cover
Contact Name
Nanang Fakhrur Rozi
Contact Email
nanang@itats.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
wiwikwidyo@yahoo.co.id
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK)
ISSN : -     EISSN : 26207745     DOI : -
Core Subject : Education,
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK), diterbitkan secara daring (online), setahun 2 (dua) kali pada bulan Mei dan November oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya. Jurnal ini memuat publikasi hasil pengabdian, pemberdayaan, serta penerapan IPTEK kepada masyarakat
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2020)" : 12 Documents clear
PPPUD Produk Olahan Pisang Lokal Khas NTT Berbasis Inovasi Teknologi Semi Otomatis Christa Elena Blandina Bire; Petrisia Widyasari Sudarmadji; Edwin Pieter Dominggus Hattu; Janri Delastriani Manafe; Yohanes Suban Peli
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2020.v4i2.1172

Abstract

PPPUD merupakan program pengembangan produk unggulan daerah dalam bentuk pengabdian masyarakat dengan keunikan/ciri khas yang di hasilkan oleh kelompok usaha tertentu. Kelompok usaha bersama (KUBE) Legit Sari di desa Nunleu – Kecamatan Oebobo – Kupang – Nusa Tenggara Timur adalah mitra kerja tim dosen Politeknik Negeri Kupang pada kegiatan pengabdian masyarakat, yang mana usahanya sudah berjalan kurang lebih lima tahun dan bergerak pada usaha olahan pangan lokal. Permasalahan yang di temui pada mitra ini adalah proses produksi, inovasi produk, pembenahan fasilitas untuk menunjang kualitas produk. Metode yang di gunakan dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah : metode transfer teknologi dan metode knowledge. Solusi permasalahan yang menjadi target kegiatan adalah : Perbaikan kecepatan proses produksi dengan penerapan mekanisasi pengaduk dodol dan mekanisasi pengiris dodol yang ergonomis; perbaikan kualitas produksi dengn inovasi penambahan varian rasa pada dodol; perbaikan model labelling dan pengemasan/pengepakan untuk meningkatkan higienis dan kualitas produk dodol; pengadaan fasilitas penunjang produksi dan semua kegiatan ini di akhiri dengan evaluasi berupa monitoring hasil kerja dari mitra dengan tim dosen Politeknik Negeri Kupang.
Diseminasi Hasil Riset Antimikroba Alami Berbasis Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Menjadi Soft Soap Herbal di Sentra Industri Keripik Pisang Lampung Dewi Sartika; Susilawati Susilawati; Neti Yuliana; Rusita Rusita
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2020.v4i2.705

Abstract

Sentra Industri Rumah Tangga (IRT) Keripik yang beralamat di Jalan Pagar Alam merupakan salah satu sentra wisata kuliner yang cukup populer. IRT keripik ini menghasilkan limbah buangan seperti kulit buah, daun, tangkai buah, bonggol yang belum dikelola dengan baik, dan bahkan pembuangan yang masih dilakukan di tepi badan sungai. Limbah buangan IRT keripik tersebut sangat berpotensi untuk dibuat antimikroba alami yang bernilai jual tinggi, misalnya produk diversifikasi berupa sabun. Tujuan pengabdian ini adalah melakukan transfer teknologi hasil riset dan memecahkan masalah limbah buangan sentra IRT Keripik sebagai mitra pengabdian. Transfer teknologi hasil riset berupa: (1) teknologi pengolahan limbah buangan menjadi antimikroba alami; (2) teknologi diversifikasi produk antimikroba alami; dan (3) teknologi pengolahan produk sabun. Metode pengabdian dilakukan dengan cara ceramah dan diskusi hasil riset serta pendampingan pengolahan limbah buangan menjadi produk antimikroba alami berupa sabun. Kebutuhan mitra pada informasi teknologi adalah sebagai berikut: pembuatan sabun padat herbal 26%, diikuti sabun cair 24%, hand sanitizer 17%, antimikroba alami 12%, pembuatan pakan 10%, serta pembuatan kompos dan pupuk cair 8%. Kegiatan diseminasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman materi setelah kegiatan pengabdian, yaitu tentang pemanfaatan limbah buangan (40%) dan pembuatan soft soap (80%).

Page 2 of 2 | Total Record : 12