cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
MENELAAH FAKTOR-FAKTOR TERJADINYA FRAUD DALAM PENGELOLAAN DANA GERBANG SADU MANDARA (Studi Pada Badan Usaha Milik Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Buleleng) I Nyoman Wisnu Aditya Raharja .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6831

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) faktor-faktor penyebab terjadinya fraud dalam pengelolaan dana Gerbang Sadu Mandara, (2) cara menanggulangi terjadinya fraud dalam pengelolaan dana Gerbang Sadu Mandara, (3) cara mencegah terjadinya fraud dalam pengelolaan dana Gerbang Sadu Mandara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis interaktif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan dua jenis data yaitu data primer dan data sekunder. Subjek penelitian ini adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kertha Sari Waringin Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng dan objek penelitiannya yaitu kasus fraud dalam kaitannya dengan pengelolaan dana Gerbang Sadu Mandara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor terjadinya fraud dalam pengelolaan dana Gerbang Sadu Mandara pada Badan Usaha Milik Desa Kertha Sari Waringin Desa Julah, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng dapat diklasifikasikan menjadi lima yaitu sistem pengendalian internal belum memadai, penyalahgunaan wewenang, tidak adanya transparansi dan akuntabilitas prosedur pencairan dana Gerbang Sadu Mandara, kurangnya kepedulian lingkungan kerja, moralitas rendah menyebabkan terjadinya kesempatan dan tekanan. (2) Penanggulangan atas permasalahan fraud ini ditindak lanjuti melalui jalur hukum, yang mana dapat menjerat pelaku sesuai dengan perbuatannya merugikan BUMDes. (3) Pencegahan dilakukan dengan cara sikap berani melaporkan dan mengadukan kepada pihak yang berwenang. Kata Kunci : Fraud, Badan Usaha Milik Desa. The study aimed at finding out (1) several factors causing fraud in the management of the fund of Gerbang Sadu Mandara, (2) the ways how to solve the problems encountered in the management of the fund of Gerbang Sadu Mandara, (3) the ways to prevent existence of fraud in the management of the fund of Gerbang Sadu Mandara. This study utilized a qualitative design with interactive analysis technique. The data of the study were obtained from the primary as well as secondary sources. The subject consisted of a village-owned enterprise located in Julah village, Tejakula sub-district, Buleleng called Kertha Sari Waringin and the object of the study involved a case of fraud in relation of the management of fund of Gerbang Sadu Mandara. The results of the study indicated that (1) there were several factors causing the problems of fraud in the management fund of Gerbang Sadu Mandara in Julah village, Tejakula sub-district, Buleleng could be classified into five items, such as insufficiency of internal control system, abuse of authority, not transparent, and accountability in the procedure of fund disbursement, lack of working environmental awareness, low morality causing opportunity and stress, (2) the prevention of fraud problems should be followed up by legal recourse, which could punish the people who had made the company’s lost, (3) this prevention should be done by reporting the case to the authority. keyword : Fraud, village-owned enterprise.
ANALISIS KOMPARATIF ANTARA KREDIT INVESTASI AKTIVA TETAP DENGAN LEASING PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI (Studi Kasus Pada CV. Arma Jaya Baler-Bale Agung Jembrana) I Gusti Agung Artha Priadi .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6833

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara kredit dengan leasing dalam pengadaan aktiva tetap. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan membandingkan Present Value cash out flow antara kredit dan leasing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Present Value cash out flow leasing sebesar Rp. 770.988.902,1, sementara Present Value cash out flow alternatif kredit sebesar Rp. 583.504.965,40. Dapat dilihat dari hasil perhitungan terdapat selisih sebesar Rp. 187.483.936,79. Hal ini disebabkan karena alternatif kredit mempunyai pengaruh yang berbeda sebagai akibat dari pembebanan bunga menurun, sedangkan pada leasing beban sewa mempunyai pengaruh tetap sampai akhir kontrak, namun opsi untuk memiliki aset tersebut dengan nilai yang telah disepakati pada akhir tahun keempat yang menyebabkan total Present Value cash out flow leasing menjadi besar. Sehingga perusahaan sebaiknya menggunakan alternatif kredit dalam pengadaan aktiva tetap untuk menghemat pengeluaran perusahaan.Kata Kunci : leasing, kredit, present value, aktiva The purpose of this study was to determine the ratio between loans to leasing in the procurement of fixed assets. This research uses descriptive method with quantitative approach, by comparing the present value of cash out flow between credit and leasing. The results showed that the Present Value leasing cash outflow amounting to Rp. 770.988.902,1, while the Present Value alternative to cash out flow of credit amounting to Rp. 583.504.965,40. Can be seen from the calculation there are difference of Rp. 187.483.936,79. This is because the alternative of credit have different effects as a result of interest charges decreased, while the leasing lease expenses have influence remained until the end of the contract, but the option to have these assets with the value that was agreed at the end of the fourth year that led to the total present value of cash leasing out flow becomes large. So companies should use alternative credit in the procurement of fixed assets to save the company.keyword : leasing, credit, present value, assets
Analisis Efektivitas Penerapan Akuntansi Sumber Daya Manusia Pada Perusahaan Manufaktur (Studi Kasus CV. Kecak) Ni Kadek Ariska Yanti .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6835

Abstract

Perusahaan tetap mempertahankan sumber daya manusia yang telah bekerja puluhan tahun dari pada merekrut karyawan yang baru. CV. Kecak menggunakan sistem rekrut karyawan lama yang masih produktif untuk mengisi kekosongan perusahaan. Sehingga hal ini akan menjadi menarik untuk dikaji dari sisi akuntansi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan akuntansi sumber daya manusia di perusahaan manufaktur CV. Kecak. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah (1) Data primer yaitu berupa hasil observasi dan hasil wawancara penelitian, dan (2) Data sekunder yaitu dengan dokumen, jurnal, atau artikel yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan akuntansi sumber daya manusia pada CV. Kecak sudah efektif. Pengukuran efektivitas dilakukan secara subjektif berdasarkan 7 indikator. Masing-masing indikator diberikan bobot nilai skala likert 1-5. Semakin tinggi bobot nilai maka semakin efektif penerapan dari indikator tersebut pada suatu perusahaan. Kepuasan, stabilitas organisasi, fleksibilitas/keluwesan, produktivitas, dan pertumbuhan mendapatkan bobot nilai yang cukup tinggi sedangkan penyelesaian misi dan kemampuan berlaba mendapatkan bobot nilai rendah. Kata Kunci : Kata kunci: Efektivitas, Akuntansi Sumber Daya Manusia The company had been still retaining the use of human resources who had been working for ten years rather than making new recruitment new staffs. CV. Kecak had been recruiting the former still productive staffs to fill out the vacancies at the company. This matter could become interesting to be analyzed in terms of accounting aspect. The study aimed at analyzing effectiveness the implementation of human resources accounting at the manufacture company of CV. Kecak. The study utilized a qualitative model involving the data (1) obtained from the primary source in the forms of interview and observation as well secondary source in the forms of document, journal, and article in relation to thi study. The results of the study indicated that the implementation of human resources accountancy at the manufacture company of CV.Kecak had been in effective. The measurement of effectiveness was concucted subjectively based on 7 indicators. Each indicator was weghted by Likert scales of 1-5. The higher the score obtained meant the better effective was the implementation of the related indicator at the company. Satisfaction, organization stability, flexibility, productivity, and growth got highert scores/weight, while mission completeness, and gainful ability got lower weighting or scores. keyword : Keywords: Effectiveness, Human Resource Accounting
PENGARUH PARTISIPASI PENYUSUNAN ANGGARAN, EFEKTIVITAS PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH, AKUNTABILITAS, TRANSPARANSI, DAN PENGAWASAN PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN BANGLI Sang Kompiang Samplangan .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6836

Abstract

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah partisipasi penyusunan anggaran, efektivitas pengendalian intern pemerintah, akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan pengelolaan keuangan pemerintah daerah berpengaruh positif terhadap kinerja pemerintah daerah Kabupaten Bangli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi penyusunan anggaran, efektivitas pengendalian intern pemerintah, akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan pengelolaan keuangan pemerintah daerah terhadap kinerja pemerintah daerah secara parsial maupun simultan. Penelitian dilakukan di 2 Sekretariat, 1 Inspektorat, 5 Badan, 4 Kantor dan 13 Dinas pada SKPD Kabupaten Bangli. Obyek penelitian adalah persepsi para pegawai bagian keuangan/akuntansi di setiap SKPD mengenai partisipasi penyusunan anggaran, efektivitas pengendalian intern pemerintah, akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan pengelolaan keuangan pemerintah daerah terhadap kinerja pemerintah daerah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 133 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis regresi linear berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS 22.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial maupun simultan partisipasi penyusunan anggaran, efektivitas pengendalian intern pemerintah, akuntabilitas pengelolaan keuangan, transparansi pengelolaan keuangan, dan pengawasan pengelolaan keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pemerintah daerah. Kata Kunci : anggaran, pengendalian, akuntabilitas, transparansi, kinerja The study was purposed to find out whether the budgeting participation, effectiveness of the local government internal control, management accountability, management transparency, and local government finance supervision on the local government of Bangli Regency performance This study was aimed at identifying the partial and simultaneous impact of the budgeting participation, effectiveness of the local government internal control, management accountability, management transparency, and local government finance supervision on the local government performance. The study was conducted in 2 secretariats, 1 inspectorate, 5 institutions, dan 13 agencys in SKPD Bangli Regency. The object of the study was the perception of the employees employed at the accounting division in each department (SKPD) of the budgeting participation, effectiveness of the local government internal control, management accountability, management transparency, and local government finance supervision on the local government performance. The sample was determined using the purposive sampling technique and included 133 employees. The data were analyzed using the multiple linear analysis method processed using the SPSS program 22.0 for Windows. The result of the study showed that in the partial and simultaneous the the budgeting participation, effectiveness of the local government internal control, management accountability, management transparency, and local government finance supervision has a positive and significant effect on the local government performance. keyword : budgeting, control, accountability, transparency, performance
KONSEP AKUNTABILITAS KEUANGAN DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN (Studi Pada Pura Melanting di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng) Ida Bagus Gede Sumardika .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6837

Abstract

Akuntabilitas merupakan perwujudan kewajiban seseorang atau unit organisasi untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan dan pengendalian sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepadanya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan melalui media pertanggungjawaban secara periodik. Organisasi keagamaan di pura merupakan organisasi nirlaba. Organisasi ini yang bertugas mengatur keuangan di pura demi berlangsungnya kegiatan upacara atau pembangunan yang terdapat di pura. Dalam hal ini permasalahan yang ada di pura yaitu kurangnya transparan dalam melakukan pencatatan keuangan mengenai pengelolaan keuangan. Selain itu juga pencatatan yang digunakan masih menggunakan pencatatan yang masih tergolong sederhana. Sehingga memungkinkan terjadinya kecurangan yang mengakibatkan penyelewengan baik sengaja atau tidak sengaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) dari mana sumber keuangan pada Pura Melanting yang ada di Desa Banjar; dan (2) bagaimana proses pengelolaan keuangan di Pura Melanting yang ada di Desa Banjar. Pelaksanaan penelitian menggunakan metode kualitatif yang menekankan pada studi kasus intrisntik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu (1) reduksi data; (2) penyajian data; dan (3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menujukan bahwa (1) secara garis besar sumber pendanaan Pura Melanting Desa Banjar berasal dari peturunan, dana punia, dan bantuan dari pemerintah; (2) dalam pengelolaannya terlebih dahulu dibuatkan RAB, sehingga dapat di perkirakan dana yang akan dikeluarkan; dan (3) pada pertanggungjawabnya hanya berupa laporan yang berisi mengenai rincian besaran dana yang dipakai pada saat kegiatan berlangsung yang dibuat secara sederhana. Kemudian dibahas pada akhir kegiatan tersebut dalam rapat yang diselenggarakan. Kata Kunci : Akuntabilitas, konsep akuntabilitas keuangan, organisasi keagamaan Accountability is the embodiment of someone responsibility or organization unit to account for the management and controlling resources and the implementation of policy entrusted to them in order to achieve the intended goal through the annual accountability media. Religious organization at Pura is non-profit organization. This organization is in charge of managing the financial aspect at the pura for the sake of organizing the ongoing ceremonial as well as other physical development activities carried out for the pura’s benefit. In this case problems occurred at the pura in Banjar village was no or less transparency exist when the committee made the recording financial management. In addition all types of documentation made were found very simple. This could possibly create unnecessary fraud, then it would become either intentional or unintentional manipulation. This study aimed at finding out (1) the financial sources of pura Melanting in Banjar village, (2) the process of financial management in Pura Melanting, Banjar village. The study was conducted by using qualitative method by emphasizing the intrinsic case study. The analysis of data involved (1) data reduction, (2) data presentation, and (3) drawing conclusion. The results of the study indicated that (1) in general, the sources of funding available for the pura Melanting came from the members’ regular fee, donations, and government financial aids. (2) the financial management made by the committee at pura Melanting, Banjar was initiated by making budget planning, that it could be estimated the target expenditure; and (3) in the process of accountability, someone just draft of simple financial report with detailed spending during the on-going activities. keyword : Accountability, financial accountability concept, religious organization
PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, PEMAHAMAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH TERHADAP KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH DENGAN PENGALAMAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Empiris pada 15 SKPD Berupa Dinas di Kabupaten Buleleng) Putu Edo Terianto .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan standar akuntansi pemerintahan, pemahaman sistem akuntansi keuangan daerah dan pengelolaan keuangan daerah berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah dengan pengalaman kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan pada satuan kerja perangkat daerah Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling dengan jumalah responden sebanyak 127 orang. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dan moderated regression analysis dengan menggunakan program SPSS versi 19.00. Hasil penelitian dengan regresi berganda menunjukkan bahwa (1) standar akuntansi pemerintahan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas informasi laporan keuangan, (2) sistem akuntansi keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas informasi laporan keuangan, (3) pengelolaan keuangan daerah tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas informasi laporan keuangan, dan (4) standar akuntansi pemerintahan, sistem akuntansi keuangan dan pengelolaan keuangan daerah secara simultan berpengaruh posistif dan signifikan terhadap kualitas informasi laporan keuangan pemerintah daerah. Hasil penelitian dengan moderated regression analysis menunjukkan bahwa, baik secara parsial dan simultan standar akuntansi pemerintah, pemahaman sistem akuntansi keuangan daerah dan pengelolaan keuangan daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas informasi laporan keuangan dengan pengalaman kerja sebagai variabel moderasi. Kata Kunci : Akuntansi, kualitas laporan keuangan. The study aimed at finding out the effect of the implementation of government accounting standard, understanding local government financial accounting system, and local government financial management both partially as well as simultaneously on the quality of local government financial report information with working experiences as moderating variable. The study was conducted at the local government working units in Buleleng regency. The samples were selected by using purposive sampling technique involving 127 respondents. The data were collected by using questionnaires, and analysed by using multiple linear regression supported by SPSS software version 19. The results of the study indicated that (1) the government accounting standard had no positive and significant effect on the quality of local government financial report information, (2) the local government financial accounting system had a positive and significant effect on the quality of local government financial report information, and (3) local government financial management had no positive and significant effect on the quality of local government financial report information, (4) the government accounting standard, understanding local government financial accounting system, and local government financial management had a positive and significant effect simultaneously on the quality of local government financial report information. The results of the study with moderated regression analysis indicated that both partially as well as simultaneously the implementation of government accounting standard, understanding local government financial accounting system, and local government financial management had a positive and significant effect on the quality of local government financial report information with working experiences as moderating variable. keyword : Accountancy, quality of financial report.
ANALISIS KOMPARASI PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN LEMBAGA PEKREDITAB DESA (LPD) DENGAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN YANG BERLAKU DI INDONESIA (Studi Kasus Pada LPD Desa Adat Sumberkima) Kadek Ari Rahayu .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6839

Abstract

LPD yang merupakan singkatan dari Lembaga Perkreditan Desa merupakan badan usaha keuangan milik desa yang melaksanakan kegiatan usaha di lingkungan desa dan untuk krama desa, di mana masyarakat adat setempat maupun di luar desa adatnya dapat melakukan penyimpanan dana dan meminjam kredit pada Lembaga Perkreditan Desa Adat. Banyak wacana yang menyatakan bahwa LPD cocok menggunakan SAK ETAP. Karena tujuan dari SAK ETAP sendiri yakni untuk memberikan kemudahan bagi entitas skala kecil dan menengah. Sehingga dilakukan sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui (1) pencatatan keuangan yang digunakan pada LPD Desa Adat Sumberkima, (2) kebijakan akuntansi LPD dalam menyusun laporan keuangan pada LPD Desa Adat Sumberkima, (3) kendala-kendala yang dialami dalam menysusun laporan keuangan berdasarkan kebiajakan akuntansi LPD pada LPD Desa Adat Sumberkima, dan (4) komparasi kebijakan penyusunan laporan keuangan pada LPD Desa Adat Sumberima dengan SAK ETAP. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, dimana penelitian dilakukan dalam empat tahapan, yakni (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, dan (4) analisis data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pencatatan keuangan yang digunakan pada LPD Desa Adat Sumberkima sudah menggunakan sarana Computer, (2) Kebijakan akuntansi LPD berpedoman pada Peraturan daerah (Perda) Provinsi Bali No. 4 Tahun 2012, (3) tidak terdapat kendala yang dialami dalam penerapan kebijakan akuntansi LPD, dan (4) tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara hal-hal yang diatur dalam SAK ETAP dengan kebijakan akuntansi LPD.Kata Kunci : Komparasi, SAK ETAP, Perda, LPD LPD which is the abbreviation of Lembaga Perkreditan Desa (Village saving and lending institution) is a village-owned financial business body that does business activities in the village environment and caters for the village members in which the local customary community and other community members outside the village can save their money and lend it to the LPD. Many discourses state that it is appropriate for the LPD to use SAK ETAP because of the objective of SAK ETAP itself, that is, to facilitate the small and medium scale entities. Thus a study was conducted with the aim to find out (1) the financial recording used by LPD Desa Adat Sumberkima, (2) accounting policies of the LPD in writing its financial report based on the LPD accounting policies in LPD Desa Adat Sumberkima, (3) the constraints experienced in writing financial report based on the LPD accounting policies in LPD Desa Adat Sumerkima and (4) the comparison between the policies in the writing of financial report in LPD Desa Adat Sumberkima and SAK ETAP. This study was conducted using qualitative method, in which the study was done in four stages, that is, (1) data collection, (2) data reduction, (3) data display and (4) data analysis and conclusion drawing. The results showed that (1) the financial record done by LPD Desa Adat Sumberkima uses Computer facilities already, (2) the accounting policies of LPD Desa Adat Sumberkima is guided by Peraturan Daerah (Perda) (Local Regulation) of Bali Province No. 4 of 2012. (3) there is no constraint faced in applying the accounting policies of the LPD, and (4) there is no significant difference between things regulated by SAK ETAP and the accounting policies of the LPD.keyword : comparison, SAK ETAP, Perda (Local Regulation), LPD
PENGARUH DEBT TO EQUITY RATIO, DIVIDEND PAYOUT RATIO DAN RETURN ON ASSET TERHADAP SET KESEMPATAN INVESTASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2012-2014 Ni Made Dwi Puspita Yanti .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Debt to Equity Ratio, Dividend Payout Ratio dan Return On Asset terhadap Set Kesempatan Investasi yang diproksi dengan Capital Expenditure to Book Value of Asset. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, sehingga diperoleh sampel penelitian sebanyak 22 emiten. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersifat kuantitatif berupa rasio-rasio laporan keuangan perusahaan. Data dalam penelitian ini diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory dan website resmi Bursa Efek Indonesia. Teknis analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda yang diolah dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel Debt to Equity Ratio dan variabel Dividend Payout Ratio berpengaruh negatif dan signifikan terhadap set kesempatan investasi; dan variabel Return On Asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap set kesempatan investasi. Hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa variabel Debt to Equity Ratio, Dividend Payout Ratio, dan Return on Asset berpengaruh signifikan terhadap Set Kesempatan Investasi.Kata Kunci : Debt to Equity Ratio, Dividend Payout Ratio, Return On Asset, Set Kesempatan Investasi. The study aimed at finding out the effect of debt to equity ratio, dividend payout ratio and return on asset on the investment opportunities set proxied by Capital Expenditure to Book Value of Asset. There were about 22 issuers of samples selected by using purposive sampling. The data of the study were in the form of quantitative ones, such as the companies ratios obtained from secondary sources like Indonesian Capital Market Directory and legal website of Indonesian Stock Exchange. The analysis was conducted by using multiple linear regression supported by using SPSS software for windows. The results of the study indicated that partially the variabel of Debt to Equity Ratio and variabel Dividend Payout Ratio had a negative but significant effect on the investment opportunities set; and the variabel of Return On Asset had a positive and significant effect on the investment opportunities set. The results of the study simultaneously indicated that the variabel Debt to Equity Ratio, Dividend Payout Ratio, and Return on Asset had a significant effect on the investment opportunities set.keyword : Debt to Equity Ratio, Dividend Payout Ratio, Return On Asset, Investment Opportunities Set.
ANALISIS PENERAPAN PENCATATAN KEUANGAN YANG BERBASIS SAK ETAP TERHADAP USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) (Studi Kasus pada Usaha Kain Tenun Cepuk Rangrang Nusa Karang (CRNK) Desa Pejukutan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung) Ni Made Desi Ernawati .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6856

Abstract

SAK ETAP merupakan suatu standar keuangan yang sudah ditetapkan untuk mempermudah UMKM menyusun laporan keuangan dengan tujuan memberikan kemudahan untuk para investor maupun kreditor untuk memberikan bantuan pembiayaan bagi para pemilik UMKM. Akan tetapi, dalam penerapannya pencatatan keuangan yang dilakukan oleh UMKM masih belum sesuai dengan SAK ETAP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, (1) pencatatan keuangan yang digunakan pada usaha kain tenun CRNK dan (2) penerapan SAK ETAP pada usaha kain tenun (CRNK) dalam pencatatan keuangan. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang dititikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia dalam penerapan pencatatan keuangan berbasis SAK ETAP. Penelitian ini dilakukan dalam empat tahapan, yakni; (1) pengumpulan data, (2) reduksi data, (3) penyajian data, serta (4) analisis data dan penarikan kesimpulan Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) sistem pencatatan keuangan yang dilakukan masih sangat sederhana dan masih secara manual, tujuan membuat pencatatan laporan keuangan adalah untuk mengetahui berapa pendapatan dan pemasukan serta laba rugi setiap bulannya, (2) penerapan pencatatan keuangan berdasarkan SAK ETAP masih belum diterapkan, faktor yang menyebabkan tidak diterapkannya SAK ETAP adalah kurangnya pemahaman pemilik UMKM, kedisiplinan, tidak adanya sosialisasi, sumber daya manusia dan kurangnya ada pengawasan dari pihak terkait dengan laporan keuangan.Kata Kunci : SAK ETAP, UMKM SAK ETAP is the financial standard that has been developed to facilitate UMKM in writing financial reports with the aim of facilitating the investors and creditors to give financing support to the owners of the UMKM. However, in its implementation the financial records done by the UMKM have not been in accordance with SAK ETAP.. This study was aimed at finding out (1) financial records used by Cepuk Rangrang Nusa Karang (CRNK) Woven Cloth Manufacture and (2) the implementation of SAK ETAP in the CRNK Manufacture in its financial records. This study used qualitative method that focused on the description and interpretation of human behavior in the implementation of SAK ETAP based financial records. This study was done in four stages, namely, (1) data collection, (2) data reduction, (3) data display, and (4) conclusion drawing. The results showed that (1) the financial record system that is practiced is still very simple and it is still manual, the aim of recording financial report is to find out how much income and profit or loss is made every month, (2) there is no implementation of SAK ETAP based financial record yet, and the factors that caused this are lack of understanding on the part of the owner of the UMKM, lack of discipline, no socialization, lack of human resources and lack of supervision from authorities that are related to the financial reports. keyword : SAK ETAP, UMKM
PENGARUH PENGALAMAN, KOMITMEN PROFESIONAL, BUDAYA ETIS ORGANISASI, DAN GENDER TERHADAP SENSITIFITAS PADA AUDITOR KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI BALI Gusti Ayu Mira Purnami .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6858

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengalaman, komitmen profesional, budaya etis organisasi dan gender terhadap sensitivitas etika pada auditor Kantor Akuntan Publik di Bali. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor kantor akuntan publik di bali yang terdaftar pada IAPI tahun 2015. Dari 75 kuesioner yang disebarkan hanya 45 responden yang dapat digunakan sebagai sampel. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan program spss versi 16.0 Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pengalaman tidak berpengaruh secara signifikan terhadap sensitivitas etika pada auditor kantor akuntan publik di Bali, (2) komitmen profesional berpengaruh secara signifikan terhadap sensitivitas etika pada auditor kantor akuntan publik di Bali, (3) budaya etis organisasi berpengaruh secara sigifikan terhadap sensitivitas etika pada auditor kantor akuntan publik di Bali, (4) gender berpengaruh secara signifikan terhadap sensitivitas etika pada auditor kantor akuntan publik di Bali, (5) pengalaman, komitmen profesional, budaya etis organisasi dan gender berpengaruh secara signifikan terhadap sensitivitas etika pada auditor kantor akuntan publik di Bali.Kata Kunci : Sensitivitas Etika, Pengalaman, Komitmen Profesional, Budaya Etis Organisasi, Gender dan Kantor Akuntan Publik. The study aimed at finding out the effect of experiences, professional commitment, organization ethic culture, and gender on the ethic sensitivity of the auditors at the public Accountancy offices in Bali. The study involved the population of all auditors working under the Public Accountancy Offices in Bali listed in the API during 2015. From 75 questionnaires distributed only 45 of them were selected as the samples by using purposive sampling technique. The data of the study obtained by using questionnaires and interview from the primary sources and analysed based on the multiple linear regression supported by SPSS software version 16. The results of the study indicated that (1) experiences had no significant effect on the the ethic sensitivity of the auditors at the public Accountancy offices in Bali, (2) professional commitment had a significant effect on the the ethic sensitivity of the auditors at the public Accountancy offices in Bali, (3) organization ethic culture had a significant effect on the the ethic sensitivity of the auditors at the public Accountancy offices in Bali, and (4) gender had no significant effect on the the ethic sensitivity of the auditors at the public Accountancy offices in Bali, and (5) experiences, professional commitment, organization ethic culture, and gender had a significant effect on the ethic sensitivity of the auditors at the public Accountancy offices in Bali.keyword : ethic sensitivity, experiences, professional commitment, organization ethic culture, gender, public Accountancy offices.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue