cover
Contact Name
Sinta Ayu Setiawan
Contact Email
sinta.generous42@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
delimaharapan@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Delima Harapan
ISSN : 23551399     EISSN : 26203871     DOI : -
Core Subject : Health,
FOCUS This journal is focused on the development of health science, especially obstetrics in order to help reduce maternal and infant mortality SCOPE This journal covers the health disciplines especially the study of midwifery.
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2017)" : 7 Documents clear
STUDI KOMPARATIF PENGETAHUAN SISWI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN DI SMP NEGERI 4 TULAKAN KABUPATEN PACITAN Hariyanto Hariyanto; Ela Puji Astuti
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.424 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.14

Abstract

Pendidikan kesehatan adalah kegiatan menyampaikan pesan kesehatan padamasyarakat, kelompok, atau individu. Dalam penelitian ini pendidikan kesehatan yangdiberikan adalah yang terkait kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuanmenganalisis perbedaan pengetahuan siswi SMP Negeri 4 Tulakan sebelum dan sesudahdiberikan pendidikan kesehatan tentang Kesehatan Reproduksi Remaja.Penelitian ini dilaksanakan pada September 2016 di SMP N 4 TulakanKecamatan Tulakan Kabupaten Pacitan. Jenis Penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperimental Design. Dengan menggunakan rancangan penelitian one group pretestposttest. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa siswi kelas VII A dan B diSMP Negeri 4 Tulakan yaitu berjumlah 83 siswa dan siswi. Dan menggunakan tekniksampling total sampling dengan jumlah sampel 45 siswi. Penelitian ini menggunakanvariabel dependent yaitu pengetahuan siswi melalui pendidikan kesehatan tentangkesehatan reproduksi remaja. Design penelitian menggunakan pre-test posttest Design,dengan uji statistik Paired Test.Hasil penelitian didapatkan pengetahuan siswi sebelum mendapatkan pendidikankesehatan hampir setengahnya responden berpengetahuan cukup (48,89%). Danpengetahuan siswi sesudah mendapatkan pendidikan kesehatan sebagian besarberpengetahuan baik (51,11%). Dari hasil analisa menggunakan uji statistik Paired T-Testdengan taraf signifikasi 0,05 yaitu p = 0,000 sehingga p < α 0,05, maka H0 ditolak.Peneliti menyimpulkan bahwa pengetahuan siswi sesudah mendapat pendidikankesehatan tentang kesehatan reproduksi remaja mengalami peningkatan. Siswi diharapkanlebih memperbanyak pengetahuan dan menambah referensi tentang masalah terkait agardapat menerapkan dalam kehidupannya. Diharapkan untuk peneliti lain dapat melakukanpenelitian dengan pokok bahasan yang lebih luas serta melakukan uji statistik padamasing-masing faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan.
HUBUNGAN FAKTOR RISIKO IBU HAMIL DAN PAPARAN ASAP ROKOK DENGAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH Catur Wulandari
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.149 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.15

Abstract

This study aimed to analyze the relationship between maternal factors (such us: age,birth spacing, chronic energy deficiency, anemia), and exposure to cigarette smoke withlow birth weigth infant. The study was a correlation study with retrospective approach.The subjects were 80 mothers who delivered both normal birth weight infants and lowbirth weight infants with a term gestational age in Hospital Dr. Harjono Ponorogo, thisresearch applied purposive sampling method. Data collection techniques were done byusing medical records and interview guidelines. Data were analyzed by logistic analysisof linear and processed with SPSS 18.0 for windows. There were 22.5% of pregnantwomen with high-risk age (<20 and >35 years), 8.8% of pregnant women with birthspacing <2 years, 18.8% of pregnant women with the status of chronic energy deficiency(LiLA <23.5 cm), 47.5% of pregnant women having mild anemia, 87.5% of pregnantwomen exposed to smoke. There is no correlation between age of pregnant women andlow birth weight (p = 0.155), but there was a correlation between birth spacing and lowbirth weight (p = 0.034), there was also a correlation between the status of chronicenergy deficiency of pregnant women and low birth weight (p = 0.039). Moreover, therewas a correlation between anemia in pregnant women and low birth weight (p = 0.047),and there was a correlation between exposure to cigarette smoke and low birth weigth (p= 0.001).
Hubungan Antara Pengetahuan Remaja Tentang Seks Dengan Pergaulan Remaja Di SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) Bandar Kabupaten Pacitan Eliya Rohmah; Noka Puspitasari
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (255.135 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.16

Abstract

Adolescence is a period of transition from children to adults, not just in terms ofpsychological but also physical. Even the physical changes that occur that are a primarysymptom in the juvenile growth, whereas psychological changes arise, among others, asa result of physical changes. After the interview on 5 student at SMK (Vocational HighSchool) Bandar obtained two students have good knowledge about sex and 3 studentshave knowledge about sex is lacking. Of the 123 students in grade 11, there are eightstudents out.The general objective of this research was to determine the Relationship BetweenKnowledge About Teen Sex With Teen Intercourse at SMK (Vocational High School)Bandar Pacitan. This tyipe research is analytic with cross sectional approach. A totalpopulation of 123 students. In this study used a sample of 94 students. Independentvariable in this study is the knowledge of adolescent about sex. The dependent variable isthe teenage promiscuity. In the collection of data in this study using a questionnaire.Hypothesis testing is done with the Spearman Rank correlation test.Based on the research that almost half of adolescents knowledgeable Both are 34respondents (36%), and nearly half of them (46%) have positive Teen Intercourse . Fromthe test results obtained Spearman Rank probability value (ρ) = 0,000 with significancelevel of 0.01. So there is the Relationship Between Knowledge About Teen Sex With TeenIntercourse At SMK Bandar Pacitan. With a correlation coefficient of 0.651, which showsthat the relationship strong.Expected more teachers often provide knowledge about sex, counseling andparents should supervise their children in order to control not one to hang out. And forhealth workers is expected to do counseling in schools about the knowledge of sex thatteens do not get the wrong information about sex.
PERBEDAAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 7-12 BULAN ANTARA YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF DAN YANG TIDAK DIBERI ASI EKSKLUSIF DI DESA KEMIRI KECAMATAN JENANGAN PONOROGO muniati murniati; Sinta Ayu Setiawan; Umi Fadilah
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.468 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.17

Abstract

Cakupan ASI Eksklusif di Indonesia tahun 2014 sebesar 48,6%, Jawa Timur58,20%, Ponorogo (69,59%), sedangkan di Kecamatan Jenangan (70,33%). Berdasarkanstudi pendahuluan sementara dengan wawancara yang telah dilakukan, dari 8 respondenyaitu 1 responden ibu yang memberikan ASI Eksklusif dan 7 responden ibu yang tidakmemberikan ASI secara Eksklusif pada bayinya saat usia 0-6 bulan. Selain itu terdapat 2bayi yang mengalami obesitas, 5 bayi gizi kurang dan 2 bayi mengalami keterlambatuntuk berbicara, 2 bayi lagi mengalami keterlambatan berjalan. Tujuan penelitian iniadalah untuk mengetahui perbedaan pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia 7-12bulan antara yang diberi ASI Eksklusif dan yang tidak diberi ASI Eksklusif.Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimen. Populasinyasebanyak 30 bayi usia 7-12 bulan. Sampel diambil menggunakan total sampling yangberjumlah 30 bayi usia 7-12 bulan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 3 – 7 Agustus2016. Uji statistik yang digunakan adalah Wilcoxon Match Pairs Test denganprobabilitas 0,05 .Perdasarkan hasil penelitian didapatkan pertumbuhan (BB) yang hampirseluruhnya bayi usia 7-12 bulan yang diberi ASI Eksklusif yaitu 12 (80%) mempunyaistatus gizi baik, sebagian kecil 3 (20%) gizi kurang. sedangkan yang tidak diberi ASIEksklusif hanya sebagian besar 8 (53,3%) status gizi baik, hampir setengahnya 7 (46,7%)gizi kurang. Untuk tinggi badan bayi yang diberi ASI Eksklusif sebagian besar 11(73,3%) pendek, sebagian kecilnya 3 (20%) normal, sebagian kecilnya lagi 1 (6,7%)sangat pendek. Sedangkan yang tidak diberi ASI Eksklusif mempunyai tinggi badansebagian besar 8 (53,3%) pendek, hampir setengahnya 6 (40%) normal, dan sebagiankecil 1 (6,7%) sangat pendek.Perkembangan bayi yang diberi ASI Eksklusif seluruhnya 11 (100%) sesuai, danyang tidak diberi ASI Eksklusif sebagian besar 10 (52,63%) sesuai, dan hampirsetengahnya 9 (47,4%) meragukan. Hasil uji statistik pertumbuhan (BB) 0,000 < 0,05,untuk TB 0,27 < 0,05, dan perkembangannya 0,000 < 0,05. Artinya ada perbedaanpertumbuhan dan perkembangan bayi usia 7-12 bulan antara yang diberi ASI Eksklusifdan yang tidak diberi ASI Eksklusif di Desa Kemiri Kecamatan Jenangan KabupatenPonorogo.Dengan adanya perbedaan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut,diharapkan para ibu lebih memperhatikan kebutuhan gizi bayi terutama pemberian ASIEksklusif sampai usia 6 bulan untuk mengoptimalkan tumbuh kembang bayi.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Senam Hamil Degnan Keaktifan Senam Hamil Di Puskesmas Siman Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo. Sumini Sumini
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.457 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.18

Abstract

The maternal mortality rate (MMR) in Kabuaten Ponorogo in 2013 the maternalmortality rate 102 / 100,000 KH ie 10 people, and in 2014 the maternal mortality rate127 / 100,000 KH ie 12 people. Based on data from sub-district Puskesmas Siman SimanPonorogo in getting the data AKI in 2013 that there were mother died after childbirthcaused bleeding and eclampsia are 2, 1 in 2014 and 1 in 2015. And the women whoexperienced pain and pingang discomfort during pregnancy are five pregnant women in2014, four pregnant women in 2015.The purpose of this study was to determine penetahuan pregnant women aboutpregnancy exercise in pregnancy exercise activeness in Puskesmas Subdistrict SimanSiman Ponorogo. This type of research is quantitative. The population of this research isall pregnant women UK for more than 22 weeks in Puskesmas Siman District of SimanPonorogo were 23 mothers understood sempel of this study were pregnant women UK formore than 22 weeks in Puskesmas Siman district Siman Regency Ponorogo which followspregnancy exercise were 23 mothers pregnant, the study did in November 2016. Usingsampling technique total sampling. This study uses a variable Idependen ie knowledgeand Dependent liveliness. The instrument of knowledge using questionnaires and theactivity using the list of attendees. statistical test Chi Square, p <0.05. Editing using dataprocessing, coding, scoring, tabulating.From the results of research in getting nearly half of the respondents areknowledgeable both 10 respondents (43.5%), and nearly all respondents activelyfollowing pregnancy exercise 18 respondents (78.3%), based on data on the calculationresults of the calculation of statistical test Chi Square p = 0.112 by 0.05 significantly, soHo accepted or H1 ditolak.yang means there is no relationship of knowledge of pregnantwomen about pregnancy exercise in pregnancy exercise activeness in PuskesmasSubdistrict Siman Siman Ponorogo.Pregnant women expected more increases knowledge about pregnancy exercisein order to further enhance the liveliness of pregnancy exercise. In the hope of healthworkers and cadres capable of giving information to the public about pregnancy exercise.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU BERSALIN PRIMIGRAVIDA DENGAN LAMANYA KALA I FASE LATEN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUKOSARI KECAMATAN BABADAN KABUPATEN PONOROGO Etika Desi Yogi
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.949 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.19

Abstract

Perubahan-perubahan psikis misalnya takut atau cemas menghadapi prosespersalinan dan sebagainya, ketegangan jiwa ini dibawa terus sampai kepada prosespersalinan, sehingga menimbulkan lingkaran fear tension pain yang akan mengakibatkanproses persalinan tidak lancar (Manuaba, 1998). Tujuan dalam penelitian ini untukmengetahui hubungan tingkat kecemasan ibu bersalin primigravida dengan lamanya kalaI fase laten di wilayah kerja Puskesmas Sukosari Kecamatan Babadan KabupatenPonorogo.Jenis penelitian ini adalah studi penelitian observasi analitik, rancanganpenelitian yang digunakan penelitian cross sectional dengan tujuan utama untukmenganalisa tentang hubungan tingkat kecemasan ibu bersalin primigravida denganlamanya kala I fase laten di Wilayah Kerja Puskesmas Sukosari Kecamatan BabadanKabupaten Ponorogo. Populasi dalam penelitian ini semua ibu bersalin primigravida kalaI fase laten yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sukosari Kecamatan BabadanKabupaten Ponorogo, dengan jumlah 30 orang pada bulan Desember 2016-Januari 2017,teknik sampling yang digunakan adalah secara accidental sampling, pengumpulan datadilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Berdasarkan hasil perhitungan SPSS11,5 for Windows didapatkan menunjukkan bahwa ada hubungan tingkat kecemasan ibubersalin primigravida dengan lamanya kala I fase laten di Wilayah Kerja PuskesmasSukosari Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo dengan tingkat signifikan 0.000 < α0,05 dan coefficient correlation sebesar - 0.646 yang berarti H1 diterima.Peneliti mengharapkan agar ibu bersalin mencari informasi serta menambahpengetahuanya tentang proses persalinan, sehingga dengan pengetahuan yang baik akanmengurangi tingkat kecemasan saat menjalani proses persalinan, dan bagi ibu bersalinmultipara diharapkan dengan pengalaman yang sudah ada dalam menghadapi prosespersalinan diharapkan lebih kooperatif dengan bidan yang ada agar proses persalinanberlangsung normal dan lancar.
Hubungan Pendapatan Keluarga, Budaya Pantang Makanan, Pengetahuan Gizi Dengan Status Gizi Ibu Hamil Trimester III Di Wilayah Kerja Puskesmas Slahung Kabupaten Ponorogo. Sinta Ayu Setiawan
Jurnal Delima Harapan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (152.095 KB) | DOI: 10.31935/delima.v4i1.28

Abstract

Pendapatan keluarga, budaya pantang makanan, dan pengetahuan gizimerupakan salah satu faktor penyebab masalah gizi pada ibu hamil. Data PuskesmasSlahung tahun 2015 diketahui terdapat 33,1% ibu hamil yang beresiko menderita KEKdengan kasus BBLR mencapai 4,3%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan Pendapatan Keluarga, Budaya Pantang Makanan, dan Pengetahuan Gizidengan Status Gizi Ibu Hamil Trimester III Di wilayah kerja Puskesmas SlahungKecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo.Jenis penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil Trimester III di wilayah kerjaPuskesmas Slahung Kabupaten Ponorogo sejumlah 388 orang, sampel dipilih denganmetode cluster random sampling menjadi 128 orang. Penelitian dilaksanakan di wilayahkerja Puskesmas Slahung Kabupaten Ponorogo, yang diambil dari 14 posyandu diKecamatan Slahung pada bulan Maret 2016. Pengumpulan data pendapatan keluarga,budaya pantang makanan, dan pengetahuan gizi menggunakan kuesioner, pengukuranstatus gizi ibu hamil trimester III menggunakan pita pengukur LiLA, buku KIA danmicrotoice. Data dianalisis menggunakan uji statistik chi square.Terdapat 41,4% ibu hamil memiliki pendapatan sedang (1.500.000-2.500.000),sebagian besar ibu hamil 52,3% melakukan budaya pantang makanan, 48,4% ibu hamilmemiliki pengetahuan cukup, dan 16,4% ibu hamil memiliki status gizi kurang. Terdapathubungan signifikan antara pendapatan keluarga (p=0,02), budaya pantang makanan(p=0,001), dan pengetahuan gizi (p=0,002) dengan status gizi ibu hamil trimester III.Ada hubungan pendapatan keluarga, budaya pantang makanan, danpengetahuan gizi ibu hamil dengan status gizi ibu hamil trimester III. Bidan diharapkandapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gizi yang dibutuhkan selama hamil

Page 1 of 1 | Total Record : 7