cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PEMBELAJARAN KOOPERATIF PAIR CHECK BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI BANGUN RUANG DAN BANGUN DATAR SISWA KELAS IV GUGUS IV SEMARAPURA Md. Putra, Ni Md. Yantiani, I Wyn Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1188

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran yang objektif tentang perbedaan hasil belajar bangun ruang dan bangun datar antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe pair check dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus IV Semarapura. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan desain penelitian Perbandingan Grup Statis .Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Semarapura Tengah sebanyak 52 orang dan SD Negeri 1 Semarapura Klod sebanyak 50 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan wawancara. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar yang dianalisis dengan menggunakan tehnik analisis deksriptif kuantitatif uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe pair check dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil uji-t yakni diperoleh nilai thitung sebesar 9,11 dan ttabel sebesar 2,021 sehingga thitung ≥ ttabel. Pada tes hasil belajar materi bangun ruang dan bangun datar juga terdapat perbedaan perolehan rerata yaitu 85,43 untuk kelompok eksperimen dan 58,40 untuk kelompok kontrol. Berdasarkan hasil temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe pair check terhadap hasil belajar materi bangun ruang dan bangun datar siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus IV Semarapura.   Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe  pair check, materi bangun ruang dan bangun datar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD NEGERI 1 MELAYA Ni Nym. Garminah, Ni L. Oktalia Widyastuthi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.829

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) kualitas hasi belajar IPA sebelum model pembelajaran ATI diterapkan pada siswa kelas V, 2) kualitas hasil belajar IPA sesudah model pembelajaran ATI diterapkan pada siswa kelas V, 3) perbedaan signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran ATI dengan siswa yang mengikuti model pengajaran langsung pada siswa kelas V SD Negeri 1 Melaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Negeri 1 Melaya, tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 63 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas VA yang berjumlah 31 orang dan kelas VB yang berjumlah 32 orang. Teknik pengambilan sampel adalah random sampling. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar IPA sebelum model pembelajaran ATI diterapkan masih rendah, 2) hasil belajar IPA sesudah model pembelajaran ATI diterapkan mengalami peningkatan, 3) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran ATI dengan siswa yang mengikuti model pengajaran langsung. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ATI adalah 20,25 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pengajaran langsung adalah 15,66. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran ATI berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pengajaran langsung.   Kata kunci: Model pembelajaran ATI, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOS BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG I Wyn. Widiana, N. Nym. Juni A, I. Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.679

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu SD Mutiara VB yang berjumlah 27 orang dan SD No. 3 Banjar Tegal yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif tipe pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 28,11 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 22,33. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.     Kata-kata kunci: Model Pembelajaran NOS, Keterampilan Proses Sains
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JOLLY PHONICS TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS I SD Ni Ngh. Madri Antari, Ni Md. Tulus A, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1405

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui kemampuan membaca dan menulis permulaan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Jolly Phonics, 2) mengetahui kemampuan membaca dan menulis permulaan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, 3) mengetahui perbedaan kemampuan membaca dan menulis permulaan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Jolly Phonics dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (MPK). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas I SD di Gugus V Sangsit yang berjumlah 90 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 51 siswa, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Data kemampuan membaca dan menulis permulaan dikumpulkan dengan tes lisan dan isian yang disertai performance (penampilan). Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis uji-t dengan bantuan program Microsoft Excel 2007. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan membaca dan menulis permulaan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Jolly Phonics berada pada kualifikasi sangat baik (M= 37,22; SD= 3,74), sedangkan kemampuan membaca dan menulis permulaan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi baik (M= 31,83; SD= 25,33). Hasil uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Jolly Phonics dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel yaitu 109,94 > 1,671).   Kata kunci: model Jolly Phonics, membaca, menulis
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN MIND MAPPING TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDNEGERI DI DESA TUKADMUNGGA KECAMATAN BULELENG Gd. Raga, I Km. Sutrisno, Ign. I Wyn Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1204

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran Mind Mapping dan siswa yang mengikuti metode pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri di Desa Tukadmungga tahun pelajaran 2012/2013.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri di Desa Tukadmungga tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 88 orang. Sampel penelitian ini terdiri dari kelas IV di SD 1 Tukadmungga, SD 2 Tukadmungga, dan SD 3 Tukadmungga yang masing-masing berjumlah 32, 21, 35 orang. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriftif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara siswa kelas IV di SD Negeri 1 Tukadmungga yang menggunakan pembelajaran Mind Mapping dan prestasi belajar IPA siswa di SD negeri 3 Tukadmungga yang menggunakan pembelajaran konvensional Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Perolehan thitung sebesar 4,48, ttabel dengan db = 65 dan taraf signifikansi 5% sebesar 2,000 sehingga (thitung > ttabel) maka H0 ditolak dan H­1 diterima. Penerapan metode mind mapping berpengaruh positif terhadap prestasi belajar IPA siswa.   Kata kunci : metode pembelajaran mind mapping, prestasi belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF MURDER TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN PAYANGAN Ni Wyn. Rati, I Wyn. Kiyo Negara, Tjok. Rai Partadja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.845

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 105 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 40 siswa yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t sample independent). Hasil perhitungan Uji-t, menunjukkan thitung sebesar 3,786 dan ttabel sebesar 2,021. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif MURDER dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan bahwa hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif MURDER lebih baik dibandingkan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Artinya, penggunaan model pembelajaran kooperatif MURDER berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: MURDER, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INTERACTIVE CONCEPTUAL INSTRUCTION (ICI) TERHADAP PENGUASAAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR I Md. Suarjana, I Md. Suparmita, Ni Md. Setuti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.700

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran interactive conceptual instruction (ICI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan desain non equivalent post-test control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 2 Seraya Timur. Sampel ditentukan dengan  teknik sampel jenuh dan diperoleh siswa kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas VB sebagai kelompok kontrol. Data yang diperlukan dalam penelitian ini adalah data penguasaan konsep siswa, yang dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep IPA. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t (polled varians). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan konsep IPA kelompok eksperimen berada pada kualifikasi baik (M=52,43; SD=7,43), sedangkan penguasaan konsep IPA kelompok kontrol berada pada kualifikasi cukup (M=42,00; SD=7,05). Hasil uji-t (polled varians) menunjukan terdapat perbedaan penguasaan konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran interactive conceptual instruction (ICI) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 5,93 > ttabel = 1,67).   Kata-kata kunci: pembelajaran, ICI, penguasaan konsep IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASILBELAJAR IPA SISWA KELAS IVDIGUGUS I KECAMATAN KUBUTAMBAHAN I Gd.Margunayasa, I Km. Yogi A., Ni Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1444

Abstract

Abstrak Penelitianinibertujuanuntukmengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahunpelajaran 2012/2013antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kuantum dan siswa yang belajarmenggunakan model pembelajarankonvensional.Penelitianiniadalahpenelitianeksperimensemumenggunakandesainposttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013 di Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng, dengan jumlah 105 orang. Sampelpenelitian ini, yaitu siswa kelas IV SDNegeri8Kubutambahan yang berjumlah 27 orang sebagaikelompokeksperimendan siswa kelas IV SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 22 orang sebagaikelompokkontrol yang dipilihdengantehnikrandom sampling.Pengumpulan data dalampenelitianinidilakukandenganmenggunakanmetodetes.Data tentang hasil belajar IPA siswa dikumpulkandenganmenggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t.Hasilpenelitianmenunjukan bahwaterdapatperbedaanhasilbelajar IPAantarasiswa yang mengikutipembelajarandengan model pembelajarankuantum dansiswa yang mengikutipembelajaranmenggunakan model pembelajarankonvensional(thitung =53,46>ttabel= 2,02;α = 0,05). Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajarandengan model pembelajaran kuantum (15,63)lebihbaikdarisiswayang mengikutipembelajaranmenggunakanmodel pembelajarankonvensional(9,91). Dengandemikiandapatdisimpulkanbahwamodelpembelajaran kuantum berpengaruhterhadaphasilbelajar IPA siswakelasIV tahunpelajaran 2012/2013 di gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kuantum, hasil belajarIPA
PENGARUH STRATEGI BELAJAR PQ4R TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS 1 TEGALLALANG KECAMATAN TEGALLALANG I Dw. Pt. Raka Rasana, I Wyn. Merta yasa, Ign I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1248

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi belajar PQ4R dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas IV Gugus I Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV semester genap Gugus I Kecamatan Tegallalang, berjumlah 113 orang dengan sampel penelitian siswa kelas IV SD No. 1 Tegallalang yang berjumlah 36 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Tegallalang yang berjumlah 35 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung = 4,90 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,658. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok yang dibelajarkan dengan Strategi belajar PQ4R dan kelompok yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata–rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 17,41 lebih besar daripada rata–rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 12,80. Dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi belajar PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Gugus I Tegallalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: Strategi belajar PQ4R, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEKNIK MENCARI PASANGAN (MAKE A MATCH) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD Ni Ngh. Madri Antari, Ni Pt. Dayantari, Ndara Tanggu Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.864

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match), (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Gugus V tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 236 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 73 siswa. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) pada kategori sangat tinggi (rata-rata sebesar 23,46), (2) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi (rata-rata sebesar 18,81), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 46,3>ttabel =2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif teknik mencari pasangan (Make a Match) berpengaruh terhadap hasil belajar IPS dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata-kata kunci: kooperatif teknik mencari pasangan (make a match), konvensional, hasil belajar IPS.

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue