Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha is an open access peer-reviewed scientific journal published by Jurusan Pendidikan Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pendidikan Ganesha. The journal publishes different kinds of scientific articles based on the field research and program in the area of early childhood education. We received only articles relating to early childhood education fields, and can be written using quantitative or qualitative approaches. Articles can be made in a variety of research designs, such as action research, experiments, and case studies. This journal was published since 2012, and from 2016 we published articles three times a year (April, August, and December).
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 5, No 2 (2017):"
:
12 Documents
clear
PENGARUH MODEL LINGUISTIK TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK
., Desak Made Evha Sukma Wathi;
., Dr. Desak Putu Parmiti,MS;
., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11660
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara anak antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model linguistik dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional pada anak kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus II Kecamatan Buleleng Semester Genap Tahun Ajaran 2016/2017. Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 55 orang yang diambil secara undian. Data hasil kemampuan berbicara dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial Anava Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berbicara antara kelompok anak yang dibelajarkan dengan model linguistik dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil kemampuan berbicara anak diperoleh hasil thitung sebesar 73,497, sedangkan, ttabel sebesar 1,671. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (73,497>1,671). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model linguistik berpengaruh positif terhadap hasil kemampuan berbicara anak dibandingkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan model linguistik dapat digunakan untuk memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan berbicara. Kata Kunci : Anak, Kemampuan Berbicara, Model Linguistik This study aimed to examine the difference between a child’s ability that learned speaking with the linguistic model and the children that learned with the conventional model were children attending the group B in kindergarten Cluster II at Buleleng districts in even semester of the 2016/2017 academic year. The design of this study was quasi experiment, with post-test only control group design. The sample of this study amounted to 55 people taken by lot. The data of speaking ability was collected by using the observation instrument. This study uses descriptive statistical analysis techniques and inferential statistics Anava One Stripe. The results showed there were differences of speaking ability between groups of children who were taught by linguistic model with the group of children who were taught by conventional model. The difference was seen from the score of children's speaking ability obtained tcount of 73.497, whereas, ttable of 1.671. The calculation results show that tcount is bigger than ttable (73,497> 1,671). The existence of significant differences indicates that linguistic model has a positive effect on children's speaking ability compared to conventional learning model. Based on the results of this study can be suggested linguistic model can be used to solve problems development of speaking ability.keyword : Children, Linguistic Model, Speaking ability
PENGARUH PENDEKATAN BEYOND CENTER AND CYCLE TIME BERBANTUAN ALAT PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B SEMESTER GENAP GUGUS I KECAMATAN SUKAWATI TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Ni Kadek Supersmari;
., Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke;
., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11692
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berbicara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif dan kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Sukawati Semester Genap Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Non Equivalent Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B yang berjumlah 84 orang anak. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B1 dan B2 di TK Yudistira Batuan School yang berjumlah 32. Kelompok B1 berjumlah 16 menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif, dan kelompok B2 berjumlah orang 16 anak sebagai kelompok control menggunakan pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi dengan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakanan alisis uji-t. Hasil analisis diperoleh nilai uji t (thitung) sebesar 4,39. Pada taraf signifikansi 5 % dengan df = 30 diperoleh nilai ttabel sebesar 1.697. Sehingga thitung lebih besar dari ttabel. Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan berbicara kelompok anak yang dibelajarkan menggunakan pendekatan beyond center and cyrcle time dengan berbantuan alat permainan edukatif dengan kelompok anak yang menggunakan pembelajaran konvensional. Rata-rata kemampuan berbicara kelompok eksperimen = 78,43 sedangkan rata-rata berbicara kelompok kontrol = 64,68. Sehingga rata-rata kemampuan berbicara kelompok eksperimen lebih besar dari kelpmok kontrol. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan beyond center and cyrcle time berbantuan alat permainan edukatif terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok B di TK Gugus I Kecamatan Sukawati Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Kata kunci : Pendekatan BCCT, Alat Permainan Edukatif, kemampuan berbicara. This study aims to determine the significant differences in the ability to speak the group of children who were taught using the approach of beyond center and cyrcle time assisted educative game tools and groups of children who were taught using conventional learning in children group B in kindergarten I Gugus I District Sukawati Semester Even Semester 2016/2017 . This type of research is quasi experimental research with Non Equivalent Post-test Design Only Control Group Design. The study population was all children of group B of 84 children. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this research is group B1 and B2 in TK Yudistira Batuan School which amounted to 32. Group B1 amounted to 16 using approach beyond center and cyrcle time assisted educational game tool, and group B2 amounted to 16 children as control group using conventional learning. The data were collected using observation method with rubric. The data obtained were analyzed using t-test alisis. The result of analysis obtained t test value (tcount) of 4.39. At the significance level of 5% with df = 30, the value of ttable is 1.697. So thitung is bigger than ttable. This means that there is a significant effect on children's group speech skills that are learned using the beyond center and cyrcle time approach with the help of educational game tools with groups of children using conventional learning. Average speaking skill of experimental group = 78,43 while mean speaking control group = 64,68. So the average speaking ability of the experimental group is greater than the control kelpmok. Based on the results of this study can be concluded that there is influence of approach beyond center and cyrcle time assisted educational game tool on the ability to speak to children group B in kindergarten I Gugus I Sukawati District Lessons 2016/2017.keyword : Keywords: BCCT Approach, Educational Game Tool, speaking ability.
PENGARUH PENERAPAN METODE BERNYANYI TERHADAP KECERDASAN VERBAL LINGUISTIK PADA ANAK KELOMPOK B1 TK KUMARA BHUANA PEGUYANGAN DENPASAR UTARA
., Ni Luh Komang Mulya Dewi;
., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.;
., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.909 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11661
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan metode bernyanyi terhadap kecerdasan verbal linguistik sebelum dan sesudah diterapkannya metode bernyanyi pada anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre-eksperimen (Non-desain) dengan menggunakan desain eksperimen yaitu One Group Pre-tets and Post-test Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara yang berjumlah 26 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode non tes dalam bentuk observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis uji-t. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata post test lebih tinggi dari pada nilai rata-rata pre test (80,57>40,38). Berdasarkan hal itu maka uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t yang menunjukkan bahwa harga thitung dari harga ttabel, dimana harga thitung=22,20 dan harga ttabel=2,060, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Pada taraf signifikan si 5% dengan dk = 25. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kecerdasan verbal linguistik sebelum dan sesudah diterapkannya metode bernyanyi pada anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan metode bernyanyi terhadap peningkatan kecerdasan verbal linguistik pada anak kelompok B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Kata Kunci : Metode Pembelajaran, Bernyanyi, Kecerdasan Verbal Linguistik This study aims to determine the effect of applying the method of singing to the verbal linguistic intelligence before and after the implementation of the method of singing in the children group B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan North Denpasar Lesson Year 2016/2017. This research type is Pre-experiment research (Non-design) by using experiment design that is One Group Pre-tets and Post-test Design. The population of this research is all children of B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan Denpasar Utara group of 26 children. Data collection was done by using non test method in the form of observation. The data obtained were analyzed using t-test analysis. The results showed that the average post test was higher than the average pre test (80,57> 40,38). Based on that, the statistical test used in this study is t test that shows that the price of ttable price, where the price t count = 22.20 and ttable price = 2.060, then H0 rejected and Ha accepted. At a significant level of 5% with dk = 25. This means that there is a significant difference to linguistic verbal intelligence before and after the application of the method of singing to children group B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan North Denpasar Lesson Year 2016/2017. Thus, it can be concluded that there is influence of the application of singing method to the increase of linguistic verbal intelligence in children group B1 TK Kumara Bhuana Peguyangan North Denpasar Lesson Year 2016/2017.keyword : Learning Methods, Singing, Verbal Linguistic Intelligence
PENGARUH PERMAINAN TRADISIOAL ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGENAL ANGKA PADA KELOMPOK B DI TK BAYU KUMDHALA BUBUNAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017
., Kadek Mas Anggi Dwi Yasari;
., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (183.493 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11592
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan mengenal angka anak pada anak antara kelompok yang belajar dengan permainan tradisional engklek dan dengan pembelajaran konvensional pada kelompok B1 di TK Bayu Kumdhala Bubunan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttes Only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Bayu Kumdhala Bubunan yang berjumlah 31 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 14 orang anak sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarankan dengan permainan tradisional engklek dan anak kelompok B3 berjumlah 13 orang anak sebagai kelompok kontrol dengan pembelajan konvensional. Data hasil kemampuan anak dalam mengenal angka dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,364 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=25 diperoleh nilai ttabel = 2,06 sehingga thitung = 4,364 > ttabel = 2,06. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis Ha diterima yang menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan permainan tradisional engklek terhadap kemampuan anak dalam mengenal angka pada anak kelompok B di TK Bayu Kundhala Bubunan Tahun Pelajaran 2016/2017. Adapun nilai rata-rata kemampuan anak dalam mengenal angka pada kelompok yang dibelajarakan dengan permainan tradisional engklek adalah 24,64, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode konvensional adalah 18,23. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional engklek terhadap kemampuan anak dalam mengenal angka pada anak kelompok B di TK Bayu Kumdhala Bubunan Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : permainan tradisional engkek, Kemampuan mengenal angka This study aims to determine the effect of traditional games on the ability of children to know the numbers in the group B1 in kindergarten Bayu Kumdhala Bubunan 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi experimental research with posttest design of Only control group design. The population of this study is all children of group B in kindergarten Bayu Kumdhala Bubunan, amounting to 31 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this study was the children of group B1, which amounted to 14 children as experimental group which was recommended by traditional lapel games and B3 group children amounted to 13 children as control group with conventional learning. Data on the ability of children in recognizing numbers were collected by observation techniques analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistics with t-test. Based on the results obtained t calculation = 4,364 while at the level of significance of 5% with dk = 25 obtained ttable value = 2.06 so thitung = 4,364> ttable = 2.06. Based on the test criteria, then H0 is rejected, this means the accepted Ha hypothesis which states there is a significant effect of traditional games on the ability of children to know the number of children in group B in Kindergarten Bayu Kundhala Bubunan Lesson Year 2016/2017. The mean value of the child's ability to recognize the numbers in the group studied by the traditional game of the crest was 24,64, while the mean score in the group taught by the conventional method was 18,23. Based on the result of this research can be concluded that there is influence of traditional game of kpek to children ability in recognize number in child of group B in kindergarten Bayu Kumdhala Bubunan Singaraja academic year 2016/2017keyword : traditional games, Ability to recognize numbers
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA KELOMPOK B GUGUS I SINGARAJA SEMESTER I
., Kadek Ena Partini;
., Drs. I Nyoman Wirya, M.Pd.;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (178.565 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.12606
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode proyek dengan metode konvensional terhadap kemampuan mengenal bnetuk geometri pada kelompok B gugus I singaraja semester I tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B Gugus I Singaraja pada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 277 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B TK Satya Kumara yang berjumlah 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan Kelompok B TK Varistha Kids yang berjumlah 27 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan uji-t ditemukan sig. (2-tailedd) yaitu 0,000
Pengaruh Metode Demonstrasi Berbantuan Media Papan Raba Terhadap Kemampuan Mengenal Lambang Bilangan Pada Anak Kelompok A Semester Genap TK Widya Sanggaraha
., Ni Ketut Yuniari;
., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS;
., Drs. Nyoman Wirya
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.157 KB)
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11673
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode demonstrasi berbantuan media papan raba dengan metode konvensional terhadap kemampuan mengenal lambang bilangan pada anak kelompok A semester genap di TK widya sanggaraha singaraja tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain post-test only kontrol grup design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok A di TK widya sanggraha singaraja pada tahun pelalajaran 2016/2017. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok A1 di TK widya sanggarha singaraja yang berjumlah 21 anak sebagai kelompok eksperimen. dan kelompok A2 yang berjumlah 16 sebagai kelompok kontrol. Data ini dikumpulkan dengan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikan 5%. Hasil nilai t = 3,417 dengan probabilitas sig 0.002
PENGARUH METODE OUTBOUND TERHADAP DISIPLIN ANAK KELOMPOK B PADA GUGUS VI KECAMATAN BULELENG
., Ni Kd Ayu Trisnyanti;
., Dr. I Ketut Gading,M.Psi;
., Mutiara Magta, S.Pd.,M.Pd
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11676
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode outbound terhadap disiplin anak pada anak kelompok B gugus VI kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan mengguakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus VI kecamatan Buleleng yang berjumlah 322 orang.Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah anak-anak kelompok kelompok B di TK Trisula Singaraja yang berjumlah 21 orang sebagai kelompok eksperimen dan anak kelompok B1 di TK Ceria Asih yang berjumlah 15 anak sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Dari uji normalitas homogenitas varians, bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5% dan derajat kebebasan (db) 32 adalah 2,036 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan terhadap perilaku disiplin kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, Adapun nilai rata-rata disiplin anak kelompok yang diberikan outbound adalah 23,67, sedangkan pada kelompok dengan pembelajaran konvensional (ceramah) adalah 12,60. Hal ini berarti metode outbound berpengaruh terhadap disiplin anak kelompok B di Gugus VI Kecamatan Buleleng Tahun Ajaran 2016/2017. Kata Kunci : disiplin, anak, metode Outbound This research aims to determine the effect of outbound methods on the discipline of children in group B group VI Buleleng sub-district in the academic year 2016 / 2017. This type of research is quasi experimental research with a design using post-test only control group design. The population of this research is all children of group of group of group VI of Buleleng sub district which amounted to 322 people. The sample determination technique in this research uses cluster sampling technique. The sample of this research is the children of group B at Trisula Singaraja Kindergarten numbering 21 people as experimental group and B1 group children in Ceria Asih Kindergarten which amounted to 15 children as control group. Data collection methods used in this study is the method of observation. From the normality test of homogeneity of variance, that the samples are normally distributed and the variants are homogeneous then to test the hypothesis is used t test with significance level of 5% and degrees of freedom (db) 32 is 2.036 thus thitung> ttabel. Based on the test criteria, HA accepted that there is a significant difference to the discipline behavior of the experimental group and the control group. The average value of group discipline given outbound is 23.67, while in the group with conventional learning (lecture) is 12.60. This means that the outbound method has an effect on the discipline of group B's children in Buleleng District Buleleng District Court of 2016/2017.keyword : discipline, children, methods Outbound
PENGARUH STRATEGI PERMAINAN IMAJINATIF TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2016/2017
., Pandan Sari Luh Putu;
., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd;
., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11656
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kreativitas yang antara kelompok anak yang mendapat strategi permainan imajinatif dengan anak yang mendapat strategi pembelajaran ekspositori terhadap kreativitas pada anak Taman Kanak-kanak di gugus III Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus III Kecamatan Buleleng yang berjumlah 244 orang.Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah eksperimen pada kelompok B2 di TK Widya Kumara yang berjumlah 15 anak, dan kontrol pada kelompok B1 di TK Dana yang berjumlah 17 anak. Data hasil kreativitas anak dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis anava satu jalur (one way anava). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung adalah 17,32 dan ttabel dengan taraf siginifikan 5% dan derajat kebebasan (db) 30 adalah 2,0422 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kreativitas antara anak yang mendapat strategi permainan imajinatif dengan anak yang mendapat strategi pembelajaran ekspositori. Adapun nilai rata-rata anak kelompok yang diberikan strategi permainan imajinatif yaitu 41,33 lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan strategi pembelajaran ekspositori yaitu 18,88. Dari penelitian ini dapat disarankan agar sekolah membuat program pengembangan kreativitas dengan treatment yang terbukti unggul yakni strategi permainan imajinatif.Kata Kunci : anak, kreativitas, strategi The purpose of this research was to describe the differences of creativity between groups of children that taught an imaginative game strategy with children that taught an expository learning strategy on creativity in children kindergarten in gugus III Kecamatan Buleleng academic year 2016/2017. This research was a quasi-experimental research using posttest design only control group design. The research population was all children of group B gugus III Kecamatan Buleleng which belong to 244 people. The sample determination technique in this research uses cluster sampling technique. The samples of this research was experiment in group B2 in kindergarten Widya Kumara which belong to 15 children, and control group B1 in Dana kindergarten which amount 17 children. The data of children creativity was collected by observation technique which was analyzed by using one way anava analysis technique. Based on the result of analysis obtained tcount was 17,32 and ttable with significance level 5% and degrees of freedom (db) 30 is 2,0422 thus thitung> ttabel. Based on the criteria, then HA accepted that there was a significant difference in creativity between children that get an imaginative game strategy with children that get expository learning strategies. The average value of children group that was given an imaginative game strategy is 41.33 higher than the group with an expository learning strategy that is 18.88. From this research can be suggested that the school create creativity development program with a proven superior treatment that is imaginative game strategy.keyword : Keywords: child, creativity, strategy.
PENGARUH METODE BERMAIN BERBANTUAN GOBAG SODOR TERHADAPKEMAMPUAN BEKERJASAMA ANAK KELOMPOK A DI TK GUGUS MAWAR KECAMATAN DENPASAR UTARA TAHUNPELAJARAN 2016/2017
., Ni Ketut Desi Kristiani;
., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo;
., Drs. I Wayan Darsana,M.Ed
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11680
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan bekerjasama antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor dengan kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional pada anak kelompok A TK Gugus Mawar Kecamatan Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu dengan desain penelitiannya adalah Non equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini anak kelompok A TK Gugus Mawar Kecamatan Denpasar Utara. Untuk menentukan sampel digunakan random sampling. Sampel dalam penelitian adalah anak kelompok A TK Negeri Pembina Kecamatan Denpasar Utara sebagai kelas eksperimen dan anak kelompok A Dharma Praja Denpasar Utara sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil kemapuan bekerjasama dilakukan dengan metode observasi berbantuan checklist. Data di analisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil kemampuan bekerjasama antara kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor terhadap kemampuan bekerjasama dengan kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional. Hal ini terbukti dari analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung = 11,38 > ttabel (ά = 0,05) = 2,021. Selain itu nilai rata-rata kelompok anak yang dibelajarkan melalui metode bermain berbantuan gobag sodor terhadap kemampuan bekerjasama X ̅ ̇ = 86,85 > X ̅ ̇ = 67,15 kelompok anak yang dibelajarkan secara konvesional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Metode Bermain Berbantuan Gobag Sodor terhadap Kemampuan Bekerjasama berpengaruh terhadap anak kelompok A TK Negeri Pembina Denpasar Utara Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : metode bermain, gobag sodor, kemampuan Bekerjasama This study aims to determine significant differences between groups of children collaboration capabilities that learned through play-aided method gobag Sodor with a group of children that learned are conventional in kindergarten cluster A group of children Mawar North Denpasar District Academic Year 2016/2017. This study is a quasi experimental research with the research design is non-equivalent control group design. The population in this study is children of group A TK Gugus Mawar, North Denpasar District. To determine the sample used random sampling. The sample in this research is children of group A TK Negeri Pembina Kecamatan Denpasar Utara as experimental class and child group A Dharma Praja Denpasar Utara as control group. Traffic data collection results in cooperation conducted using assisted observation checklist. Data were analyzed using t-statistical analysis. The results showed that there were significant differences between the results of collaboration capabilities that learned through a group of children playing aided method gobag Sodor to the ability to cooperate with the group of children that learned are conventional. This is evident from analysis using t-test obtained t = 11.38> t table (ά = 0.05) = 2.021. In addition the average value of a group of children that learned through play-aided method gobag Sodor to the ability to cooperate = 86.85> = 6 7.15 dibelajarkan groups of children who are conventional. It can be concluded that the method of Assisted Gobag Play Sodor to affect the child's ability to Cooperate A group of North Denpasar Pembina State kindergarten in the school year 2016/2017.keyword : method of playing, gobag Sodor, collaboration capabilities
Pengaruh Model Pembelajaran Picture and Picture Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Kelompok B
., I Gusti Ayu Putu Dian Puspita;
., Drs. Nyoman Wirya;
., Dr. I Ketut Gading,M.Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/paud.v5i2.11655
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Picture and Picture terhadap kemampuan berbicara anak Taman Kanak-kanak pada kelompok B di Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelompok B Taman Kanak-kanak Surapati Singaraja yang berjumlah 24 orang dan siswa kelompok B Taman Kanak-kanak Pradnya Paramitha Singaraja yang berjumlah 21 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dengan menggunakan instrumen kemampuan berbicara. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis data dengan melakukan uji normalitas sebaran data serta melakukan uji hipotesis statistik dengan menggunakan analisis uji-t . Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model Kata Kunci : model pembelajaran picture and picture, kemampuan berbicara This study aims to determine the effect of learning models Picture and Picture on the ability to speak child kindergarten in Gugus II Buleleng District Lesson Year 2016/2017. This research type is quasi experiment. The subjects of this study were the students of the B group of Kindergarten Surapati Singaraja which amounted to 24 people and the students of the B group Kindergarten Pradnya Paramitha Singaraja which amounted to 21 people. The data were collected using observation method using speech instrument. The collected data was analyzed by using data analysis method by performing normality test of data distribution and doing statistical hypothesis test by using t-test analysis. The result of this research shows that there is a significant effect of the picture and picture learning model on children's speaking ability in group B in Gugus II Buleleng Sub District Year 2016/2017. This is shown based on the level of significance (2-tailled) that is 0,000