cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Fisitek : Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi
ISSN : 25806661     EISSN : 2580989X     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi is a peer-reviewed journal which covers all aspects of theoretical and practical research of physics and their use. FISITEK is published by Physics Department of Science and Technology Faculty, State Islamic University of Sumatera Utara Medan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan), Indonesia. FISITEK appears twice a year, in February and August. FISITEK is available in electronic and print editions.
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2025)" : 6 Documents clear
LEMARI PENGERING PAKAIAN DENGAN SENSOR DHT11 BERBASIS ARDUINO UNO Harahap, Sutan Reka Nasrul Azis; Nasution, Mulkan Iskandar; Nasution, Nazaruddin
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23426

Abstract

Lemari pengering pakaian otomatis berbasis arduino uno merupakan alat yang mampu mengeringkan pakaian secara otomatis tanpa membutuhkan bantuan panas matahari yang dipengaruhi oleh cuaca sehingga dengan menggunakan lemari pengering pakaian otomatis berbasis arduino uno masyarakat dapat mengeringkan pakaian dengan lebih efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem kerja dari lemari pengering pakaian serta penerapannya dalam mengeringkan pakaian dinilai dari parameter yang di analisis (kelembaban, suhu, dan waktu pengeringan pakaian) guna dalam memberi informasi terkait tentang kondisi kekeringan pakaian setiap jenis pakaian. Lemari pengering pakaian ini menggunakan sensor DHT 11 dalam menganalisa serta memantau tingkat kekeringan pakaian. Hasil penelitian menunjukkan lemari pengering pakaian efektif dalam memberikan informasi tentang kondisi pengeringan pakaian dimana waktu pengeringan pakaian selama 50 menit hingga 70 menit, nilai kelembaban 91 % RH hingga 66 % RH, nilai suhu 29oC hingga 37,4oC.
IMPLEMENTASI ARDUINO DENGAN UV LIGHT SEBAGAI PERANGKAP NYAMU(Culiciade) Nasution, Mulkan Iskandar; Nasution, Nazaruddin; Siregar, Fakhrunada Saleha
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23596

Abstract

Sistem alat  perangkap nyamuk (Culicidae) dengan pemikat UV light berbasis arduino dirancang sebagai pemikat nyamuk menggunakan UV light  dikarenakan nyamuk tertarik pada sinar ultraviolet (UV, sinar UV)   dapat membantu mereka untuk menavigasi. Pada alat ini telah dilakukan kalibrasi dan pengujian berulang deteksi sensor suhu  dan  kelembapan dengan hasil pengujian adaptor didapatkan nilai rata-rata sebesar 12,308 V dan tegangan output 5,00 V dengan nilai rata-rata sebesar 5 V, untuk pengujian DHT11 nilai rata-rata persentase kesalahan 1,73%, Dan  untuk pengujian sensor gas didapatkan total persentase selisih pengujian 1,73%. Pengujian alat penelitian ini dilakukan berulang, pada sore hari dan berhasil membuat 24 ekor nyamuk terperangkap dalam waktu 50 menit pengujian. Semua data yang dihasilkan dari sensor-sensor tersebut disimpan secara terstruktur dalam memori untuk tujuan analisis dan monitoring jangka panjang.
ANALISIS KARAKTERISTIK LARUTAN ELEKTROLIT PHYLLANTHUS ACIDUS SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN Lubis, Rizky Wahyuni; Daulay, Abdul Halim; Khairiah, Khairiah
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23320

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan: (i) menghasilkan perangkat karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus, (ii) untuk mengetahui karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental laboratoris. Pada penelitian ini digunakan larutan elektrolit yang dihasilkan dari semua jenis buah cermai (Phyllanthus acidus). Variasi pasangan elektroda yaitu Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Variasi volume larutan 100, 200, 300 ml. Variasi jarak 2, 4, dan 6 cm. Variasi konsentrasi penambahan NaCl yaitu 1,67%, 3,33%, 5,00%, 6,67%, 8,33%, dan 10,00%. Pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan volume menggunakan jarak 2 cm dengan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Pengukuran untuk mengetahui pengaruh jarak elektroda yaitu menggunakan volume 300 ml dengan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Sedangkan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi NaCl terhadap larutan menggunakan volume 300 ml dengan jarak elektroda 2 cm dan pasangan elektroda Cu-Zn, Cu-Al, dan Cu-Pb. Dari hasil penelitian yang dilakukan Perangkat karakterisasi larutan elektrolit Phyllanthus acidus telah berhasil dibuat dengan performansi yang baik. Hasil dan analisis secara keseluruhan didapatkan bahwa perubahan volume, variasi jarak, dan penambahan konsentrasi NaCl memberikan nilai kuat arus dan tegangan yang berbeda serta konduktivitas dan padatan zat terlarut yang berbeda pula. Akan tetapi pengaruh pH terhadap penambahan volume larutan dan penambahan NaCl cenderung mempertahankan pH nya. konsentrasi NaCl ke dalam larutan, semakin besar konsentrasi NaCl semakin besar tegangan dan arus atau nilai keluaran listriknya dan konduktivitas serta padatan zat terlarut dalam larutan semakin besar pula. Pada penelitian ini elektroda Cu-Zn merupakan elektroda terbaik dalam menghasilkan nilai keluaran listrik dibandingkan elektroda Cu-Al dan Cu-Pb.Kata Kunci: Phyllanthus acidus, Kuat Arus, dan Tegangan
PREDIKSI FREKUENSI BILAH SARON MENGGUNAKAN JARINGAN SARAF TIRUAN BACKPROPAGATION MATLAB Wahyuni, Sri Endang; Putri, Delia Achadina; Suharmanto, Puji
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.24512

Abstract

Alat musik tradisional saron gamelan jawa dapat dikaitkan dengan Konsep fisika yaitu materi gelombang bunyi. Bunyi pada alat musik saron gamelan jawa dihasilkan oleh bilah-bilah perunggu yang bergetar akibat dipukul menggunakan panakol kayu. Pembuatan gamelan Jawa secara tradisional dilakukan berdasarkan perasaan dalam penyelarasan nada yaitu perasaan enak atau tidak enaknya bunyi yang didengar, Dengan cara ini, keselarasan dapat berubah seiring dengan perasaan pengrajin, sehingga diperlukan metode yang lebih objektif dalam menentukan frekuensi bunyi yang dihasilkan. Frekuensi merupakan salah satu ciri khas bunyi yang dapat diukur dalam satuan Hertz (Hz). Tujuan Penelitian adalah memprediksi frekuensi bunyi yang dihasilkan dari ketukan 15 bilah saron menggunakan jaringan saraf tiruan - backpropagation. Pada penelitian Data frekuensi tersebut kemudian dianalisis menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) dengan algoritma backpropagation, yang mampu mengenali pola dan memprediksi frekuensi bilah gamelan saron secara random. Implementasi JST-backpropagation dalam penelitian ini dilakukan menggunakan Matlab untuk mengoptimalkan prediksi frekuensi bilah gamelan secara lebih akurat dan objektif. Berdasarkan Hasil pelatihan dan pengujian didapatkan arsitektur jaringan terbaik juga terdapat pada 50-10-1, fungsi aktivasi Logsig-Purelin dan fungsi percepatan TrainGDA yang memiliki keberhasilan akurasi sebesar 99% -100% pada 15 bilah dengan rentang frekuensi 684 - 2647 Hz frekuensi 684 - 2647 Hz. Tingkat keberhasilan dalam memprediksi pola frekuensi saron ditunjukkan dengan MSE (nilai error) semakin kecil dari 0,001 menjadi 0,000893 yang artinya hasil prediksi yang didapatkan mendekati data aslinya. Berdasarkan hasil perbandingan data asli vs data JST-backpropagation semua bilah saron mempunyai tingkat kemiripan sebesar 99-100%. Sehingga dapat dikatakan JST-backpropagation mampu mengenali pola frekuensi saron dengan baik.
STUDI EMPHIRICAL ORTHOGONAL FUNCTION (EOF) VARIABILITAS KELEMBABAN RELATIF DI LAPISAN BAWAH SELAMA FENOMENA ENSO DI INDONESIA Fauziah, Hesty; Prabowo, Gusti Agung; P.Saragih, Kris Anderson; Pardede, Samuel Fernandez
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23073

Abstract

Variabilitas kelembaban relatif memainkan peran krusial dalam dinamika atmosfer, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia yang sangat dipengaruhi oleh fenomena global seperti El Ni
KARAKTERISTIK BETON POLIMER BERBASIS CANGKANG KERANG DENGAN PEREKAT RESIN POLYESTER Apriyana, Resi; Daulay, Abdul Halim; Siregar, Shinta Marito
FISITEK: Jurnal Ilmu Fisika dan Teknologi Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/fisitekfisitek.v9i1.23321

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang karakteristik beton polimer berbasis cangkang kerang dengan perekat resin polyester yang bertujuan:(i) untuk menghasilkan beton polimer berbasis cangkang dan resin polyester , (ii) untuk mengetahui karakteristik beton polimer yang dihasilkan, dan (iii) untuk mengetahui komposisi campuran pasir silika serbuk cangkang kerang dan resin poliester . Bahan dasar penelitian ini adalah pasir silika, cangkang kerang, dan resin poliester . Pasir silika dan resin poliester diperoleh secara komersial, cangkang kerang diperoleh dari limbah sampah rumah makan. Cangkang kerang dan pasir silika diayak menggunakan ayaman 100 mesh. Variasi komposisi pencampuran antara pasir dan cangkang kerang adalah 1:3, 1:4, dan 1:5 dengan penambahan resin polyester sebanyak 20dan 25% dari massa agregat. Dalam pembuatan beton polimer dengan menggunakan karakteristik mekanik seperti kuat tekan menghasilkan nilai terbaiknya di komposisi 25% degan pencampuran variasi 1:4 dengan nilai sebesar 58,308 MPa, untuk kuat patah menghasilkan nilai terbaik di komposisi 20% dengan pencampuran variasi 1:5 dengan nilai sebesar 3 ,7376 MPa. Dan untuk karakteristik fisis yang menggunakan kepadatan dapat menghasilkan nilai terbaik di komposisi 20% dengan variasi 1:5 dengan nilai sebesar 2023,3 kg/m3. Dan untuk pengujian SEM diperoleh hasil foto yang menunjukkan bahwa pasir, serbuk cangkang kerang dan polyester yang digunakan telah berhasil menutup pori-pori, sudah terdistribusi secara merata kecuali pada bagian tertentu yang masih terlihat adanya penggumpalan. Dari hasil pembuatan beton polimer yang berbahan dasar serbuk cangkang kerang dan polyester dapat dilihat bahwa data yang mempunyai nilai tertinggi adalah campuran variasi pasir dan serbuk cangkang kerang dengan perbandingan 1:4 dan dengan komposisi polyester 25%.Kata-kata Kunci : Polimer Beton, Cangkang Kerang, Poliester , Scanning Electron Microscopy (SEM)

Page 1 of 1 | Total Record : 6