cover
Contact Name
Fitri Nuroini
Contact Email
fitrinuroini@unimus.ac.id
Phone
+6224-76740295
Journal Mail Official
jlabmed@unimus.ac.id
Editorial Address
18th Kedungmundu Raya Street, Tembalang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Labora Medika
ISSN : -     EISSN : 25499939     DOI : https://doi.org/10.26714/jlabmed
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Labora Medika (JlabMed) menyediakan media untuk mempublikasikan artikel-artikel ilmiah sebagai hasil penelitian dan pengembangan di bidang Analis Kesehatan (laboratorium medik). JlabMed menerbitkan artikel penelitian di bidang Analis Kesehatan (laboratorium medik) dengan ruang lingkup sebagai berikut: Diagnostik Molekuler; Mikrobiologi; Parasitologi; Hematologi; NAPZA; Fisiologi Hewan; Sitologi; Histologi; Klinik; Kimia Amami; Imunologi; Epidemologi; Manajemen Laboratorium; Kendali Mutu Laboratorium;
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2023)" : 5 Documents clear
PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK ZAITUN DENGAN PEMANASAN SEBAGAI LARUTAN PENJERNIH (CLEARING) TERHADAP KUALITAS SEDIAAN JARINGAN HEPAR MENCIT (Mus musculus) Eko Naning Sofyanita; Anna Sufi Annisa
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.1.2023.%p

Abstract

Tahap penjernihan merupakan salah satu langkah penting histoteknik yang mana xylene digunakan sebagai larutan penjernih rutin, namun paparan jangka pendek xylene memiliki efek toksik bagi penggunanya. Minyak zaitun merupakan larutan alternatif pengganti xylene dengan kelebihan salah satunya bersifat tidak beracun. Penelitian ini menerapkan prinsip Bernoulli dengan pemanasan bertujuan untuk menurunkan viskositas larutan dan mempercepat proses penjernihan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan minyak zaitun dengan pemanasan sebagai larutan penjernih (clearing) terhadap kualitas sediaan hepar mencit (Mus musculus). Metode penelitian ini Eksperimental dan desain penelitian cross sectional dengan dua kelompok perlakuan yaitu penjernihan menggunakan xylene dan minyak zaitun dengan pemanasan, kemudian preparat diwarnai menggunakan Hematoxylin-eosin lalu diamati kualitas mikroskopisnya. Data diolah menggunakan uji statistik Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan normalitas data (p=0.000) dengan sebaran tidak normal dan uji Mann Whitney (p=0.382) ada perbedaan. Kualitas preparat kelompok xylene dengan pemanasan suhu 37°C didapatkan preparat baik 5 (100%) dengan rata-rata skor lapang pandang 8.44, sedangkan pada kelompok minyak zaitun dengan pemanasan suhu 45°C diperoleh kualitas preparat baik 5 (100%) dengan rata-rata skor lapang pandang 7.16. Kesimpulan penelitian ini yaitu minyak zaitun dengan pemanasan berhasil menjernihkan jaringan dengan baik dan menghasilkan kualitas sediaan yang hampir setara kualitasnya menggunakan xylene dengan pemanasan..
Perbedaan Teknik dan Larutan Mounting Preparat Basah Dalam Pembuatan Preparat Awetan di Laboratorium Pendidikan Iswiyanti Novita; Linda Yuliana
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.1.2023.1-5

Abstract

Laboratorium pendidikan difokuskan untuk pelaksanaan praktikum dari beberapa disiplin ilmu, diantaranya Parasitologi. Media pembelajaran dapat dijadikan sebagai penyalur pesan guna mencapai tujuan pembelajaran. Media yang terkait dengan pembelajaran laboratorium adalah preparat. Preparat sediaan awetan yang digunakan saat ini sebagian besar masih diperoleh dari luar institusi, sehingga jumlahnya terbatas. Jumlah preparat yang terbatas ini diperburuk dengan waktu pemakaian yang lama dengan frekwensi penggunaan secara berulang-ulang. Kendala keterbatasan preparat menjadi masalah yang harus segera dicari solusinya, akan lebih mudah jika laboratorium pendidikan memiliki kemampuan untuk membuat preparat secara mandiri tanpa tergantung dari pihak luar. Penelitian ini bertujuan untuk pengembangan pembuatan preparat langsung basah feses dan jamur menjadi preparat awetan/kering, mengetahui potensi penggunaan larutan cat kuku (kutex) sebagai larutan mounting (mountant), sebagai alternatif larutan mounting dalam pembuatan preparat langsung basah feses dan jamur sehingga dapat bertahan lama, mengetahui perbedaan tehnik dan larutan mounting (mountant) dalam pembuatan preparat preparat langsung basah feses dan jamur sehingga dapat bertahan lama (12 Minggu). Jenis penelitian eksperimen dengan rancangan cross sectional.Hasil dari penelitian menunjukkan kualitas yang baik untuk preparat awetan telur cacing dan jamur menggunakan kaca penutup bulat (cover glass bulat) dan mountant larutan kutex (BK) karena telur cacing Trichuris trichiura dan jamur Aspergillus niger masih terlihat jelas dalam penyimpanan selama 12 minggu.
AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN WORTEL (Daucus carota L.) TERHADAP Klebsiella pneumoniae DAN Pseudomonas aeruginosa Muhammad Arfa D
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.1.2023.20-24

Abstract

Limbah Daun Wortel (Daucus carota L.) mengandung metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antibakteri seperti tannin, steroid, dan saponin, namun selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak Etanol Daun Wortel terhadap Klebsiella pneumoniae dan Pseudomonas aeruginosa. Metode Ekstraksi maserasi digunakan dengan menggunakan Etanol 96% kemudian aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi agar. Konsentrasi ekstrak yaitu 2%, 4%, dan 8% b/v. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata diameter zona hambat untuk Klebsiella pneumoniae yaitu pada konsentrasi 2% b/v  sebesar 10,33 mm, konsentrasi 4% b/v sebesar 13,67 mm, konsentrasi 8% b/v sebesar 16,33 mm sedangkan ciprofloxacin  sebagai kontrol positif sebesar 36 mm dan DMSO sebagai kontrol negatif  tidak menunjukkan adanya zona hambat. Sedangkan diameter zona hambat terhadap Pseudomonas aeruginosa diperoleh  rata-rata diameter zona hambat untuk konsentrasi 2% b/v, 4%  b/v dan 8% b/v  adalah sebesar 11,33 mm, 16,33 mm,  20,33 mm, sedangkan pada ciprofloxacin 38,33 mm, dan kontrol negatif tidak memiliki zona hambat. Hasil uji statistik menunjukkan Ekstrak Etanol Daun Wortel memiliki aktivitas antibakteri terhadap Klebsiella pneumoniae dan Pseudomonas aeruginosa dengan konsentrasi yang paling optimal adalah 8% b/v (P < 0,05).Kata kunci : Ekstrak Etanol Daun Wortel, Aktivitas antibakteri, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa
RELATIONSHIP OF PERSONAL HYGIENE AND ENVIRONMENTAL SANITATION WITH ENTEROBIASIS IN ORPHANES TODDLER ADHSA SUKOHARJO Rahmat Budi Nugroho
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.1.2023.25-31

Abstract

Enterobiasis is a disease caused by infection with the worm Enterobius vermicularis. Pesantren is a place for people who live in the same environment so that it can allow personal hygiene and environmental sanitation is not good. The purpose of this study was to determine whether there was a relationship between personal hygiene and environmental sanitation with enterobiasis in ADHSA Sukoharjo Orphans and to determine  the  percentage  of  enterobiasis  in  children  at  ADHSA  Sukoharjo Orphans Islamic Boarding School. This study used an observational research design. Sampling technique Total Sampling. The source of the data obtained in this study is primary data obtained  from  three  periodic  sampling  carried  out at  the  AHDSA  Toddler  Orphans Islamic Boarding School Sukoharjo in April 2022. The population of this study was 35 people and the sample size was 35 people. Data were analyzed by Chi Square test. The results of the study showed that there were 5.7% (2 respondents) who were infected with Enterobius vermicularis worms from 35 students who were examined. There is a significant relationship between personal hygiene and environmental sanitation with enterobiasis and the percentage of enterobiasis in orphaned Islamic boarding schools children under AdhSA Sukoharjo is 5.7% (2 respondents). Keywords: personal hygiene, environmental sanitation, enterobiasis. 
IDENTIFIKASI JAMUR Candida sp PADA AIR BAK TOILET DI PANTI SOSIAL PERLINDUNGAN ANAK DHARMA KOTA SAMARINDA erna sari
Jurnal Labora Medika Vol 7, No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Teknologi Laboratorium Medik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jlabmed.7.1.2023.13-19

Abstract

Toilet merupakan penunjang sanitasi utama pada kehidupan manusia modern, Kebersihan toilet menjadi tolak ukur terhadap kualitas manajemen sanitasi toilet. Bak toilet yang menampung air dapat terkontaminasi mikroorganisme. Salah satunya yaitu jamur. Candida sp merupakan salah satu jamur yang dapat mencemari air. Sekitar 17 spesies Candida sp dapat menyebabkan penyakit pada manusia serta beberapa dari spesies ini mampu mengakibatkan kandidiasis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kontaminasi Candida sp pada air bak toilet yang ada di Panti Sosial Perlindungan Anak Dharma Kota Samarinda. Jenis penelitian bersifat deskriptif dan identifikasi jamur secara makroskopis dan mikroskopis. Penelitian ini menggunakan teknik Probability Sampling dengan metode total sampling. Sebanyak 13 sampel dilakukan pengamatan makroskopis dan mikroskopis menggunakan LPCB (Lacto Phenol Catton Blue) kemudian  hasil akan di analisa dengan analisis univariate. Hasil penelitian ini didapatkan air bak yang terkontaminasi jamur Candida sp sebanyak 1 (7,7%) sampel dan yang tidak terkontaminasi sebanyak 12 (92,3%). Adapun ditemukan jamur lain yaitu Trichopyton sp, Penicillium sp dan hifa bersekat. Higienitas dan sanitasi toilet menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan jamur.

Page 1 of 1 | Total Record : 5