Articles
425 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
425 Documents
clear
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN GENERATIF TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS III KECAMATAN SEMARAPURA
Md. Putra, Pt. Eka Yulia C, Ni Wyn. Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1327
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pembelajaran Generatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Ajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan penelitian pra-eksperimen dengan desain penelitiannya adalah Static Group Comparison.Populasi dalam penelitian ini siswa kelas IV SD Gugus III Kecamatan Semarapura.Untuk menentukan sampel digunakan teknik random sampling.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Semarapura Tengah yang berjumlah 32 orang kelompok eksperimen dan SD negeri Semarapura Kauh yang berjumlah 32 orang kelompok kontrol. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes yaitu tes hasil belajar IPA, jenis tes objektif bentuk pilihan ganda biasa.Data selanjutnya dianalisis menggunakan analisis statistik uj-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan pembelajaran generatif dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini terbukti dari hasil analisis dengan menggunakan uji-t diperoleh thitung= 3,30>ttabel(α=0,05,62)= 2,00 dan didukung dengan perbedaan rata-rata hasil belajar IPA antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yaitu = 63,84 > = 51,22. Dengan demikian dapat disimpulkan model pembelajaran generatif berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa di kelas IV di SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Ajaran 2012/2013.  Kata-kata kunci: IPA SD, Pembelajaran Generatif, Hasil Belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIK TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS V SD DI GUGUS III KECAMATAN BANJAR
Ni Kt. Suarni, Pt. Suwarniti, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.912
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Matematika realistik dengan kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu(quasi experimen)dengan rancangan post-test only control group design.Populasidaripenelitianiniadalahseluruhsiswakelas V SD di Gugus III kecamatan Banjartahunpelajaran 20012/2013denganjumlahpopulasi125siswa.Sampel diambil dengan cara simple random sampling yang berjumlah 40 orang siswa. Data hasil belajar Matematika, dikumpulkan dengan menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran Matematika realistik dengan kelompok siswa yang belajar Matematika menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t thit>ttab(3,38>2,02). Rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Matematika realistik adalah 23 berada pada katagori baik dan kelompok siswa yang belajar Matematika dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 20 berada pada katagori cukup. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, hasil belajar Matematika kelompok Matematika realistik terbukti lebih tinggi. Kata kunci: model pembelajaran matematika realistik, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV SD N 28 DANGIN PURI
I Kd. Suartama, Ni Kd. Partini, Tjok Rai Partadjaja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.775
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu connected dengan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD N 28 Dangin Puri Kecamatan Denpasar Utara tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh 33 siswa anggota kelompok eksperimen dan 32 siswa anggota kelompok kontrol. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes dalam bentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran terpadu connected dengan hasil belajar PKn siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil analisisnya menunjukkan thitung 4,01 dan ttabel 2,00 untuk derajat bebas  63 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena thitung lebih besar dari ttabel maka H0 ditolak dan Ha diterima.  Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Terpadu, Connected, Hasil Belajar PKn
PENGARUH METODE SOSIODRAMA BERBANTUAN SATUA BALI TERHADAP HASIL BELAJAR RANAH AFEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN KELAS IV SD
I Nym Arcana, Md. Ayu Puspasari, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1354
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar ranah afektif pada pembelajaran PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode sosiodrama berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode diskusi pada siswa kelas IV SD di Gugus 1 Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus I Kecamatan Buleleng yang berjumlah 193 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 2 Banyuning yang berjumlah 26 orang sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas IV SD No. 8 Banyuning yang berjumlah 26 orang sebagai kelompok eksperimen. Data tentang hasil belajar ranah afektif dikumpulkan dengan menggunakan angket/kuisioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar ranah afektif pada pembelajaran PKn antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode sosiodrama berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode diskusi. Hal ini ditunjukkan oleh t hitung > ttabel, t hitung = 5,827, dan ttabel = 2,000 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan menggunakan metode sosiodrama berbantuan satua Bali yaitu 120,88 yang berada pada kategori tinggi dan siswa yang dibelajarkan menggunakan metode diskusi yaitu 109,65 yang berada pada kategori sedang. Â Kata kunci: sosiodrama, satua Bali, hasil belajar
PENERAPAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD NO. 2 PEGADUNGAN
I Md. Citra Wibawa, I GBN. Pandu Putra, Ign. I Wyn Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.941
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V SD No. 2 Pegadungan dan (2) Mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SD No. 2 Pegadungan Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng semester genap tahun pelajaran 2012/2013 dengan menerapkan pendekatan keterampilan proses pada mata pelajaran Ilmu pengetahuan Alam (IPA).   Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat tahapan, yaitu: (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi/evaluasi, dan (4) refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar No. 2 Pegadungan Tahun Pelajaran 2012/2013 sebanyak 15 orang. Data hasil belajar siswa dikumpulkan dengan  tes objektif dikombinasi dengan tes uraian dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan keterampilan proses dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA pada siswa kelas V Sekolah Dasar No. 2 Pegadungan. Hasil penelitian menunjukkan hasil kemampuan berpikir kritis pada siklus I adalah sebesar 64,30% dengan kategori cukup. Pada siklus II hasil kemampuan berpikir kritis meningkat 15,43% menjadi 79,73% dengan kategori baik. Kemudian untuk rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I adalah sebesar 65,33% dengan kategori cukup. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa meningkat 16,4% menjadi 81,73% dengan kategori baik. Kata kunci : pendekatan proses, berpikir kritis, hasil
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SCRAMBLE BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS V KECAMATAN BULELENG
I W. Widiana, Ni Nym. Widiantari, H. Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.819
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yangmengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran scrambleberbantuan media video dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model  pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD di Gugus V Kecamatan Buleleng yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 145 siswa. Setelah dilakukan uji kesetaraan didapat dua sampel yang dianggap setara yaitu kelas IV SD No. 1Sari Mekar (eksperimen)  dan kelas IV SD No. 2 Sari Mekar(kontrol) dengan jumlah masing-masing 31 siswa dan 27 siswa. Sampel diambil dengan cara teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar  IPA yang dikumpulkan dengan tes objektif dengan jumlah 30 soal. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independentdengan sampel tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang mengikutipembelajaran dengan model pembelajaran scramble berbantuan media videodan model pembelajaran Konvensional (thitung =7,90; ttabel = 2,00) di mana rata-rata skor hasil belajar IPA kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran scramble berbantuan media video adalah 22,26 yang berada pada kategorisangat tinggi, sedangkan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional adalah 13,56 yang berada pada kategoricukup.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPA yang dicapai oleh kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran scramble berbantuan media videolebih tinggi dibandingkan dengan kelas yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Konvensional.  Kata Kunci: Model pembelajaran Scramble, media video, hasil belajar.
PENGARUH TEORI VAN HIELE DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD DI DESA SINABUN
I Gd. Margunayasa, I Gst. A. A. Lisa Sasmita, I Nym. Wirya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.689
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan teori Van Hiele dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Desa Sinabun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD yang berjumlah 89 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Sinabun sebanyak 29 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Sinabun sebanyak 39 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes esai. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan teori Van Hiele dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 8,94 > ttabel = 2,000). Rata-rata hitung hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan menggunakan teori Van Hiele sebesar 42,48, dan rata-rata hitung hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan menggunakan pembelajaran konvensional sebesar 32,77. Hal tersebut berarti, hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan teori Van Hiele lebih baik dari pada hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Â Kata-kata kunci: teori Van Hiele, geometri, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERAKSI SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SD GUGUS 1 KECAMATAN TABANAN
I Nyn.Murda, Ni Md.Liana Armita Sari, Dsk.Pt.Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1390
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang di ajar menggunakan model pembelajaran interaksi sosial dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 1 Wanasari Kecamatan Tabanan Tahun Pelajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan jenis penelitian Eksperimen Semu dengan menggunakan rancangan Non-equivalenpost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Gugus 1 Wanasari Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2011/2012. Adapun sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berdasarkan groupteknik random sampling.Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan memberikan instrument berupa tes objektif sebanyak 25 butir. Dengan reliabilitas soal terpakai 0,67 yang berkualitas tinggi. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif uji hipotesis dan uji-t. Semua pengujian statistik dilakukan dengan menggunakan taraf signifikasi 5 %.Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa yang di ajar menggunakan model pembelajaran interaksi sosial dengan siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Adapun hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 2,85 dan t tabel = 2, 021 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikasi 5 %. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang diajar dengan menggunakan model interaksi sosial lebih baik daripada siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.  Kata-kata kunci : Model Interaksi Sosial, Hasil Belajar IPS
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN SQ3R BERMEDIA POWERPOINT TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PADA BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN GIANYAR
IB. G. Suryaabadi, Ni L. Oka Purniawati, Ni Nym. Ganing,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1194
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pada bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi SQ3R bermedia PowerPoint dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus III Kecamatan Gianyar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Desain. Sampel penelitian diambil dari SDN 1 Bitera dan SDN 3 Bitera yang berjumlah 69 siswa dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam mengukur kemampuan membaca adalah tes pilihan ganda biasa. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui strategi SQ3R bermedia PowerPoint dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Hal ini didukung hasil perolehan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui SQ3R bermedia PowerPoint rerata skor pre-test 60,65 rerata skor post-test 81,36 dan rerata gain skor kemampuan membaca 0,53 sedangkan kelompok siswa yang belajarkan melalui pembelajaran konvensional memperoleh rerata skor pre-test 57,75 rerata skor post-test 73,12 dan rerata gain skor kemampuan membaca 0,36. Hasil perhitungan gain skor dianalisis menggunakan uji-t yang memperoleh hasil thitung > ttabel (5,67 > 2,000). Oleh karena hasil thitung > ttabel maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan strategi pembelajaran SQ3R bermedia PowerPoint terhadap kemampuan membaca pada bahasa Indonesia siswa kelas V SD gugus III Kecamatan Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci: SQ3R, PowerPoint, Kemampuan membaca
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIME TOKEN ARENDS TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN SERIRIT
I Nym. Murda, Olivia Febrayani Valentina, Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.835
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran Time Token Arends, 2) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung, dan 3) perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Time Token Arends dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V Semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus II Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah peneltian quasi eksperimen dengan populasi seluruh jumlah siswa kelas V gugus Ii Kecamatan serirityang berjumlah 130 orang. Sedangkan sampel penelitian berjumlah 57 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran langsung nilai rata-ratanya 18,07. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran time token arends nilai rata-ratanya 23,17. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thitung (4,38) > ttabel (2,021), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran time Token Arends dan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran lansung. Hal ini berarti model pembelajaran Time Token Arends berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn pada siswa kelas V SD Gugus II Kecamatan Seririt. Karena itu disarankan agar dalam pembelajaran PKn menggunakan model pembelajaran Time Token Arends. Â Kata kunci: Time Token Arends, hasil belajar PKn