cover
Contact Name
Nyoman Suadnyana Pasek
Contact Email
suadnyanapasek83@gmail.com
Phone
+6281339412282
Journal Mail Official
suadnyanapasek83@gmail.com
Editorial Address
Jl. Udayana no 11 Singaraja Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha
ISSN : 26141949     EISSN : 26141930     DOI : -
Core Subject : Humanities, Social,
IMAT ( Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi ) Undiksha provides a medium for disseminating novel articles related to economy and business among international academics, practitioners, regulators, and public. JIMAT accepts articles any research methodology that meet the standards established for publication in the journal. In addition, JIMAT focuses on research articles and review article for specific topics that are relevant to the economic and accounting, business, and banking issues, related to three important disciplines as follows: Economics And Accounting: Public Economics , International Economics, Banking and Financial InstitutionDevelopment Economics, Monetary Economics, Financial Economics. Accounting: Public Sector Accounting, Taxation, Financial Accounting, Management Accounting, Auditing, and Information Systems Business and banking management:Finance and wealth management, Marketing, Human Resource Management, Strategic Management, Operations, Entrepreneurship, Banking Ethics, Banking Operation and Management.
Articles 3,177 Documents
ANALISIS PRINSIP 5C DAN 7P DALAM PEMBERIAN KREDIT UNTUK MEMINIMALISIR KREDIT BERMASALAH DAN MENINGKATKAN PROFITABILITAS (STUDI KASUS PADA PT. BPR PASAR UMUM DENPASAR - BALI) ., I Gusti Bagus Fradita Anggriawan; ., Nyoman Trisna Herawati, SE.AK,M.Pd.; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.11297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Penerapan Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit untuk Meminimalisir Kredit Bermasalah dan Meningkatkan Profitabilitas pada PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, 2) Kendala-kendala dalam Penerapan Prinsip 5C dan 7P dalam Pemberian Kredit untuk Meminimalisir Kredit Bermasalah dan Meningkatkan Profitabilitas pada PT. BPR. Pasar Umum Denpasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian dilaksanakan di PT. BPR. Pasar Umum Denpasar Bali, Provinsi Bali. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Informan yang dipilih, yaitu Direktur, Kepala Bidang Kredit, Kepala Bidang Oprasional, Debitur. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, antara lain: 1) Reduksi Data, 2) Penyajian Data dan 3) Keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) analisis 5C dan 7P ini dinilai sudah sangat efektif guna untuk mengetahui layak atau tidak layaknya kredit yang diberikan ke calon debitur, tetap melakukan pembinaan, mengecek langsung ke lokasi usaha debitur untuk mengetahui apa penyebab dari kredit bermasalah, keuntungan yang diperoleh terutama dalam bentuk bunga yang diterima bank sebagai biaya administrasi kredit yang dibebankan kepada debitur. 2) Untuk kendala-kendala yang di alami yaitu tanah yang belum bersertifikat yang dijadikan jaminan hak tanggungan dalam perjanjian kredit oleh debitur. Untuk faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kredit bermasalah yaitu pertama nasabah mengalami penurunan omset penjualan usahanya, nasabah mengalami musibah terkena sakit, terkena PHK. Kendala-kendala penyebab utama dari kegagalan PT. BPR. Pasar Umum dalam meningkatkan profitabilitas karena adanya masalah pada kualitas asset yang bisa disebut kredit bermasalah (non performing loan / NPL). Kata Kunci : Prinsip 5C, Prinsip 7P, Kredit Bermasalah, Profitabilitas This study aimed at finding out, 1) the application of principle 5C and 7P in granting credit to minimize troubled credit and increase profitability AT PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, 2) the constraints in application of principle 5C and 7P in granting credit to minimize troubled credit and increase profitability at PT. BPR. Pasar Umum Denpasar. This research used qualitative method. The location of this research was conducted at PT. BPR. Pasar Umum Denpasar, Bali Province. The data needed in this research were primary and secondary data. The selected informants were namely director, head of credit devision, head of oprational devision, and debtor. Data collection techniques used were in-depth interview, observation, and document study. Data analysis was done through three stages namely: 1) data reduction, 2) data presentation and 3) data validity. The result of the research showed that 1) the analysis 5C and 7P was considered very effective in order to find out if proper credit was given to debtor candidate, to keep doing coaching, to check directly to the debtor business location to find out what causes the troubled credit, the profit obtained primarily in the form of interest received by the bank as the administrative cost of the credit imposed on the debtor. 2) For the constraint, it was uncertified land used as a guarantee of mortgage right in credit agreement by the debtor. The factors causing the occurrence of troubled credit were: the customers decreased the business turnover, the customers suffered from illness, the customers affected by dismissal. The main cause constraints of failure of PT. BPR. Pasar Umum in improving profitability due to a problem on the quality of asset called non-performing loans (NPL). keyword : principle 5C, principle 7P, troubled credit, profitability
PENGARUH PELAKSANAAN ANGGARAN BERBASIS KINERJA DAN KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN TERHADAP PENERAPAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN (STUDI PADA SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH KABUPATEN KLUNGKUNG) ., Komang Ayu Satyaningsih; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v2i1.2878

Abstract

Anggaran berbasis kinerja merupakan jenis anggaran yang digunakan dalam aktivitas sektor publik. Jenis anggaran ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan yang harus diprediksi untuk menentukan tingkat ketidakpastiannya tinggi atau rendah, sehingga tujuan untuk menerapkan transparansi pelaporan keuangan dapat tercapai. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan anggaran berbasis kinerja terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan, pengaruh ketidakpastian lingkungan terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan dan pengaruh pelaksanaan anggaran berbasis kinerja dan ketidakpastian lingkungan terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan. Lokasi penelitian ini adalah Satuan Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Klungkung. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang. Kriteria responden yang digunakan adalah seluruh pegawai bagian akuntansi dan keuangan, telah bekerja minimal 1 tahun dan jenjang pendidikan terakhir SMA. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode analisis data dilakukan dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Alat uji atas hipotesis adalah uji t, uji F dan koefisien determinasi (R2). Alat bantu statistik yang digunakan adalah SPSS (Statistic Program for Social Science) versi 19.00. Hasil dari penelitian ini yaitu adanya pengaruh dari masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen bahwa pelaksanaan anggaran berbasis kinerja berpengaruh positif terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan dan variabel ketidakpastian lingkungan berpengaruh positif terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan. Sedangkan secara bersama-sama variabel independen berpengaruh terhadap variabel dependen yaitu pelaksanaan anggaran berbasis kinerja dan ketidakpastian lingkungan berpengaruh positif terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan.Kata Kunci : anggaran berbasis kinerja, ketidakpastian lingkungan, transparansi pelaporan keuangan Performance-based budget is a type of budget that is used in public sector activities. This type of budget is influenced by environmental factor that has to be predicted to determine a high or low degree of certainty , so that the aim of implementing transparency in a financial report can be achieved. The problem addressed in this study was to find out the effect of the implementation of performance-based budget on the implementation of transparency in financial reports, the effect of uncertainty in environment on the implementation of transparency in financial reports and the effect of the implementation of transparency on the financial reports. The sites of this study were Klungkung Regency Region’s Workforce Units. The technique of sampling used was purposive sampling with a sample size of 82. The criteria of respondents used were : all workers in accounting and finance division, they have worked at least for 1 year and the last level of education was senior high school. The type and source of data used were primary and secondary data. The data analysis methods were validity test, reliability test, normality test, multicolinearity test and heterroscedasticity test. The hypothesis testing used multiple regression analysis. The tests used to tests the hypothesis were t-test, F-test, and determination consistency (R2). The analysis was done with the aid of SPSS (Statistic Program for Social Science) version 19.00. The results showed that there was an effect from each of the independent variables on the dependent variable, i.e. , the implementation of performance-based budget and uncertainty of environment variable had a positive effect on the implementation of transparency in the financial report. While simultaneously, the independent variables had an effect on the dependent variable or the implementation of performance-based budget and uncertainty in environment had a positive effect on the implementation of transparency in the financial report.keyword : performance-based budget, uncertainty in environment, transparency in financial reports
LAPORAN KEUANGAN MASJID DI KECAMATAN PANCORAN JAKARTA SELATAN Opti, Sri; Farina, Khoirina
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 11, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v11i1.24641

Abstract

Diperlukan transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan. Transparansi dan akuntabilitas diperlukan untuk memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk memahami kondisi perusahaan dan dapat menilai kinerja suatu perusahaan. Seperti perusahaan bisnis, organisasi nirlaba juga membutuhkan transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui laporan keuangan masjid yang berlokasi di Pancoran Jakarta Selatan. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan data primer dan sekunder dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian hanya berupa penerimaan dan pengeluaran kas. Sebagian besar masjid tidak mencatat aset mereka dalam laporan keuangan yang dilaporkan. Terkait dengan pendapatan dan pengeluaran yang dicatat menggunakan basis uang tunai dan sistem pencatatan Masjid menggunakan metode entri tunggal Kata kunci: laporan keuangan; organisasi non profit; dasar uang tunai
PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, OBYEKTIVITAS, INTEGRITAS DAN AKUNTABILITAS TERHADAP KUALITAS AUDIT DI PEMERINTAH DAERAH (STUDI EMPIRIS PADA 5 KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI BALI) ., Ayu Kadek Prihartini; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Nyoman Ari Surya Darmawan, S.E., Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.5383

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi, independensi, obyektivitas, integritas, dan akuntabilitas terhadap kualitas audit di Pemerintah Daerah. Penelitian ini dilaksanakan pada 5 Kantor Inspektorat di Provinsi Bali sebagai auditor internal pemerintah. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive Sampling, dengan jumlah sampel 48 auditor. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer. Metode pengumpulan dengan menggunakan kuisioner yang dibagikan kepada responden. Teknik analisis data penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS versi 19.00. Hasil penelitian ini menunjukkan kompetensi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, independensi tidak bepengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, obyektivitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, integritas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, akuntabilitas tidak berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit, dan secara simultan kompetensi, independensi, obyektivitas, integritas, dan akuntabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas audit di Pemerintah Daerah. Kata Kunci : kompetensi,independensi,obyektivitas,integritas dan akuntabilitas This study was aimed at finding out the effect of competence, independence, objectivity, integrity and accountability on the quality of audit in local government. This study was conducted at 5 offices of inspectorate of Bali Province as the government internal auditors. The sampling was done by using Purposive Sampling method, with the sample size 48 auditors. The data used in this study were quantitative data. The data source was primary data source. The collection of data method was using questionnaires that were distributed to the respondents. The data analysis technique used was multiple regression by using SPSS version 19.00 program. The result showed that competence has a positive and significant effect on audit quality, independence does not have a positive and significant effect on audit quality, objectivity does not have a positive and significant effect on audit quality, integrity has a positive and significant effect on audit quality, accountability does not have a positive and significant effect on audit quality, and simultaneously competence, independence, objectivity, integrity and accountability have a positive and significant effect on the quality of audit in local government. keyword : competence, independence, objectivity, integrity and accountability
PENERAPAN PEMBERIAN KREDIT TANPA JAMINAN PADA LEMBAGA PERKREDITAN DESA (LPD) DESA PAKRAMAN DHARMAJATI TUKADMUNGGA ., Kadek Sri Astiti; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 7, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v7i1.9668

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui alasan yang mendasari penerapan pemberian kredit tanpa jaminan; (2) prosedur penerapan pemberian kredit tanpa jaminan; dan (3) kendala-kendala yang dihadapi serta cara mengatasi kendala-kendala dalam penerapan pemberian kredit tanpa jaminan di LPD Desa Pakraman Dharmajati Tukadmungga. Penelitian ini dilakukan dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan penekanan utama pada penelitian sumber. Data dikumpulkan dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Dalam rangka menjamin kesahihan data, dilakukan triangulasi. Penyajian data diawali dengan penyempurnaan data yang diperoleh secara terus-menerus melalui pengumpulan data dan reduksi data, lalu dilanjutkan dengan penyempurnaan terhadap narasi yang telah dibangun sebelumnya. Data yang diperoleh akan diuraikan dengan bahasa yang mudah dipahami serta dikembangkan berdasarkan teori yang ada. Selanjutnya hasil analisis ini akan dimanfaatkan untuk menarik kesimpulan penelitian. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa LPD memberikan kredit tanpa jaminan karena ingin membantu meringankan beban masyarakat, atas dasar kepercayaan, karena melihat kualitas/karakter debitur serta karena mencapai target yang sudah dianggarkan. Prosedur pemberian kredit tanpa jaminan tidak memerlukan waktu yang lama dan tidak memerlukan proses yang berbelit-belit. Kendala-kendala yaitu pembayaran kredit tidak sesuai dengan perjanjian. Cara mengatasi kendala tersebut adalah LPD melakukan pendekatan langsung kepada nasabah dan melakukan penjadwalan kembali pelunasan kredit (Rescheduling). Kata Kunci : Lembaga Perkreditan Desa (LPD), Kredit Tanpa Jaminan The study aimed at finding out (1) the reasons behind the implementation of trust credits; (2) the procedure implemented in providing trust credit; and (3) problems encountered and their solutions in providing trusted credits at the rural credit institution of Dharmajati Tukadmungga traditional village. This study utilized a qualitative design with the main focus of resource study. The data were collected using observation, interview and documents. The data were collected based on deep interview and documentation study. Triangulation was conducted to keep the data valid. The presentation of data was started by improving the data sustainably through data collection and data reduction, then followed by improving their previous designed narration. The data obtained would be explained by using simple language and developed based on the existing theory. Furthermore the results of the analysis will be utilized in drawing conclusion of the study. The results of the study indicated that the rural credits institution had provided trusted credits because it would help out the people economic burden on the basis of trust based on the well performed debiturs’ character and the target of the loans provided had been achieved. The procedure of trusted crediting did not require to spend a long time and complicated process. However a lot of problems encountered such as the loans repayment did not comply with the agreement previously made. The solution was the rural credit institution should make direct personal approach and rescheduling of the loans repayment. keyword : rural credit institution, trusted credits
Analisis Perlakuan Akuntansi Atas Biaya Pengolahan Limbah Pabrik (Studi Penerapan Akuntansi Lingkungan Pada PT Indocitra Jaya Samudra Jembrana) ., Ayu Andika; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P; ., Putu Sukma Kurniawan, S.T., M.A.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.14571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompenen biaya pengelolahan limbah sebelum limbah dibuang kelingkungan dan menganalisis perlakuan akuntansi atas biaya pengolahan limbah Pabrik Ikan PT Indocitra Jaya Samudra Jembrana. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus menggunakan dua jenis data. Peratama, data sekunder berupa laporan keuangan dan catatan mengenai jenis limbah dan mengenai perhitungan, penilaian biaya, serta alokasi pengolahan limbah pada PT Indocitra Jaya Samudra. Selanjutnya jenis data primer diambil dengan wawancara mengenai tata cara perlakuan akuntansi atas biaya pengolahan limbah. Teknis analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif komperatif mendeskripsikan temuannya kemudian akan dianalisis perlakuan akuntansi atas biaya pengolahan limbah, selanjutnya dibandingkan dengan PSAK Tahun 2013 dan dalam mengakui biaya lingkungan dimasukkan sebagai komponen biaya produksi dengan pertimbangan bahwa limbah timbul sebagai akibat dari proses produksi. Adapun hasil penelitian ini menjelaskan bahwa PT Indocitra Jaya Samudra sudah melakukan tahapan perlakuan akuntansi untuk biaya pengolahan limbah, telah mengakui biaya pengolahan limbah, pengukuran biaya lingkungan (dalam hal pengolahan limbah) yang dilakukan menggunakan satuan rupiah. Dalam menyajikan biaya pengolahan limbah sudah menyajikan sesuai PSAK Tahun 2013 serta sudah mengungkapkan kebijakan-kebijakan akuntansi terkait biaya pengolahan limbah. Namun dalam menyajikan laporan laba rugi perusahan masih menggabungkan biaya limbah dengan biaya operasional. Dari hasil penelitian ini juga menemukan kelemahan dalam pengungkapan biaya pengolahan limbah pabrik tidak rinci dan pencatatan atas laporan keuangan pabrik tidak mencatat secara jelas atau terperinci terkait dengan aset yang berkaitan dengan pengolahan limbah. Kata Kunci : Perlakuan Akuntansi, Akuntansi Lingkungan, Biaya Pengolahan Limbah Pabrik. This study aims to analyze the compenent cost of waste management before the waste is disposed of environment and analyzing the accounting treatment for the cost of processing waste fish factory PT Indocitra Jaya Samudra Jembrana. This study uses case study method using two types of data. Peratama, secondary data in the form of financial statements and records on the type of waste and on the calculation, cost assessment, and allocation of waste treatment at PT Indocitra Jaya Samudra. Furthermore, the primary data type is taken by interviewing the procedure of accounting treatment of waste processing cost. The technical analysis of the data in this study using a descriptive comparative analysis describes its findings and then analyzes the accounting treatment of waste treatment costs, in comparison with PSAK of 2013 and in recognizing environmental costs are included as a component of production costs with the consideration that waste arises as a result of the production process. The results of this study indicate that PT Indocitra Jaya Samudra has performed the accounting treatment stages for waste processing costs, has recognized the cost of waste treatment, measurement of environmental costs (in the case of waste treatment) conducted using rupiah units. In presenting waste processing costs already presented in accordance with PSAK Year 2013 and has disclosed accounting policies related to waste processing costs. However, in presenting the income statement the company still combines the cost of waste with operational costs. From the results of this study also found weaknesses in the disclosure of the cost of processing plant waste is not detailed and the recording of the factory financial statements do not record clearly or in detail related to the assets associated with waste treatment. keyword : Accounting Treatment, Environmental Accounting, Factory Waste Treatment Cost.
ANALISIS TINGKAT PERPUTARAN PIUTANG DAGANG PADA KOPERASI TANI TUMPANG SARI PADA PERIODE 2011 - 2013 ., Ketut Dimas Suryana; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v3i1.4728

Abstract

Koperasi merupakan salah satu amanat dalam penerapan Undang-Undang Dasar, dimana koperasi merupakan organisasi yang berwatak sosial dan ekonomi yang berarti bahwa ada keseimbangan antara peran sosial dalam masyarakat dan mensejahterakan anggotanya itu sendiri melalui SHU yang dihasilkan oleh kegiatan operasional koperasi. Salah satu kegiatan operasional koperasi adalah penjualan barang secara kredit sehingga pada neraca akan muncul piutang. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat perputaran piutang dagang pada Koptan Tumpang Sari Periode 2011, 2012, dan 2013 Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kuantitatif yaitu penelitian yang memakai data numerik (angka), yang kemudian diolah dan dianalisis untuk diambil sebagai kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan di Koperasi Tani Tumpang Sari dengan menggunkana jenis data kuantitatif dan sumber data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Receivable Turn Over (RTO), Average Collection Period (ACP), Rasio tunggakan dan Rasio Penagihan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) tingkat perputaran piutang dagang Koperasi dari tahun ke mengalami ketidaktetapan (naik-turun) kemudian RTO kurang dari rata-rata industri sehingga penagihan piutang yang dilakukan manajemen dianggap tidak berhasil, (2) ACP Koptan Tumpang Sari setiap tahunnya kurang baik. Berdasarkan data perhitungan ACP, hasilnya menunjukkan rata-rata pengumpulan piutang melebihi dari rata-rata industri yaitu 60 hari, (3) Rasio tungakan menunjukkan dari tahun 2011-2012 mengalami penurunan. Pada tahun 2011 koperasi sempat mengalami goncangan akibat besarnya rasio tunggakan, (4) Rasio penagihan koptan Tumpang Sari cenderung menurun. Kata Kunci : Tingkat Perputaran Piutang Dagang Cooperative becomes one important mandate in implementing constitution, where the cooperative is considered as a social and economic character organization which also means to keep balance between the social roles in the society as well as to improve the members’ welfare by providing the net income generated during its operational. One of the important coop’s activities is a product credit sales so that on the balance, receivable will appear. Accordingly this study aimed at analyzizng the level of the receibale turnover on the sales at the cooperative “tumpang sari” during 2011-2013. This study utilizaed a descriptive quantitative design that is a study which uses a numeric data, to be analyzed to obtain a conclusion. The study was conducted at the cooperative called “Koperasi Tani Tumpang Sari” by using a secondary quantitative data. The data were obtained by using interview and documentation. The analysis was made by using Receivable Turn Over (RTO), Average Collection Period (ACP), arrears ratio and billing ratio. The results indicated that (1) the level of sales receivable turn over of the cooperative from year to year experienced inconstant then the RTO had been found less than the average industries, that the billing made by the management was failed, (2) the average of ACP Koptan Tumpang Sari was found not good every year. Based on the calculation the results indicated that the average of the receivable collection was higher than the average industries, that was 60 days, (3) The arrears ratio indicated a reduction from 2011-2013. In 2011 this cooperative had experience almost collapsed as a result of the high arreas ratio. (4) The billing ratio of the cooperative Tumpang Sari was found declining. keyword : level of sales receivable turn over
SINERGITAS KAP DAN KPU DALAM MEWUJUDKAN LAPORAN DANA KAMPANYE YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL ., I Wayan Edy Suputra; ., I Gusti Ayu Purnamawati, S.E.; ., Anantawikrama Tungga Atmadja,SE,Ak.,M.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 5, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v5i2.8149

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan partai politik adalah keniscayaan karena sebagai institusi publik partai politik mempunyai peran besar dalam menjaga demokrasi dan mengelola pemerintahan. Namun komitmen partai politik untuk terbuka dan mempertanggungjawabkan dana partai sangat lemah. Secara khusus, fenomena pelaporan keuangan yang kurang baik itu sekaligus memperlihatkan bahwa partai politik tidak disiplin dalam mencatat penerimaan, pengelolaan, dan pengeluaran dana partainya. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa jauh sinergitas KAP dan KPU dalam mewujudkan laporan dana kampanye yang transparan dan akuntabel. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif yang mentitikberatkan pada deskripsi serta interpretasi perilaku manusia. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi dan studi dokumen. Data ini selanjutnya diolah melalui tiga tahapan, yaitu: 1) reduksi data, 2) penyajian data, 3) analisis data dan penarik kesimpulan berdasarkan teori yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sinergitas KAP dan KPU dalam mewujudkan laporan dana kampanye sudah dilakukan secara transparan walaupun terdapat beberapa kendala dalam pembuatan laporan audit Kata Kunci : Sinergitas,Laporan dana kampanye, Transparan dan Akuntabilitas Transparecy and accountability in the financial management of political parties is a necessity. As public institutional, political parties have a major role in keeping democracy well and managing the government. But the commitment of the political perties to be opened and accountable fot the funds of the party are still week. In particular, the phenomenon of bad financial reporting shows that political parties are not disciplined in recording the receipt, management and disbursement of funds party. The purpose of this study was to determine the extent of synergy of KPU and KAP in achieving transparent and accountable campaign finance report. This research was conducted by using qualitative method that focused on description and interpretation of human behavior. Data were obtained throught interviews, observation and document. Then, the data was processed throught three stages, namely 1) Data reduction, 2) Data presentation, 3) Data analysis and conclusions based on the theory that had been determined. These result indicated that the synergy of KAP and KPU in achieving campaign finance reports had been done in a transparent even thought there were still several obstacles in making the audit report. keyword : Synergy, Campaign finance report, Transparent and Accountable
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL, MORALITAS INDIVIDU, KEPUASAN KERJA, DAN KULTUR ORGANISASI TERHADAP KECURANGAN (FRAUD) AKUNTANSI PADA LPD DI KECAMATAN KERAMBITAN KABUPATEN TABANAN ., Ni Putu Ayu Sri Manik; ., Ni Luh Gede Erni Sulindawati, SE. Ak,M.P; ., Dr. Edy Sujana, S.E., M.Si.Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 8, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v8i2.13333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sistem pengendalian internal, moralitas individu, kepuasan kerja, dan kultur organisasi terhadap kecurangan (fraud) akuntansi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data primer yang diperoleh dari kuesioner dan diukur dengan menggunakan skala likert. Penelitian ini dilakukan pada Lembaga Perkreditan Desa di Kecamatan Kerambitan Kabupaten Tabanan. Populasi penelitian adalah seluruh kepala dan pegawai pada 27 LPD di Kecamatan Kerambitan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kepala, bagian keuangan, dan bagian pembukuan pada 13 LPD dengan jumlah responden sebanyak 39 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel sistem pengendalian internal (X1) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan (fraud) akuntansi, moralitas individu (X2) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan (fraud) akuntansi, kepuasan kerja (X3) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan (fraud) akuntansi, dan kultur organisasi (X4) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecurangan (fraud) akuntansi.Kata Kunci : Sistem Pengendalian Internal, Moralitas Individu, Kepuasan Kerja, Kultur Organisasi, Kecurangan Akuntansi The study was conducted at the village credit institutions located around Kerambitan sub-district, Tabanan regency in order to find out the effect of internal control system, individual morality, working satisfaction, and organization culture on accountancy fraud at the village credit institution offices around Kerambitan sub-district, Tabanan regency. A quantitative method was employed in this study by envolving primary data obtained by using questionnaire measured by Liker scale. The population consisted of all heads and office staff members working under 27 village credit institution offices located aroun Kerambitan sub-district. There were 39 respondents consisted of the head, financial section, and book keeping staffs from 13 village credit institution were selected as the samples based on nonprobability with purposive sampling technique. The data were analyzed by using multiple linear regressions supported by SPSS software version 17.0 for windows. The results indicated that the internal control system (X1) had a significant but negative effect on the accountancy fraud, individual morality (X2) had a significant but negative effect on the accountancy fraud, working satisfaction (X3) had a significant but negative effect on the accountancy fraud, and organization culture (X4) had a significant but negative effect on the accountancy fraud.keyword : internal control system, individual morality, working satisfaction, and organization culture on accountancy fraud.
PENGARUH PERSUASI ATAS PREFERENSI KLIEN, PENGALAMAN AUDITOR DAN KOMPLEKSITAS TUGAS TERHADAP PERTIMBANGAN AUDITOR DALAM MEGEVALUASI BUKTI AUDIT (Studi kasus Pada Kantor Akuntan Publik di Wilayah Bali) ., Ni Made Mia Mediasari; ., Dr. Edy Sujana,SE,Msi,AK; ., NI KADEK SINARWATI, SE., M.Si.Ak.
JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jimat.v4i1.6473

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh persuasi atas preferensi klien, pengalaman auditor, dan kompleksitas tugas terhadap pertimbangan auditor dalam mengevaluasi bukti audit pada Kantor Akuntan Publik diwilayah Bali. Penelitian ini termasuk Penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Bali yang berjumlah 93 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 75 orang dan di tentukan menggunakan metode purposive sampling. Jenis data pada penelitian ini adalah data primer. Data diperoleh melalui kuesioner yang di bagikan secara langsung pada Kantor Akuntan Publik di Bali. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda dan pengujian data dilakukan dengan dibantu oleh program SPSS (Statistical Product and Service Solution) 19. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa 1) persuasi atas preferensi klien berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertimbangan auditor. 2) pengalaman auditor berpengaruh positif dan signifkan terhadap pertimbangan auditor. 3) kompleksitas tugas berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertimbangan auditor didalam mengevaluasi bukti audit. 4) Persuasi atas preferensi klien, pengalaman auditor dan kompleksitas tugas berpengruh positif dan signifikan terhadap pertimbangan auditor dalam mengevaluasi bukti audit. Kata Kunci : persuasi atas preferensi klien, pengalaman auditor, kompleksitas tugas, pertimbangan auditor The study aimed at finding out the effect of persuation of the client’s preferences, auditor experiences, and task complexity on the auditor’s consideration in evaluating audit evidences at the public accountancy offices around Bali Region. This study utilizd a quantitative design involving the population of 93 auditors working under the Public Accountancy Office around Bali region, from which only 75 respondents were selected as the sample based on purposive sampling. The data of the study were obtained from a primary source by using questionnaires which were distributed directly to the Public Accountancy Offices in Bali. The analyses of the data were conducted by using multiple linear regression supported by SPSS (Statistical Product and Service Solution) program verion 19. The results of the study indicated that 1) the persuation of the client’s preferences had a positive and significant effect on the auditor’s consideration, 2) the auditor experiences had a positive and significant effect on the auditor’s consideration, and 3) the task complexity had a positive and significant effect on the auditor’s consideration in evaluating audit evidences. 4) the persuation of the client’s preferences, auditor experiences, and task complexity had a positive and significant effect on the auditor’s consideration in evaluating audit evidences. keyword : persuation of the client’s preferences, auditor experiences, and task complexity, the auditor’s consideration

Page 50 of 318 | Total Record : 3177


Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 16 No. 03 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 03 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 04 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 03 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 02 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 14 No. 01 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 04 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 03 (2022): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi Vol. 13 No. 02 (2022) Vol. 13 No. 01 (2022) Vol 13, No 01 (2022) Vol 12, No 3 (2021) Vol. 12 No. 3 (2021) Vol 12, No 2 (2021) Vol. 12 No. 2 (2021) Vol. 12 No. 1 (2021) Vol 12, No 1 (2021) Vol 11, No 3 (2020) Vol. 11 No. 3 (2020) Vol 11, No 2 (2020) Vol. 11 No. 2 (2020) Vol. 11 No. 1 (2020) Vol 11, No 1 (2020) Vol 10, No 3 (2019) Vol. 10 No. 3 (2019) Vol 10, No 2 (2019) Vol. 10 No. 2 (2019) Vol. 10 No. 1 (2019) Vol 10, No 1 (2019) Vol 9, No 3 (2018) Vol. 9 No. 3 (2018) Vol 9, No 2 (2018) Vol. 9 No. 2 (2018) Vol. 9 No. 1 (2018) Vol 9, No 1 (2018) Vol 8, No 2 (2017): Vol. 8 No. 2 (2017) Vol. 7 No. 1 (2017) Vol 7, No 1 (2017): Vol 6, No 3 (2016): Vol. 6 No. 3 (2016) Vol. 5 No. 2 (2016) Vol 5, No 2 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue