cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG I Gd Margunayasa, I Pt Sugiantara, Nym Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.673

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata–kata kunci: learning cycle 5E, hasil belajar IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIKBERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS 4 KECAMATAN KUTA UTARA I Md. Putra, Ni Nym.Sri Aryanti, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1434

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar konsep pengukuran antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara sebanyak 253 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah SD No. 2 Kerobokan Kelod sebagai kelompok eksperimen yang siswanya sebanyak 47 dan SD No. 1 Kerobokan Kelod sebagai kelompok kontrol yang siswanya sebanyak 47. Jenis penelitiannya menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Kemudian data hasil belajar matematika dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui model pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional terlihat ( thitung= 2,305 > ttabel = 1,980 ) dengan db = 92 ( ∑n-2 = 94 – 2 = 92 ) dan taraf signifikansi 5%, demikian juga rata - rata kelompok eksperimen yaitu 83,40 lebih dari rata - rata kelompok kontrol yaitu 71,64. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran matematika realistik berpengaruh terhadap hasil belajar konsep pengukuran Siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara. Kata kunci : Model pembelajaran matematika realistik , hasil belajar matematikaninyomansriaryanti@yahoo.co.id
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONFLIK KOGNITIF BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS PANGLIMA BESAR SUDIRMAN I Wyn. Darsana, Ernayani Kurniawan, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1229

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus Panglima Besar Sudirman. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan eksperimen Noneqivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV Sekolah Dasar gugus Panglima Besar Sudirman. Dipilih 2 kelas yang terdiri dari 81 siswa sebagai sampel. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV (nilai thit = 7,52 dan ttabel = 2,00) jadi thitung > ttabel. ). Maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara model pembelajarn konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains dengan model pembelajaran konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar IPA yang dicapai oleh kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains (79,76) lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil belajar IPA yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (60,49). Ini berarti pemberian model konflik kognitif berbasis keterampilan proses sains berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.   Kata-kata kunci: Model Konflik Kognitif, Keterampilan Proses Sains, Hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD DI GUGUS SEMERU I Nym. Murda, Ni L. Febriana K., Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.851

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat dan motivasi belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARIAS berbantuan mind mapping dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (direct instruction) pada kelas V SD di Gugus Semeru Kecamatan Melaya Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Semeru, Melaya. Berdasarkan hasil random, kelas VA SD Negeri 1 Melaya sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB SD negeri 1 Melaya sebagai kelas kontrol dengan masing-masing jumlah anggota kelompok 31 orang. Data minat dan motivasi belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Adapun hasil penelitian menunjukkan  bahwa: (1) terdapat perbedaan minat belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ARIAS berbantuan mind mapping dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran langsung; (2) terdapat perbedaan motivasi belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ARIAS berbantuan mind mapping dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran langsung.   Kata kunci: ARIAS, mind mapping, minat, motivasi
HUBUNGAN ANTARA EFIKASI DIRI DAN KEBIASAAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SDN DI KELURAHAN KALIUNTU SINGARAJA Ndara Tanggu Renda, Ni Pt. Feni Sukmawati, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.717

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan: (1) efikasi diri dan prestasi belajar, (2) kebiasaan belajar dan prestasi belajar, (3) secara bersama-sama antara efikasi diri dan kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas V SDN di kelurahan Kaliuntu Singaraja tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di kelurahan Kaliuntu Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 106 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh atau sering disebut sensus studi sehingga sampel berjumlah 106 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur efikasi diri dan kebiasaan belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mengukur prestasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dengan prestasi belajar sisiwa dengan korelasi sebesar 0,686. (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,788. (3) Secara bersama-sama terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara efikasi diri dan  kebiasaan belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,854. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor efikasi diri dan kebiasaan belajar.   Kata kunci:  efikasi diri, kebiasaan belajar, prestasi.  
PENERAPAN MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISWA KELAS V SD NO.2 PEMARON Tjok Rai Partadjaja, I G. E. P. Dewi Nitya, I Wyn. Koyan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1454

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya model polya  pada siswa kelas V di SD No. 2 Pemaron. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas V SD No. 2 Pemaron. Data penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar Matematika diperoleh dengan metode observasi dan metode tes. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Pertemuan I dan II untuk pembelajaran, serta pertemuan III pemberian tes siklus. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I, rata-rata skor aktivitas belajar siswa sebesar 30,2 dengan kategori cukup aktif. Pada siklus II, rata-rata skor aktivitas belajar siswa meningkat 4,78 sehingga rata-rata skor aktivitas belajar siswa menjadi sebesar 34,98 dengan kategori aktif. Persentase hasil belajar 64,69% dengan kategori rendah. Pada siklus II terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 13,54% sehingga rata-rata hasil belajar siswa menjadi sebesar 78,23% dengan kategori sedang. Jadi, aktivitas meningkat 4,78 dan hasil belajar meningkat sebesar 13,54% setelah diadakan tindakan.   Kata-kata kunci: model polya, aktivitas belajar,  hasil belajar   Abstract Research aims to determine the increase of learning activity and learning outcomes in mathematics after Polya model applied in grade V students of elementary school No. 2 Pemaron. The type of this research was classroom action research. The subject of this research were 24 students in grade V of elementary school No. 2 Pemaron. Learning activity and learning outcomes increasing data were taken by observation and test method. Research conducted during two cycles. The first and second meetings were for learning, and the third was for cycle test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results of this research showed that the learning activity and learning outcomes has increased from first to second cycle. In the first cycle, the average score of learning activity was 30,2 with a moderately active category. Second cycle, the average score of learning activity increased 4,78 being 34,98 with the active category. The percentage of learning outcomes was 64,69% with low category. In the second cycle there was an increasing of learning outcomes percentage 13,54% being 78,23% with medium category. So, learning activity increase 4,78 and learning outcomes increase 13,54% after applied this research. Keywords: polya model, learning activity, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP NILAI KARAKTER SISWA KELAS V SD GUGUS VI TAJUN I Wyn. Sudiana, Kd. Dewi Anggarini, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.865

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: untuk mengetahui perbedaan nilai karakter siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran  value clarification technique (vct) berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran PKn siswa kelas V Gugus VI Tajun Kecamatan Kubutambahan Tahun Ajaran  2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan jumlah populasi seluruh siswa kelas V di Gugus VI Tajun berjumlah 113 orang. Sedangkan jumlah sampel penelitian 67 orang siswa. Data tentang nilai karakter siswa dikumpulkan dengan metode non tes berbentuk angket/kuissioner. Data yang sudah diperoleh setelah memberikan tes kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, siswa yang mengikuti siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran value clarifiction technique (vct) berbantuan media gambar nilai rata-ratanya 76,35. Sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional nilai rata-ratanya 65,67. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t diperoleh thit>ttab = 5,47 dan ttab = 2,035, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada nilai karakter siswa kelas V semester II antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model value clarification technique (vct) berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti model pembelajaran value clarification technique (vct) berbantuan media gambar berpengaruh positif terhadap nilai karakter siswa mata pelajaran PKn pada siswa kelas V di Gugus VI Tajun Kecamatan Kubutambahan. Oleh karena itu disarankan agar dalam setiap pembelajaran PKn menggunakan model pembelajaran value clarification technique (vct) berbantuan media gambar yang disesuaikan dengan materi yang akan diajarkan.   Kata-kata kunci: VCT, Media gambar, Nilai Karakter
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF BERBANTUAN LKS SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V I Wyn. Sudiana, Pd. Kd. Dwi Pranata, I Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.720

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran generatif berbantuan LKS sebagai sumber belajar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Posttest-Only Control Design”. Populasi penelitian ini adalah semua kelas V SD di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng sejumlah enam kelas. Sampel dipilih sebanyak dua kelas dengan menggunakan teknik “simple random sampling”. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, yaitu tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil analisis menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif berbantuan LKS dengan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran generatif berbantuan LKS tergolong tinggi dengan rata-rata 14,19, sedangkan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong sedang dengan rata-rata 10,89. Ini berarti ada pengaruh model pembelajaran generatif berbantuan LKS sebagai sumber belajar terhadap prestasi belajar matematika.   Kata-kata kunci: model pembelajaran generatif, LKS, prestasi belajar
PENGARUH PENDEKATAN BCCT (BEYOND CENTER AND CIRCLES TIME) TERHADAP PRESTASI CALISTUNG SISWA KELAS I SD DI DESA SUDAJI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG I Gd. Wawan Sudatha, Ayu Pt. S. Wahyuni, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1485

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan prsetasi calistung siswa kelas I SD Negeri di Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT; (2) Mendeskripsikan prestasi calistung siswa kelas I SD Negeri di Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional; (3) Mengetahui perbedaan prestasi calistung siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Sampel sebanyak 2 kelas, yang terdiri atas 52 orang. Kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan dengan tekhnik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal, yaitu: (1) prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT tergolong sangat tinggi; (2) prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional tergolong tinggi; (3) terdapat perbedaan prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT dengan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan BCCT berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi calistung siswa SD 2 Sudaji Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.   Kata kunci: Beyond Center And Circles Time, Prestasi calistung
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW) BERBANTUAN MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI ULARAN I Kt. Dibia, Ni Km Risa. Matallia, A.A. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1274

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengunaan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2013/2013 di SD Negeri Ularan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu menggunakan Posstest Only Control Group Design. Variabel bebas merupakan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan dan variabel terikat adalah hasil belajar IPA siswa. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri Ularan. Sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB yang ada di SD Negeri Ularan. Kelas VB sebagai kelompok eksperimen dan kelas VA sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik undian. Teknik pengumpulan  data  menggunakan teknik tes. Tekinik analisis data dengan menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar  antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan dengan kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran Direct Instructions (DI) (thitung = 7,794 > ttabel = 2,000; ά=0,05). Berdasarkan rata-rata hasil belajar IPA, diketahui siswa yang mengikuti pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan  lebih baik dari siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi Direct Instructions (DI) yaitu ( = 25,27 > = 15,64). Dengan demikian, strategi pembelajaran Think Talk Write (TTW) berbantuan media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Ularan. Kata Kunci : Think talk write,hasil belajar IPA

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue