cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBASIS KONSEP TRI PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI SDN 1 SANGSIT I G. A. Tri Agustiana, S. Md. Nata Putra A, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.784

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran model konvensional, 2) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana, dan (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SDN 1 Sangsit yang berjumlah 81 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) Hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran model konvensional diperoleh rata-rata skor 18,95 dan berada pada kategori tinggi, 2) hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana diperoleh rata-rata skor 25,05 dan berada pada kategori sangat tinggi, dan 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis konsep Tri Pramana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Sangsit (thit > ttab, thit = 8,188 dan ttab = 2,00).   Kata-kata kunci: Inkuiri terbimbing, Tri Pramana, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD GUGUS V BANJAR I Kd. Suartama, Wiwin Sugiyastini, Dw. Nym. Sudana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1362

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelompok eksperimen yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek, (2) mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa kelompok kontrol yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran IPA di kelas V semester II SD Gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Banjar tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah populasi 158 siswa. Pengambilan sampel penelitian berdasarkan teknik random sampling dengan jumlah sampel 42 siswa. Data yang dikumpulkan adalah kemampuan berpikir kreatif IPA. Bentuk tes kemampuan berpikir kreatif IPA yang digunakan adalah esai. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan kemampuan berpikir kreatif siswa. Hasil penelitian menemukan bahwa (1) kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek cenderung tinggi dengan Mo>Md>M (27,5>25,75>25,14) dan dengan mean = 25,14 termasuk dalam kategori tinggi, (2) kemampuan berpikir kreatif siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan Mo<Md<M (17<19,25<20,75 dan dengan mean = 20,75 termasuk dalam kategori sedang, (3) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kreatif antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran berbasis proyek dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (>). Dengan demikian, model pembelajaran berbasis proyek (project based learning) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA kelas V semester II SD Gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: pembelajaran proyek, berpikir kreatif.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS 4 SDN 2 SESETAN DENPASAR Ni Wyn. Suniasih, Ni Luh Kd. Dwi Pradnyani, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.957

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas 4 SDN 2 Sesetan Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain Pra-Eksperimen jenis desain statis dua kelompok. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV A SDN 2 Sesetan sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas IV B SDN 2 Sesetan sebagai kelompok eksperimen yang masing-masing berjumlah 39 orang. Data hasil belajar IPS diperoleh dengan menggunakan metode tes dan metode observasi. Data kemudian dianalisis dengan statistik uji t. Berdasarkan analisis data diperoleh t hitung sebesar 2,45 sedangkan dengan menggunakan taraf signifikan 5% dan dk = n1+n2–2 (dk = 39+39-2=76) diperoleh t tabel (α=0,05) sebesar 1,99. Karena t hitung= 2,45 > t tabel(α=0,05) =  1,99, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata kelompok eksperimen  = 78,41 > nilai rata-rata kelompok kontrol  = 73,44. Ini berarti ada perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas 4 SDN 2 Sesetan Denpasar. Hal ini menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terhadap hasil belajar IPS siswa kelas 4 SDN 2 Sesetan Denpasar.   Kata Kunci: Kooperatif Tipe Talking Stick, Hasil Belajar.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN CONCEPT MAPPING TIPE EVENTS CHAIN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV Md. Suarjana, Pt. Ariastawan, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.804

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan  hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran concept mapping tipe events chain dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini termasuk penelitian eksperimental. Rancangan penelitian menggunakan desain posttest only control group design. Populasi dari penelitian ini yaitu 5 SD yang terdapat di Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Setelah populasi terbukti memiliki kemampuan yang setara, selanjutnya dipilih 2 SD sebagai sampel dengan cara random. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPS. Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran concept mapping tipe events chain dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional. Nilai thitung = 42,2 > ttabel = 2,000 (  = 0,05 ; db = 62). Hasil belajar IPS kelompok eksperimen sebagian besar skor cenderung tinggi dan nilai rata-rata berada pada kategori sangat baik, sedangkan hasil belajar IPS kelompok kontrol sebagian besar skor cenderung rendah dan nilai rata-rata berada pada kategori cukup. Hal ini menggambarkan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran concept mapping tipe events chain menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran konvensional.   Kata kunci: concept mapping tipe events chain, konvensional, dan hasil belajar.
PENGARUH METODE AUDIO-LINGUAL BERBANTUAN MEDIA AUDIO TERHADAP KETERAMPILAN MENDENGARKAN SISWA KELAS V PELAJARAN BAHASA INDONESIA SD NEGERI 29 PEMECUTAN I Wyn. Rinda Suardika, Ni L. Md. Ratna Wati, Ni Nym.Ganing,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1378

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan mendengarkan antara siswa yang dibelajarkan dengan  metode Audio-Lingual berbantuan media audio dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada mata pelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V semester 2 di SD Negeri 29 Pemecutan tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan jenis “nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 29 Pemecutan tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini adalah kelas VA dengan jumlah 45 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas VB  dengan jumlah 41 siswa sebagai kelas kontrol. Berdasarkan dari karakteristik populasi, pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan teknik sampling jenuh karena semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Dengan demikian untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan melalui undian. Berdasarkan  hasil uji normalitas dan homogenitas diperoleh  bahwa data yang didapatkan dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen, maka selanjutnya dilakukan uji hipotesis menggunakan uji-t. Hasil uji-t, dengan taraf signifikansi 5% dan dk = 84 menunjukkan  = 7,18 dan  = 2,00. Berdasarkan kriteria pengujian,  >  (7,18 > 2,00) maka Ha diterima dan H0 ditolak, jadi terdapat perbedaan yang signifikan terhadap keterampilan mendengarkan siswa. Dilihat dari nilai rata-rata post-test keterampilan mendengarkan pada mata pelajaran bahasa Indonesia semester 2 yang menunjukkan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol berarti penerapan metode Audio-Lingual berbantuan media audio berpengaruh terhadap keterampilan mendengarkan siswa kelas V semester 2 pada mata pelajaran bahasa Indonesia di SD Negeri 29 Pemecutan tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: Metode Audio-Lingual, media audio, keterampilan mendengarkan
MODEL PEMBELAJARAN PBI BERBASIS KEBUDAYAAN BALI BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS III SUKAWATI I Wyn. Wiarta, Ni Wyn. Pitriani, I Wyn. Rinda Suardika
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1053

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Instruction (PBI) berbasis Kebudayaan Bali dengan siswa yang mengikuti  pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus III Sukawati, sebanyak 208 siswa. Sedangkan sampelnya sebanyak 63 siswa, yang terdiri dari siswa kelas IV SD N 2 Batuan sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SD N 1 Batuan Kaler sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data hasil belajar siswa pada mata pelajaran Matematika dengan materi bilangan bulat. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar dalam bentuk tes objektif. Data dianalisis dengan uji-t. Pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 61, diperoleh ttabel sebesar 2,00 dan thitung sebesar 4,70. Sehingga thitung > ttabel dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran PBI berbasis Kebudayaan Bali dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Sehingga, model pembelajaran PBI berbasis Kebudayaan Bali berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV SD Gugus III Sukawati tahun ajaran 2012/2013.   Kata kunci:  PBI berbasis Kebudayaan Bali, hasil belajar Matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE DENGAN PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD No. 3 KALIBUKBUK Ign. I Wyn. Suwatra, Md. Widiastrini, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.824

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta konsep dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 45 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VB SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 22 orang dan siswa kelas VA SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 23 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta konsep dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok eksperimen adalah 31,73 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA kelompok kontrol adalah 24,26, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Heuristik Vee dengan peta konsep berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa kelas VB di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: Heuristik Vee, pemahaman konsep IPA
PENGARUH PENDEKATAN PAIKEM BERBASIS RISET OTAK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NO. 3 KALIUNTU Ign. I Wyn Suwatra, Y. Ni Wyn Krismayanti, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.684

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi hasil belajar mata pelajaran IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak, (2) deskripsi hasil belajar mata pelajaran IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional dan (3) perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV A SDK Karya Singaraja dan siswa kelas IV SD No. 3 Kaliuntu. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dari hasil penelitian data diperoleh (1) deskripsi hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi, (2) deskripsi hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung rendah, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAIKEM berbasis Riset Otak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: PAIKEM, riset otak, hasil belajar
PENERAPAN METODE RECIPROCAL TEACHING BERBANTUAN KARTU ANGKA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VI SDN 4 PENYARINGAN Ni Ngh. Madri Antari, I Gd. Agus Mahardika, I Gst. Ngr. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1400

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah untuk memaparkan peningkatan (1) aktivitas dan (2) hasil belajar matematika siswa setelah penerapan metode Reciprocal Teaching berbantuan kartu angka. Penelitian yang dilaksanakan dalam dua siklus ini melibatkan 15 orang siswa kelas VI SD Negeri 4 Penyaringan tahun pelajaran 2012/2013. Data aktivitas dan hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan (1) lembar observasi dan (2) tes hasil belajar.Data hasil observasi mengenai aktivitas dan hasil belajar selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari aktivitas belajar pada siklus I rata-rata sebesar 54,16%, sedangkan pada siklus II rata-rata persentase meningkat menjadi 87,85%. Peningkatan aktivitas belajar tersebut juga diikuti oleh peningkatan hasil belajar siswa. Rata-rata persentase hasil belajar pada siklus I meningkat dari 72,33% (kategori sedang) menjadi 86,67 % (kategori tinggi) pada siklus II. Jadi, hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa penerapan metode Reciprocal Teaching dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa.   Kata kunci:       Reciprocal Teaching, kartu angka, aktivitas, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI KUBUTAMBAHAN KECAMATAN KUBUTAMBAHAN I Wyn. Sudiana, Ni Pt. Evi Sutarminingsih, I Nym. Arcana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1199

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetaui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD  Negeri  Kubutambahan  Kecamatan  Kubutambahan  Kabupaten  Buleleng  tahun pelajaran  2012/2013  anatara  siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model pembelajaran  Think  Pair  Share  (TPS)  dan  siswa  yang  mengikuti  pembmbelajaran menggunakan  model  pembelajaran  Konvensional.  Penelitian  ini  adalah  penelitian eksperimen  semu  menggunakan  desain  Posttes  only  control  group  desian.  Sampel penelitian  adalah  SD  Negeri  7  Kubutambahan  berjumlah  27  orang  sebagai  kelompok eksperimen dan SD Negeri 4 Kubutambahan berjumlah 26 orang sebagai kelompok kontrol yang  dipilih  dengan  tehnik  random  sampling.  Pengumpulan  data  hasil  belajar  siswa menggunakan  metode  tes  dengan  instrumen  berbentuk  tes  pilihan  ganda  satu  jawaban benar.  Data  yang  diperoleh  dianalisis  dengan  menggunakan  teknik  analisis  statistik deskriptif dan statistik inferensial.  Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t  untuk  menguji  perbedaan  hasil  belajar  siswa.  Hasil  penelitian  menemukan  bahwa terdapat  perbedaan  yang  signifikan  hasil  belajar  IPA  antara  siswa  yang  mengikuti pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  TPS    dengan  siswa  yang  mengikuti pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  thitung 42,3  >  ttabel 2,000  dan  di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang  mengikuti  model pembelajaran TPS yaitu  23,33 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yangmengikuti  pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  yaitu  18,80  yang berada pada kategori tinggi.Kata kunci: TPS, Hasil Belajar IPA.

Page 10 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue