Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2 No 1 (2018): Agustus"
:
12 Documents
clear
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN ADVERSITY QUOTIENT PADA KARYAWAN DI APOTEK MANDIRI GROUP
Khairunisa, Ulfa;
Rahayuningsih, Tri;
Anggraini, Rini;
Anggraini, Rini
Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.696 KB)
Adversity quotient adalah kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. Sedangkan budaya organisasi adalah suatu pola pikir yang dianut oleh setiap anggota organisasi sebagai cara untuk merasakan, berpikir dan bertindak secara benar yang membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dengan adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group. Populasi pada penelitian ini berjumlah 110 orang karyawan Apotek Mandiri Group dan sampel penelitian 78 orang karyawan Apotek Mandiri Group. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala budaya organisasi (34 aitem) dan skala adversity quotient (20 aitem). Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,547 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima sebagai kesimpulan penelitian, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif antara budaya organisasi dengan adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group. Arah hubungan variabel yang positif menunjukkan bahwa semakin kuat budaya organisasi yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group, sebaliknya semakin lemah budaya organisasi yang dimiliki karyawan, maka semakin rendah adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group. Budaya organisasi memberikan sumbangan efektif sebesar 29,9% pada adversity quotient.
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA PADA KARYAWAN PT POS PEKANBARU INDONESIA
Anggraini, Rini
Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (852.926 KB)
Kebahagiaan ditempat kerja mempunyai korelasi pada dua komponen yaitu penilaian terhadap kepuasan hidup dan keseimbangan afek atau mempunyai pengaruh terhadap perasaan positif dan relatif sedikit atau jarang memiliki perasaan negatif. Karyawan yang bahagia bisa meningkatkan produktivitas perusahaan dan akan memberikan yang terbaik bagi pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan dampak dari kepuasan kerja di PT POS Indonesia Pekanbaru. Penelitian ini melibatkan 95 karyawan di kantor PT POS Indonesia Pekanbaru. Data dikumpulkan menggunakan skala dari kepuasan kerja dan skala dari kebahagiaan di tempat kerja. Analisa data menggunakan analisa product momen pearson. Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja meningkatkan kebahagiaan di tempat kerja. Koefisien determinasi dari kepuasan kerja berkontribusi sebesar 16.1% pada kebahagiaan ditempat kerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini diharapkan bahwa perusahaan dapat meningkatkan kebahagiaan ditempat kerja karyawan melalui peningkatan pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR ANTISIPASI KONFLIK KERJA-KELUARGA PADA DOKTER
Rahayuningsih, Tri
Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.523 KB)
Tuntutan pekerjaan yang tinggi dan ketidakseimbangan seorang pegawai dalam mengelola tugas atau tanggungjawab dalam keluarga akan berdampak pada munculnya konflik pekerjaan-keluarga atau yang biasa disebut work-family conflict (WFC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik kerja-keluarga pada dokter, sehingga dapat menghasilkan faktor-faktor yang dapat mengantisipasi WFC di masa mendatang. Responden pada penelitian ini berjumlah empat orang dokter di Pekanbaru dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan snowball. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara mendalam pada responden yang ditranskrip ke dalam verbatim. Teknik analisis data menggunakan olah data verbatim melalui koding dan kategorisasi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan sejumlah faktor untuk dapat mengantisipasi WFC yaitu: kemampuan mengelola waktu, kompromi jam kerja dengan keluarga, menikmati pekerjaan dan menjaga kualitas berkeluarga, menjadikan pekerjaan bernilai ibadah, serta merencanakan jenjang karir sebagai amanah. Dengan demikian penelitian ini dapat menghasilkan konstruksi baru tentang konflik kerja-keluarga yang diantisipasi, terutama pada dokter yang sering menjadi isu dalam WFC. Saran untuk praktisi dan penelitian selanjutnya didiskusikan dalam penelitian ini untuk pengembangan karir sejak menjadi mahasiswa kedokteran.
HUBUNGAN KETERLIBATAN AYAH DENGAN HARGA DIRI REMAJA WANITA
Maya, Maya;
Septiani, Dinda
Psychopolytan (Jurnal Psikologi) Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.664 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah dengan harga diri remaja wanita. Sampel pada penelitian ini berjumlah 270 remaja wanita di Pekanbaru dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling kuota. Alat ukur yang digunakan adalah skala keterlibatan ayah (32 aitem) dan skala harga diri (23 aitem). Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,456 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima sebagai kesimpulan penelitian, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif antara keterlibatan ayah dengan harga diri remaja wanita. Keterlibatan ayah memberikan sumbangan efektif sebesar 20,8% pada harga diri remaja wanita.
GAMBARAN FAKTOR-FAKTOR ANTISIPASI KONFLIK KERJA-KELUARGA PADA DOKTER
Tri Rahayuningsih
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.523 KB)
Tuntutan pekerjaan yang tinggi dan ketidakseimbangan seorang pegawai dalam mengelola tugas atau tanggungjawab dalam keluarga akan berdampak pada munculnya konflik pekerjaan-keluarga atau yang biasa disebut work-family conflict (WFC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konflik kerja-keluarga pada dokter, sehingga dapat menghasilkan faktor-faktor yang dapat mengantisipasi WFC di masa mendatang. Responden pada penelitian ini berjumlah empat orang dokter di Pekanbaru dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan snowball. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara mendalam pada responden yang ditranskrip ke dalam verbatim. Teknik analisis data menggunakan olah data verbatim melalui koding dan kategorisasi. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan sejumlah faktor untuk dapat mengantisipasi WFC yaitu: kemampuan mengelola waktu, kompromi jam kerja dengan keluarga, menikmati pekerjaan dan menjaga kualitas berkeluarga, menjadikan pekerjaan bernilai ibadah, serta merencanakan jenjang karir sebagai amanah. Dengan demikian penelitian ini dapat menghasilkan konstruksi baru tentang konflik kerja-keluarga yang diantisipasi, terutama pada dokter yang sering menjadi isu dalam WFC. Saran untuk praktisi dan penelitian selanjutnya didiskusikan dalam penelitian ini untuk pengembangan karir sejak menjadi mahasiswa kedokteran.
HUBUNGAN KETERLIBATAN AYAH DENGAN HARGA DIRI REMAJA WANITA
Maya Maya;
Dinda Septiani
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (325.664 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keterlibatan ayah dengan harga diri remaja wanita. Sampel pada penelitian ini berjumlah 270 remaja wanita di Pekanbaru dan teknik pengambilan sampel dilakukan dengan sampling kuota. Alat ukur yang digunakan adalah skala keterlibatan ayah (32 aitem) dan skala harga diri (23 aitem). Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,456 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima sebagai kesimpulan penelitian, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif antara keterlibatan ayah dengan harga diri remaja wanita. Keterlibatan ayah memberikan sumbangan efektif sebesar 20,8% pada harga diri remaja wanita.
HUBUNGAN BUDAYA ORGANISASI DENGAN ADVERSITY QUOTIENT PADA KARYAWAN DI APOTEK MANDIRI GROUP
Ulfa Khairunisa;
Tri Rahayuningsih;
Rini Anggraini
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (339.696 KB)
Adversity quotient adalah kecerdasan dan kemampuan yang dimiliki seseorang dalam mengatasi kesulitan dan kesanggupan untuk bertahan hidup. Sedangkan budaya organisasi adalah suatu pola pikir yang dianut oleh setiap anggota organisasi sebagai cara untuk merasakan, berpikir dan bertindak secara benar yang membedakan organisasi itu dengan organisasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya organisasi dengan adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group. Populasi pada penelitian ini berjumlah 110 orang karyawan Apotek Mandiri Group dan sampel penelitian 78 orang karyawan Apotek Mandiri Group. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala budaya organisasi (34 aitem) dan skala adversity quotient (20 aitem). Teknik analisis data menggunakan teknik korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,547 dengan signifikansi (p) sebesar 0,000 (p < 0,05). Dengan demikian hipotesis dalam penelitian ini diterima sebagai kesimpulan penelitian, yang artinya terdapat hubungan yang signifikan dengan arah hubungan positif antara budaya organisasi dengan adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group. Arah hubungan variabel yang positif menunjukkan bahwa semakin kuat budaya organisasi yang dimiliki karyawan, maka semakin tinggi adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group, sebaliknya semakin lemah budaya organisasi yang dimiliki karyawan, maka semakin rendah adversity quotient pada karyawan di Apotek Mandiri Group. Budaya organisasi memberikan sumbangan efektif sebesar 29,9% pada adversity quotient.
HUBUNGAN KEPUASAN KERJA DENGAN KEBAHAGIAAN DI TEMPAT KERJA PADA KARYAWAN PT POS PEKANBARU INDONESIA
Rini Anggraini
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (852.926 KB)
Kebahagiaan ditempat kerja mempunyai korelasi pada dua komponen yaitu penilaian terhadap kepuasan hidup dan keseimbangan afek atau mempunyai pengaruh terhadap perasaan positif dan relatif sedikit atau jarang memiliki perasaan negatif. Karyawan yang bahagia bisa meningkatkan produktivitas perusahaan dan akan memberikan yang terbaik bagi pekerjaannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuktikan dampak dari kepuasan kerja di PT POS Indonesia Pekanbaru. Penelitian ini melibatkan 95 karyawan di kantor PT POS Indonesia Pekanbaru. Data dikumpulkan menggunakan skala dari kepuasan kerja dan skala dari kebahagiaan di tempat kerja. Analisa data menggunakan analisa product momen pearson. Hasil ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja meningkatkan kebahagiaan di tempat kerja. Koefisien determinasi dari kepuasan kerja berkontribusi sebesar 16.1% pada kebahagiaan ditempat kerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini diharapkan bahwa perusahaan dapat meningkatkan kebahagiaan ditempat kerja karyawan melalui peningkatan pada faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja
HUBUNGAN ANTARA RELIGIUSITAS DENGAN SELF CONCEPT PADA IBU BEKERJA YANG MEMILIKI BALITA
rini hartati
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.141 KB)
This study aims to see the relationship between religiosity and self concept in working mothers who have toddlers. This research can be useful for the development of clinical psychology and Islamic psychology, as well as motivation for working mothers who have toddlers about the importance of increasing religiosity in shaping a mother's self concept. This research uses quantitative methods. The measuring instrument that will be used in this study is using a psychological scale that is related to self concept and religiosity. Self concept is someone's knowledge and ideas about themselves and attitudes towards themselves and their behavior. Calhoun and Acocella (in Desmita, 2010) mention 3 dimensions of self concept, namely knowledge, hope and judgment. From these 3 dimensions can see how the self concept of working mothers who have toddlers. The research data was processed using the product moment Pearson correlation coefficient. The results showed a relationship between religiosity and self concept in working mothers who have toddlers (p = 0.028). Keywords: religiosity, self concept, working mother
PENGARUH METODE SCL DIPADU PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN BACAAN DAN MENULIS KARYA ILMIAH DALAM ERA MEA
Thahroni Thahroni;
Rini Hartati
Psychopolytan : Jurnal Psikologi Vol 2 No 1 (2018): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.119 KB)
The use of scl methods combined with concept maps in the learning process becomes important because of the potential influence on the achievement of reading comprehension skills and writing scientific papers in the Era of the MEA. The purpose of the study was to see the effect of the scl method combined with a concept map of reading comprehension and writing scientific papers in the Era of the MEA. This research is a qualitative descriptive study. The results of the analysis show that there is an effect of the scl method combined concept maps of reading comprehension and writing scientific papers in the MEA Era. This means that scl methods combined with concept maps can improve reading comprehension skills and write scientific work in the MEA Era. This is because the scl method combined with a concept map is a learning approach that places students in the center of meaningful learning and learning activities by linking the concepts they have. For this reason, it is better for the teaching and learning process to integrate SCL methods with concept maps so that students are competent in the MEA Era because they have the ability to read and write scientific papers.