cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
info.ejournal@undiksha.ac.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
ISSN : 26139669     EISSN : 26139650     DOI : 10.23887/paud
Core Subject : Humanities, Art,
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Arjuna Subject : -
Articles 63 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2016):" : 63 Documents clear
PENGARUH KEGIATAN FINGER PAINTING BERBASIS TEORI LOKOMOSI TERHADAP KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK ., Dewa Ayu Ketut Gayatri Suciati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan motorik halus antara anak yang mengikuti pembelajaran dengan melalui kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi dan kelompok anak yang tidak diberikan kegitan finger painting berbasis teori lokomosi anak kelompok B pada tahun pelajaran 2015/2016 di TK Widya Kumarasthana Banyuning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan post-tes only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Widya Kumarasthana Banyuning yang berjumlah 32 anak. Sampel penelitian diambil dengan menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah rubrik.. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistic deskriptif. Uji hipotesis menggunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan analisis uji-t terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan motorik halus antara kelompok anak yang diberikan kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi dengan kelompok anak yang tidak diberikan kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi. Dimana thit > ttabel (20. 69>2.042). dengan demikian berarti kegiatan finger painting berbasis teori lokomosi berpengaruh positif terhadap keterampilan motorik halus anak. Kata Kunci : finger painting, teori lokomosi, keterampilan motorik halus This study aims to find a significant difference between the fine motor skills of children who attend learning through finger painting activity-based theory of locomotion and the group of children who were not given the activity-based theory of locomotion finger painting children in group B in the academic year 2015/2016 in kindergarten Widya Kumarasthana Banyuning , This study is a quasi-experimental research design using post-test only control group design. The study population was all children in kindergarten group B Widya Kumarasthana Banyuning totaling 32 children. Samples were taken using total sampling technique. Research instrument used to collect data was rubric. Data were analyzed using descriptive statistics. Hypothesis testing using t-test analysis. Based on the results of data analysis using t-test analysis there are significant differences between the groups of fine motor skills of children given finger painting activity-based theory of locomotion with groups of children who are not given the finger painting activity-based theory of locomotion. Where thit> ttabel (20. 69> 2,042). thus meaning finger painting activity-based theory of locomotion positive effect on fine motor skills of childrenkeyword : finger painting, the theory of locomotion, fine motor skills
PENGARUH PERMAINAN CONGKLAK BALI TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B DI RA BAITUL MUTAALLIM TEGALINGGAH TAHUN AJARAN 2015/2016 ., Martiana Musdalifah; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.305 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7812

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan congklak terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan pada anak kelompok B di RA Baitul Mutaallim Tegalinggah tahun ajaran 2015/2016. Penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal yang diperoleh melalui wawancara dengan guru yang menunjukkan bahwa kemampuan mengenal konsep bilangan menunjukkan kualifikasi yang masih rendah. Kenyataan yang ditemui di lapangan juga menunjukkan bahwa, anak lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain video game, smartphone, dan beberapa teknologi canggih yang lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Subjek dalam penelitian adalah semua siswa kelompok B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah berjumlah 46 anak yang terbagi dalam 2 kelas yaitu kelas B1 dan B2. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi. Berdasarkan analisis, penelitian menyimpulkan bahwa kegiatan permainan congklak berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan berhitung permulaan pada anak usia dini. Hal ini dapat diketahui dari hasil uji hipotesis dengan uji-t, bahwa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel), yaitu thitung = 7, 250 dan ttabel (db = 23 + 23 ? 2 = 44 dan taraf signifikan 5%) = 1,684. Sedangkan rata-rata skor kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang mengikuti kegiatan bermain permainan congklak adalah 15,86 dan rata-rata skor kemampuan mengenal konsep bilangan anak yang tidak mengikuti kegiatan bermain permainan congklak adalah 13,17. Berdasarkan temuan ?temuan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan kegiatan bermain khusunya permainan tradisional congklak berpengaruh positif terhadap kemampuan mengenal konsep bilangan anak kelompok B Semester II RA Baitul Muta?allim Tegalinggah Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : permainan congklak, mengenal konsep bilangan This study aims to determine the effect on the ability to know the game congklak concept of numbers of children in group B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah the academic year 2015/2016. The study was based on the results of preliminary observations obtained through interviews with teachers who show that ability to know the concept of numbers indicate the qualification is still low. The fact that encountered in the field also showed that, children spend more time playing video games, smartphones, and some other advanced technologies. This study is a quasi-experimental research. Subjects in the study were all students group B RA Baitul Mutaallim Tegalinggah totaling 46 children were divided into two classes, namely classes B1 and B2. Data collected by using observation. Based on the analysis, the study concludes that game activities congklak positive effect of increasing numeracy skills beginning in early childhood. It can be seen from the results of hypothesis testing using t-test, that obtained t is greater than t table (tcount> ttable), ie t = 7, 250 and ttabel (db = 23 + 23-2 = 44 and a significance level of 5%) = 1.684. While the average score of the ability to know the concept of the number of children who attend the game play activities congklak was 15.86 and the average score of the ability to know the concept of the number of children who do not follow the game play activities congklak is 13.17. Based on the findings above, it can be concluded that learning to use the traditional game play activities especially congklak positive effect on children's ability to recognize the concept of numbers group B Semester II RA Baitul Muta'allim Tegalinggah Academic Year 2015/2016.keyword : congklak games, know the concept of numbers
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK ., Anggreni Ni Made; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.576 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak di TK Negeri Bangli Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 dengan jumlah 20 anak. Anak laki- laki berjumlah 12 orang dan anak perempuan berjumlah 8 perempuan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dengan menggunkan instrument observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif . Data siklus I dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan. Hasil rata-rata presentase kempamuan berbicara anak sebesar 68.43 yang berada pada kategori sedang. Diklus II dilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan dengan rata-rata presentase kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 89.37 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi metode bercerita dapat meninggkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B2 tahun ajaran 2015/2016 dari kategori sedang meningkat menjadi tinggi. Kata Kunci : implementasi metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the child's ability to speak in TK Bangli of Academic Year 2015/2016. The research is a classroom action research conducted in two cycles of the first cycle and the second cycle. The subjects were children in group B2 with a number of 20 children. Boys numbering 12 people and girls were 8 girls. Methods of data collection conducted in this study were interviews, observation by using instrument observations. Data analysis was performed using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis method. Data cycle I do as many as 12 meetings. The average yield percentage at 68.43 speech of children who are in the moderate category. In the second cycle executed as many as 8 meetings with an average percentage of children's speech increased to 89.37 are included in the high category. It can be concluded that the implementation of the method of storytelling can increase speaking skills of children in group B2 of the 2015/2016 school year was increased to the high category.keyword : implementation of the storytelling, the ability to speak
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERLANDASKAN TEORI MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A ., Nyoman Wida Komalasari; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.31 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7971

Abstract

Abstrak Penelitian ini didasari atas permasalahan yang ditemui pada observasi awal yang dilakukan pada TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi.Permasalahan yang ditemui yaitu kurangnya kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata dengan tangan, kurangnya anak dalam kegiatan merobek kertas, mewarnai dan membuat menara yang besar Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi Kabupaten Buleleng. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan meibatkan otot-otot halus dengan mengkoordinasikan gerakan jari jemari tangan dengan mata. Kempuan motorik halus lebih melibatkan kegiatan fisik dengan menggunakan jari jemari tangan dan kaki. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah metode demonstrasi yang berlandaskan teori Montessori Penelitian ini melibatkan 9 anak yang terdiri dari 4 anak laki-laki 5 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument lembaran observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I anak mencapai nilai 70% yang dikategorikan dalam kategori sedang dan hasil penelitian siklus II menunjukkan hasil 80% yang di kategorikan pada kategori tinggi. Hasil dari siklus I dan siklus II menunukkan terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A sebesar 10% Kata Kunci : Metode Demostrasi, Teori Montessori, Keterampilan Motorik Halus Abstract The research based on the problems encountered in the preliminary observations made on TK Santi Kumara Liligundi.Permasalahan village encountered is the lack of fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi village due to lack of children's ability to coordinate eye-hand, the lack of children in activities tearing the paper, coloring and making a large tower this study aims to improve fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi Village Buleleng. Fine motor skills are meibatkan ability of smooth muscles to coordinate the movement of the hand fingers with his eyes. ABILITY fine motor skills involve more physical activity by using the fingers and toes. One method that can be used to improve fine motor skills of children is a method that is based on theory of Montessori demonstration The study included nine children consisting of four boys 5 girls. Classroom action research data collected by the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods. From the results of the study show that in the first cycle reaches 70% of children were categorized in the moderate category and second cycle study results showed an 80% revenue is categorized in the high category. The results of the first cycle and the second cycle menunukkan increased fine motor skills of children in group A by 10% keyword : Method demonstration, meontessori theory, fine motor skills of children
PENERAPAN PERMAINAN TRADISIONAL ENGKLEK UNTUK MENGEMBANGKAN MOTORIK KASAR ANAK KELOMPOK A TK RAISMA PUTRA DENPASAR ., Ni Kd A Nopilayanti; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.297 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7611

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan motorik kasar setelah diterapkan permainan tradisional engklek pada anak Kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Raisma Putra Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 12 orang anak TK Raisma Putra Denpasar pada kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan perkembangan motorik kasar setelah penerapan permainan tradisional engklek pada anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016 Di TK Raisma Putra Denpasar sebesar 13,56%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata persentase kemampuan perkembangan motorik kasar pada siklus I sebesar 66,62% dengan kriteria sedang menjadi sebesar 80,18% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional engklek dapat meningkatkan perkembangan motorik kasar anak kelompok A Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016 di TK Raisma Putra Denpasar.Kata Kunci : permainan tradisional engklek, perkembangan motorik kasar, anak usia dini The study aimed to find out the development of hard motoric after the implementation of the traditional game engklek toward second semester student group A in academic year 2015/2016 at TK Raisma Putra Denpasar. The model of this study is classroom action research with two cycle. The subject of this study was 12 second semester student of group A at TK Raisma Putra Denpasar in academic year 2015/2016. The data collection in this study is done by observation method and the instrument to collect the data is observation sheet. This study used descriptive statistic analysis and descriptive quantitative statistic analysis method. The result of this study shower that there is a development of the hard motoric after the implementation of traditional game engklek toward the second semester group A students in academic year 2015/2016 at TK Raisma Putra Denpasar. The development reach 13,56%. This could be seen from the development of the average precentage of hard motoric skill development on the firts cycle, it is 66,62%, which is categorized asa average becomes 80,81% on the second cycle which can be categorized as high.keyword : traditonal game engklek, development of hard motoric, early childhood
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA STICK ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B DI TK SATU ATAP DESA KENDERAN KECAMATAN TEGALLALANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Diah Galih Wahyuni; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.399 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media stick angka pada anak kelompok B di TK Satu Atap Desa Kenderan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 71,3% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,3% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak setelah diterapkan metode bermain berbantuan media stick angka sebesar 14%. Kata Kunci : metode bermain, media stick angka, perkembangan kognitif This study aims to determine the increase in cognitive development in recognition capabilities emblem numbers after applied methods of stick figures playing media aided in group B children in kindergarten One Roof Village Kenderan in academic year 2015/2016 . This research is a classroom action research conducted in two cycles . The subjects were 15 kindergarten children in group B Semester II Academic Year 2015/2016 . Data research on cognitive development in recognition capabilities emblem numbers collected by the method of observation with instruments such as observation sheet . The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The result showed that an increase in cognitive development in recognition capabilities emblem numbers with the application of methods play in the first cycle of 71.3 % were in middle category had experienced an increase in the second cycle becomes 85.3 % were classified in the high category . So , there is increasing recognition abilities of cognitive development in children after the epitome of the numbers in the applied methods of stick figures playing media aided by 14 % . keyword : method of playing , media stick figure , cognitive development
IMPLEMENTASI TEKNIK MODELING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK B1 ., Ni Putu Vivin Indrawati; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.086 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7793

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam kemampuan berbicara berdasarkan hasil pencapaian kemampuan berbicara yang berada pada kategori sangat rendah. Sehingga ditawarkan teknik modeling untuk meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B1 di TK Ganesha Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi teknik modeling dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B1 di TK Ganesha Singaraja Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus. Adapun subjek penelitian ini adalah sebanyak 16 anak (12 orang anak laki-laki dan 4 orang anak perempuan). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berbicara setelah diterapkan teknik modeling pada siklus I sebesar 63,33% yang tergolong pada kriteria rendah dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,53% yang tergolong pada kriteria tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan berbicara dari siklus I ke siklus II sebesar 19,20%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa teknik modeling dapat meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok B1 di TK Ganesa Singaraja.Kata Kunci : teknik modeling, kemampuan berbicara, anak usia dini This research is motivated by still many children who have difficulty in speaking based on the achievement of the speaking that was at the very low category. Thus offered modeling techniques to improve the speaking ability to children in kindergarten Ganesha B1 group Singaraja. This study aims to determine the implementation of modeling techniques can improve the speaking ability to children in kindergarten Ganesha B1 group Singaraja Semester II Academic Year 2015/2016. This research is classified as a class action research (CAR) conducted in two cycles. The subject of this research were 16 children (12 boys and 4 girls). Collecting data in this study using the method of observation. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The analysis shows that there is an increased speaking ability after application of modeling techniques in the first cycle of 63.33% belonging to the low criteria and increased in the second cycle into 82.53% belonging to the high criteria. So, there is increased speaking ability from the first cycle to the second cycle of 19.20%. Based on the results of that study concluded that the modeling techniques can improve the speaking ability to children in kindergarten Ganesha B1 group Singaraja.keyword : modeling techniques, speaking ability, early childhood
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN REGULASI DIRI ANAK USIA 5-6 TAHUN ., Nyoman Radin Amanda Diningrat; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.143 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan regulasi diri anak usia 5-6 tahun di gugus II Kecamatan Buleleng tahun 2016. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi anak TK di gugus II Kecamatan Buleleng, Bali Tahun 2016. Pengambilan subjek penelitian ini menggunakan teknik Sampling dengan cara undian. Jumlah sampelnya adalah 60 orang anak. Data dikumpulkan dengan metode kuisioner. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis statistic regresi sederhana dengan memanfaatkan program SPSS 21.0 For Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terjadi hubungan yang signifikan antara pola asuh dan regulasi diri anak usia 5-6 tahun di gugus II kec. Buleleng. Jadi semakin baik pola asuh yang diberikan orang tua pada anak maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi dirinya. Pola asuh orang tua berpengaruh sebesar 71,9 % terhadap regulasi diri anak. jika pola asuh orang tua meningkat maka regulasi diri anak juga akan meningkat, semakin baik pola asuh yang diberikan orang tua pada anak maka semakin tinggi pula kemampuan regulasi dirinya. Begitupun sebaliknya semakin buruk pola asuh orang tua pada anak maka semakin rendah pula regulasi diri anak. Dengan demikian hasil penelitian ini telah memenuhi tujuan penelitian.Kata Kunci : pola asuh, regulasi diri This research aims to know the relationship of parenting parents with the self-regulatory children aged 5-6 years in the cluster II sub district of Buleleng in 2016. This research is the research of korelasional with a population of kindergarten in cluster II sub district of Buleleng, Bali 2016. This research subject retrieval using Sampling techniques by means of a lottery. The number of sampelnya is 60 children. Data collected by questionnaire method. Furthermore the data analyzed by simple regression statistics analysis by utilizing the program SPSS 13.0 For Windows. The results showed that there is a significant relationship between parenting and self-regulatory children aged 5-6 years in kec II cluster. Buleleng. So the better parenting provided the parents on the child the higher the ability of regulation itself. Parenting parents effect of 71.9% against self regulation. If parenting parents increases children's self regulation then will also increase, more excellent parenting provided the parents on the child the higher the ability of regulation itself. As is otherwise worse parenting parents on children then the lower self regulation anyway. Thus the results of this research have fulfilled the purpose of the researchkeyword : parenting parents, the child's self regulation
PENERAPAN PEMBELAJARAN GERAK DAN LAGU BERBANTUAN AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK KELOMPOK B ., Anak Agung Istri Intan Ari Lastari; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.274 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7703

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan kinestetik anak setelah penerapan pembelajaran gerak dan lagu berbantuan audiovisual pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B di TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana yang berjumlah 15 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan isntrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik dan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kecerdasan kinestetik anak dengan penerapan pembelajaran gerak dan lagu berbantuan audiovisual. Hasil penelitian menunjukan (1) nilai hasil rata-rata persentase pada siklus I sebesar 53% yang berada pada kategori rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 82% dan berada pada kategori tinggi. (2) terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II yaitu 82%. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti menunjukan bahwa penerapan pembelajaran gerak dan lagu berbantuan audiovisual dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : gerak dan lagu, audiovisual, kinestetik This classroom action research aims to determine the increase kinesthetic intelligence of children after adoption of the motion and song-aided learning in children audiovisual group B at TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana Academic Year 2015/2016. The subjects were students in group B TK Negeri Pembina Jembrana which totaled 15 people. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The data collection is done by using the method of observation and instrument observation sheet form. The data were analyzed using statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of data analysis showed that there was an increase kinesthetic intelligence development of children with learning the application movement and song aided audiovisual. Research shows 1) the value of the average percentage in the first cycle by 53% in the lower categories and an increase in the second cycle to 82% and at the high category 2) a significant increase in second cycle ie 82%. Based on research conducted by the researcher showed that the application of learning and song-aided audiovisual motion can increase kinesthetic intelligence in children in group B at TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana Academic Year 2015/2016. keyword : movement and song, audio visual, kinesthetic
PENERAPAN METODE BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK A TK KUNCUP HARAPAN SINGARAJA ., Kadek Dyah Pradnya Paramitha; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.485 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain pada anak kelompok A semester II di TK Kuncup Harapan Singaraja kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak terdiri dari 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 65% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,8% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak setelah diterapkan metode bermain sebesar 20,8%. Kata Kunci : metode bermain, perkembangan kognitif, anak usia dini This study aimed at investigating cognitive development of the ability in recognizing numbers after the application of Play-way Method in second semester students of group A in TK Kuncup Harapan Singaraja, Buleleng, in the academic year of 2015/2016. The present study is a classroom action based research which was conducted in two cycles. The subject were fifteen students consisted of eight females and seven males. The data of the study about the cognitive development of the ability in recognizing numbers were collected by using observation with observational note as the instrument. The result of the data collected were analyzed using descriptive statistics analysis and quantitative descriptive analysis method. The result of data analysis showed that there was 65% improvement of cognitive development of the ability in recognizing numbers after the application of Play-way Method in the first cycle that was categorized as mediocre. Then, it improved further in second cycle to be 85.8% that was categorized as high. In conclusion, there was 20,8% improvement of cognitive development of the students’ ability in recognizing numbers after the application of Play-way Method.keyword : Play-way Method, cognitive development, early childhood

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): August - INPRESS Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): December Vol. 12 No. 2 (2024): August Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): Desember Vol. 11 No. 2 (2023): Agustus Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): Desember Vol. 10 No. 2 (2022): Agustus Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 3 (2021): Desember Vol. 9 No. 2 (2021): Agustus Vol 9, No 2 (2021): Agustus Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Desember Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Desember Vol 8, No 2 (2020): Agustus Vol. 8 No. 2 (2020): Agustus Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Desember Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019): Desember Vol 7, No 2 (2019): Agustus Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): Agustus Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018): Desember Vol 6, No 3 (2018): Desember Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Agustus Vol. 6 No. 2 (2018): Agustus Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol. 5 No. 3 (2017): Desember Vol 5, No 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017): Desember Vol. 5 No. 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Agustus Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, No 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Desember Vol 4, No 3 (2016): Vol. 4 No. 3 (2016): Desember Vol 4, No 2 (2016): Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus Vol 4, No 2 (2016): Agutus Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol 3, No 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015): Juli Vol 3, No 1 (2015): Juli Vol 2, No 1 (2014): Vol 2, No 1 (2014): Juli Vol. 2 No. 1 (2014): Juli Vol. 1 No. 1 (2013): Juli Vol 1, No 1 (2013): EDISI PERDANA Vol 1, No 1 (2013): Juli More Issue