Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
42 Documents
Search results for
, issue
"Vol 4, No 2 (2016): Agutus"
:
42 Documents
clear
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI BERMAIN OUTDOOR PADA ANAK KELOMPOK B
., Ni Gusti Putu Wahyu Suryastuti;
., Dr. Desak Putu Parmiti,MS;
., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7637
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif setelah diterapkan bermain outdoor pada anak kelompok B semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Purwa Widya Dhikrama Nagasepaha, Buleleng-Bali. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek dari penelitian ini adalah anak kelompok B semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Purwa Widya Dhikrama yang berjumlah 20 orang anak. Penelitian dilakukan dalam dua siklus. Data penelitian tindakan kelas ini dikumpulkan melalui metode observasi menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan rata-rata persentase peningkatan kemampuan kognitif dalam memecahkan masalah dan mengenal konsep bentuk, warna, dan ukuran pada anak setelah diterapkan bermain outdoor. Pada siklus I rata-rata persentase kemampuan kognitif sebesar 66,25% berada pada kategori sedang, sedangkan terjadi peningkatan pada siklus II sebesar 87% yang berada pada kategori tinggi. Jadi penerapan bermain outdoor dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak kelompok B semester II tahun pelajaran 2015/2016 di TK Purwa Widya Dhikrama Nagasepaha, Buleleng-Bali.Kata Kunci : bermain outdoor, kemampuan kognitif, kelompok B. This study aims to determine the increase in cognitive ability after being applied on children's outdoor play group B the second semester of 2015/2016 academic year in kindergarten Purwa Widya Dhikrama Nagasepaha, Buleleng, Bali. This research is a classroom action research (PTK). The subject of this study is children in group B the second semester of 2015/2016 academic year in kindergarten Purwa Widya Dhikrama totaling 20 children. The study was conducted in two cycles. This class action research data were collected through observation using the observation sheet. Analyzed using descriptive statistics and statistical analysis of quantitative descriptive. The result showed that an increase in the average percentage increase in cognitive abilities in solving the problem and recognize the concept of form, color, and size of the child after application of outdoor play. In the first cycle the average percentage of 66.25% of cognitive abilities in middle category, while there was an increase in the second cycle of 87% is at the high category. So the application of outdoor play can enhance cognitive abilities of children in group B the second semester of 2015/2016 academic year in kindergarten Purwa Widya Dhikrama Nagasepaha, Buleleng, Bali.keyword : outdoor play, cognitive ability, group B.
Penerapan Bermain Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Kelompok B1 di TK Widya Sesana Sangsit
., Km Cahya Swastrini;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7764
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerjasama melalui kegiatan bermain ular tangga pada anak kelompok B1 semester II tahun 2015/2016 di TK Widya Sesana Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 orang anak pada Kelompok B1 Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan nenggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama anak kelompok B1 TK Widya Sesana Sangsit, setelah diterapkan metode bermain menggunakan media ular tangga sebesar 14,84%. Ini terlihat dari peningkatan rata-rata persentase kemampuan kerjasama anak pada siklus I sebesar 67,38% yang berada pada kategori sedang dan siklus II sebesar 82,22% yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : metode bermain, media ular tangga, kemampuan kerjasama This study aims to determine the increase collaboration skills through play snakes and ladders on children in group B1 in the second semester of the 2015/2016 kindergarten Widya Sangsit Sesana. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a stage plan of action, action, observation/ evaluation and reflection. Subjects in this study were 15 children in the group B1 Semester II Academic Year 2015/2016. Data collected research on the ability of cooperation with nenggunakan observation method with instruments such as observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result showed that there was an increase cooperation skills of children in group B1 TK Widya Sesana Sangsit, once implemented method using a media playing snakes and ladders of 14.84%. This is evident from the increase in the average percentage of cooperation skills of children in the first cycle of 67.38% which are in the moderate category and the second cycle of 82.22% which is at the high category.keyword : method of playing, media snake ladder, cooperation skills
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA PAPAN fLANEL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA DI TK KAMILA SINGARAJA.
., Nur Hidayah;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7806
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak melalui metode bercerita berbantuan media papan flanel pada anak kelompok A tahun pelajaran 2015/2016 di TK Kamila Singaraja. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang di laksanakan dalam dua siklus dan sebjek penelitianya sebanyak 15 orang anak kelompok A di TK Kamila Singaraja pada tahun pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan berbicara anak dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen lembar observasi. Data tentang kemampuan berbicara anak dikumpulkan dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan terhadap kemampuan berbicara anak kelompok A di TK Kamila Singaraja setelah diterapkan metode bercerita berbantuan media papan flanel. Rata-rata persentase kemampuan berbicara anak pada siklus I sebesar 70,00%, dan rata-rata presentase hasil kemampuan berbicara anak pada siklus II sebesar 82,22% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi terdapat peningkatan kemampuan berbicara anak dari kategori rendah menjadi kategori tinggi sebesar 12,22% pada anak kelompok kelompok A tahun pelajaran 2015/2016 di TK Kamila Singaraja. Kata Kunci : Kata kunci: metode bercerita, papan flanel, kemampuan berbicara Abstract This study aimed to determine the increase of student’s speaking skill through the application of storytelling method by using flannel board on group A of children at TK Kamila Singaraja in the academic year 2015-2016. This research was a classroom action research that was carried out in two cycles and subject of the study are 15 children in group A of TK Kamila Singaraja in the academic year 2015-2016. The research data on student’s speaking skill were collected by the method of observation by using observation sheet instruments. The data of student’s speaking skill were analyzed by using descriptive statistical analysis and descriptive analysis methods and quantitative methods. The result shows that there is an increase student’s speaking skill in group A of TK Kamila Singaraja after the storytelling method by using flannel board was applied. The average percentage of student’s speaking skill at the first cycle of 70.00%, and the average percentage of the result of student’s speaking skill at the second cycle of 82.22% which are classified into the high category. So there is an increase of student’s speaking skill from the low category into high category of 12.22% for the group A of TK Kamila Singaraja keyword : Keywords: storytelling method, flannel board, speaking skill
Penerapan Permainan Tradisional Untuk Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak Kelompok A Semester II Tahun 2015/2016 di RA. Baitul Muta'allim Desa Tegallinggah
., Nurul Qoyyimah;
., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.;
., Mutiara Magta, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.8160
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan sosoial anak Taman Kanak-kanak kelompok A setelah penerapan permainan tradisional. Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas. Subjek dari penelitan ini adalah 20 orang anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016 di RA. Baitul Muta'allim Desa Tegallinggah. Data penelitian tindakan kelas ini dikumpulkan melalui metode observasi menggunakan lembar observasi. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan dengan 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata persentase perkembangan sosial adalah 56% berada pada katagori rendah, sedangkan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 71% dengan katagori sedang, hal tersebut menandakan bahwa terdapat peningkatan rata-rata persentase permainan tradisional untuk meningkatkan perkembangan sosial anak kelompok A di RA. Baitul Muta'allim Desa Tegallinggah pada siklus I dan siklus II sebesar 15%. Jadi permainan tradisional dapat meningkatkan perkembangan sosial anak kelompok A semester II tahun pelajaran 2015/2016 di RA.Baitul Muta'allim Desa Tegallinggah.Kata Kunci : permainan tradisional, perkembangan sosial The destination this research for know increase in average student, group A after was playing traditional, this research included research action class, subjek of this research is 20 children group A semester II 2015/2016 in the RA.Baitul Muta'allim Tegallinggah village. This research action class collected through observation using observation sheet. Data analysis using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis. This research was conducted with 2 cycles. The results showed that in the first cycle the average percentage of social development was 56% in the low category, while there was an increase in the second cycles to 71% in the medium category, it indicates that an increase in the average percentage of traditional games to improve social development of children in group A in RA. Baitul Muta'allim Tegallinggah village in the first cycle and the second cycle by 15%. So traditional play can improve social development of children in group A the second semester of the school year 2015/2016 in RA.Baitul Muta'allim Tegallinggah village.keyword : traditional play,social development
PENGARUH PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL (STUDI EKSPERIMENPADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016)
., Luh Winda Krisdayani;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7798
Abstrak: Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca awal anak yang mendapatkan perlakuan pembelajaran edutainment dengan anak yang tidak mendapatkan perlakuan pada anak TK Kelompok B Gugus VIII Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel ditentukan melalui teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Populasi berjumlah 311 orang. TK Dharma Kumara sebagai kelompok Eksperimen, TK Wisata Kumara sebagai kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor hasil setelah diberikan perlakuan didapatkan post-tes kelompok eksperimen adalah 18,10 dan kelompok kontrol adalah 16,97, data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh hasil thitung yaitu (2,276) dengan taraf signifikansi a=5% diperoleh ttabel yaitu (2,00). Karena thitung>ttabel berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dinyatakan bahwa anak yang mendapatkan perlakuan pembelajaran edutainment ada perbedaan signifikan dengan anak yang tidak mendapatkan perlakuan terhadap kemampaun membaca awal anak. Disarankan bahwa pembelajaran edutainment dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajara edutainment terhadap kemampuan membaca awal anak kelompok B. Kata Kunci : Pembelajaran Edutainment, Kemampuan Membaca Awal abstract The research objective was to determine differences in reading ability of children who receive treatment early learning edutainment children who do not get treatment in children TK Group B Cluster VIII District of Buleleng. This research is experimental samples was determined through random sampling techniques. The methods used in data collection are observation sheets. A population of 311 people. TK Dharma Kumara as a group experiment, Travel TK Kumara as the control group. The results showed that the mean score obtained the results after the treatment was given post-test experimental group was 18.10 and the control group was 16.97, the data were analyzed using t-test, the obtained results are tcount (2,276) with a significance level a = 5% obtained ttable namely (2.00). Because thitung> ttabel mean H0 rejected and H1 accepted. So it is stated that children who receive treatment edutainment learning is no significant difference with children who do not get treatment kemampaun early childhood reading. It is suggested that learning edutainment can be used as an alternative in learning. It can be concluded that there edutainment pembelajara influence on the ability to read the beginning of children in group B. keyword : Edutainment Learning, Early Reading Ability
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK
., Anggreni Ni Made;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (912.576 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7803
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak di TK Negeri Bangli Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 dengan jumlah 20 anak. Anak laki- laki berjumlah 12 orang dan anak perempuan berjumlah 8 perempuan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dengan menggunkan instrument observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif . Data siklus I dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan. Hasil rata-rata presentase kempamuan berbicara anak sebesar 68.43 yang berada pada kategori sedang. Diklus II dilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan dengan rata-rata presentase kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 89.37 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi metode bercerita dapat meninggkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B2 tahun ajaran 2015/2016 dari kategori sedang meningkat menjadi tinggi. Kata Kunci : implementasi metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the child's ability to speak in TK Bangli of Academic Year 2015/2016. The research is a classroom action research conducted in two cycles of the first cycle and the second cycle. The subjects were children in group B2 with a number of 20 children. Boys numbering 12 people and girls were 8 girls. Methods of data collection conducted in this study were interviews, observation by using instrument observations. Data analysis was performed using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis method. Data cycle I do as many as 12 meetings. The average yield percentage at 68.43 speech of children who are in the moderate category. In the second cycle executed as many as 8 meetings with an average percentage of children's speech increased to 89.37 are included in the high category. It can be concluded that the implementation of the method of storytelling can increase speaking skills of children in group B2 of the 2015/2016 school year was increased to the high category.keyword : implementation of the storytelling, the ability to speak
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERLANDASKAN TEORI MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A
., Nyoman Wida Komalasari;
., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (194.31 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7971
Abstrak Penelitian ini didasari atas permasalahan yang ditemui pada observasi awal yang dilakukan pada TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi.Permasalahan yang ditemui yaitu kurangnya kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata dengan tangan, kurangnya anak dalam kegiatan merobek kertas, mewarnai dan membuat menara yang besar Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi Kabupaten Buleleng. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan meibatkan otot-otot halus dengan mengkoordinasikan gerakan jari jemari tangan dengan mata. Kempuan motorik halus lebih melibatkan kegiatan fisik dengan menggunakan jari jemari tangan dan kaki. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah metode demonstrasi yang berlandaskan teori Montessori Penelitian ini melibatkan 9 anak yang terdiri dari 4 anak laki-laki 5 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument lembaran observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I anak mencapai nilai 70% yang dikategorikan dalam kategori sedang dan hasil penelitian siklus II menunjukkan hasil 80% yang di kategorikan pada kategori tinggi. Hasil dari siklus I dan siklus II menunukkan terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A sebesar 10% Kata Kunci : Metode Demostrasi, Teori Montessori, Keterampilan Motorik Halus Abstract The research based on the problems encountered in the preliminary observations made on TK Santi Kumara Liligundi.Permasalahan village encountered is the lack of fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi village due to lack of children's ability to coordinate eye-hand, the lack of children in activities tearing the paper, coloring and making a large tower this study aims to improve fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi Village Buleleng. Fine motor skills are meibatkan ability of smooth muscles to coordinate the movement of the hand fingers with his eyes. ABILITY fine motor skills involve more physical activity by using the fingers and toes. One method that can be used to improve fine motor skills of children is a method that is based on theory of Montessori demonstration The study included nine children consisting of four boys 5 girls. Classroom action research data collected by the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods. From the results of the study show that in the first cycle reaches 70% of children were categorized in the moderate category and second cycle study results showed an 80% revenue is categorized in the high category. The results of the first cycle and the second cycle menunukkan increased fine motor skills of children in group A by 10% keyword : Method demonstration, meontessori theory, fine motor skills of children
PENERAPAN PEMBELAJARAN GERAK DAN LAGU BERBANTUAN AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN KINESTETIK PADA ANAK KELOMPOK B
., Anak Agung Istri Intan Ari Lastari;
., Dr. I Ketut Gading,M.Psi;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (202.274 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7703
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kecerdasan kinestetik anak setelah penerapan pembelajaran gerak dan lagu berbantuan audiovisual pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B di TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana yang berjumlah 15 orang. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan isntrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik dan metode analisis deskriptif kuatitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kecerdasan kinestetik anak dengan penerapan pembelajaran gerak dan lagu berbantuan audiovisual. Hasil penelitian menunjukan (1) nilai hasil rata-rata persentase pada siklus I sebesar 53% yang berada pada kategori rendah dan terjadi peningkatan pada siklus II menjadi 82% dan berada pada kategori tinggi. (2) terjadi peningkatan yang signifikan pada siklus II yaitu 82%. Berdasarkan penelitian yang telah dilaksanakan oleh peneliti menunjukan bahwa penerapan pembelajaran gerak dan lagu berbantuan audiovisual dapat meningkatkan kecerdasan kinestetik pada anak kelompok B di TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : gerak dan lagu, audiovisual, kinestetik This classroom action research aims to determine the increase kinesthetic intelligence of children after adoption of the motion and song-aided learning in children audiovisual group B at TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana Academic Year 2015/2016. The subjects were students in group B TK Negeri Pembina Jembrana which totaled 15 people. This research is a classroom action research conducted in two cycles. The data collection is done by using the method of observation and instrument observation sheet form. The data were analyzed using statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The results of data analysis showed that there was an increase kinesthetic intelligence development of children with learning the application movement and song aided audiovisual. Research shows 1) the value of the average percentage in the first cycle by 53% in the lower categories and an increase in the second cycle to 82% and at the high category 2) a significant increase in second cycle ie 82%. Based on research conducted by the researcher showed that the application of learning and song-aided audiovisual motion can increase kinesthetic intelligence in children in group B at TK Negeri Pembina Kabupaten Jembrana Academic Year 2015/2016. keyword : movement and song, audio visual, kinesthetic
PENERAPAN PERMAINAN BOLA GELINDING (BOLING) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK A
., Ni Kadek Dwi Pradnya Sari;
., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd;
., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7627
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal bilangan melalui penerapan permainan boling pada anak kelompok A Semester II Tahun Ajaran 2015/2016 di TK Mandala Kumara Denpasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek terteliti adalah anak kelompok A Semester II Tahun Ajaran 2015/2016 TK Mandala Kumara Denpasar, sebanyak 11 orang. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan 16, 50 % kemampuan mengenal bilangan setelah diterapkan permainan bola gelinding (boling). Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata persentase kemampuan mengenal lambang bilangan pada siklus I sebesar 75,50% yaitu berada pada kriteria sedang menjadi 92.00% pada siklus II yang berada pada kriteria sangat tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan permainan bola gelinding (boling) dapat meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A TK Mandala Kumara Denpasar tahun pelajaran 2015/2016. Kata Kunci : bola gelinding (boling), kemampuan bilangan, metode analisis statistik deskriptif, metode analisis deskriptif kuantitatif The study aimed at investigation was improve the ability to know the numbers through the game of bowling on group A second semester in TK Mandala Kumara Denpasar. This type of research is classroom action research (CAR) conducted in two cycles. The subject in the study was the group A second semester of the academic year of 2015/2016 TK Mandala Kumara Denpasar, as many as 11 children. The collection of data in this research used an instrument was observation and the instrument use is observation sheet. Collected data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method. The result showed that there’s an increase of 16, 50% ability to know the numbers after the implementation bowling game. It is know from increase in the average percentage ability to know the numbers in the first cycle of 75,50% with moderate criteria amounted to 92,00% in the second cycle which was on very high criteria. It can be concluded that the implementation of bowling ball game can ability to know the numbers on group A children at TK Mandala Kumara Denpasar school year 2015/2016. keyword : a bowling ball, the ability to recognize numbers, descriptive statistical analysis method, quantitative descriptive analysis method
PENERAPAN METODE BERMAIN FLASHCARD UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INDONESIA ANAK KELOMPOK A SEMESTER II DI TK NEGERI DESA TIGAWASA-BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016
., Kadek Suartini;
., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd;
., Putu Aditya Antara, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v4i2.7762
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak pada kelompok A semester II di TK Negeri Desa Tigawasa-Buleleng tahun Pelajaran 2015/2016 setelah menerapkan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar). Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah 12 orang, 8 anak laki-laki dan 4 anak perempuan pada anak kelompok A semester II tahun ajaran 2015/2016 di TK Negeri Desa Tigawasa-Buleleng. Data tentang kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dilanjutkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrument berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dengan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar) pada siklus I sebesar : 55% berada pada kriteria rendah dan pada siklus II meningkat menjadi sebesar 82,55% berada pada kriteria tinggi. Peningkatan kemampuan berbicara Bahasa Indonesia anak kelompok A dengan metode bermain flashcard (kartu kata bergambar) dari siklus I sampai siklus II sebesar 27,55%.Kata Kunci : metode bermain, media flashcard (kartu kata bergambar), kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the ability to speak Indonesian children in group A in the second semester of State TK-Tigawasa Village Buleleng 2015/2016 academic year after applying the method of play flashcard. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Subjects were 12 people, 8 boys and 4 girls on children in group A the second half of the 2015/2016 school year in kindergarten-Buleleng Tigawasa Rural Affairs. Data about the ability to speak Indonesian children in group A continued using the method of observation with the instrument in the form of observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistics and qualitative analysis. The result showed that an increase in the ability to speak Indonesian children in group A with a method of playing flashcard (illustrated word cards) in the first cycle of: 55% are in the low criteria and on the second cycle increased to 82.55% in the high criteria. Increased ability to speak Indonesian children in group A with a method of playing flashcard (pictorial word card) from the first cycle to the second cycle of 27.55%.keyword : method of playing, flashcard (picture word cards), speech