cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Edu Riligia: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan
ISSN : 25810251     EISSN : -     DOI : -
Arjuna Subject : -
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret" : 12 Documents clear
KOMPETENSI PROFESIONAL GURU ALQURAN HADIS DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KOTA BINJAI Jepri Susianto, Saiful Akhyar Lubis, Syamsu Nahar
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.642 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4124

Abstract

Abstrak: tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi profesional, upaya, serta faktorpendukung dan penghambat dalam meningkatkan kompetensi profesional guru alquran hadis di MadrasahAliyah Negeri kota Binjai. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa kompetensi profesional guru alquran hadis di Madrasah Aliyah Negeri kota Binjai terlihat dalampenguasaan materi pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar alquran hadis siswa diMadrasah Aliyah Negeri Kota Binjai. Upaya yang dilakukan oleh kepala sekolah untuk meningkatkankompetensi profesional guru alquran hadis yaitu dengan peningkatan kemampuan profesional guru alquranhadis; supervisi klinik; peningkatan motivasi kerja guru alquran hadis; pembinaan kinerja guru alquranhadis. Faktor pendukungnya adalah adanya dukungan dari kepala sekolah, guru alquran hadis memilikikualifikasi akademik yang mendukung dan adanya fasilitas sekolah yang memadai. Sedangkan, faktorpenghambatnya adalah latar belakang pendidikan siswa yang beragam. Solusi dari kendala yang ditemuitersebut, mengadakan ekstrakurikuler keagamaan seperti tilawah, atau tahsin alquran.
EVALUASI PROGRAM METODEUMMI DI SDIT ALIYA BOGOR Prengki Pasaribu, Mardianto, Rusydi Ananda
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.325 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4107

Abstract

Islam Terpadu Aliya Bogor tahun 2018 yang dilihat dari 1) landasan formal, tujuan, dan sasaranprogram metode Ummi di SDIT Aliya Bogor, 2) prosedur rekuitmen peserta didik, daya dukungorang tua, guru Al-Qur’an metode Ummi, ketersediaan sarana dan prasarana, pengelolaaanprogram metodeUmmi serta pembiayaan program metodeUmmi di SDIT Aliya Bogor, 3) kegiatanpembelajaran di SDIT Aliya Bogor yang mencakup (perencanaan pembelajaran, pelaksanaanserta penilaian pembelajaran di SDIT Aliya Bogor, 4) Untuk mengetahui bagaimanakah laporanperkembangan metode Ummi peserta didik dan hasil belajar jilid 1-6, Al-Qur’an, Ghorib danTajwid di SDIT Aliya Bogor. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif denganmenggunakan model Context, Input, Procces, Product . Sumber data diambil dari data primerdan data sekunder melalui wawancara, angket, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian iniadalah sebagai berikut: 1) evaluasi komponen konteks (Context) yaitu landasan penyelenggaraanprogram metode Ummi, tujuan program metode Ummi SDIT Aliya Bogor, sasaran programmetode Ummi SDIT Aliya Bogor, menetapkan pada kategori cukup sesuai dengan kriteria, 2)evaluasi komponen masukan (Input) yaitu tiga aspek yang terkategori baik adalah peserta didik,daya dukung orang tua, pembiayaan, sedangkan tiga aspek lagi yaitu guru Al-Qur’an metodeUmmi, sarana dan prasarana, dan pengelolaan metode Ummi sesuai dengan kriteria UmmiFoundation, 3) evaluasi komponen proses (Process) yang terbagi menjadi tiga aspek evaluasiyaitu perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajarandan evaluasi sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan, dan 4) evaluasi komponen produk (Product)yaitu laporan perkembangan metode Ummi peserta didik dan hasil belajar metode Ummi pesertadidik sesuai dengan kriteria Ummi Foundation.Kata Kunci: Evaluasi Program, CIPP, Metode Ummi
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA PEMBENTUKAN KARAKTER ISLAMI SISWA SMA NEGERI 1 MODEL TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT Maulida, Ali Imran Sinaga, Wahyuddin Nur Nasution
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.308 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4131

Abstract

Abstarak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang Problematika Pembelajaran PendidikanAgama Islam Pada Pembentukan Karakter Islami Siswa SMA Negeri 1 Model Tanjung Pura KabupatenLangkat. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Temuan dalam penelitian iniadalah tentang peran pendidikan agama Islam di Sekolah dalam pembentukan karakter peserta didik.Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama.Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika di mulai dari tertanamnya jiwa keberagamaan padaanak, oleh karena itu materi Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah menjadi salah satu penunjangpendidikan karakter. Melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) siswa di ajarkan aqidahsebagai dasar keagamaannya, di ajarkan al-Quran dan Hadits sebagai pedoman hidupnya, di ajarkanfiqih sebagai rambu-rambu hukum dalam beribadah, mengajarkan sejarah Islam sebagai sebuah keteladananhidup, dan mengajarkan akhlak sebagai pedoman perilaku manusia apakah dalam kategori baikataupun buruk. Oleh sebab itu, tujuan utama dari Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) adalahpembentukan kepribadian pada diri siswa yang tercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalamkehidupan sehari-hari. Di samping itu, keberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) disekolah salah satunya juga di tentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang tepat.
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN AKSELERASI DAN UNGGULAN DI PERGURUAN AL-AZHAR MEDAN Husni Mubarat, Fachruddin Azmi, Siti Halimah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (170.096 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4097

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah 1). Untuk mengetahui penerimaan peserta didik dan tenagapendidik pada program pendidikan akselerasi dan unggulan Perguruan Al-Azhar Medan. 2) Untukmengetahui pelaksanaan pembelajaran yang meliputi penggunaan media, dan penggunaan fasilitasyang ada dalam program pendidikan akselerasi dan unggulan Perguruan Al-Azhar Medan. 3)Untuk mengetahui sistem evaluasi, supervisi, pelaporan hasil akhir yang diterapkan dalam programpendidikan akselerasi dan unggulan Perguruan Al-Azhar Medan. 4) Untuk mengetahuifaktor pendukung dan penghambat hambatan sekolah dalam program pendidikan akselerasidan unggulan Perguruan Al- Azhar Medan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. hasildari penelitian ini adalah: 1) Siswa yang diterima pada program akselerasi maupun unggulan disekolah ini biasa harus melawati tes seperti tes akademik dan tes psikotes. Nanti hasil tersebutakan dikumpulkan oleh sekolah dengan syarat jika IQ nya 130 ke atas maka diterima untukprogram akselerasi sedangkan untuk unggulan harus IQ 100-130. 2) Pelaksanaan pembelajaranyang meliputi penggunaan media pembelajaran di SMA Swasta Al-Azhar Medan yaitu mediaaudio (radio, tape recorder, telepon, laboratorium bahasa), media visual gerak contohnya gambargambarproyeksi bergerak seperti film bisu dan media visual diam (foto, ilustrasi, flashcard,gambar pilihan dan potongan gambar, film bingkai, film rangkai, OHP, grafik, bagan, diagram,poster, peta) yang penting materi dapat terserap anak dengan baik 3) Pengevaluasian kurikulumpada program kelas akselerasi dan unggulan dilakukan oleh kepala sekolah bersama wakil kurikulum.Biasanya evaluasi dilakukan per triwulan, per semester, dan di akhir tahun. 4). Faktor pendukungdalam pelaksanaan progam akselerasi maupum unggulan yang ada di SMA Swasta Al-AzharMedan yaitu sarana dan prasarana yang dapat dikatakan mendekati lengkap seperti laboratoriumkomputer, bahasa, IPA dan lain-lain. Sedangkan penghambat dalam pelaksanaan program akselerasimaupun unggulan di SMA Swasta Al-Azhar Medan dapat dikatakan tidak begitu ada, hanyasaja siswa dalam penggunaan hanphone terkadang dapat mengganggu konsentrasi belajar baikdi sekolah maupun di rumah.Kata Kunci: Implementasi, Akselerasi dan Unggulan
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM KISAH ‘UZAIR (Analisis Kajian dalam Q.S. Al-Baqarah Ayat 259 dan Q.S. At-Taubah Ayat 30) Dedek Dian Sari, Zulheddi, Edi Saputra
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.004 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4108

Abstract

Abstrac: In this study, the author uses the methodology of library research with a qualitative approach. Thetechnique of collecting the data is carried out through analysis of the Qur’anic text through Qur’anic interpretations,namely the discussion of information in the Koran which in this case the primary source is the book of theKoran and the Qur’anic Interpretation Book and secondary sources are books related to Islamic educationand stories of the Qur’an. Prophets and Apostles. The aims of this study was to explore and examine thevalues of Islamic education in the stories of ‘Uzair Surat al-Baqarah verse 258 and at-Taubah verse30. The results of this study are 3 (three) values of Islamic education, including the values of aqeedah orcreed, intellectual, and morals. All of these values are relevant to current education. Aqeedah will educatepeople to unleash God and not associate with Him and believe in His prophets and apostles, intellectualswill educate people to use their minds in thinking about natural phenomena, morals will make humanshave adab in social relations between humans and the environment .Key Words: Value, Islamic studies, Relevance.
DINAMIKA MADRASAH DINIYAH TAKHMILIYAH AWALIYAH (Studi Kasus MDTA di Kecamatan Percut Sei Tuan) Dahlina Sari Saragih, Abd. Mukti, Siti Zubaiah
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.148 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4098

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Dinamika Kelembagaan Madrasah DiniyahTakhmiliyah Awaliyah (Studi Kasus MDTA di Kecamatan Percut Sei Tuan). 2) Dinamika KurikulumMadrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah (Studi Kasus MDTA di Kecamatan Percut Sei Tuan). 3)Dinamika Manajemen Pendidikan Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah (Studi Kasus MDTAdi Kecamatan Percut Sei Tuan). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif denganmenggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakanobservasi atau pengamatan, wawancara dan studi dokumentasi. Dari hasil penelitian penelitimemperoleh temuan yang menunjukkan bahwa: 1) Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah diKecamatan Percut Sei Tuan merupakan Lembaga Pendidikan Islam yang berbentuk Yayasan, OrganisasiKeagamaan, milik pribadi, dan pesantren. 2) Pelaksanaan manajemen di Madrasah Diniyah TakhmiliyahAwaliyah di Kecamatan Percut Sei Tuan belum dapat dikatakan maksimal. Ada beberapa kendalayang membuat manajemen di Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah tidak terkelola denganbaik. 3) Kurikulum Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah pada dasarnya bersifat fleksibel danakomodatif. Oleh sebab itu, pengembangan kurikulum dapat dilakukan oleh Departemen AgamaPusat Kantor Wilayah/ Depag Propinsi dan Kantor Departemen Agama Kabupaten/ Kotamadyaatau oleh pengelola kegiatan pendidikan sendiri. Prinsip pokok untuk mengembangkan tersebutialah tidak menyalahi aturan perundang-undangan yang berlaku tentang pendidikan secara umum,peraturan pemerintah, keputusan Menteri Agama dan kebijakan lainnya yang berkaitan denganpenyelenggaraan Madrasah Diniyah.Kata Kunci: Dinamika, Madrasah Diniyah Takhmiliyah Awaliyah
NILAI-NILAI PENDIDIKAN DALAM ALQURAN (Kajian Tafsir pada Q.S. Al-Fajr) Ahmad Basuki, Syamsu Nahar, Edi Saputra
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.438 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4111

Abstract

Q.S. Al Fajr: 1-30?, 2) Bagaimana relevansi nilai-nilai pendidikan dalam Q.S. Al Fajr: 1-30 denganpendidikan saat ini?. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian kualitatif dengan menggunakanpendekatanlibrary researh (penelitian pustaka). Metode yang digunakan adalah metodetahlili. Adapunyang menjadi sumbernya adalah Alquran dan kitab-kitab Tafsir (Al-Misbah, Al-Wasith, Al-Azhar, danlain-lain) Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Nilai-nilai pendidikan yang terdapat pada Q.S Al-Fajr1-30 ialah sebagai berikut: a) Nilai disiplin, b) Balasan berupa hukuman (Punishment), c) Laranganbersikap melampaui batas, d) Nilai keimanan, e) Nilai syukur, f) Nilai ketabahan, g) Nilai larangan berbuatkeji, h) Balasan berupa hadiah (Reward). 2) Terdapat relevansi kandungan surah al-Fajr terhadap kondisisaat ini, mengingat kondisi masyarakat pada saat ini yang dilanda krisis keimanan dan ketakwaan sertamerosotnya moral sehingga membuat masyarakat jauh dari praktik-praktik yang sesuai dengan syari’atIslam. Oleh karena itu, kajian ini bisa menjadi gambaran dan acuan dalam kehidupan untuk bisa mengarahdalam menata kehidupan di masa yang akan datang, terlebih lagi bagi generasi muda Islam yang padasaat ini kebingungan dan tidak mengetahui batas-batas yang jelas antara benar-salah, baik-buruk, danterpuji-tercela. Hal ini urgen untuk segera mungkin diaktualisasikan pada setiap individu Muslim. Jika halini dapat terealisasi, maka akan tercipta suasana yang kondusif secara kolektif.This study aims to analyze: 1) What educational values are contained in Q.S. Al Fajr: 1-30? 2) How is therelevance of educational values in Q.S. Al Fajr: 1-30 with current education? This research belongs to thecategory of qualitative research using the library research approach (library research). The method used isthe tahlili method. As for the sources are the Qur’an and the Tafseer books (Al-Misbah, Al-Wasith, Al-Azhar, etc.). The results of the study show that: 1) The educational values contained in QS Al-Fajr are:The educational values contained in the Qur’an in Surah al-Fajr verses 1-30 are as follows: a) Value ofdiscipline, b) Reply in the form of punishment (Punishment), c) Prohibition of overreaching, d) Value offaith, e) Value of gratitude, f) Value of fortitude, g) Value of prohibiting acts of vile, h) Reward in the formof reward. 2) There is relevance of the contents of surah al-Fajr to the current conditions, given the conditionof society at this time which was hit by a crisis of faith and piety and degeneration of morals that madepeople far from practices that were in accordance with Islamic shari’a. Therefore, this study can be apicture and reference in life to be able to lead in arranging life in the future, especially for the youngergeneration of Islam who are currently confused and do not know the clear boundaries between right andwrong, good - bad, and disgraceful. This is urgent to be possible to be actualized in every Muslim individual.If this can be realized, it will create a conducive atmosphere collectively.Kata Kunci: Nilai, Pendidikan dan Al-Qur’an
NILAI-NILAI PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMA NEGERI 18 MEDAN Abdul Kadir, Syamsu Nahar, Wahyuddin Nur
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.767 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4112

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) Nilai-nilai pendidikan multikulturalpada pembelajaran PAI di SMA Negeri 18 Medan, 2) Implementasi penanaman nilai-nilai pendidikanmultikultural pada pembelajaran PAI di SMA Negeri 18 Medan, 3) Implikasi pendidikan multikulturalpada pembelajaran PAI terhadap sikap toleransi siswa siswi di SMA Negeri 18 Medan. Penelitianini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru dan siswa SMA Negeri 18 Medan.Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa: 1)Nilai-nilai pendidikan multikultural pada pembelajaran PAI diSMA Negeri 18 Medan terciptanya suasana pembelajaran PAI yang kondusif dikarenakan materipembelajarannya mengajarkan saling menghargai, toleransi dan demokrasi terhadap perbedaanyang ada. Muatan kurikulum multikultural terintegrasi dengan pembelajaran PAI dan pelajaranPendidikan Kewarganegaraan (PKn). 2) Implementasi penanaman nilai-nilai pendidikan multikulturalpada pembelajaran PAI di SMA Negeri 18 Medan dengan memberikan contoh teladan dari gurutentang saling menghargai dengan tidak membeda-bedakan siswa yang satu dengan siswa lainnya.Kemudian metode yang dilakukan oleh guru dalam menanamkan nilai-nilai multikultural kepadasiswa adalah dengan cara mengajar dengan bahasa yang santun dan tidak pernah menyinggungisu sensitif yang berkaitan dengan perbedaan agama dan suku. 3) Pendidikan multikultural berdampakpositif bagi sikap toleransi siswa. Setelah menerima pembelajaran PAI para siswa memiliki rasasaling menghargai terhadap perbedaan. Hal ini dapat dilihat dari sikap dan prilaku siswa seharihariyang saling menghargai dan tidak pernah mempermasalahkan perbedaan dikalangan mereka.Kata Kunci: Nilai, Pendidikan, Multikultural
IMPLEMENTASI KOMPETENSI KEPRIBADIAN GURU BERSERTIFIKASI DI MADRASAH ALIYAH NEGERI PEMATANG SIANTAR Nurhasanah, Syamsu Nahar, Ali Imran Sinaga
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.062 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4106

Abstract

bertakwa guru bersertifikasi di Madrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar.? 2) Bagaimana komptensikepribadian jujur guru bersertifikasi di Madrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar.? 3) Bagaimana kompetensikepribadian menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat guru bersertifikasi terhadap peningkatankompetensi guru dalam mengajar di Madrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar.? Metodologi penelitianini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Kompetensi Kepribadian Berimandan Bertakwa Guru Bersertifikasi di Madrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar. Bahwa bertakwa, ramah,energik, jujur, objektif dan berakhlak mulia, memiliki rasa ikhlas, merasa tanggungjawab dan dalammemberikan ilmu kepada siswa/i, saling bekerja sama dalam kekeluargaan, mantab dan stabil. Gurutepat waktu, harus menjalankan tugas dengan benar dan tanpa pamrih, walaupun harus mengorbankankepentingan pribadi. Disiplin menjalankan tugas sebagai seorang guru, bekerja keras, bersungguh-sungguhdan hidup teratur dalam memanfaatkan waktu, ikhlas dalam arti apa yang dikerjakan kerana Allah.Bekarja sebagai ibadah yang nantinya akan kita pertanggung jawabkan kepada Allah Swt, merupakankompetensi kepribadian beriman dan bertakwa. 2) Komptensi Kepribadian Jujur Guru Bersertifikasi diMadrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar. Bahwa kompetensi kepribadian jujur sangat tertanam padadiri induvidu guru yang bersertifikasi, yakni terlihat pada datang kemadrasah dan pulang dari madrasahsesuai dengan peraturan yang sudah disepakati, serta saat pemberian nilai mata pelajaran sesuai denganhasil evaluas/ujian dari siswa. Guru dilarang mengkatrol nilai yang rendah menjadi tinggi. 3) KompetensiKepribadian Menjadi Teladan Bagi Peserta Didik dan Masyarakat Guru Bersertifikasi Terhadap PeningkatanKompetensi Guru Dalam Mengajar di Madrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar. Kompetensi kepribadianmenjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat guru bersertifikasi terhadap peningkatan kompetensiguru dalam mengajar di Madrasah Aliyah Negeri Pematang Siantar Yang utama yang harus dilakukanpendidik adalah memberikan contoh (tauladan) yang baik. Kepribadian pendidik yang matang akanmampu menjadi model dan tauladan yang baik bagi siapapun khususnya siswa, karena pendidik harusmampu menampilkan kepribadian yang menarik.Memiliki sikap yang terpuji dan berakhlak yang baiksebagai pribadi seperti santun, jujur, amanah, disiplin dan kerjasama.Kata Kunci: Kompetensi Kepribadian, Pelaksanaan dan Sertifikasi
POLA PENDIDIKAN AGAMA DAN KARAKTER BAGI ANAK TUNAGRAHITA DI SDLB NEGERI 0577704 KWALA BINGAI KEC. STABAT, KAB. LANGKAT Handriyatul Akhbar, Mardianto, Rusydi Ananda
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 3, No 1 (2019): Januari-Maret
Publisher : Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.36 KB) | DOI: 10.47006/er.v3i1.4163

Abstract

Abstrak: Tunagrahita merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut anak atau orang yangmemiliki kemampuan intelektual di bawah ratarata atau bisa juga disebut dengan retardasi mental.Anak tunagrahita ini fungsi intelektualnya yang lamban, yaitu IQ 70 ke bawah berdasarkan tesintelegensi baku. Pola Pendidikan Agama Islam adalah Model yang digunakan untuk proses memasukkannilai-nilai Agama Islam pada diri peserta didik untuk mencapai tujuan yang mengarah kepada ketaqwaandan akhlakul karimah sehingga membentuk pribadi yang sempurna, bertanggung jawab, dan baikdalam setiap perbuatan yang dilakukannya. Sedangkan Pendidikan Karakter dimaknai sebagaicara berpikir dan berprilaku yang khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama baik dalamlingkungan keluarga, masyarakat, bangsa dan Negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimanapola pendidikan agama dan karakter bagi anak tunagrahita di SDLB Negeri Kwala Bingai. Penelitianini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupaobservasi,wawancara, dan studi dokumentasi dengan menitik beratkan sumberdata informasi yaitu:kepala sekolah dan guru Agama Islam, untuk mengokohkan keabsahan data yang di peroleh. Darihasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi diperoleh hasil bahwa Pola pendidikan agamabagi siswa tunagrahita berjalan dengan baik disana guru menggunakan pola pembiasaan dan polaintruksi satu arah. Guru sangat memperhatikan dan melakukan pendekatan perindividu ada beberapahal yang harus diperhatiakan untuk merangsang perhatian mereka yaitu menenamkan kepatuhan,melakukan kontak mata langsung perindividu, Selain itu ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikanbagi guru dalam proses pembelajaran, yaitu menggunakan suara jelas dan keras, pemberian instruksijelas, singkat dan menggunakan bahasa yang sederhana. yang paling berperan menanamkan pendidikankarakter adalah guru agama adapun nilai yang ditanamkan seperti nilai religi, nilai kejujuran, social,tanggung jawab dan tolong menolong.Kata Kunci : Pola Pendidikan, Tunagrahita Dan Karakter

Page 1 of 2 | Total Record : 12