cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
AS-SÂIS (JURNAL HUKUM TATA NEGARA ISLAM/SIYASAH)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2022)" : 5 Documents clear
TAFSIR AHKAM DALAM PERDAGANGAN SUATU TELAAH HUKUM ISLAM ramadani, ramadani
AS-SAIS (JURNAL HUKUM TATA NEGARA/SIYASAH) Vol 6, No 1 (2022): AS-SAIS : Jurnal Hukum Tata Negara / Siyasah
Publisher : Hukum tata Negara/Siyasah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/as-sais.v6i1.11161

Abstract

Abstractthe political law of sharia banking, it will be imagined in the mind that the law is something weak. That is, law is in a position as an object of politics, and politics as a subject that influences the law. What is the form of politics in banking and what is the scope of politics and banking, while the conclusion is that various factors influence the formation of Islamic banking law in Indonesia, namely, ideological, religious, political, social, and cultural factors. As for the advice given in building a country that is safe, peaceful, and peaceful, we should help each other in the economic development of our country. AbstractDalam cakupan luaspun seperti internasional, perdagangan menjadi sebuah penghubung hubungan antar suatu Negara. Perdagangan yang dilakukan dengan baik tentu akan berakibat baik pula baik bagi seorang pedagang maupun bagi pembelinya, itu lah sebabnya di dalam agamapun menjelaskan mengenai perdagangan, yang tertuang dalam kitab suci Al-Quran, adapun rumusan masalah adalah apa yang dimaksud dengan perdagangan, Apa dalil beserta tafsirannya dalam Al-quran mengenai perdagangan
Perilaku Konsumen Kaitanya Dengan Pemerintah Menurut Hadis-Hadis Nabi Lubis, Syaddan Dintara
AS-SAIS (JURNAL HUKUM TATA NEGARA/SIYASAH) Vol 6, No 1 (2022): AS-SAIS : Jurnal Hukum Tata Negara / Siyasah
Publisher : Hukum tata Negara/Siyasah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/as-sais.v6i1.11162

Abstract

ABSTRACT Consumer behavior is the behavior of consumers, where they can illustrate the search to buy, use, evaluate and improve their products and services. The focus of consumer behavior is how individuals make decisions to use their available resources to consume an item. One of the important features of Islam is that it not only changes the values and habits of society but also provides the necessary legislative framework to support and strengthen these goals and avoid abuse. Islamic ethics in consumption are as follows, including monotheism, fairness, free will, trust, halal and simple. In Islam, consumption cannot be separated from the role of faith in providing a worldview that tends to influence human personality, namely in the form of behavior, lifestyle, tastes, attitudes towards fellow human beings. As for consumer behavior in Islam that is exemplified by the Prophet Muhammad as explained in several hadiths as follows: halal consumption, good/nutritious consumption, not excessive consumption, and consumption that does not contain usury, is not dirty/unclean and is not disgusting and not from bribes. . The difference in the behavior of Muslim and non-Muslim consumers is that when Muslim consumers fulfill their needs, they do not only meet individual (material) needs, but also meet social (spiritual) needs. In Islam, the behavior of a Muslim consumer must reflect his relationship with Allah (Hablu minallah) and humans (Hablu minannas). This concept is not found in conventional consumer behavior. Keywords: Consumer behavior; Motivation; According to the Prophet.          ABSTRAK Perilaku konsumen ialah tingkah laku dari konsumen, dimana mereka dapat mengilustrasikan pencarian untuk membeli, menggunakan, mengevaluasi dan memperbaiki suatu produk dan jasa mereka. Fokus dari perilaku konsumen adalah bagaimana individu membuat keputusan untuk menggunakan sumber daya mereka yang telah tersedia untuk mengkonsumsi suatu barang. Salah satu ciri penting dalam Islam bahwa ia tidak hanya mengubah nilai-nilai dan kebiasaan masyarakat tetapi juga menyajikan kerangka legislative yang perlu untuk mendukung dan memperkuat tujuan-tujuan ini dan menghindari penyalahgunaan. Etika Islam dalam konsumsi sebagai berikut, diantaranya ialah tauhid, adil, kehendak bebas, amanah, halal dan sederhana. Dalam Islam konsumsi tidak dapat dipisahkan dari peranan keimanan memberi cara pandang dunia yang cenderung mempengaruhi kepribadian manusia, yaitu dalam bentuk perilaku, gaya hidup, selera, sikap-sikap terhadap sesama manusia. Adapun perilaku konsumen dalam Islam yang diteladankan oleh Rasulullah saw seperti yang diterangkan dalam beberapa hadisnya sebagai berikut konsumsi halal, konsumsi baik/bergizi, konsumsi tidak berlebih-lebihan, dan konsumsi tidak mengandung riba, tidak kotor/najis dan tidak menjijikkan dan bukan dari hasil suap. Perbedaan perilaku konsumen muslim dan non muslim yaitu jika konsumen muslim dalam memenuhi kebutuhannya tidak sekedar memenuhi kebutuhan individual (materi), tetapi juga memenuhi kebutuhan social (spiritual). Dalam Islam, perilaku seorang konsumen muslim harus mencerminkan hubungan dirinya dengan Allah (Hablu minallah) dan manusia (Hablu minannas). Konsep inilah yang tak didapati dalam perilaku konsumen konvensional. Kata kunci : Perilaku Konsumen; Motivasi; Menurut Nabi.
LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN DALAM KAJIAN FIQH SIYASAH Susandi, Aidil
AS-SAIS (JURNAL HUKUM TATA NEGARA/SIYASAH) Vol 6, No 1 (2022): AS-SAIS : Jurnal Hukum Tata Negara / Siyasah
Publisher : Hukum tata Negara/Siyasah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/as-sais.v6i1.11163

Abstract

AbstrakKebijakan blanket guarantee terbukti dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, namun ruang lingkup penjaminan yang terlalu luas telah membebani keuangan negara dan dapat menimbulkan moral hazard bagi pelaku perbankan dan nasabah. Adapun rumusan masalah adalah Apa yang dimaksud lembaga penjamin ?, Apa yang di makasud LPS?, Apa saja Dasar Hukum LPS?, Jika terjadi risiko terhadap bank di mana nasabah menyimpan uang didalamnya dan masih masuk dalam nilai simpanan yang dijamin LPS, maka nasabah bisa melakukan klaim kepada LPS. Apabila nasabah mempunyai kewajiban pada bank, maka pembayaran klaim penjaminan terhadap nasabah terlebih dahulu memperhitungkan kewajibannyaAbstractThe blanket guarantee policy has been proven to increase public confidence in banking, but the scope of the guarantee that is too broad has burdened state finances and can create moral hazard for banking players and customers. The formulation of the problem is What is meant by a guarantee institution?, What is the meaning of LPS?, What are the Legal Basis of LPS? claim to LPS. If the customer has an obligation to the bank, then the payment of the guarantee claim to the customer first takes into account his obligations
Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah PT Prudential Life Assurance Di Kota Medan Tentang Wakaf Manfaat Asuransi Mar'ie Mahfudz Harahap
AS-SAIS (JURNAL HUKUM TATA NEGARA/SIYASAH) Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Hukum tata Negara/Siyasah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/as-sais.v6i1.11164

Abstract

ABSTRACTThe rapid development and development of Islamic economics at this time that produces new innovations, one of which is the endowment of insurance benefits in Islamic life insurance companies, this is supported by the emergence of Fatwa DSN-MUI and PT Prudential Life Assurance participated in issuing the waqf program for insurance benefits and investment benefits. This study aims to analyze the legal protection used, wa'ad mulzim for waqf, waqf limit for insurance benefits, waqf pledge, accumulative ujrah, implementation, and dispute resolution in waqf program according to sharia principles or not, using benchmarks Fatwa about waqf insurance benefits and investment benefits in sharia life insurance. The method used in the writing of this thesis is a qualitative descriptive method, then in legal research (normative juridical) using the statute approach, as for the data collection techniques by conducting studies by means of library studies / document studies and field studies, namely interviews . The results of this study indicate that the Prudential waqf program is still not fully in accordance with the fatwa, because this program follows the ujrah in the new generation of sharia prulinks, for legal protection for customers is good and for dispute resolution in according to sharia.Keywords: Legal Protection; Life Insurance; Insurance Waqf. ABSTRAKPesatnya perkembangan dan pembangunan sistem perekonomian syariah saat ini memunculkan inovasi-inovasi baru, salah satu perkembangannya yaitu wakaf manfaat asuransi pada perusahaan asuransi jiwa syariah, hal ini didukung dengan munculnya Fatwa DSN-MUI tentang wakaf manfaat asuransi dan manfaat investasi pada asuransi jiwa syariah, dan PT Prudential Life Assurance ikut serta mengeluarkan program wakaf manfaat asuransi dan manfaat investasi. Studi ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum yang digunakan, wa’ad mulzim untuk wakaf, batasan wakaf manfaat asuransi, ikrar wakaf, ujrah akumulatif, pelaksanaan program wakaf, dan penyelesaian sengketa pada program wakaf sesuai dengan prinsip syariah atau tidak, dengan menggunakan tolak ukur Fatwa DSN-MUI tentang wakaf manfaat asuransi dan manfaat investasi pada asuransi jiwa syariah. Metode yang digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode deskriptif kualitatif, kemudian di dalam penelitian hukum (yuridis normatif) menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), adapun teknik pengumpulan data dengan melakukan kajian dengan cara studi pustakaan/studi dokumen dan studi lapangan yaitu wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program wakaf Prudential masih belum sepenuhnya sesuai dengan fatwa, karena program ini pada ujrah nya mengikuti ujrah pada prulink syariah generasi baru, untuk perlindungan hukum bagi nasabah sudah terpenuhi dengan baik serta untuk penyelesaian sengketa telah sesuai syariah.Kata Kunci: Perlindungan Hukum; Asuransi Jiwa; Wakaf Asuransi.
TINJAUAN SIYASAH POLITIK PERBANKAN DI INDONESIA Sativa, Annisa
AS-SAIS (JURNAL HUKUM TATA NEGARA/SIYASAH) Vol 6, No 1 (2022): AS-SAIS : Jurnal Hukum Tata Negara / Siyasah
Publisher : Hukum tata Negara/Siyasah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/as-sais.v6i1.11160

Abstract

Abstrakpolitik hukum perbankan syariah, maka akan terbayang dalam benak bahwa hukum adalah sesuatu yang lemah. Artinya, hukum dalam posisi sebagai obyek dari politik, dan politik sebagai subyek yang memberikan pengaruh kepada hukum. Bagaimana bentuk politik dalam perbankan dan Bagaimana ruang lingkup politik dan perbankan, adapun kesimpulannya adalah pelbagai faktor yang memengaruhi terbentuknya hukum perbankan syariah di Indonesia yakni, faktor idiologi, agama, politik, sosial, dan budaya. Adapun saran yang diberikan Dalam membangun suatu negara yang aman, damai, dan tentram hendanya kita sama-sama saling bantu membantu dalam pembangunan ekonomi di negara kita iniAbstract the political law of sharia banking, it will be imagined in the mind that the law is something weak. That is, law is in a position as an object of politics, and politics as a subject that influences the law. What is the form of politics in banking and what is the scope of politics and banking, while the conclusion is that various factors influence the formation of Islamic banking law in Indonesia, namely, ideological, religious, political, social, and cultural factors. As for the advice given in building a country that is safe, peaceful, and peaceful, we should help each other in the economic development of our country.

Page 1 of 1 | Total Record : 5