cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 360 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017):" : 360 Documents clear
Pengaruh Pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017 terhadap Abnormal Return dan Volume Perdagangan Saham LQ45 di BEI ., Ni Putu Amelia Santi Dewi; ., Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si.; ., Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13283

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan rata-rata abnormal return dan trading volume activity sebelum dan setelah peristiwa Pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017 pada saham anggota indeks LQ45. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari web resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan wilcoxon signed rank dengan periode penelitian selama 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Berdasarkan uji statistik terhadap rata-rata abnormal return selama periode peristiwa, ditemukan bahwa terdapat perbedaan rata-rata abnormal return yang signifikan sebelum dan setelah peristiwa Pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017. (2) Berdasarkan uji statistik terhadap rata-rata trading volume activity selama periode peristiwa, ditemukan bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata trading volume activity yang signifikan sebelum dan setelah peristiwa Pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017.Kata Kunci : Pemilihan Gubernur DKI Tahun 2017, Abnormal Return, Trading Volume Activity. The purpose of this research was to know the difference of average abnormal return and trading volume activity before and after the event of governor election of DKI Jakarta in 2017 on LQ45 member index stock. The sampling technique in this research was done by purposive sampling method with the number of samples as many as 45 companies. This study used secondary data obtained from the official website of Indonesia Stock Exchange. Data analysis technique used was wilcoxon signed rank with period of research for 14 days. The results showed that: (1) based on the statistical test on the average abnormal return during the period of the event, it was found that there were significant differences in average abnormal return before and after the event of Governor Election of DKI Jakarta in 2017. (2) Based on statistical test the average of trading volume activity during the period of the event, it was found that there was not any average difference in trading volume activity before and after the event governor election of DKI in 2017.keyword : Governor Election of DKI Jakarta in 2017, Abnormal Return, Trading Volume Activity.
Mengungkap Praktik Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Berlandaskan Konsep Tri Hita Karana Pada Desa Pakraman (Studi Kasus Pada Desa Pakraman Dharmajati, Tukadmungga) ., Komang Ayu Meitriani; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,; ., Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang Desa Pakraman Dharmajati, menggunakan konsep Tri Hita Karana dalam pengelolaan keuangan, proses pengelolaan keuangan berlandaskan konsep Tri Hita Karana dan dampak yang ditimbulkan dari penerapan konsep Tri Hita Karana pada pengelolaan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Teknik analisis data pada penelitian ini dilakukan dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tri Hita Karana dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan di Desa Pakraman sesuai dengan awig-awig sehingga dana-dana yang diperoleh dialokasikan ke dalam 3 konsep dari Tri Hita Karana agar kegiatan-kegiatan berlandaskan Tri Hita Karana dapat terlaksana. 2) Proses pengelolaan keuangan terdiri dari 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban serta pertanggungjawaban yang dilakukan Desa Pakraman telah memenuhi jenis dan dimensi dari akuntabilitas. 3) Dampak yang ditimbulkan dari penerapan konsep Tri Hita Karana pada pengelolaan keuangan yaitu kegiatan lebih mudah untuk diidentifikasi karena ada pengelompokan-pengelompokan berdasarkan Tri Hita Karana, lebih mudah dalam pembagian tugas karena adanya konsep Tri Hita Karana, dan dapat memberikan penilaian kinerja di masing-masing baga yakni baga Parhyangan, baga Pawongan dan baga Palemahan.Kata Kunci : Akuntabilitas, Pengelolaan Keuangan, Tri Hita Karana, Baga. This study was aimed at finding out the rationale of the customary village of Dharmajati in applying the Tri Hita Karana concept in managing its finance, Tri Hita Karana based financial management process, and the effects of implementing the Tri Hita Karana concept in financial management. Qualitative method was applied in this study. Data were collected through in-dept interviews, observation and document studies. The techniques of data analysis applied were data collection, data reduction, data presentation, data analysis and conclusion drawing. The results of the analysis showed that 1) Tri Hita Karana was used as a guidance in conducting programs at the customary village was based on the internal regulation of the customary village. Concequently, the income obtained was alocated into the 3 concepts of Tri Hita Karana so that the programs that were based on the Tri Hita Karana concept could be conducted. 2) The financial management had 3 stages, namely: planning, executing, and reporting. The progress or program report done already fulfilled the types and dimensions of accountability. 3) The effects of the implementation of the Tri Hita Karana concept were it was easier to identify programs as they were classified based on the Tri Hita Karana, it was easier to divide the tasks, and it was possible to give performance assessment for each baga; baga Parahyangan, baga Pawongan and baga Palemahan.keyword : accountability, financial management, Tri Hita Karana, Baga
PENGARUH ASIMETRI INFORMASI, UKURAN PERUSAHAAN DAN KEPEMILIKAN MANAJERIAL TERHADAP PRAKTEK MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2013-2015 ., Gede Erika Wijaya; ., Made Arie Wahyuni, S.E.; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.10435

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris pengaruh asimetri informasi, ukuran perusahaan, dan kepemilikan manajerial terhadap manajemen laba. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari annual report perusahaan. Populasi penelitian adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2013-2015 sebanyak 148 perusahaan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel yang memenuhi kriteria pada penelitian ini digunakan 34 perusahaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial asimetri informasi dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen laba, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh negatif signifikan terhadap manajemen laba. Kata Kunci : asimetri informasi, ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, manajemen laba. Abstract This research aimed to obtain empirical evidence about the effect of asymmetry of information, firm size, and managerial ownership on the profit management. This study was a quantitative research using secondary data obtained from firm annual report. The research population were manufacture company listed on the Indonesia Stock Exchange in the year 2013-2015 as many as 148 companies. The sample ware selected by using purposive sampling. Samples that meet the criteria in this study used 34 companies. The data were analyzed by using multiple linear regression analysis supported by SPSS 17.0 for Windows. The results showed that partially there was positive and significant effect of asymmetry of information and firm size on the profit management, while there was negative and significant effect of managerial ownership on the profit management. keyword : asymmetry of information, firm size, managerial ownership, profit management
FIDUSIA SEBAGAI JAMINAN DALAM PEMBERIAN KREDIT CEPAT UNTUK UPACARA NGABEN DI LPD SUMBERKIMA ., Luh Lita Darmayani; ., I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak.; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosedur pemberian kredit cepat yang digunakan untuk upacara ngaben dengan jaminan fidusia di LPD Sumberkima, mengetahui implikasi pinjam tersebut bagi keluarga yang akan melaksanakan upacara ngaben, dan mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi oleh LPD dalam pelaksanaan pemberian kredit cepat tersebut. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan menggunakan dua jenis data. Pertama, data primer berupa hasil wawancara dari subjek penelitian terkait prosedur dan implikasi terhadap pemberian kredit cepat dengan jaminan fidusia untuk upacara ngaben di LPD Sumberkima. Selanjutnya jenis data sekunder berupa data-data yang mengenai pihak-pihak yang meminjam di LPD Sumberkima. Data-data tersebut kemudian dianalisis dengan tahap reduksi data, menyajikan data, menafsirkan, dan menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa Prosedur peminjaman kredit dengan jaminan fidusia pada LPD Sumberkima sangat dimudahkan bagi masyarakat setempat yang akan melaksanakan upacara ngaben. LPD Sumberkima terlebih dahulu mencairkan dananya dengan administrasi kredit menyusul setelah dana tersebut diberikan kepada nasabah yang akan melaksanakan upacara ngaben. Bagi masyarakat setempat, kredit cepat tersebut dirasa sangat memberikan manfaat yang lebih karena dalam upacara ngaben membutuhkan dana cukup besar dan bersifat mendesak, dengan adanya kemudahaan tersebut dapat memperlancar pelaksanaaan upacara ngaben. Namun hambatan-hambatan yang dihadapi oleh LPD Sumberkima terkait kredit upacara ngaben sampai sejauh ini masih terdapat kredit macet. LPD Sumberkima dalam memberikan kredit upacara ngaben tersebut dengan tujuan untuk membantu dan memberikan kemudahan bagi nasabah yang akan melaksanakan upacara ngaben. Kalaupun ada nasabah yang tidak memenuhi kewajibannya, pihak LPD Sumberkima sejauh ini hanya menyerahkan kondisi tersebut kepada Tuhan. Kata Kunci : kredit, jaminan fidusia, LPD, upacara ngaben The purpose of this research is to know the procedure of giving quick credit which is used for Ngaben ceremony with fiduciary guarantee in LPD Sumberkima, to know the borrowing implication for the family who will perform the Ngaben ceremony, and to know the obstacles faced by LPD in the implementation of the fast credit. The type of this research is qualitative descriptive by using two types of data. First, the primary data in the form of interviews from research subjects related to the procedure and the implication of rapid credit granting with fiduciary guarantee for ceremonies Ngaben in LPD Sumberkima. Furthermore, the type of secondary data in the form of data about the parties who borrow in LPD Sumberkima. The data are then analyzed by data reduction stage, present data, interpret, and draw conclusions. The results of this study explain that the procedure of credit borrowing with fiduciary guarantee on LPD Sumberkima very facilitated for local people who will carry out the ceremony Ngaben. LPD Sumberkima first disburses funds with credit administration after the funds are given to customers who will carry out the Ngaben ceremony. For the local community, the fast credit is considered to provide more benefits because in the ceremony Ngaben required large and urgent funds, with the ease can facilitate the implementation of Ngaben ceremony. But the obstacles faced by Sumberkima LPD related to Ngaben ceremony credit so far there is still bad credit. LPD Sumberkima in giving Ngaben ceremony credit with the aim to help and provide convenience for customers who will carry out the Ngaben ceremony. Even if there are customers who do not fulfill their obligations, LPD Sumberkima so far only surrender the condition to God.keyword : credit, fiduciary guarantee, LPD, Ngaben ceremony
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB BANGKITNYA KOPERASI DARI KEBANGKRUTAN (Studi Kasus Pada Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana di Kelurahan Kendran Kabupaten Buleleng) ., Ni Komang Maheni; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14110

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh temuan deskriptif mengenai:(1) faktor penyebab bangkitnya koperasi dari kebangkrutan pada Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana di Kabupaten Buleleng, (2) upaya yang dilakukan sehingga Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana bisa bangkit kembali, (3) perkembangan Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana dalam bidang pengelolaan koperasi maupun bidang usahanya sehingga bisa bertahan lama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan selanjutnya dianalisis melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor penyebab bangkitnya koperasi dari kebangkrutan pada Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana di Kabupaten Buleleng ada empat yaitu adanya sumber dana dari Dinas Koperasi, adanya kesadaran dari karyawan untuk membayar iuran baik itu simpanan pokok maupun simpanan wajib, berdasarkan kearifan lokal yaitu dengan ajaran Tattwamasi, menggunakan strategi 3R (rescheduling, reconditioning, dan restructuring). (2) upaya yang dilakukan sehingga Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana bisa bangkit kembali yaitu dengan mengelola sumber dana dari Dinas Koperasi untuk menjalankan operasional koperasi agar beroperasi dengan baik. (3) perkembangan Koperasi Jasa Puspa Sari Perdana dalam bidang pengelolaan koperasi maupun bidang usahanya sehingga bisa bertahan lama yaitu dengan meningkatkan pelayanan koperasi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk dapat menumbuhkan kehidupan yang lebih bertanggungjawab dan berkesinambungan serta melakukan optimalisasi kinerja pengurus, pengawas, dan karyawan yang profesional agar tidak terjadi kecurangan dan mempunyai rasa saling memiliki. Kata Kunci : faktor penyebab kebangkitan, kebangkrutan, koperasi. This study aimed at obtaining descriptive findings on: (1) the causing factors of the revival of cooperatives from bankruptcy at Puspa Sari Perdana Service Cooperative in Buleleng regency, (2) the efforts done for the revival of Puspa Sari Perdana Service Cooperative, (3) the development of Puspa Sari Perdana Service Cooperative in both its cooperative management and its business field management to be able to survive for a long time. This study applied qualitative method in which the data were collected through observation, in-depth interview and documentation and were analyzed through three stages; the stage in which the data were reduced, the stage in which the data were presented and the stage in which conclusion was drawn. The results of the analysis showed that (1) there were four causing factors of the revival of the Puspa Sari Perdana Service Cooperative from bankruptcy, namely availability of fund from the Department of Cooperative, awareness of the employees to pay dues, be them principal savings and compulsory savings, based on the local wisdom of Tattwamasi and using the 3R strategy (rescheduling, reconditioning, and restructuring), (2) the efforts done by Puspa Sari Perdana Service Cooperative to revive were managing the fund from the Department of Cooperative to run the business well, (3) to be able to survive for a long time, Puspa Sari Perdana Service Cooperative improved its cooperative service and its human resources quality to develop responsibility and continuity. In addition, Puspa Sari Perdana Service Cooperative also optimalized the working performance of the management staff, the supervisors, and the employees so that there would be no fraud and they would have sense of ownership. keyword : causing factors of revival, bankruptcy, cooperative
ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PINJAMAN KREDIT DAN SIKLUS PENGELUARAN KAS PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA PAKRAMAN PENENG, KECAMATAN BATURITI, TABANAN ., I Made Adi Ariawan; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi (SIA) pada siklus pinjaman kredit dan pengeluaran kas dilihat dari indikator integrasi data dan indikator keamanan data pada LPD Desa Pakraman Peneng, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengawas internal dan pengurus LPD. Sedangkan data sekunder dari buku maupun referensi dari penelitian terdahulu. Selanjutnya data dikumpulkan dan melakukan analisis data dengan melakukan reduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa SIA siklus pinjaman kredit dan pengeluaran kas dilihat dari indikator integritas data dan indikator keamanan data sudah diterapkan sesuai PSAK yang berlaku. Penerapan SIA sudah mencangkup sub indikator dan data yang disimpan terjamin keamanannya karena adanya sistem password dan adanya anti virus. Kata Kunci : SIA, siklus kredit pinjaman, siklus pengeluaran kas This study aims to determine the application of accounting information system (SIA) in the credit loan cycle and cash outlay seen from data integration indicators and data security indicators on LPD Pakraman Peneng Village, District Baturiti, Tabanan regency. This research uses qualitative research type using primary data and secondary data. Primary data were obtained from internal supervisors and LPD management. While the secondary data from the book or reference from previous research. Further data is collected and performs data analysis by reducing data, presenting data, and drawing conclusions. The results of this study explain that the SIA cycle of credit loans and cash outlays seen from data integrity indicators and data security indicators have been applied in accordance with the applicable PSAK. Implementation of SIA already covers sub indicators and data stored secured because of the existence of the password system and the presence of anti-virus.keyword : SIA, loan credit cycle, cash disbursement cycle
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN TINGKAT PROFITABILITAS TERHADAP KETEPATAN WAKTU PELAPORAN LAPORAN KEUANGAN LPD DI KECAMATAN BANJAR, SERIRIT, BUSUNGBIU, DAN GEROKGAK ., Kadek Arsini; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.; ., Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13481

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh hasil pengujian dari pengaruh (1) sistem pengendalian internal terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (2) pemanfaatan teknologi informasi terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (3) tingkat profitabilitas terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, dan (4) sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, dan tingkat profitabilitas terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Subjek penelitian ini adalah ketua atau wakil ketua LPD di kecamatan Banjar, Seririt, Busungbiu, dan Gerokgak dan objek dari penelitian ini adalah sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, tingkat profitabilitas, dan ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan. Dalam penelitian ini, data yang digunakan adalah data primer yaitu kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) sistem pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (2) pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, (3) tingkat profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD, dan (4) sistem pengendalian internal, pemanfaatan teknologi informasi, dan tingkat profitabilitas berpengaruh secara bersama-sama terhadap ketepatan waktu pelaporan laporan keuangan LPD.Kata Kunci : pengendalian, teknologi, profitabilitas, ketepatan waktu This study aimed at obtaining the test results from the influence of (1) the internal control system on the punctuality of LPD financial reporting reports, (2) the utilization of information technology on the punctuality of LPD financial reporting reports, (3) the level of profitability on the punctuality of LPD financial reporting reports, and (4) the internal control system, utilization of information technology, and level of profitability on the punctuality of LPD financial reporting reports. The research design used was a causal quantitative. The subjects of this research were the chairman or vice chairman of LPD in sub-district of Banjar, Seririt, Busungbiu, and Gerokgak and the object of this research was the internal control system, information technology utilization, profitability level, and financial reporting reports punctuality. In this study, the data used were primary data, that is, questionnaire and analyzed through multiple linear regression analysis. The results of this study indicated that (1) the internal control system significantly affected the punctuality of LPD financial reporting reports, (2) the utilization of information technology system significantly affected the punctuality of LPD financial reporting reports, (3) the level of profitability system significantly affected the punctuality of LPD financial reporting reports, and (4) the internal control system, utilization of information technology, and level of profitability simultaneously affected the punctuality of LPD financial reporting reports.keyword : control, technology, profitability, punctuality
ANALISA PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT ( STUDI PT. BPR NUR ABADI ) ., Syahson Nawawi; ., Nyoman Trisna Herawati, S.E.Ak., M.Pd.; ., UNDIKSHA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.12280

Abstract

Untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat saat ini didirikan badan usaha berbentuk bank perkreditan rakyat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan prinsip – prinsip Good Corporate Governane dalam pemberian kredit, dengan mengacu kepada POJK No.04 - POJK.03-2015 dan mengetahui hubungan antara penerapan prinsip tata kelola perusahaan (GCG) terhadap prosedur pemberian kredit dalam perusahaan. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif dengan data kualitatif yang diperoleh dari wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis yang dilakukan yaitu dengan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan prinsip – prinsip GCG dalam pemberian kredit pada PT. BPR Nur Abadi telah cukup memadai. Dimana peneliti mendapatkan prinsip – prinsip GCG dalam prosedur kredit hanya sebagian adanya prinsip tersebut. Kata Kunci : Good Corporate Governance, Prosedur pemberian kredit To improve the living standard, the community is now established a business entity in the form of rural banks. The purpose of this research is to know the application of Good Corporate Governance principles in lending, with reference to POJK No.04 - POJK.03-2015 and to know the relation between applying GCG principles to company credit procedure. The design of this research is descriptive with qualitative data obtained from interviews, documentation and observation. The analysis is done by descriptive qualitative. The results of this study can be concluded that the application of GCG principles in the provision of credit at PT. BPR Nur Abadi has been sufficient. Where researchers get GCG principles in credit procedures is only part of the principle. keyword : Good Corporate Governance, Procedure of crediting
Pengaruh Ketidakamanan Kerja, Psychological Empowerment, dan Kepuasan Kompensasi Finansial terhadap Motivasi Intrinsik Kayawan pada PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi ., Kadek Angga Dwi Pratama; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si. Ak.; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14700

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ketidakamanan kerja, psychological empowerment, dan kepuasan kompensasi finansial terhadap motivasi intrinsik karyawan pada PT. Tirta Mumbul Jaya Abadi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Dilihat dari sumber datanya, maka pengumpulan data dalam penelitian ini berasal dari sumber data primer dan sekunder. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 128 orang. Untuk menganalisis data menggunakan analisis deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, dan uji hipotesis yang diolah dengan menggunakan SPSS 24.0 Windows Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) ketidakamanan kerja berpengaruh signifikan dan negatif terhadap motivasi intrinsik karyawan, (2) psychological empowerment berpengaruh signifikan dan positif terhadap motivasi intrinsik karyawan, (3) kepuasan kompensasi finansial berpengaruh signifikan dan positif terhadap motivasi intrinsik karyawan, dan (5) ketidakamanan kerja, psychological empowerment, dan kepuasan kompensasi finansial secara bersama-sama berpengaruh signifikan dan positif terhadap motivasi intrinsik karyawan. Kata Kunci : Motivasi Intrinsik, Psychological Empowerment, Kompensasi Finansial This study aimed at examining the effect of working insecurity, psychological empowerment, and financial compensation satisfaction on the intrinsic motivation of the employees of PT Tirta Mumbul Jaya Abadi. The research method applied in this study was quantitative method. The sources of the data in this study were primary and secondary data. The sampling technique applied was saturated sampling and the number of respondents was 128 people. Descriptive analysis, data quality test, classical assumption test, double linear regression analysis and hypothetical test managed by SPSS 24.0 Windows were conducted to analyze the data. The results of the analysis showed that (1) working insecurity had significant and negative effects on the intrinsic motivation of the employees, (2) psychological empowerment had significant and positive effects on the intrinsic motivation of the employees, (3) financial compensation satisfaction had significant positive effects on the intrinsic motivation of the employees, (4) working insecurity, psychological empowerment, financial compensation satisfaction simultaneously had significant positive effects on the intrinsic motivation of the employees. keyword : intrinsic motivation, psychological empowerment, financial satisfaction
Analisis Konflik Dalam Proses Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Desa Pakraman (Studi Kasus Pada Desa Pakraman Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng) ., Made Yogi Mardika; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13772

Abstract

Desa pakraman merupakan salah satu bentuk organisasi non pemerintahan yang juga perlu untuk mengimplementasikan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangannya. Transparansi dan akuntabilitas dapat terwujud dengan adanya keterlibatan dan kebebasan pihak berkepentingan dalam mengakses informasi keuangan sehingga konflik/permasalahan dalam informasi tersebut dapat dihindari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bentuk transparansi dan akuntabilitas penyampaian informasi pertanggungjawaban keuangan, (2) konflik yang terjadi dalam penyampaian informasi pertanggungjawaban keuangan beserta solusi berupa saran yang diberikan, dan (3) pemahaman pengurus desa pakraman tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Data diperoleh dari observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Pengolahan data yang terkumpul melalui tiga tahapan yaitu tahap reduksi data, tahap penyajian data dan yang terakhir adalah analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penyampaian informasi pertanggungjawaban keuangan desa pakraman dilakukan melalui paruman, (2) konflik yang terjadi berupa ketidakhadiran kelian dadia dalam paruman sebagai perantara penyampaian informasi keuangan kepada krama desa sehingga menyebabkan krama desa sebagai pihak berkepentingan mengalami kebutaan terhadap infomasi keuangan desa pakraman, serta solusi yang dapat diberikan dengan cara mediation, dan (3) transparansi dan akuntabilitas sangat penting untuk tetap memperkuat sistem kepercayaan seluruh elemen Desa Pakraman Tejakula.Kata Kunci : Transparansi dan Akuntabilitas, Penyampaian Informasi, Konflik A traditional village is one of the non-government organizations which is also supposed to implement transparent and accountable financial management. Transparence and accountability can be created if the stakeholders can be involved in and have access to its financial management in order to avoid the conflict on financial information. This current study is intended to identify (1) the form of transparence and accountability used to present the information on financial responsibility ; (2) what conflict taking place when presenting the information on financial responsibility and what suggestion was proposed; and (3) to what extent the traditional village’s leaders could understand the importance of the transparence and accountability of financial management. This current study was conducted using the qualitative method and the data were obtained from the primary and secondary data sources. The data were obtained through observation, in-depth interview and documentation. The collected data were analyzed through three stages; the stage in which the data were reduced; the stage in which the data were presented; and the stage in which conclusions were drawn. The result of the study shows that (1) the information on the traditional village’s financial accountability was presented through meeting; (2) the conflict taking place was that head of dadia (a traditional sub group of people coming from the same ancestors), as the mediator who was supposed to present the financial information to the villagers, was absent, causing them not to know anything about the financial information; mediation was the solution; and (3) transparence and accountability are highly important in order to strengthen the confidence of all the elements of Tejakula traditional village.keyword : Transparence and Accountability, Presentation of Information, Conflict

Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue