cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA Ni Wy. Arini, Ni Md. Rusnadi, Dsk. Pt. Parmiti
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.881

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 5 Tamblang setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournaments (TGT) dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus secara berdaur yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Semester I SD No. 5 Tamblang Tahun Pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 20 orang. Objek penelitian ini adalah  kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V semester I SD No. 5 Tamblang Tahun Pelajaran 2012/2013. Data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dikumpulkan melalui tes esai dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes berbentuk pilihan ganda, kemudian data yang didapatkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No.5 Tamblang. Kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I mencapai 63 dengan kategori cukup kritis dan pada siklus II mencapai 80. Hasil belajar pada siklus I mencapai 60 dengan kategori sedang dan pada siklus II mencapai 71,5 dengan kategori tinggi.   Kata kunci: TGT, berpikir kritis, pembelajaran kooperatif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN VCT BERBANTUAN MEDIA MICROSOFT POWERPOINT TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD GUGUS II KECAMATAN TEGALLALANG I Dw. Kade Tastra, Ni Pt. Yoni Rahayudhi, A. A. Gd. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.736

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi prestasi belajar PKn  siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) deskripsi prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti model pembelajaran VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint, dan (3) pengaruh model pembelajaran VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint terhadap prestasi belajar PKn pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD gugus II Kecamatan Tegallalang. Jenis penelitian  ini adalah penelitian eksperimen semu dengan populasi seluruh siswa kelas V SD gugus II Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 166 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 32 orang  siswa kelas V di SD N 1 Kedisan sebagai kelompok eksperimen dan 30 orang siswa kelas V di SD N 2 Kedisan sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes, yaitu tes obyektif dan tes uraian, kemudian dianalisis menggunakan statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukan, prestasi belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional berada dalam kategori sedang, sedangkan prestasi belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT berbantuan  Microsoft PowerPointI berada pada kategori  tinggi.  Berdasarkan perhitungan uji-t disimpulkan bahwa  terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Hal ini menunjukkan ada pengaruh dari model pembelajaran VCT berbantuan media Microsoft PowerPoint terhadap prestasi belajar  PKn siswa kelas V Semester II di SD gugus II Kecamatan Tegallalang.   Kata-kata kunci: VCT Microsoft PowerPoint, prestasi belajar  
MODEL PEMBELAJARAN BERORIENTASI LINGKUNGAN SEKOLAH BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NO 2 TIBUBENENG KUTA UTARA I Gst. Agung Oka Negara, Ni Pt. Ekayanti, I Kt. Ardana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1550

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD No. 2 Tibubeneng Kuta Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No. 2 Tibubeneng Kuta Utara tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 4 kelas. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Sebelum uji t terlebih dahulu di lakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas,dan homogenitas dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dari hasil pengujian di peroleh kedua sampel berdistribusi normal dan homogeny. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada db = 58 dengan taraf signifikan 5% di peroleh thitung 6,547  dan ttabel = 2,000 yang berarti thitung > ttabel terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 6,547 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan  model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD No. 2 Tibubeneng Kuta Utara Kata kunci : IPA SD, model berorientasi lingkungan sekolah, hasil belajar Abstract This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that follow the model of learning-oriented school environment with students who take the conventional teaching fifth grade students of elementary school No.. 2 Tibubeneng North Kuta. This study is a quasi-experimental study (Quasy experiment) with the design of the study is a non-Equivalent Control Group Design. The study population was all the fifth grade students of elementary school No.. 2 Tibubeneng North Kuta academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the experimental class and the control class were collected using a multiple-choice test with the correct answers composite cognitive score (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPS using environmentally oriented learning model school with students who learned with using conventional learning (6.547 thitung> ttable = 2.000). Thus, it can be concluded that the model of learning-oriented school environment significantly influence learning outcomes in class V IPA SD No.. 2 Tibubeneng North Kuta. Keywords: elementary science, environment-oriented model of school, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS II KECAMATAN KUTA BADUNG Ni Wyn. Suniasih, Ni Luh Pt. Noviana, I Wyn. Rinda S,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1323

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas IV SD gugus II Kecamatan Kuta Badung tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan desain eksperimen semu yaitu nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus II Kecamatan Kuta Badung  tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 365 orang siswa. Sebanyak 72 orang siswa ditetapkan sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah data prestasi belajar IPA yang dikumpulkan melalui tes prestasi belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa nilai rata-rata kelompok eksperimen  = 76,25 > = 62,77 kelompok kontrol. Hasil uji hipotesis yang telah dilakukan dengan uji-t pada taraf signifikansi 5% dan dk= 70, diperoleh thitung= 6,24 > ttabel(α=0,05,70)= 1,98. Hal ini berarti bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model learning cycle 5E dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran learning cycle 5E berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa.   Kata kunci : siklus belajar 5E, prestasi belajar, IPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR IPA Ni Wy. Arini, Ni Md. Rusnadi, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.897

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No. 5 Tamblang setelah diterapkan metode pembelajaran kooperatif tipe Teams Game Tournaments (TGT) dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam 2 siklus secara berdaur yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V Semester I SD No. 5 Tamblang Tahun Pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 20 orang. Objek penelitian ini adalah  kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V semester I SD No. 5 Tamblang Tahun Pelajaran 2012/2013. Data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dikumpulkan melalui tes esai dan data hasil belajar dikumpulkan melalui tes berbentuk pilihan ganda, kemudian data yang didapatkan dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran kooperatif tipe TGT dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No.5 Tamblang. Kemampuan berpikir kritis siswa pada siklus I mencapai 63 dengan kategori cukup kritis dan pada siklus II mencapai 80. Hasil belajar pada siklus I mencapai 60 dengan kategori sedang dan pada siklus II mencapai 71,5 dengan kategori tinggi.   Kata kunci: TGT, berpikir kritis, pembelajaran kooperatif
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN METAKOGNITIF BERBASIS MASALAH TERBUKA TERHADAP KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NO. 1 DENBANTAS A. A Gede Agung, Ni Pt. Diana Septiari, I G. N. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.754

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika sebelum diterapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka, (2) deskripsi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika sesudah diterapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka, (3) perbedaan yang signifikan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika sebelum dan sesudah pembelajaran dengan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 SD No. 1 Denbantas Kecamatan Tabanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD No. 1 Denbantas yang berjumlah 38 orang. Data kemampuan memecahkan masalah matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) kemampuan memecahkan masalah matematika siswa sebelum menerapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka diperoleh rata-rata skor 48,92 dan berada pada kategori rendah, (2) kemampuan memecahkan masalah matematika siswa setelah menerapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka diperoleh rata-rata skor 108,34 dan berada pada kategori sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan memecahkan masalah matematika antara sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka pada siswa kelas IV SD No. 1 Denbantas (thit> ttab, thit = 16,248 dan ttab = 1,980). Hal ini berarti model pembelajaran metakognitif berbasis masalah terbuka berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematika.   Kata-kata kunci: metakognitif, masalah terbuka, pemecahan masalah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN BANJAR TEGAL, KECAMATAN BULELENG Tjok Rai Partadjaja, Ni Pt. Yanti Wiandariyani, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1344

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan Motivasi Belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. 2) perbedaan Hasil Belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. 3) perbedaan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. Jenis penelitian ini terkategori kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD N 1 dan 3 Banjar Tegal tahun pelajaran 2010/2011. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat  perbedaan motivasi belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F sebesar 13,077 dengan signifikansi 0,001 atau lebih kecil dari 0,05. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar  antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F sebesar 144,267 dengan signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. (3) Terdapat  perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional di kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F=75.931 untuk Pillae Trace, Wilk Lambada, Hotelling trace, Root.x memiliki signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05.   Kata-kata Kunci : Eksperiential, Motivasi , Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN TEKNIK PETA KONSEP TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD DI DESA KALIASEM I Dw. Pt. Raka Rasana, L. Pt. Mutiara R. A., I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.794

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen one way post-test only. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD di Desa Kaliasem tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 4 kelas dengan jumlah populasi sebanyak 104 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 50 siswa. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data pemahaman konsep siswa yang dikumpulkan dengan tes pemahaman konsep IPA. Tes pemahaman konsep IPA berbentuk esai yang terdiri dari 12 butir tes. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional (>). Kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan teknik peta konsep menunjukkan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: inkuiri terbimbing, peta konsep, pemahaman konsep.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIRS SHAREBERBASIS SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD , I Wyn.Rinda Suardika, Ni Wyn. Paris Sutrisni, I Ngh. Suadnyana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1372

Abstract

Abstrak Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbasis Sains Teknologi Masyarakat dengan Siswa yang dibelajarkan menggunakan Pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri.Jenis penelitian adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 22 Dauh Puri yang berjumlah 107 siswa. Sampel penelitiannya adalah siswa kelas VA dan VB yang berjumlah 72 siswa. Dalam penelitian ini sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Data mengenai hasil belajar IPA kelas eksperimen dan kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda biasa. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan uji prasyarat analisis data meliputi uji normalitas, dan uji homogenitas, selanjutnya uji hipotesis dianalisis dengan teknik statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji-t dapat diketahui bahwa thitung = 2,58 > ttabel = 2,000. Dilihat dari rata-rata nilai pada kedua kelompok diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( = 83,34 >= 73,94). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti  Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS Berbasis Sains Teknologi  Masyarakat dengan siswa yang mengikuti Model Pembelajaran Konvensional pada Siswa Kelas V SD Negeri 22 Dauh Puri.   Kata kunci: TPS, Sains Teknologi Masyarakat, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION BERDASARKAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS 2 MENGWI I Kt. Ardana, Ni Pt. Yusi Susanti, I Wyn. Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1383

Abstract

Abstrak Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berdasarkan keterampilan proses sains dengan siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung, Tahun Ajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung yang berjumlah 269 orang siswa meliputi 7 sekolah dan terdiri dari 8 kelas. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling sehingga diperoleh siswa kelas IV SD Negeri 2 Tumbakbayuh sebagai kelompok eksperimen dengan jumlah 38 orang siswa dan siswa kelas IV SD Negeri 2 Buduk sebagai kelompok kontrol dengan jumlah 40 orang siswa. Data dikumpulkan dengan tes objektif pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil uji t diperoleh,  > , (3,194 > 2,000), maka  ditolak dan  diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berdasarkan keterampilan proses sains dengan siswa yang dibelajarkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung. Ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus 2 Mengwi, Kabupaten Badung, Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : Group Investigation, keterampilan proses sains, hasil belajar

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue