Al-Hikmah
Jurnal Al-Hikmah (ISSN: 1978-5011 dan E-ISSN: 2502-8375) merupakan Jurnal Nasional yang diterbitkan oleh Fakultas Usuluddin Adab dan Dakwah di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak. Jurnal ini khusus pada kajian Dakwah dalam studi tertentu dan komunikasi Islam pada umumnya, dan Al-hikmah akan mengkombinasikan antara hasil penelitian dengan artikel pada kajian-kajian terkini dari para kontributor yang ahli dibidangnya. Al-Hikmah, terbit perdana pada volume I edisi 1 pada bulan Juni 2007, Al-Hikmah telah terbit 16 kali (8 volume), dengan memulai mempublikasikan artikel tentang Dakwah dan Komunikasi, diprakarsai oleh Dr. Wajidi Sayadi yang merupakan doktor tafsir hadis. Al-Hikmah hadir karena tuntutan kebutuhan intelektual dalam merespon isu-isu actual terkait berbagai problematika Dakwah dalam konteks kekinian, tidak hanya dibatasi pada hasil karya penulis lokal tetapi juga mengakomodir karya penulis dalam skala nasional dan internasional. dengan kata lain jurnal Al-Hikmah membuka akses seluas-luasnya bagi siapa saja yang ingin berkiprah dan memberikan kontribusi ilmiah bagi pengayaan wacana pemahaman Dakwah dalam rangka menjawab tantangan intelektual yang kian hari semakin berkembang. Al-hikmah, menjadi media komunikasi ilmiah antarapeminat ilmu Dakwah yang terdiri dari dosen, pakar dan praktisi dakwah, mahasiswa dan lainya. disamping itu jurnal Al-Hikmah menyediakan tempat khusus berupa review terhadap masalah-masalah terkini yang berkenaan dengan dakwah dan komunikasi.
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 7, No 2 (2013)"
:
8 Documents
clear
KOMUNKASI DOSEN PENASEHAT AKADEMIK DALAM PENINGKATAN MUTU DAN KUALITAS MAHASISWA DI STAIN PONTIANAK
Amalia Irfani
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.64
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana komunikasi-interaksi dosen STAIN Pontianak kepada mahasiswanya sebagai upaya untuk peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di STAIN Pontianak. Dalam proses pembelajaran, miss komunikasi menjadi bagian yang tidak mungkin terelakkan sehingga diperlukan upaya untuk meminimalisir perbedaan yang mungkin timbul dengan memaksimalkan komunikasi-interkasi kedua belah pihak (komunikasi dua arah) dilandasi saling pengertian. Komunikasi penting untuk dibangun sebab komunikasi pada hakikatnya adalah kunci semua kehidupan, terlebih pada proses belajar mengajar, komunikasi yang baik, terarah, teratur, terencana akan menghasilkan pembelajaran yang baik pula. Sebaliknya jika komunikasi yang dibangun oleh dosen terhadap mahasiswanya tidak terpola dengan baik, kaku, hasilnya tujuan pembelajaran tidak sesuai dengan yang diharapkan. Banyak kasus dalam instansi pendidikan dosen dalam melakukan interaksi dengan mahasiswa baik secara formal dan non formal lebih banyak menggunakan pendekatan pedagogy (anak-anak) dan bukannya andragogy (orang dewasa). Padahal seperti yang diketahui bahwa mahasiswa adalah orang dewasa yang memiliki karakteristik yang berbeda dengan anak-anak. Selain kurangnya pendekatan andragogy yang dilakukan dosen dalam berinteraksi dengan mahasiswa, faktor lain yang menyebabkan konflik antara dosen dengan mahasiswa adalah terabaikannya pertimbangan moral dan etika oleh masing-masing pihak baik dosen dan mahasiswa.
KONFLIK DAN MEDIA (MENUJU PEACE-ORIENTED JOURNALISM)
Eka Hendry
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.60
Media adalah tetap merupakan sebuah instrument positif dalam artian kegunaannya akan sangat tergantung kepada man behind the gun dari media tersebut. Apalagi media, ia tidak dapat memisahkan dirinya dari dinamika politik dan ekonomi yang sedang berkembang. Media harus memainkan peran pendidikan, dengan memberikan suara kepada semua pihak, sehingga opini masing-masing pihak yang berkonflik tersampaikan kepada yang lain, sehingga stereotype yang ada dapat dicairkan, dan ada evaluasi dan klarifikasi terhadap persepsi yang telah terbangun dari awal. Jadi ada proses reframing tentang isu dan perdebatan, sehingga ini nantinya dapat membantu pihak-pihak yang berkonflik untuk mengidentikasi kesamaan problem yang menyebabkan konflik.
PETA FILSAFAT PENGETAHUAN DALAM KEHIDUPAN SOSIAL KEMASYARAKATAN
Baharuddin Udin
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.65
Peta filsafat pengetahuan dalam sosial kemasyarakatan mengukapkan secara global dan beberapa hal yang ada didalam filsafat pengetahuan yang ada seperti: Skeptisisme, Subjektivisme, Objektivisme, Realisme, Fenomenalisme, Eksistensialisme, Analitik dan Personalisme. Skeptisisme secara global sebagai pernyataan ragu-ragu atau pengingkatan, merupakan suatu bentuk aliran yang perlu dikenal dan diperhatikan secara Subjektivisme merupakan pemikiran-pemikiran mereka tentang mereka bahwa satu-satunya hal yang dapat diketahui dengan pasti.Objektivisme merupakan pandangan bahwa obyek dan kualitas yang kita ketahui dengan perantaraan indera kita tidak berdiri sendiri. Realisme berpandangan bahwa ilmu pengetahuan untuk menjelaskan apa yang terjadi dan bagaimana sebenarnya itu ada dan muncul sebagai reaksi atas kegagalan kaum idealisme-liberalisme. Fenomenalisme merupakan aliran atau faham yang mengungkapkan bahwa fenomenalisme (gejala) adalah sumber pengetahuan dan kebenaran.Eksistensialisme adalah salah satu aliran besar dalam filsafat, khususnya tradisi filsafat baratjuga mempersoalkan keberadaan manusia, dan keberadaan itu dihadiri lewat kebebasan.Analitik memfokuskan dan berbicara tentang bahasa yang dipergunakan dalam komunikasi sehari-hari ditengah-tengah masyarakat luas. Terlepas bahasa apa yang dipakai atau didaerah mana bahasa setempat itu dipakai. Sehingga bahasa merupakan fungsi yang penting dalam melakukan komunikasi.Personalisme adalah paham atau aliran yang menegaskan bahwa manusia mampu untuk merenungkan kebenran abadi, atau secara umum untuk mencapai hubungan dengan kenyataan transenden.
PERANAN KONSELOR DALAM MENANGANI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS
H Dulhadi
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.61
Disadari bahwa tidak semua anak yang lahir ke dunia ini berada dalam kondisi sebagaimana yang diharapkan. Sebagian dari mereka ada yang lahir tidak normal. Sekalipun lahir dalam keadaan normal, namun dalam pertumbuhan dan perkembangannya ada di antara mereka yang mengalami hambatan, gangguan, dan kelambatan. Bagi anak yang mengalami hal-hal seperti ini tentu perkembangannya tidak akan optimal. Oleh karena itu, anak yang seperti ini memerlukan penanganan dan perlakukan khusus. Anak-anak seperti inilah yang kemudian dikenal sebagai Anak Berkebutuhan Khusus. Sebagai manusia juga, anak berkebutuhan khusus harus ditangani secara intens dan serius. Konselor sebagai pihak yang mengenal dan memahami mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan layanan kuratifnya.
RADIO KOMUNITAS: MEDIA RAKYAT BERBASIS PEMBERDAYAAN
Juniawati Selamat
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.62
Kehadiran radio mampu membantu pemerintah dan masyarakat lebih berdaya dan maju dalam segala aspek kehidupan. Tidak hanya itu, radio sudah menjadi industri yang mampu menopang pendapatan negara. Peran lain yang tidak pernah luput diberikan oleh radio adalah radio telah mampu membangun kualitas pembangunan manusia baik dari aspek informasi dan pendidikan, kesehatan maupun dari asepk hiburan. Radio komunitas berjalan mengikuti keterbatasan yang dimiliki masyarakat, adapaun tuntunan atau aturan yang disebut di atas dikemudian hari baru disentuh atau diperhatikan, itupun boleh jadi dikarenakan ada pihak luar yang membantu. penyiaran radio yang paling sederhana telah hadir di negeri ini dan telah mampu menjelaskan kepada dunia bahwa radio komunitas bukan sekadar siaran biasa. Tapi bisa mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Kehadiran radio Komunitas yang jauh dari kota mapun hiruk-pikuk dunia luar, tertnyata telah menjadi sorotan yang besar dari pemerintah.
KONTROVERSI MISS WORLD 2013 DI MEDIA
Yudin Taqyudin dan dan Rulli Nasrullah
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.57
Berita tidak sekadar merupakan realitas dari peristiwa yang ada di lapangan dan dilaporkan oleh wartawan dan media. Dalam pandangan teori framing dijelaskan bahwa apa yang disajikan di media massa telah melalui proses seleksi terhadap data serta fakta yang dilakukan sesuai dengan ideologi media tersebut. Kontrovesi penyelenggaraan Miss World 2013 yang diberitakan oleh Republika merupakan objek penelitian dalam tulisan ini yang dianalisis dengan menggunakan perangkat framing dari Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Hasilnya menunjukkan bahwa teks berita bisa menunjukkan ideologi apa yang ada di media tersebut.
MENYIBAK MAKNA KARIKATUR MEDIA MASSA
Acan Mahdi
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.63
Tulisan ini berangkat dari keinginan untuk “menyibak” makna dan ideologi yang ada dibalik karikatur suratkabar Pontianak Post mengenai wacana kenaikan harga bahan bakar minyak di awal tahun 2012. Penelitian ini berkepentingan menanyakan gambaran atau citra yang bagaimanakah yang ditonjolkan karikatur tersebut dalam pewacanaannya mengenai kenaikan harga bahan minyak, dan bagaimanakah karikatur tersebut merepresentasikan keberpihakan pada ideologi atau kepentingan tertentu? Hasil analisis menyimpulkan bahwa gambaran atau citra yang ingin disampaikan karikatur suratkabar Pontianak Post mengenai wacana kenaikan harga bahan bakar minyak adalah bahwa, 1). Kenaikan harga BBM adalah penderitaan bagi masyarakat kecil; 2). Kenaikan harga BBM menyebabkan kenaikan harga-harga; 3). Kenaikan harga BBM harus dilawan; dan 4). Penguasa tidak memiliki sense of crisis. Ideologi demokrasi diyakini mempengaruhi teks karikatur suratkabar Pontianak Post dalam mewacanakan rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak. Karena, dengan ideologi demokrasi yang mereka anut memungkinkan mereka untuk memilih atau bersikap berseberangan atau mengambil sikap “konfrontasi” terhadap rencana pemerintah SBY untuk menaikkan harga bahan bakar minyak.
MILLAH IBRAHIM (Landasan Pembentukan Karakter Umat)
Ja`far Sanusi
Jurnal Al-Hikmah: Jurnal Dakwah Vol 7, No 2 (2013)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PONTIANAK
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (544.878 KB)
|
DOI: 10.24260/al-hikmah.v7i2.58
Millah adalah kewajiban-kewajiban hidup yang harus dilaksanakan demi tegaknya aturan-aturan dan demi ketertiban masyarakat. Milllah Ibrahim adalah tuntunan hidup yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim Alaihissalam, yang merupakan pedoman hidup bagi manusia pada saat itu. Millah Ibrahim ini terus dilanjutkan sebagai ajaran yang turun temurun dan disempurnakan pada rasul berikutnya sampai kepada nabi rasul terakhir Muhammad SAW. Millah adalah keparcayaan, komunitas spiritual, agama. Dalam bahasa Turki Usmani kata millah dijadikan sebutan untuk seluruh agama yang berkembang di wilayah imperium Turki.