cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
PEMANFAATAN AWIG-AWIG DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN DESA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN DESA PAKRAMAN BANJAR, DI DESA BANJAR, KECAMATAN BANJAR, KABUPATEN BULELENG Juliantari, I Gusti Ayu Desy; Atmadja, Anantawikrama Tungga
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 9, No 3 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v9i3.20434

Abstract

Abstrak Dalam masyarakat Bali, fungsi pengelolaan keuangan pada desa pakraman sangat menarik untuk dicermati karena dalam fungsi tersebut dipadukan dengan unsur-unsur adat dan tradisi yang berkembang di desa pakraman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui: 1) latar belakang diadakannya pungutan iuran pengampel, ketika desa telah mendapatkan dana dari pemerintah, 2) peran awig-awig dalam pengelolaan keuangan desa, 3) prosedur pengelolaan dana berdasarkan good governance. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, analisis dokumen, dan kepustakaan. Teknik analisis dalam penelitian ini, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) iuran pengampel tetap diadakan karena berguna sebagai pengikat krama banjar. 2) peran awig-awig dalam pengelolaan keuangan adalah sebagai penopang akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi masyarakat agar pendapatan desa pakraman dapat lebih meningkat. 3) dalam menjalankan pemerintahan, aparat desa berpedoman pada konsep good governance baik dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban. Kata kunci: Awig-Awig, Iuran Pengampel , Pengelolaan Keuangan.
PENGARUH KAPASITAS SUMBER DAYA MANUSIA, PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN PENGAWASAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KETERANDALAN PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (Studi Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng) ., Kadek Hengki Primayana; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.2492

Abstract

Akuntabilitas dapat diwujudkan melalui laporan keuangan pemerintah daerah. Laporan keuangan haruslah bersifat andal agar dapat dipercaya oleh penggunanya. Pelaporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Buleleng menjadi menarik untuk dikaji karena selama tahun 2007-2011, LKPD Kabupaten Buleleng tidak pernah mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) pengaruh kapasitas sumber daya manusia terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Buleleng, 2) pengaruh pengendalian intern akuntansi terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Buleleng, 3) pengaruh pemanfaatan teknologi informasi terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Buleleng, 4) pengaruh pengawasan keuangan daerah terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Buleleng, dan 5) pengaruh kapasitas sumber daya manusia, pengendalian intern akuntansi, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengawasan keuangan daerah terhadap keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif yang lokasi penelitiannya dilakukan di masing-masing SKPD Kabupaten Buleleng. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dikirim dan diambil sendiri oleh peneliti terhadap responden yang berjumlah 183 orang yang tersebar di subbagian keuangan pada SKPD Kabupaten Buleleng. Untuk analisis data dilakukan dengan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil dari penelitian ini adalah 1) memadainya kapasitas sumber daya manusia berpengaruh terhadap meningkatnya keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah, 2) pengendalian intern akuntansi yang baik berpengaruh terhadap meningkatnya keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah, 3) tingginya pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap meningkatnya keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah, dan 4) pengawasan keuangan daerah yang baik berpengaruh terhadap meningkatnya keterandalan pelaporan keuangan pemerintah daerah.Kata Kunci : Sumber daya manusia, pengendalian intern akuntansi, teknologi informasi, pengawasan, keterandalan Accountability could be realized through local government financial reports. Financial reporting should be reliable in order to be trusted by its users. The financial report of the local government of Buleleng Regency became interesting to study because during the years 2007-2011, financial report of the local government of Buleleng regency never got unqualified opinion.The purpose of this study was to determine: 1) The effect of human resource capacity to the reliability of financial report of Buleleng regency, 2) The effect of internal accounting controls to the reliability of financial reporting of Buleleng Regency Government, 3) The effect of the use of information technology to the reliability of financial reporting Buleleng Regency Government, 4) The effect of regional financial oversight to the reliability of financial reporting Buleleng Regency Government, and 5) The effect of human resource capacity, internal accounting controls, the use of information technology, and regional financial oversight to the reliability of financial reporting Buleleng Regency Government. This research was a quantitative research study conducted at the location of each SKPD Buleleng. The data was collected by using a questionnaire that was sent and taken by the researcher to the respondents, amounting to 183 people, spread across financial subsections on SKPD Buleleng. The data analysis was done with a multiple linear regression analysis with SPSS. The results of this study were 1) adequate human resource capacity increasing effect on the reliability of the local government financial reporting, 2) good internal accounting control effect on increasing the reliability of the local government financial reporting, 3) high utilization of information technology affect the reliability of the local government financial reporting, and 4) a good financial supervision influential in raising the reliability of the local government financial reporting.keyword : human resources, internal accounting control, information technology, control, reliability
PENGARUH PERSEPSI KARYAWAN MENGENAI BUDAYA KEJUJURAN DAN WHISTLEBLOWING SYSTEM DALAM PENCEGAHAN FRAUD PADA PT. BPR NUSAMBA KUBUTAMBAHAN Sudarma, Komang Agus; Purnamawati, I Gusti Ayu; Herawati, Nyoman Trisna
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 10, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v10i3.22815

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi karyawan mengenai budaya kejujuran dan whistleblowing system dalam pencegahan fraud pada PT. BPR Nusamba Kubutambahan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. BPR Nusamba Kubutambahan.Cara pengambilan sampelnya adalah dengan metode sampel jenuh.Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Pengukuran dengan skala likert. Analisis data penelitian menggunakan analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS versi 25. Adapun hasil penelitian ini yaitu persepsi karyawan mengenai budaya kejujuran dan whistleblowing system berpengaruh positif dan signifikan terhadap pencegahan fraud. Penelitian ini akan berimplikasi bahwa perlunya karyawan maupun perusahaan untuk menjalankan whistleblowing system yang dibarengi dengan sikap jujur untuk mencegah terjadinya tindakan fraud atau kecurangan pada perusahaan.
Evaluasi Sistem Pengendalian Internal Pada Pemberian Kredit Di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sudaji ., Kd Dian Sutrisna Giriama; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5241

Abstract

LPD merupakan badan usaha milik desa yang melaksanakan kegiatan usaha di lingkungan desa dan untuk krama desa. LPD sebagai salah satu wadah kekayaan desa yang menjalankan fungsinya dalam bentuk usaha kearah peningkatan taraf hidup krama desa dan dalam kegiatannya banyak menunjang pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas sistem pengendalian intern pada pemberian kredit di Lembaga Perkreditan (LPD) Sudaji. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan dikumpulkan dengan metode wawancara,observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif (interactive model of analysis). Hasil penelitian menunjukkan sistem pengendalian internal yang dilakukan dalam penilaian kelayakan pemberian kredit pada LPD Sudaji sudah baik dan dikategorikan memadai. Unsur dari sistem pengendalian internal itu sendiri meliputi lingkungan pengendalian, penaksiran risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan juga sudah efektif. Penilaian kelayakan penerima kredit secara umum terlihat di penaksiran risiko. Penilaian tersebut menggunakan analisis 5C yaitu character, chapcity, capital, collateral, dan conditions. Penilaian risiko kredit sudah dilaksanakan dengan baik.Kata Kunci : Evaluasi, Sistem Pengendaian Internal, Kredit, LPD LPD is a village-owned enterprises conducting business in the village and for village manners. LPD as one container wealth of the village is to function in the form of efforts towards improving the living standards of rural manners and in many activities to support rural development. This study was aimed at finding out the effectiveness of the internal control system lending to the debtors in LPD Sudaji. The study used qualitative data which were collected by using the methods of interview, observation, and documentation. The data were analyzed by interactive model of analysis. The results showed that the internal control system used in evaluating the feasibility of lending to the debtors in LPD Sudaji is good and falls into sufficient category. The components of the system are control environment, risk assessment, control activity, information and communication, as well monitoring are already effective. The evaluation of the feasibility of lending to the debtors is generally seen from the risk appraisal. The evaluation used the 5 Cs analysis, namely character, capacity, collateral and condition. The risk appraisal has already been made carefully.keyword : Evaluation, Internal Control System,Credit, LPD
PENGARUH FINANCIAL TARGETS DAN INEFFECTIVE MONITORING TERHADAP TERJADINYA FRAUD (STUDI KASUS PADA KOPERASI SERBA USAHA DANA PERTIWI SERIRIT, KECAMATAN SERIRIT, KABUPATEN BULELENG, PROVINSI BALI) ., I Gusti Ayu Erika Pradini Putri; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial targets dan ineffective monitoring baik secara parsial maupun simultan terhadap terjadinya fraud. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 39 responden. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan instrumen kuisioner, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 19.0 for Windows. Hasil penelitian menunujukkan bahwa (1) financial target berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap terjadinya fraud; (2) ineffctive monitoring berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap terjadinya fraud; dan (3) financial targets dan ineffective monitoring secara simultan berpengaruh signifikan terhadap terjadinya fraud. Kata Kunci : Financial target, ineffective monitoring, fraud This study was aimed at finding out the effect of financial targets and ineffective monitoring both partially and simultaneously on the occurrence of fraud. This study used quantitative descriptive approach. The sampling technique used was purposive sampling with the sample size of 39 respondents. The data type used was primary data type and the instruments to collect the data were questionnaire, interview and documentation. The data were analyzed by multiple regression analysis and the data were processed using SPSS 19.0 for Windows program. The results showed that (1) financial target has a positive and significant effect partially on the occurrence of fraud, and (2) ineffective monitoring has a positive and significant effect partially on the occurrence of fraud, and (3) financial targets and ineffective monitoring simultaneously have significant effect on the occurrence of fraud. keyword : Financial targets, ineffective monitoring, fraud.
PENGARUH PEMAHAMAN AKUNTANSI KOPERASI BERBASIS SAK-ETAP, PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI, DAN PENGENDALIAN INTERN AKUNTANSI TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN (STUDI KASUS PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DI KECAMATAN BULELENG) ., Luh Ayu Puspa Dewi; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemahaman akuntansi koperasi berbasis SAK-ETAP, pemanfaatan sistem informasi akuntansi, dan pengendalian intern akuntansi terhadap kualitas laporan keuangan pada Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan dekskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah pegawai bagian akuntansi pada Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng, yang terdiri dari 31 koperasi simpan pinjam. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu teknik purposive sampling dengan kriteria penarikan sampel yang digunakan yaitu hanya pada Koperasi Simpan Pinjam di wilayah Kecamatan Buleleng yang masih aktif dan respondennya bagian keuangan atau akuntansi. Berdasarkan hasil penarikan sampel tersebut, maka sampel yang digunakan sebagai responden dalam penelitian ini sebanyak 38 orang dari seluruh jumlah populasi. Sumber data yang digunakan adalah data primer. Data diperoleh dari penyebaran kuesioner kepada responden yang sudah ditetapkan sebagai sampel. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi berganda berbantuan program SPSS versi 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pemahaman akuntansi koperasi berbasis SAK-ETAP, pemanfaatan sistem informasi akuntansi, dan pengendalian intern akuntansi berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kualitas laporan keuangan pada Koperasi Simpan Pinjam di Kecamatan Buleleng.Kata Kunci : SAK-ETAP, SIA, Pengendalian Intern Akuntansi, Kualitas Laporan Keuangan, Koperasi Simpan Pinjam This study aimed at determining the effect of SAK-ETAP based cooperative accounting understanding, utilization of accounting information system, and internal control of accounting on the quality of financial statement at saving and loan cooperative in Buleleng Subdistrict. This research used descriptive quantitative design. The populations in this study were the accounting staffs of the saving and loan cooperative in Buleleng Subdistrict, which consisted of 31 saving and loan cooperatives. The sampling technique used was purposive sampling technique in which the sampling criteria used was only at saving and loan cooperatives in Buleleng Subdistrict which were still active and the respondents were at finance or accounting department. Based on the sample drawing, the sample used as respondents in this study were as many as 38 people from the entire population. Data source used was primary data. Data were obtained from the questionnaires distributed to respondents who had been set as the sample. Data analysis technique used multiple regression analysis assisted by SPSS program version 17. The results showed that: SAK-ETAP based accounting cooperative understanding, utilization of accounting information system, and internal control of accounting partially had a positive and significant effect on the quality of financial statement at the saving and loan cooperative in Buleleng Subdistrict.keyword : SAK-ETAP, SIA, Accounting Internal Control, Quality of Financial Statement, Saving and Loan Cooperative
PENGARUH KECUKUPAN MODAL, KUALITAS AKTIVA PRODUKTIF, RENTABILITAS, DAN LIKUIDITAS TERHADAP PERTUMBUHAN LABA (Studi Kasus pada Lembaga Perkreditan Desa Kabupaten Buleleng) ., Putu Novi Andayani; ., Gede Adi Yuniarta, SE.AK; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4682

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kecukupan modal, kualitas aktiva produktif, rentabilitas, dan likuiditas terhadap pertumbuhan laba pada LPD Kabupaten Buleleng baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan LPD Kabupaten Buleleng periode 2010-2013. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh LPD di Kabupaten Buleleng yang berjumlah 124 LPD. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel adalah 45 LPD. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linier berganda yang diolah menggunakan program SPSS 19,0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kecukupan modal berpengaruh negatif signifikan terhadap pertumbuhan laba, kualitas aktiva produktif dan rentabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, dan likuiditas berpengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan laba LPD Kabupaten Buleleng. Sementara secara simultan hasil penelitian menunjukkan bahwa kecukupan modal, kualitas aktiva produktif, rentabilitas, dan likuiditas berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba LPD Kabupaten Buleleng. Kata Kunci : LPD, laba, kecukupan modal, aktiva produktif, rentabilitas, likuiditas The study was conducted in order to find out the effect of capital sufficiency, productive assets, profitability, and liquidity towards profit growth at the rural credit institution in Buleleng regency both partially as well as simultaneously. This study utilized a quantitative approach, involving a secondary type of data obtained from annual financial report of the rural credit institutions in Buleleng during the period of 2010-2013. The population of the study involved 124 rural credit institutions around Buleleng area. The sampes were selected based purposive sampling technique to obtain 45 respondents. The analysis was conducted based on multiple linear regression analysis supported by the SPSS program 19.0 for windows. The results of the study indicated that partially capital sufficiency had a negative but significant effect on the profit growth, productive assets quality and profitability had no significant effect towards the profit growth and liquidity had a significant positive effect towards profit growth of rural credit institution in Buleleng. Meanwhile capital sufficiency, productive assets quality, profitability, and liquidity had a simultaneous significant effect towards the profit growthof rural credit institutions in Buleleng.keyword : rural credit institution, profit, capital sifficiency, productive assets, profitability, liquidity
IMPLEMENTASI SAK ETAP PADA PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN UMKM LUKISAN KAIN PRADE DAN PENGERAJIN UANG KEPENG (Studi Kasus pada UMKM Lukisan Kain Prade dan Pengerajin Uang Kepeng di Kabupaten Klungkung) ., Putu Meila Pratiwi; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Made Arie Wahyuni, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.7999

Abstract

SAK ETAP adalah suatu standar yang diterapkan yang ditujukan untuk UMKM, yang bertujuan untuk memudahkan UMKM dalam menyajikan laporan keuangan dan memberikan informasi yang akurat.Laporan Keuangan juga mempermudah pihak UMKM dalam mengajukan kredit dalam pembayaran perpajakan.Tetapi dalam implementasinya pencatatan keuangan yang dilakukan pada UMKM Lukisan Kain Prade Wahyu dan UMKM Pengerajin Uang Kepeng Taksu Agung sudah melakukan pencatatan. Namun, masih jauh dari Standar Akuntasi dan juga SAK ETAP, hanya sebatas mencatatan pengeluaran dan pemasukan saja.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pencatatan keuangan yang dilakukan UMKM dan pengimplemetasian SAK ETAP pada UMKM dalam penyusunan laporan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang menitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia dalam pengimplementasi SAK ETAP pada laporan keuangan.Penelitian dilakukan dalam empat tahapan, yakni; (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, serta (4) analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa; (1) sistem pencatatan keuangan yang dilakukan secara manual dan masih sangat sederhana, alasan membuat pencatatan keuangan adalah untuk mengetahui berapa laba yang dihasilkan, (2) para UMKM belum menerapkan SAK ETAP faktor yang menyebabkan belum diterapkannya SAK ETAP pada UMKM karena kurangnya pemahaman, kedisiplinan dan sumber daya manusia, kurangnya pengawasan dan instansi yang terkait dengan laporan keuangan. Kata Kunci : Kata Kunci: Imlplementasi SAK ETAP, Laporan Keuangan, UMKM. SAK ETAP was a standard that is applied and aimed to UMKM, which aims to facilitate the UMKM in presenting the financial report and provide the accurate information. Financial reports also facilitate the UMKM agent in applying for credit in tax payment. But, in its implementation, the financial record which is conducted in UMKM Lukisan Kain Prade Wahyu and UMKM Pengerajin Uang Kepeng Taksu Agung already makes a record. But, it is still far from accounting standard and also from SAK ETAP. They only recorded the expenses and inclusion. This study was aimed to know the financial record which is conducted by UMKM and the implemented of SAK ETAP in compiling the financial report. This study was conducted with qualitative method which focuses on description and interpretation of human behavior in implementation of SAK ETAP at financial report. This study was conducted in four seasons, that is: (1) Data collection, (2) Data reduction, (3) Data presentation, and (3) Data analysis and Conclusion. The result of this study indicate that; (1) the financial record systems are carried out manually and still very simple, the reason in making financial record is to know how much the profit is produced. (2) The UMKM agent not implemented SAK ETAP the reason that caused SAK ETAP is not implemented in UMKM yet because it is lack of understanding, discipline and human resources, lack of supervision from institutions related with financial record.keyword : Key Word: SAK ETAP Implementation, Financial Report, UMKM.
PENGARUH MODERNISASI SISTEM ADMINISTRASI PERPAJAKAN, NIAT MEMBAYAR PAJAK, DAN LINGKUNGAN WAJIB PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK HOTEL DAN RESTORAN (Studi Empiris Pada Hotel dan Restoran di Kabupaten Bangli) ., Putu Vita Dewi; ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak.; ., I Nyoman Putra Yasa, S.E., M.Si.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13285

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modernisasi sistem administrasi perpajakan, niat membayar pajak, dan lingkungan wajib pajak terhadap kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran di Kabupaten Bangli. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan diukur dengan skala Likert. Populasi dari penelitian ini adalah wajib pajak hotel dan restoran di Kabupaten Bangli. Jumlah sampel adalah sebanyak 37 wajib pajak hotel dan restoran dengan menggunakan metode sensus atau total sampling. Teknik analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 20.0 for windows. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa (1) variabel modernisasi sistem administrasi perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran; (2) variabel niat membayar pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran; (3) variabel lingkungan wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran; (4) variabel modernisasi sistem administrasi, niat membayar pajak, dan lingkungan wajib pajak secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak hotel dan restoran. Kata Kunci : Modernisasi Sistem Administrasi Perpajakan, Niat Membayar Pajak, Lingkungan Wajib Pajak, Kepatuhan Wajib Pajak This study aimed at determining the effect of modernization of tax administration system, tax-paying intention, and taxpayer environment on the obedience of hotel and restaurant taxpayer in Bangli Regency. The type of this research was quantitative research using primary data obtained through questionnaire and measured by Likert scale. The population of this study was hotel and restaurant taxpayers in Bangli Regency. The number of samples was 37 taxpayers of hotel and restaurant by using census method or total sampling. Data analysis technique was done by using multiple linear regression analysis with the help of SPSS 20.0 for windows. The result of this study indicated that (1) variable of modernization of the tax administration system had a positive effect on the obedience of hotel and restaurant taxpayers; (2) variable of tax-paying intention had positive effect on the obedience of hotel and restaurant taxpayer; (3) variable of taxpayer environment had positive effect on the obedience of hotel and restaurant taxpayer; (4) variable of modernization of administration system, tax-paying intention, and taxpayer environment had a positive effect on the obedience of hotel and restaurant taxpayer. keyword : Modernization of tax administration system, taxpayer intention, taxpayer environment, taxpayer obedience
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PRAKTIK PENGELOLAAN KEUANGAN DESA (Studi Kasus pada Desa Pakraman Tabola, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem) ., Kadek Lia Lestari; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6464

Abstract

Desa pakraman merupakan salah satu organisasi sektor publik yang bersifat tradisional dan ke agamaan di Bali. Pengelolaan keuangan desa pakraman harus dikelola secara transparan, akuntabel, rasional dan partisipatif. Dengan menerapkan sistem ngayah (pengabdian secara tulus ikhlas) dan sistem akuntansi yang sederhana, Prajuru Desa Pakraman Tabola mampu menerapkan sistem pengelolaan keuangan yang akuntabel. Latar belakang inilah yang menjadikan pengelolaan keuangan di Desa Pakraman Tabola menarik untuk dikaji untuk mengetahui :1) proses pengelolaan keuangan serta pihak-pihak yang terlibat di Desa Pakraman Tabola dan 2) akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan Desa Pakraman Tabola. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menekankan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi sehingga data diolah dengan tiga tahapan utama: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) menarik kesimpulan berdasarkan teori yang sudah ditentukan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Proses pengelolaan keuangan di Desa Pakraman Tabola di bagi menjadi tiga bagian utama, yaitu tahap penerimaan kas yang melibatkan beberapa pihak luar diluar pengurus desa pakraman, tahap pengeluaran kas untuk membayai semua kegiatan di desa pakraman yang juga melibatkan beberapa pihak diluar pengurus desa pakraman, dan tahap pertanggung jawaban yang melalui mekanisme perwakilan dimana hanya melalui krama desa pakraman yang berkududukan sebagai keliang banjar yang ada dilingkungan Desa Pakraman Tabola. 2) Dalam membentuk akuntabilitas pengelolaan keuangan yang disajikan, segenap Prajuru Desa Pakraman Tabola memegang teguh Hukum Karma Phala sebagai nilai-nilai agama Hindu serta menjunjung tinggi modal sosial berupa kepercayaan dari Krama Desa Pakraman. Kata Kunci : Desa Pakraman, pengelolaan keuangan, akuntabilitas A traditional village ‘Desa Pakraman’ is public organizational sector which is traditional and religious in nature in Bali. Its finance should be transparently, rationally, and participatively managed. By implementing the system of ngayah (sincere devotion) and the simple accounting system, the leaders of the Tabola Traditional Village could manage the village’s finance accountably. It is such a background which made the finance managed by the Tabola Traditional Village interesting to be investigated in order to identify 1) the process of the financial management and those who were involved in the traditional village, and 2) the accountability of the village’s financial management. This present study is a qualitative one which emphasizes the description and interpretation of human behavior. The data were obtained using the in-depth interview, observational and documentary study techniques. The data were processed through three stages; they are 1) data reduction, 2) data display, and 3) conclusion drawing based on the theories already determined. The result of the study shows that 1) the process of the financial management of the Tabola Traditional Village could be divided into three main parts; they are the stage in which the cash was received involving the external parties that were not the traditional village’s leaders, the stage in which the cash was spent on all the activities performed by the traditional village, and the stage in which responsibility was provided through the representative mechanism involving only those whom were appointed the heads of the banjars (a banjar is a neighborhood under the traditional village) under the Tabola Traditional Village. 2) When formulating the accountability of the financial management presented, the leaders of the traditional village strongly referred to the Kharma Law as the Hindu values which highly appreciates the social capital in the form of the trust given by the villagers. keyword : Traditional Village, financial management, accountability

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue