cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 360 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2017):" : 360 Documents clear
PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, KUALITAS JASA, PERSAINGAN BISNIS, DAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERHADAP KINERJA ORGANISASI PADA RUMAH SAKIT UMUM SANTHI GRAHA ., Ketut Agus Ari Wiadnyana; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P; ., Made Arie Wahyuni, S.E., M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel partisipasi penyusunan anggaran, kualitas jasa, persaingan bisnis, dan sistem informasi akuntansi terhadap kineja organisasi pada Rumah Sakit Umum Santhi Graha. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada Rumah Sakit Umum Santhi Graha di Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Metode penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus, sehingga jumlah sampel sama dengan populasi. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan beberapa uji statistik, yaitu: uji statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel partisipasi penyusunan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, variabel kualitas jasa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, variabel persaingan bisnis berpengaruh terhadap kinerja organisasi, variabel sistem informasi akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja organisasi, dan variabel partisipasi penyusunan anggaran, kualitas jasa, persaingan bisnis, dan sistem informasi akuntansi berpengaruh secara simultan atau bersama-sama terhadap kinerja organisasi Kata Kunci : Partisipasi Penyusunan Anggaran, Kualitas Jasa, Persaingan Bisnis, Sistem Informasi Akuntansi, Kinerja Organisasi This study aimed at determining the effect of variables participation, budget making, service quality, business competition, and accounting information system on the organization performance at Santhi Graha General Hospital. The research method used was quantitative research method with primary data obtained from the questionnaires and measured by using Likert scale. This research was conducted at Santhi Graha General Hospital in Seririt Subdistrict, Buleleng Regency. The sampling method was done by census method, so the sample number was equal to the population. The data of this research were collected by using questionnaires which were then processed by using several statistical tests, namely: descriptive statistical test, data quality test, classical assumption test, and multiple linear regression analysis. The results of this study indicated that variable of budget making participation had a positive and significant effect on the organization performance, service quality variable had a positive and significant effect on organization performance, business competition variable affected organization performance, accounting information system variable had a positive and significant effect on organization performance, and variable budget-making participation, service quality, business competition, and accounting information system had an effect simultaneously or together on organization performance.keyword : Budget-Making Participation, Service Quality, Business Competition, Accounting Information System, Organization Performance.
Analisis Penerapan SAK-ETAP Dalam Pencatatan Biaya Konversi Persediaan Menjadi Barang Jadi Pada CV.Mente Bali Sejahtera ., Ni Kadek Ari Purnami Yanti; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14506

Abstract

Biaya konversi persediaan meliputi biaya yang secara langsung terkait dengan unit yang diproduksi, misalnya biaya tenaga kerja langsung.Termasuk juga alokasi sistematis overhead produksi tetap dan variabel yang timbul dalam mengkonversi bahan menjadi barang jadi. Pencatatan biaya konversi persedian ke barang jadi sangat penting hal ini dikarenakan dalam aktivitas tersebut terjadi biaya-biaya yang perlu dilakukan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) bagaimana penerapan SAK-ETAP dalam pencatatan biaya konversi persediaan menjadi barang jadi pada perusahaan CV. Mente Bali Sejahtera, (2) mengetahui bagaimana dampak dari penerapan SAK-ETAP dalam pencatatan biaya konversi persediaan menjadi barang jadi pada perusahaan CV. Mente Bali Sejahtera, dan (3) mengetahui kendala-kendala yang dihadapi perusahaan dalam penerapan SAK-ETAP dalam proses pencatatan biaya konversi persediaan menjadi barang jadi pada perusahaan CV. Mente Bali Sejahtera Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan tiga tahapan yaitu (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) sistem pencatatan yang diterapkan sudah sesuai dengan standar yang berlaku yaitu SAK-ETAP, (2) memberikan dampak yang positif bagi perusahaan dan mempermudah dalam sistem pencatatan, dan (3) kendala yang dihadapi karena kurangnya sosialisasi mengenai SAK-ETAP itu sendiri dan adanya anggapan dalam penerapannya SAK-ETAP memerlukan banyak biaya Kata Kunci : Biaya Konversi, SAK-ETAP, Pencatatan Inventory conversion costs include costs that are directly related to units produced, eg direct labor costs. They also include the systematic allocation of fixed overhead production and the variables that arise in converting materials into finished goods. The recording of the inventory cost into the finished goods is very important because in the event there are costs that need to be done recording. This study aimed at determining (1) how the application of SAK-ETAP in recording the inventory conversion cost into finished goods at the company CV. Mente Bali Sejahtera, (2) knowing how the effect of the implementation of SAK-ETAP in recording the inventory conversion cost into finished goods at company CV. Mente Bali Sejahtera, (3) knowing the constraints faced by the company in the application of SAK-ETAP in the process of recording the inventory conversion cost into finished goods at the company CV. Mente Bali Sejahtera. This research was conducted by qualitative method. Data were collected through in-depth interview, observation, and document study which were then analyzed in three stages: (1) data reduction, (2) data presentation, (3) conclusion. The results of the research indicated that: (1) the recording system applied was in accordance with the applicable standard ie SAK-ETAP, (2) it gave a positive effect to the company and facilitated the recording system, (3) the constraints faced due to lack of socialization regarding SAK-ETAP itself and the presumption in its application SAK-ETAP required a lot of cost. keyword : Conversion Cost, SAK-ETAP, Recording.
Analisis Komparasi Penentuan Harga Pokok Produksi Seni Kerajinan Lukisan Kaca Menggunakan Metode Tradisional Dengan Pendekatan Metode Full Costing Di Desa Nagasepaha, Kabupateng Buleleng, Bali. ., Luh Puspitasari; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E., M.Si. Ak.; ., Putu Eka Dianita Marvilianti Dewi, S.S.T
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14550

Abstract

Lukisan kaca khas Desa Nagasepaha merupakan warisan nenek moyang yang sangat terkenal dan penuh falsafah di Bali. Membandingkan penentuan harga pokok produksi lukisan kaca ini sangat menarik untuk diangkat, mengingat lukisan kaca tersebut mampu bersaing di pasaran tidak hanya di Bali bahkan Internasional. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui 1) penentuan harga pokok produksi lukisan kaca dengan menggunakan metode tradisional, 2) penentuan harga pokok produksi lukisan kaca dengan menggunakan metode full costing, dan 3) perbandingan dari penentuan harga pokok lukisan kaca secara tradisional dengan metode full costing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1). Harga pokok lukisan kaca berdasarkan metode sederhana sebesar Rp 505.000; dan dengan metode Full Costing diperoleh sebesar Rp 600.000; (untuk 3 lukisan kaca yang dihasilkan). Terdapat selisih sebesar Rp 95.000; perbedaan tersebut muncul akibat dari perlakuan biaya pada perhitungan biaya tenaga kerja langsung dan biaya overhead yang berbeda karena industri kerajinan lukisan kaca tidak menyertakan seluruh komponen-komponen yang terkait. Harga Pokok Produksi Lukisan Kaca sebesar Rp 168.333 untuk 1 unit produk yang di hasilkan apabila menggunakan metode tradisional dan Harga Pokok Produksi sebesar Rp 200.000 untuk 1 unit produk yang dihasilkan apabila menggunakan metode full costing. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penentuan harga pokok produksi lukisan kaca di Desa Nagasepaha seharusnya menggunakan metode full costing karena keuntungannya lebih besar daripada menggunakan metode tradisional. Kata Kunci : Lukisan Kaca, Harga Pokok Produksi Typical Nagasepaha village glass painting is ancestors’ heritage which is famous and full of philosophy in Bali. Comparison on the calculation of the production cost of glass paintings is very interesting to be examined as glass paintings manage to compete not only in Bali, but also in international market. The aims of this study were to examine 1) the calculation of the production cost of glass paintings using traditional method, 2) the comparison of the production cost of glass painting using full costing method, 3) the comparison of the calculation of the production cost of the glass paintings using traditional method and using full costing method . This study applied qualitative method. Data were collected through in-depth interview, observation and document study and analyzed through three stages; the stage in which data were reduced, the stage in which data were presented, the stage in which data were analyzed and the stage in which conclusion was drawn. The results of the analysis showed that: 1) the production cost of the glass paintings calculated with simple method was Rp. 505.000,- and the production cost of the glass paintings calculated with full costing method was Rp. 600.000,- (for 3 glass paintings). There is a difference of Rp 95,000; the difference arises as a result of cost treatment on direct labor cost calculations and different overhead costs because the glass craft industry does not include all the related components. Production cost of Glass Painting Production is Rp 168,333 for 1 unit of product that is produced when using traditional method and production cost of Production of Rp 200,000 for 1 unit of product produced when using full costing method. The profit made is more when full costing is used than when the traditional method is used.keyword : glass painting, production cost
ANALISIS PENGENDALIAN RISIKO KREDIT MACET DENGAN IMPLEMENTASI KONSEP TAT TWAM ASI PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA TIGAWASA ., PUTU YUNITA SARI; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13312

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) penyebab terjadinya ketidaklancaran pembayaran angsuran pokok dan cicilan bunga pada Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa, (2) implementasi konsep Tat Twam Asi dalam mengendalikan risiko kredit macet di Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Informan penelitian dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) penyebab terjadinya ketidaklancaran pembayaran angsuran pokok dan cicilan bunga pada Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa adalah kegagalan panen pada tahun kemarin (2017), keterlambatan pembayaran oleh pengepul kepada warga yang menganyam sokasi dan bedeg, dan faktor lainnya yaitu sakit. (2) implementasi konsep Tat Twam Asi dalam mengendalikan risiko kredit macet di Lembaga Perkreditan Desa Tigawasa dengan pendekatan persuasif kepada debitur yang menunggak. LPD Tigawasa untuk menanamkan rasa jengah memberikan penyuluhan agar LPD Tigawasa berkembang seperti LPD yang ada di desa lain. Akibatnya debitur yang menunggak ini mulai mau melaporkan atau membahas solusi bersama- sama dengan pengurus LPD untuk tetap dapat membayar kewajibannya. Sehingga debitur dan LPD Tigawasa sama-sama mendapatkan keuntungan.Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa, Pengendalian Risiko Kredit Macet, Konsep Tat Twam Asi. This research was conducted to find out (1) the cause of unpayable principal and interest installment at the Tigawasa Village Credit Institution, (2) implementation of Tat Twam Asi concept in controlling unpayable credit risks at the Tigawasa Village Credit Institution. This research employed qualitative descriptive approach method. The type of data used in this study was qualitative data obtained through interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used was descriptive analysis through the stages of data reduction, data presentation, and conclusions drawing. The research informants were chosen through purposive sampling method. The results of this study indicated that (1) the cause of unpayable principal and interest installment at the Tigawasa Village Credit Institution was due to last year crop failure (2017), late payment by the collectors to the craftsmen weaving sokasi and bedeg, and other factors, namely illness. (2) The implementation of Tat Twam Asi concept in controlling the risk of unpayable credit at the Tigawasa Village Credit Institution with a persuasive approach to the debtor in arrears. LPD Tigawasa to instill a sense of embarrassment provided counseling in order that LPD Tigawasa developed like other LPDs in other villages. As a result, these debtors in arrears started to report or discuss solutions together with LPD officials to keep paying their obligations. Thus, the debtor and LPD Tigawasa both obtained benefits.keyword : Village Credit Institution, Unpayable Credit Risk Control, Tat Twam Asi Concept.
PENGARUH PENERAPAN E-FAKTUR, BIAYA KEPATUHAN, SISTEM PERPAJAKAN, DAN KEMUNGKINAN TERDETEKSINYA KECURANGAN TERHADAP PERSEPSI WAJIB PAJAK MENGENAI ETIKA PENGGELAPAN PAJAK (TAX EVASION) PADA KPP PRATAMA SINGARAJA ., Kadek Addis Satya Andrayuga; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11384

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan secara empiris pengaruh penerapan e-faktur, biaya kepatuhan, sistem perpajakan, dan kemungkinan terdeteksinya kecurangan terhadap persepsi wajib pajak mengenai etika penggelapan pajak (tax evasion). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Populasi penelitian adalah wajib pajak orang pribadi tergolong Pengusaha Kena Pajak yang terdaftar di KPP Pratama Singaraja sebanyak 653 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh jumlah minimal sampel wajib pajak orang pribadi tergolong Pengusaha Kena Pajak yang terdaftar di KPP Pratama Singaraja sebanyak 87 orang. Metode pemilihan sampel menggunakan insidental sampling, yaitu siapa yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti digunakan sebagai sampel serta cocok sebagai sumber data. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial penerapan e-faktur, sistem perpajakan, dan kemungkinan terdeteksinya kecurangan berpengaruh negatif signifikan terhadap persepsi wajib pajak mengenai etika penggelapan pajak (tax evasion), sedangkan biaya kepatuhan berpengaruh positif signifikan terhadap persepsi wajib pajak mengenai etika penggelapan pajak (tax evasion). Kata Kunci : e-faktur, biaya kepatuhan, sistem perpajakan, kemungkinan terdeteksinya kecurangan, etika penggelapan pajak. The purpose of this research is to prove empirically the effect of implementation e-invoice, compliance cost, taxation system, and the possibility of deception of tax on taxpayer’s perception about determining tax evasion in KPP Pratama Singaraja. This research is qualitative research with primary data which obtained by questionnaire and measured by Jikert scale. The population of the research was people who got assessable which categorized as Taxable Entrepreneur who registered in KPP Pratama SIngara in total 653 people. The sampling used Slovin formula which obtained from total minimal sample of individual taxpayer which categorizes as Taxable Entrepreneur who registered in KPP Pratama Singaraja were 87 people. Sampling method used incidental sampling, which people whoever met the researcher coincidentally used as sample also consider as a proper resources of the data. The technique of data analysis was use multiple linear regression analysis by used SPSS 17.0 for Windows. The result of the research was shown partially E-invoice implementation, taxation system, and possibility of deception have a significant negative effect toward tax payer perception’s of tax evasion while compliance costs have a significant positive effect on the taxpayer's perception of tax evasion. keyword : e-invoice, Compliance costs, taxation systems, possibility of deception, tax evasion ethics.
Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Dan Sistem Pengendalian Internal Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada Koperasi Simpan Pinjam Di Kecamatan Buleleng) ., RHECHA OKTAFIANI; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P; ., I Putu Julianto, SE., M.Si., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14586

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh koperasi simpan pinjam yang ada di Kecamatan Buleleng. Teknik pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah KSP yang masih aktif, KSP yang melaksanakan RAT, pegawai bagian keuangan/akuntansi dan manager dengan jumlah 39 responden. Sumber data dalam penelitian ini merupakan data primer dengan penyebaran kuesioner. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda dan uji hipotesis dengan menggunakan program SPSS versi 17.0 Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kualitas sumber daya manusia berpengaruh secara positif terhadap kualitas laporan keuangan, (2) pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan, dan (3) sistem pengendalian internal berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Kata Kunci : Kualitas Sumber Daya Manusia, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Internal, dan Kualitas Laporan Keuangan Abstract This research aimed at examining the effect of human resources quality, information technology utilization, and internal control system on the quality of financial reports. This research included in the research type of quantitative approach. The population of this research was all saving and loan cooperatives in Buleleng District. The sample selection technique in this research was through purposive sampling. The samples of this research were KSPs which were still active, KSP which performed RAT, financial/accounting employees and managers with the number of 39 respondents. The source of data in this study was the primary data through questionnaires distribution. The data analysis method used in this research was multiple regression analysis and the hypothesis test employed SPSS version 17.0 The results of this research indicated that (1) the quality of human resources positively affected the quality of financial reports, (2) the utilization of information technology positively affected the quality of financial reports, and (3) the internal control system positively affected the quality of financial reports. keyword : Quality of Human Resources, Utilization of Information Technology, Internal Control System, and Quality of Financial Reports
pengaruh red flags, whistleblowing, dan keahlian profesional terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada inspektorat di provinsi bali ., Putu Rayana Prayoga; ., Gede Adi Yuniarta, S.E.Ak, M.Si.; ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel red flags, whistleblowing dan keahlian profesional terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) pada inspektorat di provinsi Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan data primer yang diperoleh dari data kuesioner yang diukur menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada inspektorat di Provinsi Bali. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pejabat fungsional auditor pada kantor inspektorat yang berjumlah 97. Metode penarikan sampel dilakukan dengan metode sensus, sehingga jumlah sampel sama dengan populasi, yaitu 97 pejabat fungsional auditor. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan menggunakan beberapa uji statistik, yaitu: uji statistik deskriptif, uji kualitas data, uji asumsi klasik dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa variabel red flags (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), variabel whistleblowing (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), dan keahlian profesional (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan kecurangan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS)Kata Kunci : Pencegahan Kecurangan, Red Flags, Whistleblowing, Keahlian Profesional. The study aimed at finding out the effect of red flags, whistleblowing and professional expertise variables on the prevention of the fraud of school operational grants at the inspectorate offices in Bali. The study was conducted at the inspectorate offices in Bali by utilizing a quantitative method involving primary data obtained by using questionnaires measured by Liker scales. The population were about 97 auditor staff functional officials from which the same number of the samples were selected based on census techniques. The data were analysed by using statistical test, such descriptive statistics, data quality testing, classic assumption testing, and multiple linear regression analysis The result of the study indicated that red flags (X1) variable had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants, whistleblowing (X2) variable had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants, and professional expertise variables (X3) had a significant positive effect on the prevention of the fraud of school operational grants on the prevention of the fraud of school operational grants. keyword : Fraud prevention, Red Flags, Whistleblowing, professional expertise
ANALISIS SISTEM PENYALURAN KREDIT PADA BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) MUNCUL SARI AJI DESA SUDAJI, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG ., I Made Tistiawan Dwihana Putra; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,; ., Nyoman Trisna Herawati, S.E.Ak., M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.12164

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian untuk mengetahui (1) Bagaimana sistem penyaluran kredit pada BUMDes Muncul Sari Aji, (2) Apa faktor-faktor penyebab kredit macet pada BUMDes Muncul Sari Aji, (3) Bagaimana cara mengatasi kredit macet pada BUMDes Muncul Sari Aji. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif, dimana peneliti akan melakukan observasi langsung ke lapangan dan mengumpulkan data-data yang akan dianalisis berdasarkan pengamatan dan pengetahuan peneliti. Data yang digunakan dalam penelitian ini dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan (1) Sistem penyaluran kredit pada BUMDes Muncul Sari Aji menggunakan pengendalian kredit dengan menerapkan analisis 5C (character, capacity, capital, condition, dan collateral) namun pelaksanaanya belum maksimal, sanksi yang diberikan kepada nasabah yang menunggak tidak dilakukan dengan maksimal (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kredit bermasalah/macet pada BUMDes Muncul Sari Aji terdapat dari dua sisi, yaitu : Dari sisi BUMDes, Kelemahan analisis oleh pejabat kredit sejak awal proses pemberian kredit, Kelemahan dalam pembinaan dan monitoring kredit, Dari sisi nasabah, dimana terdapat karakter yang buruk dan persepsi nasabah yang beranggapan bahwa pinjaman yang diberikan dari BUMDes adalah bantuan, selain itu nasabah yang menunggak membayar dikarenakan pengaruh nasabah lainnya, Kondisi ekonomi nasabah yang memang berasal dari latar belakangkeluarga kurang miskin. (3) Upaya BUMDes Mucul Sari Aji dalam penanganan kredit bermasalah/macet menggunakan pendekatan persuasif. upaya yang dilakukan BUMDes Muncul Sari Aji belum maksimal dimana, kredit macet dengan total Rp 357.911.000 perbedaannya sangat jauh dengan kredit yang lancar hanya sebesar Rp 891.000 berimbuh dengan kredit dalam keadaan perhatian khusus sebesar Rp 5.310.000, Kurang lancar sebesar Rp 23.954.000, dan kredit yang kriteria diragukan sebesar Rp 493.000. Dari tabel tunggakan nasabah tahun 2013-2016 masih banyak terdapat kredit bermasalah dan berfluktuasi jadi pendekatan secara persuasif belum terlalu efektif. Kata Kunci : Kata kunci: Sistem, Kredit, BUMDes Muncul Sari Aji Abstract The purpose of this research was to find out (1) how the credit distribution system in BUMDes Muncul Sari Aji was, (2) What were the causes of non-performing loan in BUMDes Muncul Sari Aji, (3) How to solve non-performing loan in BUMDes Muncul Sari Aji. This research used qualitative method, in which the researcher did direct observation in the field and collected the data analyzed based on observation and knowledge of the researcher. The data used in this study were collected by in-depth interview and documentation study. Data analysis techniques used were data reduction, data presentation, and conclusion. The result of this research showed (1) The credit distribution system in BUMDes Muncul Sari Aji used credit control by applying 5C analysis (character, capacity, capital, condition, and collateral) but the implementation was not maximal yet, the sanction given to the delinquent customers was not maximally done (2) the factors that caused non-performing loan in BUMDes Muncul Sari Aji were from two sides, namely: from the side of BUMDes, the weakness analysis by credit officers since the beginning of the crediting process and the weakness in coaching and monitoring credit, from the side of the customer there were bad character and perception of customers who assumed that loans provided from BUMDes were aids, in addition to the customers who were delinquent in paying due to the influence of other customers, the economic condition of customers who were from poor background. (3) the efforts of BUMDes Mucul Sari Aji in handling non-performing loans used a persuasive approach. The efforts made BUMDes Muncul Sari Aji have not been maximal , in which non-performing loan with a total of Rp 357,911,000 the difference is very far with a smooth loan only Rp 891.000 and loan in a special attention condition of Rp 5.310.000, Less smooth of Rp 23.954.000 , And loan with doubtful criteria of Rp 493,000. From the delinquent table of customers in 2013-2016 there were still many problem loans and fluctuated so the persuasive approach has not been too effective. keyword : Keywords: System, Loan, BUMDes Muncul Sari Aji
OPTIMALISASI PARTISIPASI MASYARAKAT DAN BADAN PERMUSYAWARATAN DESA (BPD) DALAM PENYUSUNAN APBDES (STUDI PADA DESA PITRA, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN) ., Kadek Veby Priandani; ., Dr. Anantawikrama Tungga Atmadja, S.E.,; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.12380

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui (1) Bagaimana Proses Penyusunan APBdes di Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan; dan (2) upaya dalam mengoptimalkan partisipasi masyarakat dan BPD dalam penyusunan APBdes di Desa Pitra, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan. Metode yang digunakan dalam penulisan penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif.Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder.Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen yang selanjutnya dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Prosedur perencanaan yang terdapat dalam Pemendagri No. 113 tahun 2014 sudah di terapkan di dalam perencanaan desa pitra; (2) Perencanaan pembangunan di desa pitra masih belum maksimal dikarenakan partisipasi masyarakat yang masih rendah; (3) Faktor penyebab rendahnya partisipasi masyarakat yakni pekerjaan masyarakat yang berdampak pada tingkat kehadiran masyarakat pada saat dilangsungkannya musyawarah awal rendah, kurangnya keaktifan masyarakat dalam memberikan sumbangan pemikiran atau ide-ide dalam bentuk masukan dan saran, serta kurangnya kemampuan masyarakat dalam mengenali dan memecahkan segala permasalahan yang ada didalam wilayah desa; (4) Rendahnya partisipasi masyarakat ini berdampak pada perubahan RAB Pembangunan desa yang sebelumnya sudah disusun berdasarkan APBDes; dan (5) Untuk mencapai perencanaan yang terorganisir diperlukan upaya optimalisasiyaitu memberikan alokasi dana agar BPD dapat melakukan musyawarah dengan lebih intens untuk menyerap aspirasi masyarakat, melaksanakan sosialisasi langsung kemasyarakat mengenai perubahan paradigma yang terjadi,mengajak masyarakat terjun langsung kelapangan untuk melakukan perencanaan lebih mendetail mengenai pembangunan yang akan dilaksanakan. Kata Kunci : Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), optimalisasi, partisipasi masyarakat This research was conducted to know (1) How the process of preparation of APBdes Village in Penebel Subdistrict, Pitra, Tabanan Regency; and (2) efforts in optimizing community participation and BPD in the preparation of APBdes Village in Penebel Subdistrict, Pitra, Tabanan Regency. The methods used in the writing of this research is qualitative, descriptive methods. Types of data used in this research is the primary data and secondary data. The data obtained through in-depth interviews, observation and study of documents which further analyzed with the reduction of data, data presentation, data analysis and withdrawal of the conclusion. The research results showed that (1) the planning Procedures contained in Pemendagri No. 113 2014 already applied in the planning of the village of pitra; (2) development planning in the village of pitra still not optimally because public participation which is still low; (3) Factors causes low level of community participation i.e. presence of society at the time of their initial deliberations, the lack of liveliness in the community contributed a thought or ideas in the form of feedback and suggestions, as well as a lack of capability in identifying community and solve all the existing problems in the area of the village; (4) the low level of participation of these communities have an impact on the change of the previous Village Development WED already arranged by APBDes; (5) to achieve an organized planning efforts necessary optimalisasiyaitu give the allocation so that BPD can conduct deliberations with more intense to absorb the aspirations of the public, implement the socialization of society directly on changes paradigms happened, urge people work directly contributes to conduct more detailed planning on the development to be implemented. keyword : community participation, Income and Budget Shopping Village (APBDes), optimization
PENGARUH PENALARAN MORAL, SIKAP, NORMA SUBJEKTIF, DAN KONTROL PERILAKU TERHADAP NIAT MELAKUKAN WHISTLEBLOWING PADA KECURANGAN AKADEMIK ( STUDI EMPIRIS PADA MAHASISWA AKUNTANSI PROGRAM S1 UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA ) ., I Made Riandika Dwi Yoga; ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak.; ., Made Aristia Prayudi, S.A., M.Sc., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel penalaran moral, sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku terhadap niat melakukan whistleblowing kecurangan akademik pada mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha. Penelitian ini menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner yang kemudian diolah dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Akuntansi Program S1 Universitas Pendidikan Ganesha sebanyak 1.327 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan metode porposive sampling sebanyak 172 orang. Analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji f dengan menggunakan program SPSS versi 23.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) penalaran moral berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing kecurangan akademik, (2) sikap berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing kecurangan akademik, (3) norma subjektif berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing kecurangan akademik, (4) kontrol perilaku berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat melakukan whistleblowing kecurangan akademik. Kata Kunci : Penalaran moral, sikap, norma subjektif, niat melakukan whistleblowing This study aimed at finding out the effects of the variables of moral reasoning, attitude, subjective norms and behavioral control on the intention to do whistleblowing on academic fraud of the students of the Undergraduate Program of Accounting Department, Ganesha University of Education. This study used primary data obtained by using the instrument of questionnaire which then analyzed by applying quantitative method. The population of this study were 1.327 students of the Undergraduate Program of Accounting Department, Ganesha University of Education. The samples were 172 students, determined by applying purposive sampling method. The data were analyzed by applying double linear regression analysis, coefficient of determination, and t-test assisted by SPSS version 23.0 program. The results of the analysis indicated that; (1) moral resoning had positive and significant effect on the intention to do whistleblowing on academic fraud, (2) attitude had positive and significant effects on the intention to do whistleblowing on academic fraud, (3) subjective norms had positive and significant effects on the intention to do whistleblowing on academic fraud, (4) behavioral control had positive and significant effects on the intention to do whistleblowing on academic fraud. keyword : Moral reasoning, attitude, subjective norms, behavioral control, intention to do whistleblowing

Page 3 of 36 | Total Record : 360


Filter by Year

2017 2017


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue