cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN FORMAL, KECERDASAN INTELEKTUAL (IQ) DAN KECERDASAN SPIRITUAL (SQ) TERHADAP PERILAKU ETIS AUDITOR DI PEMERINTAHAN DAERAH (Studi Empiris Pada Inspektorat Kabupaten Buleleng, Klungkung, Bangli dan Gianyar) Ketut Hary Juniawan .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11228

Abstract

Penelitian ini bertujuan membuktikan secara empiris pengaruh tingkat pendidikan formal, kecerdasan intelektual (IQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) terhadap perilaku etis auditor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuisioner dan diukur menggunakan skala likert. Populasi dalam penelitian adalah seluruh pegawai negeri sipil di Inspektorat Kabupaten Buleleng yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, yaitu semua anggota populasi dijadikan sampel, sehingga total sampel dalam penelitian ini berjumlah 41 orang. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial tingkat pendidikan formal, kecerdasan intelektual (IQ), dan kecerdasan spiritual (SQ) berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku etis auditor. Kata Kunci : tingkat pendidikan formal, kecerdasan intelektual (IQ), kecerdasan spiritual (SQ), perilaku etis auditor. This study aimed to prove empirically the influence of the level of formal education, intellectual intelligence (IQ), and spiritual intelligence (SQ) on the ethical behaviors of auditors. This research was a quantitative research using primary data obtained from questionnaire and measured through a likert scale. The population in this research was all civil servants in the Inspectorate of Buleleng Regency which amounted to 41 people. The sampling technique employed saturated samples, i.e., all members of the population were sampled, so that the total samples in this study amounted to 41 people. The data analysis techniques employed multiple linear regression analysis through SPSS 17.0 for Windows. The results showed that partially the level of formal education, intellectual intelligence (IQ), and spiritual intelligence (SQ) had a positive and significant impact on the ethical behaviors of auditors. keyword : level of formal education, intellectual intelligence (IQ), spiritual intelligence (SQ), auditor ethical behavior.
EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL DALAM UPAYA MENGURANGI KREDIT BERMASALAH PADA KOPERASI UNIT DESA MAMBAL Gd Agus Angga Wijaya .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11229

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi sistem pengendalian internal dalam mengurangi kredit bermasalah pada Koperasi Unit Desa Mambal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kulitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui wawancara dengan petugas bidang kredit, manajer, kepala bidang kredit, kasir dan collector, serta dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui reduksi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh Koperasi Unit Desa Mambal sudah cukup baik, karena dalam memutuskan pemberian kredit tidak hanya mempertimbangkan salah satu dari aspek 5C, yang meliputi Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition, melainkan harus mempertimbangkan kelima dari aspek tersebut. Jika ada salah satu dari kelima aspek tersebut tidak terpenuhi, maka kredit bisa dipastikan tidak dapat dicairkan, meskipun barang jaminan debitur bernilai tinggi. Kendala yang dihadapi adalah berbagai keadaan yang dialami oleh debitur dapat mengakibatkan terjadinya kredit bermasalah. Dengan kendala tersebut koperasi harus cepat mencari jalan keluar, agar tidak menyebabkan suatu koperasi akan menjadi rugi. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala yang ada dengan meneliti lebih dalam lagi mengenai penilaian karakter nasabah sebelum memberikan kredit. Kata Kunci : sistem pengendalian internal, kredit bermasalah The purpose of this research was to know the evaluation of internal control system in reducing troubled credit in unit cooperative of Mambal Village. This study was a descriptive research. The data sources used were primary and secondary data. The data collection technique in this study was done through interview with credit officer, manager, head of credit division, cashier and collector, and also documentation. The data analysis technique in this research was done by data reduction. The result of this study showed that the evaluation of the internal control system conducted by the unit cooperative of Mambal Village was quite good, because in deciding lending it did not only consider one of the 5C aspects, including Character, Capacity, Capital, Collateral, and Condition, but also consider all those five aspects. If any of the five aspects was not met, the credit can certainly not be disbursed, although the collateral good of debtor had a high price. The constraints faced by debtors can lead to a troubled credit. With these constraints, the cooperative must quickly find a solution, so as not to cause a cooperative suffer a financial loss. The effort overcoming the existing constraint was by examining more deeply about the assessment of the customer character before giving credit to a debtor. keyword : internal control system, troubled credit
ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MEMPREDIKSI KONDISI FINANCIAL DISTRESS PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA Yogi Agung Permana Putra .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11230

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh Current Ratio,Debt to Assets Ratio, Debt to Equity Ratio,Net Profit Margin dan Return On Equitydalam memprediksi kondisi financial distress perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder. Populasi dari penelitian ini adalah perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Penentuan sampel ditentukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 71 perusahaan. Langkah-langkah dalam penelitian ini adalah rumusan masalah, tujuan penelitian, menetapkan hipotesis, menetapkan jenis dan pengumpulan data, hasil danpembahasan, dan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat pengaruh negatif tidak signifikan Current Ratio dalam memprediksi kondisi Financial Distress perusahaan (Sig. (0,757) > α (0,05); (2) terdapat pengaruh positif tidak signifikan Debt to Assets Ratio dalam memprediksi kondisi Financial Distress perusahaan (Sig. (0,247) > α (0,05)); (3) terdapat pengaruh negatif tidak signifikan Debt to Equity Ratio dalam memprediksi kondisi Financial Distress perusahaan (Sig. (0,099) > α (0,05); (4) terdapat pengaruh positif signifikan Net Profit Margin dalam memprediksi kondisi Financial Distress perusahaan (Sig. (0,017) > α (0,05); (5) terdapat pengaruh negatif tidak signifikan Return On Equity dalam memprediksi kondisi Financial Distress perusahaan (Sig. (0,402) > α (0,05); (6) terdapat pengaruh simultan variabel Current Ratio, Debt to Assest Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin dan Return On Equity dalam memprediksi kondisi financial distress. Kata Kunci : Financial Distress, Current Ratio, Debt to Assest Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin dan Return On Equity This research aims to examine and analyze the influence of Current Ratio, Debt to Assets Ratio, Debt toEquity Ratio, Net Profit Margin and Return On Equity in predicting financial distress condition manufacturing companies listed on the Indonesia stock exchange. This research included in the quantitative research. The data used in this research is secondary data. The population of this research is the company listed on the Indonesia stock exchange. Determination of the sample is determined by the method of purposive sampling. The number of samples in this research as much as 71 companies. The steps in this research is the formulation of the problem, research objectives, define hypothesis, define types and data collection, results and discussion, and conclusions. The results of this research are (1) there is a negative influence is not significant Current Ratio in predicting Financial Distress conditions (Sig (0.757) > α (0.05); (2) there is a positive influence is not significant Debt to Assets Ratio in predicting Financial Distress conditions (Sig (0.247) > α (0.05)); (3) there is a negative influence is not significant of the Debt to Equity Ratio in predicting Financial Distress conditions (Sig (0.099) > α (0.05); (4) there is a significant positive influence on Net Profit Margin in predicting the condition of Financial Distress (Sig (0.017) > α (0.05); (5) there is a negative influence not significant on Return On Equity in predicting Financial Distress conditions (Sig (0.402) > α (0.05); (6) there is a simultaneous influence of variable Current Ratio, Debt to Assest Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin and Return On Equity in predicting Financial Distress conditions.keyword : Financial Distress, Current Ratio, Debt to Assest Ratio, Debt to Equity Ratio, Net Profit Margin and Return On Equity
KURANGNYA PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (STUDI KASUS PADA DESA MANIKLIYU KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI) I Wayan Adi Suarnata .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11232

Abstract

Tujuan dari penelitian untuk mengetahui kurangnya partisipasi dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Untuk mengetahui penyebab kurangnya partisipasi masyarakat, kendala yang di hadapi dan cara mengatasinya. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan dengan melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi guna memperoleh data mengenai penyebab kurangnya Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan alokasi dana desa di Desa Manikliyu Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli di sebabkan karena kurangnya sosialisasi mengenai ADD kepada masyarakat, kurangnya kesadaran masyarakat, kesibukan masyarakat dan politik. Selain ada penyebab juga ada kendala yang di hadapi seperti sumber daya manusia yang kurang, kurangnya pembinaan dalam mengelola ADD, koordinasi yang kurang baik, dan keadaan alam di desa. dan ada pula cara mengatasi penyebab kurangnya partisipasi masyarakat adalah dengan cara sosialisasi, bimbingan teknis (bimtek), diterapkannya sangsi atau denda.Kata Kunci : kurangnya partisipasi, alokasi dana desa The purpose of this research was to know the lack of participation in the management of village fund allocation in Manikliyu Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency. This research also aimed at knowing the cause of the lack of community participation, the constraints faced and how to overcome them. The research method used was qualitative method. The data source was done by conducting interview, observation, and documentation to obtain data about the causes of the lack of community participation in the management of village fund allocation in Manikliyu Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency. The result of the research showed that the lack of community participation in the management of the village fund allocation in Manikliyu Village, Kintamani Subdistrict, Bangli Regency was caused by the lack of socialization of the village fund budget to the community, the lack of community awareness, the business of the community and politics. In addition, there were also other obstacles faced such as the lack of human resources, the lack of guidance in managing the village fund budget, the poor coordination, and the natural circumstances in the village. There were also ways to overcome the causes of the lack of community participation by socialization, technical guidance, application of sanction or fine.keyword : lack of participation, village fund allocation
ANALISIS PENGARUH PROFESIONALISME PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN PENGENDALIAN INTERNAL TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN PADA DINAS PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN GIANYAR Ni Komang Yoni Rahayu .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh profesionalisme pengelolaan keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi, dan pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pada Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Gianyar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang berbentuk asosiatif. Populasi penelitian sebanyak 203 responden pada DISPENDA Kabupaten Gianyar dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah responden 203 dan dipilih hanya 58 responden sebagai sampel penelitian yang memenuhi syarat masa kerja lebih dari 5 tahun dan sudah menjadi PNS. Metode analisis yang digunakan adalah uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukan bahwa, profesionalisme pengelolaan keuangan daerah berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh signifikan tehadap kualitas laporan keuangan daerah. Pengendalian internal berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan daerah. Kata Kunci : Profesionalisme pengelolaan keuangan daerah, pemanfaatan teknologi informasi, pengendalian internal, kualitas laporan keuangan. This study aims to investigate the influence of professionalism of financial management, utilization of information technology, and internal control the quality of financial reporting at the Department of Revenue Gianyar regency. This research is a quantitative form of associative. The population study was conducted on 203 respondents in Gianyar regency DISPENDA using purposive sampling method. Of the 203 respondents only 58 respondents selected as the study sample qualified life of over 5 years and has become a civil servant. The analytical method used is the quality of the data, the classic assumption test, and data analysis. The results showed that, the professionalism of financial management significantly influence the quality of financial reporting area. Utilization of information technology a significant effect on the quality of local financial statements. Internal control significant effect on the quality of local financial statements. keyword : Professionalism financial management, use of information technology, internal control, financial reporting quality.
PERSEPSI PENGGUNA INFORMASI TENTANG EFEKTIVITAS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER PADA PT. FEDERAL INTERNASIONAL FINANCE KANTOR CABANG SINGARAJA Ni Nengah Deti .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .; Made Arie Wahyuni, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan sistem informasi akuntansi berbasis komputer pada PT. Federal Internasional Finance Kantor Cabang Singaraja dan untuk mengetahui persepsi pengguna informasi tentang efektivitas penerapan sistem informasi berbasis komputer pada PT. Federal Internasional Finance Kantor Cabang Singaraja. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan secara sistematis berdasarkan pada kenyataan yang diungkapkan oleh responden untuk memperoleh gambaran apa yang diteliti dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif dan analisis kuantitatif. Metode ini merupakan kajian yang menggunakan persepsi dan bahan-bahan tertulis lain untuk mengetahui hal-hal yang tidak terukur dengan pasti. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 50 sampel dari seluruh pegawai yang diambil dari setiap bidang yaitu pegawai yang memenuhi kriteria. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode wawancara, observasi dan kuisioner. Sedangkan metode analisis data menggunakan Uji Validitas, dan Uji Reliabilitas, dan menggunakan bantuan SPSS Versi 21 for windows. Hasil penelitian menunjukkan sistem informasi akuntansi berbasis komputer pada PT. Federal Internasional Finance Kantor Cabang Singaraja-Bali dalam kategori yang sangat efektif dari seluruh indikator. Pada indikator keamanan data dengan persentase sebesar 84,8%, indikator ketepatan waktu dengan persentase 87,3%, indikator ketelitian dengan persentasi 99,0%, indikator relevansi sebesar 88,3%, indikator variasi laporan dengan persentase 88,3%, Indikator relevansi sebesar 88,3%, indikator keakuratan dengan persentase 87,4%, dan indikator kualitas informasi dengan persentase 88,4% Kata Kunci : Persepsi Penggunaan Teknologi Informasi, Efektivitas Penerapan Sistem Infomasi Akuntansi Berbasis Komputer dan Kinerja Perusahaan. This study aims to determine the application of komputer-based accounting information system at PT. Federal International Finance Branch Singaraja And to know the user perceptions of information about the effectiveness of application of komputer-based information system at PT. Federal International Finance Branch Singaraja. This research belongs to descriptive research that is research done systematically based on reality expressed by respondent to get picture what is researched by using technique of descriptive data analysis and quantitative analysis. This method is a study that uses perceptions and other written materials to know things that are not measurable with certainty. The sample used in this study is as many as 50 samples from all employees taken from each field of employee who meet the following criteria: Data collection method in this research is using interview method, observation and questionnaire. While the method of data analysis using Test Validity, and Test Reliability, and use the help spss version 21 forwindows. Results pnelitian show komputer-based accounting information system at PT. Federal International Finance Singaraja-Bali Branch Office in a very effective category of all indicators. Data security indicator with percentage of 84,8%, indicator of punctuality with percentage 87,3%, indicator accuracy with percentage 99,0%, indicator of relevance equal to 88,3%, indicator of report variation with percentage 88,3%, Indicator Relevance of 88.3%, the indicator of accuracy with the percentage of 87.4%, and indicators of information quality with the percentage of 88.4%keyword : perception of the use of information technology, Effectiveness Application of Komputer Based Accounting Information Systems and Company Performance
MENGUNGKAP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN KEUANGAN PELABA PURA KHAYANGAN TIGA (Studi Kasus Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar) I Made Aldiasta .; Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11235

Abstract

Pura Khayangan Tiga yang merupakan ciri khas yang dimilki setiap Desa Pakraman di Bali, yang memilki pelaba pura sebagai kekayaan pura berupa tanah adat yang masih memiliki produktivitas untuk menunjang kegiatan desa. Desa Pakraman sebagai organisasi publik yang mengelola pelaba pura yang merupakan warisan budaya, harus menerapkan konsep akuntabilitas dalam melakukan pengelolaan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengungkap pengelolaan keuangan pelaba Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera, 2) mengetahui pemahaman para pengelola pelaba Pura Khayangan Tiga terhadap prinsip-prinsip akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan dari pelaba pura. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif, dengan metode kualitatif yang menekankan pada deskripsi setiap persepsi dan perilaku manusia. Data dihimpun dengan cara wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain;1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data, dan 3) Menarik Kesimpulan. Subyek penelitian ini adalah pengelola pelaba Pura Khayangan Tiga. Objek penelitian adalah prinsip akuntabilitas, pemahaman, dan penerapan prinsip akuntabilitas oleh pengelola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaba Pura Khayangan Tiga Desa Pakraman Bitera dikelola oleh seorang penyakap, dengan menggunakan sistem kontrak dan sistem bagi hasil yang berkeadilan. Hasil dari pelaba Pura Khayangan Tiga masuk sebagai pendapatan Desa Pekraman yang dikelola lansung oleh prajuru Desa Pakraman dan dalam pengelolaannya melibatkan warga desa melalui sabha sebagai perwakilan warga dan pesamuan sebagai forum penyampaian aspirasi. 2) Prajuru Desa Pakraman Bitera memahami bahwa akuntabilitas berperan penting sebagai sebagai wujud pertanggungjawaban dibuktikan dengan dipenuhinya Prinsi-prinsip akuntabilitas: transparansi, liabilitas, kontrol, responsibilitas, dan responsivitas dalam pengelolaan keuangan pelaba pura. Kata Kunci : akuntabilitas, pemahaman, penerapan, pelaba, Pura Khayangan Tiga, Desa Pakraman Khayangan Tiga Temple which is a characteristic owned by every Pakraman Village in Bali, which has pelaba Pura as a wealth of temples in the form of customary land that still has the productivity to support the village activities.Pakraman Village as a public organization that manages pelaba pura which is a cultural heritage, must apply the concept of accountability in doing its financial management.This study aims to: 1) reveals the financial management pelaba Khayangan Tiga Temple Pakraman Village Bitera, 2) knows the understanding of the managers of KhayanganTiga Temple's pelaba against the principles of accountability in financial management from pelaba pura. This research includes qualitative descriptive research, with qualitative methods that emphasize the description of every perception and human behavior. Data analysis is done through three steps, among others 1) Data Reduction, 2) Data Presentation, and 3) Drawing Conclusion. The subject of this research is the manager pelaba Khayangan Tiga Temple. The object of research is the principle of accountability, understanding, and application of accountability principles by managers. The results show that: 1) Pelaba Khayangan Tiga Temple Pakraman Village Bitera managed by a penyakap, using a system of contract and profit sharing system fair. The results of the Khayangan Tiga Temple pelaba are included as income of Pekraman Village which is managed directly by Government of the Village and in its management involves the villagers through Sabha as the representative of the people and the pesamuan as a forum for the delivery of aspirations. 2) Government PakramanBitera Village understands that accountability plays an important role as a form of accountability evidenced by the fulfillment of accountability principles: transparency, liability, control, responsibility, and responsiveness in financial management of pelaba pretexts. keyword : Accountability, understanding, implementation, pelaba, Khayangan Tiga Temple, Pakraman Village
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS AKUNTABILITAS KEUANGAN PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH (SKPD) KABUPATEN BANGLI I Made Bagus Febrianto .; Gede Adi Yuniarta, SE.AK .; Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11237

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan dan faktor yang dominan yang mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Bangli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Populasi penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Bangli sebanyak 141 orang. Metode pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah pegawai bagian keuangan pada SKPD Kabupaten Bangli berupa Dinas, yaitu 13 Dinas sebanyak 78 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis faktor dengan menggunakan SPSS 24.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan terdiri dari (1) komponen faktor 1 dengan nama kewajaran penyajian laporan keuangan terdiri dari kesesuaian terhadap standar akuntansi pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, keterbatasan sistem informasi, efektivitas sistem pengendalian internal, kepatuhan pada perundang-undangan; dan (2) komponen faktor 2 dengan nama tata kelola pemerintahan yang baik terdiri dari kompetensi sumber daya manusia, budaya organisasi, komitmen manajemen, otoritas pengambilan keputusan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kualitas akuntabilitas keuangan adalah kesesuaian terhadap standar akuntansi pemerintah (SAP).Kata Kunci : kualitas akuntabilitas keuangan, analisis faktor The purpose of this study is to prove empirically the factors influencing the quality of financial accountability and the dominant factors influencing the quality of financial accountability of SKPD in Bangli Regency. This research is a quantitative research using primary data obtained from questionnaires and measured by using Likert scale. The population of this study are the financial officers of SKPD in Bangli Regency as many as 141 people. The sample selection method in this study is purposive sampling. The sample of this research are the financial officers of SKPD in Bangli Regency in the form of departments, they are 13 departments as many as 78 people. The data analysis technique used is factor analysis by using SPSS 24.0 for Windows. The results of this study indicate that the factors influencing the quality of financial accountability consist of (1) the component of factor 1 under the name of fairness of financial statement consisting of conformity with government accounting standard, adequacy of disclosure, limited information system, effectiveness of internal control system, compliance with rules; and (2) the component of factor 2 under the name of good governance consisting of human resource competency, organizational culture, management commitment, and decision-making authority. The most dominant factor influencing the quality of financial accountability is conformity with government accounting standards.keyword : quality of financial accountability, factor analysis
ANALISIS PRINSIP 5C DAN 7P DALAM PEMBERIAN KREDIT UNTUK MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH DAN MENINGKATKAN PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA PT. BPR PASAR UMUM DENPASAR - BALI) I Gusti Bagus Fradita Anggriawan .; Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd. .; I Gusti Ayu Purnamawati, S.E. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Penerapan Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit untuk Meminimalisir Kredit Bermasalah dan Meningkatkan Profitabilitas pada PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, 2) Kendala-kendala dalam Penerapan Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit untuk Meminimalisir Kredit Bermasalah dan Meningkatkan Profitabilitas pada PT. BPR. Pasar Umum Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PT. BPR. Pasar Umum Denpasar Bali, Provinsi Bali. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Informan yang dipilih, yaitu Direktur, Kepala Bidang Kredit, Kepala Bidang Oprasional, Debitur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data dan 3) Keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) analisis 5C dan 7P ini dinilai sudah sangat efektif guna untuk mengetahui layak atau tidak layaknya kredit yang diberikan ke calon debitur, tetap melakukan pembinaan, mengecek langsung ke lokasi usaha debitur untuk mengetahui apa penyebab dari kredit bermasalah, keuntungan yang diperoleh terutama dalam bentuk bunga yang diterima bank sebagai biaya administrasi kredit yang dibebankan kepada debitur. 2) Untuk kendala-kendala yang di alami yaitu tanah yang belum bersertifikat yang dijadikan jaminan hak tanggungan dalam perjanjian kredit oleh debitur. Untuk faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kredit bermasalah yaitu pertama nasabah mengalami penurunan omset penjualan usahanya, nasabah mengalami musibah terkena sakit, terkena PHK. Kendala-kendala penyebab utama dari kegagalan PT. BPR. Pasar Umum dalam meningkatkan profitabilitas karena adanya masalah pada kualitas asset yang bisa disebut kredit bermasalah (non performing loan / NPL). Kata Kunci : Prinsip 5C, Prinsip 7P, Kredit Bermasalah, Profitabilitas This study aimed at finding out, 1) the application of principle 5C and 7P in granting credit to minimize troubled credit and increase profitability AT PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, 2) the constraints in application of principle 5C and 7P in granting credit to minimize troubled credit and increase profitability at PT. BPR. Pasar Umum Denpasar. This research used qualitative method. The location of this research was conducted at PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, Bali Province. The data needed in this research were primary and secondary data. The selected informants were namely director, head of credit devision, head of oprational devision, and debtor. Data collection techniques used were in-depth interview, observation, and document study. Data analysis was done through three stages namely: 1) data reduction, 2) data presentation and 3) data validity. The result of the research showed that 1) the analysis 5C and 7P was considered very effective in order to find out if proper credit was given to debtor candidate, to keep doing coaching, to check directly to the debtor business location to find out what causes the troubled credit, the profit obtained primarily in the form of interest received by the bank as the administrative cost of the credit imposed on the debtor. 2) For the constraint, it was uncertified land used as a guarantee of mortgage right in credit agreement by the debtor. The factors causing the occurrence of troubled credit were: the customers decreased the business turnover, the customers suffered from illness, the customers affected by dismissal. The main cause constraints of failure of PT. BPR. Pasar Umum in improving profitability due to a problem on the quality of asset called non-performing loans (NPL). keyword : principle 5C, principle 7P, troubled credit, profitability
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) DALAM PROSES PENYALURAN KREDIT DESA TAJUN TAHUN 2011-2015 Kadek Yudha Sutardi .; Made Arie Wahyuni, S.E. .; NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak. .
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol. 8 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kinerja keuangan badan usaha milik desa dalam proses penyaluran kredit Desa Tajun tahun 2011-2015, (2) masalah-masalah yang dialami dalam penyaluran kredit pada BUMDes Desa Tajun, (3) solusi yang diberikan agar kredit berjalan dengan efektif. Penelitian ini menggunakan jenis data kuantitatif. Data kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan angka-angka dari laporan keuangan sebagai sumber data seperti neraca, laporan laba/rugi, dan laporan kegiatan BUMDes. Hasil penelitian menunjukkan (1) kinerja keuangan badan usaha milik desa dalam proses penyaluran kredit Desa Tajun tahun 2011 sampai tahun 2015 belum efektif. Berdasarkan analisis ratio yang dilakukan menunjukkan bahwa dari persentase nilai loan to deposit ratio adalah tidak efektif, asset to loan ratio adalah tidak efektif, interest margin on loan ratio adalah sangat efektif, rate of return on loan ratio adalah tidak efektif, capital ratio adalah tidak efektif dan credit risk ratio adalah sangat efektif, (2) permasalahan yang dihadapi BUMDes Desa Tajun dalam penyaluran kredit adalah (a) wilayah yang terbatas, (b) persaingan dengan lembaga keuangan lainnya, (c) kemampuan nasabah dalam membayar kredit, (3) solusi yang diberikan agar penyaluran kredit efektif yaitu (a) memberikan nasabah desa lain mencari kredit dengan jaminan yang sesuai, (b) menyederhanakan proses penyaluran kredit, (c) memberikan kelonggaran di dalam pembayaran pokok maupun bunga kredit.Kata Kunci : Kinerja Keuangan, Badan Usaha Milik Desa, Kredit This study aimed at determining (1) the financial performance of the village-owned enterprise in the credit distribution process of Tajun Village in 2011-2015, (2) problems experienced in the credit distribution by the village-owned enterprise of Desa Tajun, (3) solutions provided for credit to run effectively. This research employed quantitative data type. Quantitative data is a research that employs numbers from financial reports as data sources, such as balance sheet, profit/loss report, and reports of the village-owned enterprise’ activities. The results showed (1) the financial performance of the village-owned enterprise in the process of credit distribution in Tajun Village in 2011 until 2015 had not been effective. Based on the performed ratio analysis, it was found that from the percentage value of the loan to deposit ratio is ineffective, the asset to loan ratio is ineffective, the interest margin on loan ratio was very effective, the rate of return on loan ratio was ineffective, the capital ratio was ineffective, and the credit risk ratio was very effective, (2) the problems faced by the village-owned enterprise of Tajun Village in credit distribution were (a) the limitation of territory, (b) the competition with other financial institutions, (c) the ability of credit’s recipients in paying their credit, (3) The solutions proposed for effective credit’s distributions were (a) to allow customers from other villages to apply for credit with appropriate collateral, (b) to simplify the process of credit distribution, (c) to provide leeway in the principal and interest payments. keyword : Financial Performance, Village-Owned Enterprise, Credit

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 5 No. 2 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol 2, No 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue