cover
Contact Name
Fakhri Syarif
Contact Email
fakhri@unsur.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
agroscience@unsur.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. cianjur,
Jawa barat
INDONESIA
AGROSCIENCE
ISSN : 19794681     EISSN : 25797891     DOI : -
Jurnal Agroscience (JAGSCI) dahulu bernama Journal of Agroscience adalah media publikasi ilmiah hasil-hasil penelitiandi bidang pertanian yang meliputi teknologi budidaya, sosial-ekonomi pertanian, penyuluhan dan kelembagaan pertanian. Pertama kali diterbitkan pada tahun 2008 dalam edisi cetak dengan Nomor ISSN 1979-4681. Pada tahun 2016 mulai diterbitkan dalam bentuk daring dengan e-ISSN 2579-7891. Adapun Misi dari jurnal ini adalah meningkatkan pengetahuan menyebarluaskan karya tulis ilmiah profseional bidang pertanian. JAGSCI diterbitkan oleh Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana. JAGSCI diterbitkan dua kali dalam setahun, sebagai berikut, nomer 1 diterbitkan pada periode Januari sampai dengan Juni, dan nomor 2 diterbitkan pada periode Juli sampai dengan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2012): June" : 9 Documents clear
DAMPAK PEMEKARAN TERHADAP PEMBANGUNAN PERTANIAN KOTA CIMAH Malia, Rosda
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.928 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.280

Abstract

Semenjak menjadi kota otonom Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Cimahimengalami kenaikan. Dari sisi sektoral, laju pertumbuhan tiap sektor masih diatas empat persenkecuali sektor : pertanian, konstruksi, pengangkutan dan komunikasi. Penelitian ini bertujuanmengetahui dampak pemekaran terhadap pembangunan pertanian Kota Cimahi. Metode analisisyang digunakan yakni statistik deskriptif dan analisis partisipatif. Hasil penelitian menunjukan :pertumbuhan sektor pertanian mengalami penurunan, kontribusi sektor pertanian dalam PDRBKota Cimahi semakin kecil, terjadi alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian serta kesejahteraanmasyarakat desa yang belum berubah.
PENGARUH APLIKASI PERENDAMAN GIBBERELIN TERHADAP AKSELERASI PERKECAMBAHAN DAN PEMECAHAN DORMANSI BENIH ALBASIA (Albizia falcataria L.) Paristiyanti Nurwardani
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.912 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.286

Abstract

Proses pembibitan albasia sering terbentur berbagai masalah, yang salah satunya adalahdaya perkecambahan benih albasia yang relatif rendah, karena kulit biji albasia memiliki teksturyang liat, padat dan kuat sehingga menyulitkan proses imbibisi untuk pemecahan masa dormansibenih yang berkaitan erat dengan proses inisiasi perkecambahan. Hal ini menyebabkan dayakecambah benih Albasia kurang dari 50%. Implikasi masalah ini adalah benih tersebut mati danharus diganti dengan menyemai benih baru sehingga mengakibatkan pemborosan. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi perendaman Gibberelin terhadap aksellerasiperkecambahan dan pemecahan dormansi albasia dengan menggunakan rancangan percobaanRancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. KonsentrasiGibberelin yang diberikan pada pembibitan adalah sebagai berikut: A = 0 ppm B = 200 ppm C= 250 ppm D = 300 ppm E = 350 ppm F = 400 ppm. Hasil menunjukan bahwa pengaruhperendaman ZPT Giberelin berpengaruh nyata dalam memecahkan masa dormansi, mempercepatperkecambahan, inisiasi kemunculan daun dan tinggi bibit. Konsentrasi 300 ppm larutan giberelinmemberikan hasil optimal dalam mematahkan masa dormansi, mempercepat inisiasi kemunculanorgan-organ penting dan pertumbuhan vegetatif.
APLIKASI MODEL BIOEKONOMI GORDON-SCHAEFER UNTUK ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI PERIKANAN JARING MILENIUM (DRIFT-GILLNET) DI KABUPATEN INDRAMAYU JAWA BARAT Mohamad Erwin Wiguna1 & Rufina Agustin Yuarsa2
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1158.05 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.282

Abstract

PEnelitian ini mengkaji tingkat kelayakan ekonomi perikanan jaring milenium (drift-gillnet)di kabupaten Indramayu selama tahun 2004-2008 ditinjau dari analisis penangkapan danekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan tingkat pertumbuhan sumberdaya ikanyang menjadi target penangkapan jaring milenium di Indramayu; 2) mengestimasi potensi lestari padatingkat MSY (Maximum Sustainable Yield); 3) mengestimasi keuntungan maksimum pada tingkatMEY (Maximum Economic Yield) sumberdaya perikanan yang menjadi target penangkapan jaringmilenium di perairan kabupaten Indramayu dan sekitarnya. Data variabel dianalisis denganmenggunakan model bioekonomi Gordon-Schaefer.Dengan pendekatan analisis penangkapan, tingkat pemanfaatan pada kondisi rata-rataaktual hampir melewati titik maksimum lestari atau MSY. Pada kondisi aktual, tingkat produksimencapai 4.159,56 ton/tahun dan upaya sebesar 10.795,60 trip/tahun, sedangkan kondisi MSYdiperoleh pada produksi sebesar 4.173,08 ton/tahun dengan tingkat upaya sebesar 2.367trip/tahun. Artinya hanya ada peluang pemanfaatan sebesar 13,52 ton/tahun atau 0,03 % daripotensi lestari sementara upaya telah berlebih sebesar 8.428,6 trip/tahun.Dengan pendekatan analisis ekonomi, diperoleh hasil bahwa tingkat produksi dan upayapada kondisi rata-rata aktual telah melewati titik optimum MEY. Pada kondisi MEY diperolehpada produksi sebesar 2.225,57 ton/tahun dengan tingkat upaya sebesar 750 trip/tahun. Artinyatingkat produksi sudah tereksploitasi sebesar 1.933,99 ton/tahun dan upaya yang lebih sebesar10.045,60 trip/tahun. Rente ekonomi yang diperoleh pada kondisi optimum MEY sebesar Rp.36.710.496 per tahun, sedangkan pada kondisi aktual sebesar Rp. 36.115,83 juta/tahun.Kondisi ekonomi perikanan jaring milenium di kabupaten Indramayu sudah tidak efisien,terlihat pada kondisi aktual yang telah melampaui kondisi optimum dan keadaan keseimbanganopen access yang berada pada kondisi sebelum MSY. Oleh karena itu rente ekonomi maksimumterjadi pada kondisi MEY, sedangkan pada kondisi aktual keseimbangan ekonomi dicapai padakeadaan dimana marginal penerimaan (MR) adalah sama dengan marginal biaya (MC).
ANALISIS USAHA TANI CABE RAWIT MERAH MELALUI POLA KEMITRAAN (Studi Kasus Kemitraan PT Indofood Johan Arifin, & Neni Setiyowati
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.863 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.283

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja usaha tani cabai rawit merah melalui polakemitraan kelompok tani dengan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Penelitian ini dilaksanakan dikelompok tani Sari Tani Ciherang Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur pada bulan Juli 2009. Sampeldiambil secara sensus pada seluruh anggota kelompok tani Tani Sari.Hasil penelitian menunjukkan kinerja usaha tani cabai rawit di kelompok tani “Sari Tani”Ciherang Pacet Cianjur mendapat hasil produksi rata-rata dalam 1 ha 13.500 kg dan hargaRp.5.375/kg mendapatkan penerimaan rata-rata Rp. 72.500.000. Keuntungan yang diperoleh rata-ratapertahun adalah Rp. 36.059.496. pengembangan usaha tani cabai rawit merah layak untuk diusahakandan cukup menguntungkan, hal ini terlihat dari nilai R/C ratio sebesar 1,99, Nilai NPV sebesar Rp.469.420.284,00 dan IRR positif pada suku bunga 19%. Dan IRR negatif pada suku bunga 20%.
ANALISIS POLA PITA PROTEIN Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM JAYAKARTA DAN TANAMAN ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN METODE ELEKTROFORESIS GEL KOMPOSIT Melissa Syamsiah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.356 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.284

Abstract

Cymbidium mosaic virus (CyMV) merupakan salah satu virus patogen yang dominanmenginfeksi tanaman anggrek di Dunia. Deteksi infeksi CyMV dapat dilakukan dengan metodeDAS-ELISA (Double Antibody Sandwich - Enzyme Linked Immunosorbent Assay). Untuklebih memastikan lagi bahwa virus yang menginfeksi tanaman anggrek tersebut adalah CyMV,maka dapat dilakukan pembedaan pola pita protein menggunakan metode Elektroforesis GelKomposit. Penelitian ini bertujuan untuk membedakan pola pita protein tanaman anggrekDendrobium yang sehat atau bebas CyMV dengan pola pita tanaman yang sakit (terinfeksiCyMV). Hasil penelitian menunjukan bahwa analisis dengan teknik Elektroforesis Gel Kompositdapat digunakan untuk membedakan pita protein CyMV pada tanaman dan plbs anggrekDendrobium yang sakit atau positif terinfeksi CyMV dengan tanaman atau plbs anggrekDendrobium yang sehat maupun plbs anggrek D. Jayakarta yang telah bebas CyMV dengan hasilanalisis bobot molekul protein CyMV berukuran sekitar 28 kDa.
PENGARUH PEMBERIAN BIOAKTIVATOR Gliocladium sp DALAM BERBAGAI DOSIS TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF TANAMAN KEDELAI Yuliani & Cut Marlina
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.365 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.279

Abstract

Kedelai (Glycine max (L) Merrl) merupakan komoditas yang bernilai ekonomis tinggi.Produksi kedelai nasional belum dapat memenuhi kebutuhan karena luas panen actual masih belummemadai dan produktifitas masih rendah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruhpemberian bioaktivator Gliocladium sp dalam berbagai dosis terhadap pertumbuhan vegetatiftanaman kedelai serta dosis bioaktivator Gliocladium sp yang tepat untuk pertumbuhan vegetativekedelai.. Rancangan perlakuan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) denganenam perlakuan dan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bioaktivatorsebanyak 25 gram/tanaman merupakan dosis terbaik untuk pertumbuhan tinggi, jumlah daun,berat basah dan berat kering tanaman kedelai. Sedangkan untuk panjang akar terbaik diperolehdengan pemberian bioaktivator sebanyak 20 gr/tanaman.
ELIMINASI Cymbidium mosaic virus PADA Protocorm likes bodies ANGGREK DENDROBIUM MENGGUNAKAN ZAT ANTIVIRAL RIBAVIRIN Melissa Syamsiah
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.623

Abstract

Anggrek merupakan tanaman hias yang memiliki tingkat permintaan yang cukup tinggi dan menduduki peringkat pertama dibandingkan tanaman hias lainnya. Keindahan tanaman anggrek pun dapat berkurang apabila tanaman tersebut terinfeksi virus patogen. Diantara patogen tersebut yang paling banyak menimbulkan kerugian adalah Cymbidium mosaic virus (CyMV) Virus tersebut merupakan salah satu patogen yang dominan menginfeksi tanaman anggrek di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi optimum zat antiviral Ribavirin dalam eliminasi Cymbidium mosaic virus pada protocorm-like bodies (plbs) anggrek Dendrobium. Tahapan penelitian meliputi deteksi CyMV pada plbs anggrek Dendrobium, perbanyakan plbs yang terinfeksi pada media Vacin and Went cair, eliminasi CyMV dengan perlakuan antiviral Ribavirin pada taraf konsentrasi 0, 10, 20, 30, 40 dan 50 ppm yang disusun menggunakan Rancangan Percobaan Acak Lengkap dengan banyaknya ulangan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa plbs anggrek Dendrobium yang dipakai untuk perlakuan zat antiviral Ribavirin adalah plbs anggrek Dendrobium Jayakarta. CyMV mampu dibebaskan dengan antiviral Ribavirin pada plbs anggrek Dendrobium Jayakarta. Konsentrasi optimum antiviral Ribavirin 30 ppm dapat membebaskan CyMV pada plbs anggrek tersebut 100% tanpa mengganggu pertumbuhannya.
Biologi Reproduksi dan Kebiasaan Makanan Ikan Lampam (Barbonymus schwanenfeldii ) Di Sungai Musi, Sumatera Budi Setiawan & R. Selfi Nendris Sulistiawan
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (771.99 KB) | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.281

Abstract

Ikan lampam yang tertangkap selama penelitian berjumlah 425 ekor terdiri atas 238 ekor(56%) ikan jantan dan 187 ekor (44%) ikan betina, panjang total berkisar antara 51-280 mm.Nisbah kelamin ikan jantan dan ikan betina 1,27:1. Pola pertumbuhan ikan lampam jantan danbetina adalah allometrik positif. Nilai kisaran faktor kondisi ikan lampam jantan (0,98–1,07)lebih besar daripada ikan betina (0,95–1,01). Ikan lampam jantan dan betina pertama kalimatang gonad berada pada selang ukuran panjang 97–119 mm. Kisaran nilai IKG ikan betinalebih besar (0,863%-9,347%) daripada ikan jantan (0,506%-2,826%). Fekunditas ikan lampamberkisar antara 1.393-7.826 butir dan rata-rata fekunditas per ekor ikan 5.096 butir telur.Sebaran diameter telur ikan lampam membentuk satu puncak pada TKG III dan IV, dapat didugabahwa pola pemijahannya bersifat total spawner.
PENGARUH PERENDAMAN GIBBERELLIN, AUKSIN, DAN KHITOSAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BIBIT KUBIS BUNGA (Brassica oleracea var. botrytis L.) Asep Saepul Alam
AGROSCIENCE (AGSCI) Vol 2, No 1 (2012): June
Publisher : Fakultas Sains Terapan, Universitas Suryakancana Cianjur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agsci.v2i1.621

Abstract

          Auxin adalah senyawa yang dicirikan oleh kemampuannya dalam mendukung terjadinya perpanjangan sel (cell elongation) pada pucuk, Gibberellin adalah senyawa yang mengandung Gibban skeleton, menstimulasi pembelahan sel (cell division), pemanjangan sel atau keduanya. Selain ZPT, terdapat suatu bahan yang berfungsi sebagai elisitor yaitu khitosan yang bila ditambahkan ke dalam sel hidup pada konsentrasi rendah dapat menginduksi atau meningkatkan biosintesis senyawa spesifik. Berdasarkan referensi-referensi diatas laju pertumbuhan bibit kubis bunga diduga dapat meningkat jika diperlakukan dengan ZPT atau Khitosan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh ZPT Auxin, Gibberellin, dan Khitosan terhadap tinggi bibit, berat basah dan berat kering tanaman kubis bunga putih. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan perendaman benih kubis bunga dengan menggunakan perlakuan Khitosan dengan konsentrasi 100 ppm (C2) memberikan pengaruh yang terbaik terhadap tinggi bibit pada usia bibit tiga puluh dua hari. Sebesar 8,921 cm.Auxin adalah senyawa yang dicirikan oleh kemampuannya dalam mendukung terjadinya perpanjangan sel (cell elongation) pada pucuk, Gibberellin adalah senyawa yang mengandung Gibban skeleton, menstimulasi pembelahan sel (cell division), pemanjangan sel atau keduanya. Selain ZPT, terdapat suatu bahan yang berfungsi sebagai elisitor yaitu khitosan yang bila ditambahkan ke dalam sel hidup pada konsentrasi rendah dapat menginduksi atau meningkatkan biosintesis senyawa spesifik. Berdasarkan referensi-referensi diatas laju pertumbuhan bibit kubis bunga diduga dapat meningkat jika diperlakukan dengan ZPT atau Khitosan. Tujuan dari penelitian ini adalah Mengetahui pengaruh ZPT Auxin, Gibberellin, dan Khitosan terhadap tinggi bibit, berat basah dan berat kering tanaman kubis bunga putih.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 10 perlakuan dan 3 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan perendaman benih kubis bunga dengan menggunakan perlakuan Khitosan dengan konsentrasi 100 ppm (C2) memberikan pengaruh yang terbaik terhadap tinggi bibit pada usia bibit tiga puluh dua hari. Sebesar 8,921 cm.

Page 1 of 1 | Total Record : 9