cover
Contact Name
Dinno Mulyono
Contact Email
bertiup@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
bertiup@yahoo.com
Editorial Address
-
Location
Kota cimahi,
Jawa barat
INDONESIA
Comm-Edu (Community Education Journal)
ISSN : 26225492     EISSN : 26151480     DOI : -
Core Subject : Education,
Comm-Edu Journal publishes original research or theoretical papers about : 1. non formal education 2. community education 3. community development 4. training and course 5. informal education 6. social communication to support community learning process
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018" : 17 Documents clear
Penerapan Permainan Pindah Kamar Dalam Menumbuh Kembangkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Pada Anak Usia Dini Sumartini, Sri
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.296 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.640

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah 1. Untuk Mendeskripsikan perencanaan Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber , 2. Untuk Mendeskripsikan Proses Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber, 3. Untuk Mendeskripsikan hasil Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber, 4. Untuk Mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber. Bentuk penelitian pada pemilihan strategi data adalah penelitian lapangan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, Untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode sebagai berikut : observasi, wawancara, dokumentasi.  Hasil dari penelitian ini adalah ada  Peningkatan pada pengenalan bentuk geometri pada anak didik, bermula dari kondisi awal yang terdapat 2 anak didik, pada 5 sampel dengan kategori belum memahami kehiatan pembelajaran pengenalan bentuk geometri, tetapi pada pembelajaran berikutnya 3 anak peserta didik peningkatan. Kemudian dilanjutkan pada pembelajaran berikutnya  terdapat peningkatan yang memenuhi target yang diharapkan yaitu 5 orang  anak didik yang dijadikan sample sepenuhnya memahami pembelajaran pengenalan bentuk geometri melalui permaianan pindah kamar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkan  Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini 5-6 Tahun di Pos Paud Dahlia 04 Cibeber Kota Cimahi dapat meningkatkan pengenalan bentuk geometri pada anak usia dini.
PERAN TOKOH PEMUDA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI KARANG TARUNA DI DESA NANJUNG MARGAASIH nirmalasari, tiana; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.84 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.334

Abstract

Pemuda harus dilatih dan dibina agar memiliki jiwa sosial yang tinggi, memiliki nilai dan moral yang baik dan meningkatnya  idealisme. Begitupun dalam tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan (1) peran tokoh pemuda dalam meningkatkan partisipasi  karang taruna di desa nanjung margaasih (2) Bentuk partisipasi anggota karang taruna dalamkegiatan-kegiatan karang taruna.Dalam penelitian ini Teori yang digunakan adalah teori kepemudaan, teori kepemimpinan dan teori partisipasi.Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan  observasi. Penelitian ini dilakukan di RW 03 di Desa Nanjung  Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung,  yang menjadi responden penelitian adalah ketua, sekretaris, bendahara dan tiga anggota. Hasil dari penelitian ini yaitu (1) peran tokoh pemuda adalah membina, membimbing, dan memberikan inovasi (2) bentuk partisipasi ada partisipasi menggunakan harta, partisipasi menggunakan  tenaga, partisipasi menggunakan uang, partisipasi menggunakan fikiran dan partisipasi menggunakan keterampilan.Kata Kunci: Karang Taruna, Partisipasi, Tokoh Pemuda.
PERAN TOKOH MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI PUSAT KEGIATAN MASYARAKAT (PKBM) BINA MANDIRI CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA juariah, siti; Widiastuti, Novi
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (107.226 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.1053

Abstract

ABSTRAKBertolak pada permasalahan yang peneliti temui dilapangan yaitu : Terdapat kecenderungan umum bahwa pendidikan non formal dihadapkan dengan beragai permasalahan, maka tujuan dari penelitian ini diantaranya : 1. Untuk mengetahui perencanaan Peran Tokoh Masyarakat dalam Memajukan Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 2. Untuk mengetahui pelaksanaan Peran Tokoh Masyarakat dalam Memajukan Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). 3. Untuk mengetahui hasil Peran Tokoh Masyarakat dalam Memajukan Pendidikan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), 4. Untuk mengetahui fakto-faktor yang mempengaruhi masyarakat dalam memajukan pendidikan non formal di PKBM Bina Bina Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan studi litaratur. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa : 1) Peran tokoh masyarakat dalam pelaksanaan memajukan pendidikan di PKBM Bina Mandiri sebagai pemrakarsa, motivator, pengelola dan penyedia sarana dan prasarana, 2) Tokoh masyarakat sebagai pemrakarsa memiliki gagasan dan melakukan rapat bersama pengelola untuk merencanakan program pendidikan non formal, sebagai pengelola ikut serta memantau bahkan membantu tutor dalam pembelajaran, sebagai tutor melaksanakan pembelajaran yang disesuaikan menurut minat dan kebutuhan warga belajar, sebagai motivator memberi pengarahan, informasi dan mengingatkan agar partipasinya meningkat serta memfasilitasi tempat pembelajaran,
PARTISIPASI ORANG TUA TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAM PAUD DI SPS CAHAYA HATI ela nurhasanah
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.364 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.804

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) partisipasi orang tua terhadap pelaksanaan program PAUD, (2) faktor pendukung dan faktor penghambat partisipasi orang tua terhadap pelaksanaan program PAUD di SPS Cahaya Hati”.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dan mengambil lokasi penelitian di “SPS Cahaya Hati”. Subyek penelitian ini adalah orangtua anak didik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam melakukan penelitian yang dibantu oleh pedoman wawancara, pedoman observasi, dan pedoman dokumentasi. Teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, menampilkan data, dan verifikasi data. Trianggulasi yang dilakukan untuk menjelaskan keabsahan data dengan menggunakan sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi orang tua, meliputi: bentuk partisipasi orang tua yaitu memberikan sumbangan tenaga fisik, sumbangan finansial, sumbangan material, sumbangan material, sumbangan moral, dan sumbangan dalam mengambil keputusan; keterlibatan orang tua, hasil partisipasi yaitu seluruh kegiatan yang diselenggarakan oleh lembaga berjalan lancer; dan dampak hasil partisipasi yaitu pelaksanaan program PAUD lancar; 2) faktor pendukung berasal dari penyelenggara PAUD yang memberikan pelayanan pendidikan bagi ibu, struktur organsisasi yang tertata rapi, pendidik dan pengelola memahami arti pentingnya keterlibatan orang tua dalam program pendidikan anak usia dini, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga dan ikut serta orang tua membantu lembaga dalam hal materiil maupun non materiil. Faktor penghambat yaitu masih adanya orang tua yang menunggu anaknya di dalam kelas, orang tua yang sibuk bekerja sehingga tidak bisa mengikuti pendidikan ibu dan adanya orang tua yang menyerahkan stimulasi perkembangan anaknya pada lembaga PAUD.
Optimalisasi Pedididkan dan pelatihan Babinsa Sebagai Motivator dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan di Kota Bandung edi marwanto
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.986 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.646

Abstract

Dalam konteks kehidupan manusia sangat dibutuhkan sumber pangan. Namun, dewasa ini kelangkaan kerap muncul di berbagai tempat di Indonesia. Untuk itu Pemerintah Daerah sesuai dengan amanat desentralisasi harus mampu membuat program untuk pemberdayaan petani guna mewujudkan ketahanan pangan, tak terkecuali Babinsa Kecamatan Kiaracondong Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif di Kota Bandung, pendekatan deskriptif yang dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Model analisis data yang digunakan adalah model analisis data deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literature. Hasil penelitian ini yaitu tentang optimalisasi pendidikan dan pelatihan Babinsa sebagai motivator dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kota Bandung dapat dikatakan sudah lebih baik dalam mewujudkan ketahanan pangan. Dimana  produksi yang dihasilkan menjadi lebih baik dan meningkat, ini dikarenakan pengetahauan dan keterampilan Babinsa dalam membantu petani bercocok tanam juga meningkat. Faktor pendukung utama keberhasilan peningkatan ketahanan pangan di Kota Bandung adalah berjalannya program dengan adanya dukungan dari Pemerintah Daerah serta adanya bantuan dari Babinsa. Hambatannya datang dari masalah rendahnya kualitas sumber daya manusia serta keterbatasan alat pertanian. Hal ini diperlukan adanya sinergi diantara petani, masyarakat serta pemerintah untuk secara bersama-sama mendukung program pemberdayaan petani untuk meningkatkan ketahanan pangan.
UPAYA PENGELOLA TAMAN BACAAN MASYARAKAT DALAM MEMPERKUAT MINAT MEMBACA (Studi Kasus TBM Silayung Desa Ciburuy Kecamatan Padalarang) Rini Rahayu; Novi Widiastuti,M.Pd
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.558 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.492

Abstract

This research is motivated by the problems found in TBM Silayung, namely the ratio between the number of residents with library visitors or readers should be able to reach the number one to ten people per day. While the ratio for the West Java at this time still in the range of one to tens of thousands. The purpose of this study this (1) To know the process of managing TBM Silayung in growing the reading culture. (2) To know management strategy of TBM Silayung in growing the reading culture. (3) To know the reader's response to the management of TBM Silayung.Theories used in this research include the concept of TBM, the concept of reading, the concept of management and the concept of PLS. The method used is qualitative descriptive approach and with a qualitative method. Data collection techniques used interviews and observations. Research location in TBM Silayung Desa Ciburuy, which is the respondent in this research manager, secretaries TBM, and five representatives from TBM visitors.Based on the research result that TBM Silayung has tried to run TBM according to its role. But still needs to be improved again in the form of programs that are creative and interesting
OPTIMALISASI PARTISIPASI ORANG TUA MELALUI PROGRAM PARENTING DI LEMBAGA PAUD SRIKANDI oom saromah
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.333 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.908

Abstract

Seiring dengan peningkatan jumlah satuan PAUD saat ini menyebabkan penuruanan jumlah siswa pada PAUD Srikandi yakni pada tahun 2015 berjumlah 36 siswa, 2016 berjumlah 22 siswa dan pada tahun 2017 dan 2018 berjumlah 16 siswa. Hal ini mengindikasikan masih banyak ketidakseimbangan dengan upaya pengoptimalan lembaga PAUD, diantaranya adalah kurangnya partisispasi orang tua. Sedangkan partisipasi orangtua terhadap pendidikan PAUD sangatlah berpengaruh terhadap anak, dan keberlangsungan lembaga PAUD. Tujuan penelitiannya untuk mengetahui: (1) Bagaimana strategi pengelola lembaga untuk mengoptimalisasikan partisispasi orangtua melalui program parenting? (2) Bagaimana bentuk program yang digunakan pengelola untuk mengoptimalisasikan partsisipasi melalui program parenting? (3) Bagaimana hasil yang diperoleh dengan adanya optimalisasi partisipasi orang tua melalui program parenting? program parenting diperuntukkan bagi orang dewasa dalam lingkungan masyarakatnya, agar mereka dapat mengembangkan kemampuan, memperkaya pengetahuan, meningkatkan keterampilan dan profesi yang telah dimiliki, memperoleh cara-cara baru, serta mengubah sikap dan perilaku orang dewasa dan anak. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif  melalui teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan angket. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh orang tua siswa sebanyak 16 orang, pengelola, serta tutor. Lokasi penelitian ini di lakukan di PAUD Srikandi. Hasil yang diraih dari penelitian ini adalah partisipasi orang tua terhadap program yang di selenggerakan lembaga PAUD dinilai masih sangat kurang sehingga terdapat upaya pengelola untuk mengoptimalkan partisipasi orang tua melalui beberapa strategi diantaranya mengadakan keterampilan tataboga yang di lakukan oleh para turtor dan pengelola, serta meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan, namun orangtua tetap kurang berpartisipasi dikarenakan faktor jarak dan kesempatan waktu.
PERAN PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT (PKBM) DALAM MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN TATA BOGA (Study Kasus di PKBM Bina Mandiri Cipageran) ani nurleni; Novi Widiastuti
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.697 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk,1. Untuk mengetahui perencanaan memberdayakan masyarakat melalaui pelatihan tata boga di PKBM Bina Mandiri  2. Untuk mengetahui proses memberdayakan masyarakat melalaui pelatihan tata boga di PKBM Bina Mandiri. 3. Untuk mengetahui hasil memberdayakan masyarakat melalui pelatiha  tata boga di PKBM Bina Mandiri. 4. Untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung  memberdayakan masyarakat melalui pelatihan tata boga di PKBM Bina Mandiri. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini adalah jenis program yang dikembangkan di PKBM dalam memberdayakan msyarakat melalui pelatihan tata boga, adalah program PAUD, Keaksaraan, Kesetaraan, Kursus, dan Pelatihan, Kelompok Belajar Usaha. Jenis program paling banyak dikembangkan adalah program pelatihan tata boga. Adapun peran PKBM yaitu sebagai pusat informasi, tempat belajar masyarakat, pendidikan dan pelatihan keterampilan serta adanya kemandirian masyarakat yang terbentuk. Kesimpulannya adalah peran PKBM sangatlah menunjang dalam pemberdayaan masyarakat melalui program unggulan PKBM yaitu program pelatihan tata boga yang membantu peningkatan perekonomian masyarakat.
PERAN LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN MENJAHIT DALAM MEMPERKUAT MANAJEMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PADALARANG erwin rifal fauzi; Novi Widiastuti,M.Pd
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (91.296 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.494

Abstract

Social problems that exist in the community become the background in this research. Social problems are an inseparable part of social life in society, which ultimately affects society itself. The impact also varies, namely the disparity between social classes and the increase of unemployment rate, community empowerment done by government and private. LKP among others is trying to contribute in helping solve social problems in the community. The development of LKP in Indonesia is very rapid, reaching approximately 20,152 the LKP year 2107 in Indonesia according to the information of Directorate of Training and Training Course. including in West Bandung which reached 35 LKP according to KBB course info. with these programs aim to provide knowledge, skills, skills, life skills, and attitudes to self-development, professional development, work, independent business, and/or continuing education to a higher level. And the purpose of this research is to know how the role of Special Institution and Training of Sewing in Strengthening the Management of Community Empowerment.
PERANAN PKBM NUSA INDAH DALAM PENINGKATAN LAYANAN PROGRAM PENDIDIKAN NON-FORMAL DI KECAMATAN SUMEDANG UTARA KABUPATEN SUMEDANG euis maryati
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.789 KB) | DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.1012

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah  (1) Bagaimana peranan PKBM Nusa Indah  dalam peningkatan perluasan layanan Pendidikan Nonformal (2) Apa jenis kegiatan yang diselenggarakan di PKBM Nusa Indah (3) Apa kendala yang dihadapi PKBM Nusa Indah dalam peningkatan pendidikan nonformal di masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu  (1) Untuk mengetahui dan mengkaji tentang peran PKBM Nusa Indah dalam peningkatan pendidikan  nonformal di masyarakat (2) Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia (3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi program PKBM Nusa Indah dalam peningkatan akses layanan pendidikan nonformal di masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif yang menggambarkan secara objektif suatu  peranan PKBM dalam peningkatan layanan program PNF, kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di PKBM Nusa Indah serta kendala yang dihadapi di PKBM Nusa Indah. Lokasi penelitian  PKBM Nusa Indah di desa Girimukti Kecamatan Sumedang Utara Kabupaten Sumedang . Subjek penelitian meliputi  3  orang informan, yaitu  pengelola, tutor, dan masyarakat sekitar PKBM Nusa Indah.  Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian adalah didapatkannya gambaran tentang rumah PKBM Nusa Indah. Peranan PKBM Nusa Indah yang dilihat  dari segi fungsi, tujuan, dan manfaat. Jenis Kegiatan KF (Keaksaraan Fungsional), Paket B, Paket C, Pendidikan Kewirausahaan, PAUD, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Keterampilan menjahit. Kesimpulan dari penelitian adalah PKBM Nusa Indah berpengaruh pada layanan program PNF, sebagaimana fungsi, tujuan, dan manfaat rumah pintar sebagai tempat pembelajaran dari anak-anak sampai orang tua dengan kegiatannya menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang teringgal/ miskin. Saran dari penelitian ini adalah mengoptimalkan kegiatan-kegiatan yang ada dan mencari dukungan kemitraan yang lebih luas lagi, dan lebih semangat/giat dalam membantu kegiatan social dan lebih kreatif dalam menggunakan metode pembelajaran agar lebih menyenangkan dalam kegiatan.

Page 1 of 2 | Total Record : 17