cover
Contact Name
Fitri Amilia
Contact Email
fitriamilia@unmuhjember.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
belajarbahasa@unmuhjember.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Belajar Bahasa : Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 25025864     EISSN : 25030329     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa" : 21 Documents clear
KETERBACAAN BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS X KURIKULUM 2013 EDISI REVISI 2016 DENGAN FORMULA FRY Fatin, Idhoofiyatul
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.331 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterbacaan buku teks Bahasa Indonesia kelas X Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 dengan menggunakan formula Fry. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan berjenis penelitian pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah baca catat. Di dalam buku tersebut terdapat 45 teks utama. Teks tersebut terdiri atas 31 teks sastra dan 15 teks non-sastra. Teks yang dihitung keterbacaannya adalah 11 teks sastra dan 15 teks non-sastra sebab 18 teks sastra tersebut berbentuk puisi dan sebuah teks sastra lainnya berbentuk drama percakapan pendek, sehingga tidak bisa dihitung dengan menggunakan formula fry. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa tingkat keterbacaan Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas X Kurikulum 2013 Edisi Revisi 2016 rendah jika dihitung dengan menggunakan formula fry. Pada teks sastra, terdapat 8 teks yang termasuk dalam kategori tingkat keterbacaan di bawah kelas X dan 3 teks yang termasuk dalam kategori invalid.  Pada teks nonsastra, terdapat 7 teks yang termasuk dalam kategori tingkat keterbacaan di bawah kelas X, 5 teks yang sesuai untuk kelas X, 2 teks yang termasuk kategori tingkat keterbacaan di atas kelas X, dan 1 teks invalid. Dengan mengetahui hasil tersebut, diharapkan agar guru dapat menyelaraskan teks tersebut dengan daya baca siswa.Kata Kunci: kurikulum 2013, buku teks edisi revisi 2016, kelas x, keterbacaan, formula fry
FUNGSI STRUKTUR TEMATIK TUTURAN EMOTIF: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Umi Hanik, Siti
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.325 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.649

Abstract

Fungsi struktur tematik (selanjutnya FST) diawali dengan adanya kegiatan perencanaan produksi ujaran (selanjutnya PPU) yang terjadi antara penutur (selanjutnya Pn) dan penutur (selanjutnya Pn) ketika keduanya saling melakukan percakapan secara langsung dalam konteks tertentu. FSTdalam PPU terdiri atas tiga bagian, yaitu fungsi informasi lama dan baru, fungsi subjek dan predikat, dan fungsi kerangka dan sisipan.Penelitian ini berfokus pada (1) fungsi informasi lama dan informasi baru, (2) fungsi subjek dan predikat, dan (3) fungsi kerangka dan sisipan dalam fungsi struktur tematik tuturan emotifwacana proses mediasi perkara perceraianDi Pengadilan Agama Klas 1A Surabaya. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah rekaman percakapan suami (selanjutnya S), istri (selanjutnya I), dan mediator (selanjutnya M) yang mengandung tuturan emotif di ruang mediasi Pengadilan Agama Klas 1 ASurabaya. Pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, simak, sadap, dan catat. Penganalisisan data penelitian menggunakan metode padan pragmatis dan agih dengan teknik ganti, lesap, dan sisip.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) fungsi  informasi lama dan baru merujuk latar belakang topik, (2) fungsi subjek dan predikat teraktualisasi dalam kalimat aktif berbentuk emotif dan serta (3) fungsi kerangka dan sisipan berunsur frasa dengan orientasi Pn. Oleh karena itu, fungsi struktur tematik harus memahami konteks pertuturan.Kata Kunci : tuturan emotif, informasi lama dan baru,  subjek dan predikat, kerangka dan sisipan
WACANA LISAN DALAM IKLAN DJARUM 76: KAJIAN ANCANGAN ETNOGRAFI KOMUNIKASI Hermanto, Mukhamad
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.189 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.645

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui lingkungan masyarakat sosial dari segi iklan rokok di media televisi. Dalam kehidupan bermasyarakat ada kelompok-kelompok tertentu yang digambarkan oleh sebuah iklan televisi, salah satunya adalah iklan rokok.Iklan rokok di televisi selalu mengambil dinamika sosial masyarakat. Dengan ancangan etonografi komunikasi, media iklan bisa mengelompokan suatu golongan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskritif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan iklan Djarum 76. Data dari penelitian ini adalah kutipan tuturan dalam kumpulan iklan Djarum 76 yang mempresentasikan kehidupan pada kelompok masyarakat. Hasil dari penelitian ini adalah kondisi dari sebuah penglompokan bermasyarakat dari beberapa golongan.Kata kunci : Wacana lisan, iklan, etnografi komunikasi
INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI KOMBINASI MODEL COOPERATIVE LEARNING JIGSAW II, TEAM GAMES TOURNAMENTS DAN ROLE PLAYING Mubaroq, Syahrul
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.018 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.650

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengethaui bagaimana hasil dari pengkombinasian dan pengembangan dari tiga model pembelajaran cooperative learning yaitu; jigsaw II, team games tournament, dan Role playing, sehingga dapat menjadi satu kesatuan secara bersamaan dalam satu rangkaian aktifitas pembelajaran di kelas. Penelitian ini merupakan kajian pustaka dari beberapa sumber terpercaya. Temuan dari penelitian ini menunjukan adanya kelebihan dari kombinasi model ini antara lain adalah dapat mendorong dan mengkondisikan berkembangnya sikap dan keterampilan sosial siswa, meningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa, mengedepankan penerimaan terhadap perbedaan individu, mendidik siswa untuk berlatih bersosialisasi dengan orang lain, menumbuhkan motivasi belajar yang  lebih tinggi, dan dapat melibatkan seluruh siswa dalam berpartisipasi dan bekerjasama dalam aktifitas pembelajaran di kelas. Dari penulisan artikel ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam pembelajaran bahasa Indonesia yang menuntut tercapainya tiga ranah dalam sistem pendidikan yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor, dan dapat menjadi inovasi penyampaian materi khususnya dalam materi bahasa Indonesia di suatu lembaga pendidikan.Kata Kunci: inovasi, cooperative learning,  jigsaw II, Team games tournament, role playing.
PARADIGMA LINGUISTIK BADUDU DALAM PEMERIAN BAHASA INDONESIA Afrizal, Mohamad
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.495 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.646

Abstract

Tulisan ini membahas tentang paradigma ilmu pengetahuan yang digunakan Badudu dalam menyusun karya-karya ilmiah mengenai bahasa Indonesia. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kepustakaan. Metode  analisis yang digunakan adalah metode deskriptif-interpretatif. Simpulan dari tulisan ini ialah paradigma strukturalisme-difusionis digunakan Badudu secara implisit dalam memerikan bahasa Indonesia. Hal ini dapat diketahui dari asumsi-asumsi dasar Badudu tentang bahasa Indonesia, yaitu bahasa yang berakar dari bahasa Melayu ditambah unsur-unsur bahasa-bahasa asing dan daerah.Kata Kunci: Badudu, Bahasa Indonesia, Paradigma Ilmu, Filsafat Ilmu.
KESALAHAN EJAAN PADA PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Mulyani, Sri
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.675 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.651

Abstract

Ejaan merupakan keseluruhan peraturan bagaimana melambangkan bunyi ujaran dan bagaimana hubungan antara lambang-lambang bahasa. Oleh karena itu, pengajaran bahasa di sekolah itu penting. Sebab, bahasa sebagai alat komunikasi baik secara lisan maupun tulis. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan kesalahan ejaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara pengumpulan data kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian kesalahan ejaan pada peserta didik kelas VI A dan VI B, yaitu dalam memperbaiki penulisan kesalahan huruf kapital, memilih jawaban benar atau salah, dan menjawab soal pilihan ganda sedangkan penguasaan ejaan peserta didik kelas VI A  dalam memperbaiki penulisan kesalahan huruf kapital sebesar 80% atau kategori baik,  pengguasaan dalam memilih jawaban benar atau salah sebesar 69% atau kategori baik, penguasaan dalam memilih jawaban soal pilihan ganda sebesar 42% atau kurang. Kelas VI B dalam memperbaiki penulisan kesalahan huruf kapital sebesar 78% atau kategori baik, pengguasaan dalam memilih jawaban benar atau salah sebesar 65% atau kategori cukup, dan pengguasaan dalam memilih jawaban soal pilihan ganda sebesar  41% atau kategori kurang. Dari temuan ini bisa disimpulkan bahwa siswa memahami pada tingkat penggunaan huruf besar atau capital saja.Kata kunci: Bahasa, Kesalahan Ejaan, Peserta Didik
ISTILAH ASING PRODUK BAHASA SUROBOYOAN SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN KEARIFAN LOKAL KOTA SURABAYA: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Insani Wahyu Mubaro, Pheni Cahya Kartika,
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.153 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.647

Abstract

Faktor bahasa menjadi kesepakatan dalam komunikasi mereka, begitu pula dengan masyarakat yang membentuk suatu kelompok. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan bahasa dalam suatu kelompok dalam komunitas di masayrakat. Metode penelitian yang dilakukan adalah melalui observasi, ynag mana pengumpulan data diperoleh melalui rekaman pembicaraan penggunaan bahasa Jawa dan bahasa Indonesia yang dilakukan oleh orang-orang Jawa di kota Bontang. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa terbentuknya komunitas disebabkan oleh berbagai faktor antara lain, (1) asal daerahnya, (2) profesinya, (3) hobinya (4) atau bahkan bahasanya. Ada faktor lain yang dianggap mampu mendukung terjadinya kontak bahasa yaitu perlu adanya tempat dalam berinteraksi antar sesama kelompok masyarakat. Istilah asing yang diperkenalkan mempersuasif siapapun yang berada dalam situasi socialKatakunci: istilah asing, dialek surabaya, budaya lokal
PERAN BAHASA JAWA DAN BAHASA MELAYU UNTUK BAHASA INDONESIA Mijianti, Yerry
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.278 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.652

Abstract

Bahasa Melayu dan bahasa Jawa memiliki pengaruh yang kuat terhadap lahirnya bahasa Indonesia. Kedua bahasa tersebut akhirnya mendukung keberadaan dan kemajuan bahasa Indonesia. Tujuan dalam karya ilmiah ini meliputi: (1) mendeskripsikan perkembangan dan peran bahasa Melayu, (2) mendeskripsikan perkembangan dan peran bahasa Jawa. Berdasarkan masalah dan tujuan tersebut, maka ditemukan bahwa perkembangan bahasa Melayu dimulai dari dari bahasa Melayu Kuno, lalu menjadi bahasa Melayu Klasik, hingga menjadi bahasa Indonesia. Bahasa Melayu berperan (1) sebagai penyumbang awalan, sisipan, dan akhiran; (2) sebagai penyumbang ide awal tentang aturan ejaan; dan (3) sebagai penyumbang kosakata dalam bahasa Indonesia. Perkembangan Jawa terjadi dalam empat tahap, yaitu: bahasa Jawa Kuna, bahasa Jawa Pertengahan, bahasa Jawa Baru, dan bahasa Jawa Gagrag Anyar. Bahasa Jawa berperan (1) sebagai penyebab transferensi dan interferensi terhadap bahasa Indonesia; (2) sebagai penyumbang kosakata dalam bahasa Indonesia; (3) sebagai pengingat kenusantaraan dan kejawaan penutur bahasa Jawa.Kata kunci: perkembangan, bahasa Melayu, bahasa Jawa, bahasa Indonesia
PENGGUNAAN KALIMAT DALAM TEKS ANEKDOT Nova Erliafika, Dyah
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.265 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.642

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan kalimat dalam teks anekdot yang ada di dalam buku Bahasa Indonesia kelas X SMA/MA kurikulum 2013. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.  Teknik pengumpulan data adalah teknik dokumentasi. Data dalam penelitian dianalisis dengan teknik ganti yaitu teknik analisis yang berupa penggantian unsur satuan lingual data. Teks anekdot yang disajikan dalam buku Bahasa Indonesia kelas X SMA/MA kurikulum 2013 yang ditulis oleh Kemendikbud belum memenuhi empat kalimat meliputi: (1) kalimat yang menyatakan peristiwa masa lalu, (2) kalimat retoris, kalimat yang bentuk atau susunan kalimatnya merupakan kalimat tanya tetapi tujuannya lebih dari sekedar mencari informasi., (3) kalimat perintah adalah kalimat yang mengharapkan adanya reaksi berupa tindakan fisik, (4) kalimat seru adalah kalimat yang menyatakan emosi, seperti karena kagum, kaget, terkejut, takjub, heran, marah, sedih, gemas, kecewa, tidak suka, dan sebagainya serta kalimat interjektif disusun dari sebuah klausa diawali dengan kata seru, seperti wah, nah, aduh, ah, hah, alangkah, dan sebagainya.Kata kunci: kalimat teks anekdot, teks anekdot
Register Istilah dalam Bidang Pemasaran Hima, Rofiatul
Belajar Bahasa Vol 2, No 1 (2017): Belajar Bahasa
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.145 KB) | DOI: 10.32528/bb.v2i1.648

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memetakan penggunaan istilah bahasa Indonesia dengan bahasa asing melalui perspektif sosiolinguistik. Istilah asing dalam bahasa Inggris sering digunakan dalam pemasaran suatu produk yang berupa produk makanan, barang, dan property. Penggunaan istilah asing tersebut mampu menunjukkan pretise atau tingkat social penggunannya. Manfaat yang lain adalah mampu meningkatkan nilai jual produk tertentu jika dibandingkan dengan produk yang menggunakan bahasa local (bahasa Indonesia). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penilitian ini adalah studi observasi dan dokumentasi berupa brosur/pamphlet penjualan produk yang menggunakan istilah bahasa inggris. Teknik analisis data berupa reduksi data, penyajian data, penafsiran data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa istilah asing yang digunakan dalam bidang pemasaran produk memiliki perubahan makna karena bidang pemakaian dan memiliki fungsi register bahasa untuk tujuan khusus yaitu mencapai keuntungan besarKata kunci : register, istilah bahasa Inggris, istilah bahasa Indonesia, bidang pemasaran

Page 1 of 3 | Total Record : 21