (NPA), profitabilitas (ROA), (ROE), likuiditas (LDR), dan efisiensi usaha (BOPO)  terhadap rasio modal ( CAR) . Penelitian dilakukan  terhadap bank yang telah go public di BEJ dengan data dari tahun 2000-2004, diambil dari Indonesian Capital Market Dictionary dan JSX Watch Bisnis Indonesia.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPL, NPA, ROE, dan BOPO tidak memliki pengaruh secara signifikan terhadap CAR, sedangkan ROA dan LDR berpengaruh secara signifikant terhadap CAR. Hal ini membuktikan bahwa kecukupan modal tidak hanya berpengaruh pada ke  enam faktor tersebut namun juga dipengaruh oleh variabel –variabel lain dan kondisi makro ekonomi. Kata kunci : risiko kredit; resiko aset; profitabilitas; likuiditas; effisiensi usaha; modal
ANALISIS PENGARUH PEMBERDAYAAN KARYAWAN DAN SELF OF EFFICACY TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN PENJUALAN (STUDI KASUS PADA PT. SINAR SOSRO WILAYAH PEMASARAN SEMARANG) Ari Fadzilah
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.919 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v3i1.4179

Abstract

Abstrak Usaha untuk memperoleh keuntungan melalui peningkatan volume penjualan tersebut memerlukan tenaga marketing (karyawan bagian penjualan). Sebab yang harus berhubungan secara langsung dengan para pelanggan adalah marketing. Mengingat pentingnya peran marketing tersebut, maka pihak perusahaan sudah sepatutnya memotivasi mereka agar selalu loyal serta dapat meningkatkan produktifitas dan kinerja mereka. Agar marketing dapat berhasil melaksanakan tugasnya, membutuhkan latihan atau training. Training dirancang untuk meningkatkan prestasi kerja, mengurangi absensi dan perputaran, serta memperbaiki kepuasan kerja. Adapun manfaat training bagi karyawan perusahaan adalah diperolehnya serangakaian pengetahuan, keahlian, dan kemampuan bekerja dengan baik sehingga produktifitas dapat tercapai. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa  secara individu (parsial) maupun bersama-sama (simultan) variabel pemberdayaan karyawan dan self of efficacy terhadap kinerja karyawan bagian penjualan pada PT. Sinar Sosoro Wilayah Pemasaran Semarang. Persamaan regresi yang terbentuk adalah Y = 0,388 X1 + 0,507 X2. Besarnya pengaruh keempat variabel tersebut secara simultan adalah sebesar 47,3 persen. Kata kunci : pemberdayaan karyawan; self of efficacy; kinerja karyawan bagian penjualan
EXPERIENTIAL MARKETING SEBAGAI SUATU STRATEGI DALAM MENCIPTAKAN CUSTOMER SATISFACTION DAN REPEAT BUYING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PEMASARAN Farida Indriani
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.211 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v3i1.4180

Abstract

ABSTRACT Experiential marketing represent the alternative from excellence competition had by company as asset able to improve the marketing performance. Experiential marketing had by company can assist the company to peep out the new idea in each planning compilation, peculiarly in compiling marketing strategy.  That way also by improving experiential marketing strategy continously, company quickly can anticipate the change that happened around company through the strategy which application. And with the mecanism expected by a company can create customer satisfaction and repeat buying to improve the market performance.   Keywords : experiental marketing;  customer satisfaction;  repeat buying; market performance
PENGUKURAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN JASA PENERBANGAN (STUDI KASUS PADA JASA PENERBANGAN GARUDA INDONESIA SEMARANG - JAKARTA) Estie Kusuma Wardhani; Ibnu Widiyanto
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (606.303 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v3i1.4181

Abstract

ABSTRAK Ditengah persaingan antar maskapai penerbangan, Garuda Indonesia sebagai perusahaan penerbangan terlama di Indonesia masih stabil dalam  memberikan pelayanan jasa angkutan udara yang berkualitas dan berorientasi pada kepuasan jasa, terutama melalui sisi peforma pelayanannya. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sampai sejauh mana kesesuaian antara tingkat kepentingan atribut - atribut kualitas pelayanan (service quality) menurut konsumen jasa penerbangan Garuda Indonesia dengan kinerja yang telah dilakukan oleh PT. Garuda Indonesia. Kinerja yang dianggap baik berarti memuaskan. Analisis data yang digunakan adalah Importance and Performance Analysis (IPA). Data diperoleh melalui survei kepada 100 konsumen jasa penerbangan Garuda Indonesia rute Semarang – Jakarta dengan alat bantu kuesioner dengan teknik accidental sampling. Hasil penelitian ini terbagi atas empat bagian : kuadran I menjadi prioritas utama Garuda Indonesia dan harus dilaksanakan sesuai dengan harapan konsumen, karena konsumen belum puas dengan kinerja Garuda Indonesia, yaitu : pesawat memiliki peralatan yang menggunakan teknologi mutakhir, memberitahukan jadwal penerbangan akan dilakukan, karyawan memberikan rasa aman dalam memberikan pelayanan kepada penumpang, karyawan siap setiap saat untuk melayani penumpang, karyawan mampu memberikan kepercayaan kepada penumpang, karyawan memahami dan memperhatikan  kepentingan penumpang, karyawan sabar dan penuh pengertian dalam menangani penumpang, karyawan memberikan tempat yang nyaman, aman dan representatif. Kuadran II memiliki atribut-atribut yang perlu dipertahankan pelaksanaannya oleh Garuda Indonesia ,karena sudah sesuai dengan harapan konsumen, yaitu : karyawan memberikan sambutan yang baik kepada penumpang, waktu pelayanannya sesuai dengan jadwal yang diinformasikan kepada penumpang, pelayanan yang diberikan dapat dipercaya, menyimpan data yang akurat dan benar, karyawan selalu bersikap ramah kepada penumpang, karyawan memiliki pengetahuan yang cukup, karyawan tanggap terhadap kepentingan penumpang. Kuadran III berarti atribut – atribut dinilai kurang penting oleh konsumen namun konsumen cukup puas dengan kinerja Garuda Indonesia, dan peningkatannya perlu dipertimbangkan, yaitu : karyawan yang bersikap simpatik dalam menghadapi penumpang yang bermasalah, memberikan layanan yang cepat dan nyaman, karyawan mau membantu masalah yang dihadapi  penumpang, karyawan siap merespon permintaan penumpang. Kuadran IV berarti atribut-atribut yang pelaksanannya dilakukan dengan sangat baik oleh Garuda Indonesia, namun dinilai kurang penting oleh konsumen, sehingga terkesan belebihan, yaitu : karyawan yang profesional, berpenampilan rapi dan menarik, pesawat memiliki fasilitas yang menarik, penumpang merasa aman selama menggunakan jasa penerbangan. Berdasarkan dari hasil analisis yang dilakukan, agar kepuasan konsumen jasa penerbangan Garuda Indonesia perlu dijaga. Hal ini harus dilakukan Garuda Indonesia untuk meningkatkan daya beli konsumen, memperluas pangsa pasar, dan mempertahankan konsumen untuk tidak beralih pada maskapai penerbangan lain. Kata Kunci : kepuasan konsumen; atribut; kinerja
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA HASIL TENAGA PENJUALAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP EFEKTIFITAS PENJUALAN PERUSAHAAN ( STUDI KASUS PADA BPR DI EKS. KARESIDENAN SEMARANG) Kusmanto Kusmanto; Joko Sampurno
JURNAL STUDI MANAJEMEN ORGANISASI Vol 3, No 1 (2006)
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.966 KB) | DOI: 10.14710/jsmo.v3i1.4182

Abstract

ABSTRACT Sales force has very important role in life of banking in reaching its target. A good Management of sales force has important influence to reach effectiveness sale of company. Meanwhile, previous research mention that it is important to examine some performance of sales force factors with selling growth. This research hypothesized performance of sales force tactors influence to the effectiveness of selling of company. According to the literary review about sales force control system, the strenght of sales force, trust to wards the sales force influence the result performance of sales force and its relation with effectiveness sale of company this research propose four hypothesis, they are: H1-the sales force control systems have an positive effect on to performance result of sales force, H2-sales force reliability have an positive effect on to trust to sales force, H3-the trust at sales force have an positive effect on performance result of sales force, H4-performance result of sales force have an positive effect on effectiveness sale of company. To test the hypothesis research uses 105 questionnaires in this study. The population in this research sales force at Bank Perkreditan Rakyat (BPR) in eks. Karesidenan Semarang. The datas is then analysed by means of SEM of AMOS to test the causality relation of hypothesis. From result of the analysis have fulfilled Criteria Goodness-of-Fit. Chi-Square (107.203). Probability (0.052), RMSEA (0.050), CMIN/DF (1.262), TLI (0.955), and CFI (0.963) so that can be told this model competent to be used. Examination of raised hypothesis indicate that hypothesis 1,2,3, and 4 have up to standard which determined that is value of CR > 2.00 with the SEM propose theoretical implication that result performance of sales force can have implication on effectiveness sale of company. This reseach also propose implication of managerial is that factors variable which influence the result performance of sales force and its relationship with selling effectiveness of company is positively increasing the result performance of sales force trough sales force ability which is had by Bank Perkreditan Rakyat (BPR). There are several implications for future research about performance of sales force bul location and object different so that equal can result. Keywords :  The sales force control systems; sales force reliability; the trust at sales force; performance result of sales force; and effectiveness sale of company

Page 1 of 1 | Total Record : 5