cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBANTUAN GAMBAR BERSERI TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA DAN MENULIS SISWA KELAS IV SDN 18 PEMECUTAN I Gd. Meter3, Ni Wyn. Anggun Wedayanti, I Kt. Adnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.965

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan gambar berseri terhadap keterampilan membaca dan menulis pada siswa kelas IV SDN 18 Pemecutan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SDN 18 Pemecutan tahun pelajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Analisis data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan keterampilan membaca dan menulis antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan gambar berseri dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 6,056 > ttabel = 2,000). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) berbantuan gambar berseri berpengaruh terhadap keterampilan membaca dan menulis siswa kelas IV SDN 18 Pemecutan, Denpasar Utara.   Kata kunci: model CIRC, gambar berseri, keterampilan membaca dan menulis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V I Dw. Kd Tastra, Ni Md. Ari, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.811

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi kualitas hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta konsep, (2) deskripsi kualitas hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta konsep dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment. Populasi penelitian adalah kelas V SD Gugus IV Desa Labasari, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 65 siswa. Sampel penelitian yaitu SD Negeri 1 Labasari berjumlah 21 siswa dan SD 3 Labasari berjumlah 21 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes obyektif tipe completion. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa setelah mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta konsep berada pada tingkat kategori baik (dengan nilai rata-rata sebesar 18,9), (2) ) hasil belajar IPA siswa setelah mengikuti model pembelajaran konvensional berada pada tingkat kategori cukup (dengan nilai rata-rata sebesar 14,29 ), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta konsep dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung = 3,54>ttabel = 1,684). Adanya perbedaan signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan peta konsep lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA.   Kata kunci: inkuiri terbimbing, peta konsep, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I GUSTI NGURAH RAI I Wy. Darsana, Ni Pt. Ari Trisnawati, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1382

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kuantum berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Ajaran 2012/2013.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah 10 kelas V SD di Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 18 Padangsambian sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas VB SD Negeri 18 Padangsambian sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa dan dianalisis menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil analisis  menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kuantum berbasis penilaian kinerja dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat Tahun Ajaran 2012/2013 (thitung= 2,05>ttabel (= 2,00) dan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dibandingkan nilai rata-rata kelompok kontrol (82,48 > 76,49). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kuantum berbasis penilaian kinerja berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus I Gusti Ngurah Rai Denpasar Barat.   Kata kunci: kuantum, penilaian kinerja, hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS II IR.SOEKARNO DENPASAR SELATAN TAHUN AJARAN 2012/2013 Wyn.Suniasih, Wyn. Yuni Lastia, Kt.Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1187

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran ARIAS dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada Siswa Kelas IV SD Gugus II Ir.Soekarno Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Desain yang digunakan adalah Pra Eksperimen yaitu Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah  seluruh siswa kelas IV Gugus II Ir.Soekarno Denpasar Selatan yang berjumlah 689 orang siswa. Sebanyak 70 siswa ditetapkan sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik Random sampling, sehingga didapat sampel penelitian yaitu kelas IVB SD Negeri 5 Pedungan sebagai kelas eksperimen, dan kelas IV SD Negeri 2 Pedungan sebagai kelas kontrol. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data hasil belajar IPA adalah metode tes yaitu tes hasil belajar IPA. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik uji-t. Hasil analisis data menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran ARIAS, dan  siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus II Ir.Soekarno Denpasar Selatan. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji-t dengan thitung = 3,07 > ttabel (?=0,05) = 2,00. Perolehan nilai rata-rata kelas eksperimen lebih dari  rata-rata kelas kontrol yaitu 78,61 > 68,73. Jadi, dapat disimpulkan model pembelajaran ARIAS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA Siswa Kelas IV SD Gugus II Ir.Soekarno Denpasar Selatan Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: Model pembelajaran ARIAS, hasil belajar, pembelajaran IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 8 BANJAR ANYAR Ndara T. Renda, Ni Wyn. Suparini, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.828

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dengan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Konvesional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah non equivalent posttest control group desain. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 8 Banjar Anyar tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 77 orang dan sekaligus sebagai sampel. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah hasil belajar yang dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik analisis datanya adalah uji ? t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan Model Heuristik Vee adalah 24,03 sedangkan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model Konvensional adalah 16,00. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa (t hitung = 8,72 > t tabel = 1,980) sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Heuristik Vee dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Konvensional. Dengan demikian model pembelajaran Heuristik Vee berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 8 Banjar Anyar tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: model pembelajaran, Heuristik Vee, hasil belajar IPA.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 7E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA I.K. Dibia, D.M.W. Paramita, I.W.R. Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.680

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa terhadap pelajaran IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Siklus Belajar 7E  dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Ekspositori pada siswa kelas IV semester 2 tahun pelajaran 2012/2013 di Sekolah Dasar Gugus V Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA dengan  bentuk tes obyektif. Data dianalisis dengan menggunakan stasistik deskriptif dan statistisk inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t dapat diketahui thitung = 6,637 dan ttabel = 1,672. Karena thitung > ttabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus belajar 7E dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model ekspositori. Selain itu siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus belajar 7E memiliki skor rata-rata yang lebih besar dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori, yaitu 22,66 > 15,83. Berdasarkan hal tersebut ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus belajar 7E memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan model pembelajaran ekspositori.   Kata Kunci: model pembelajaran siklus belajar 7E, ekspositori, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INISIASI KONSTRUKSI-REKONSTRUKSI APLIKASI REFLEKSI TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS V Luh Pt. Putrini Mahadewi, Ni Md. Dwi Tarini, I Wyn. Romi Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1404

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran  IKRAR dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri Di Desa Medahan Semester II. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri di Desa Medahan yang berjumlah 69 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Medahan yang berjumlah 20 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Medahan yang berjumlah 32 orang. Data kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes esai. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran IKRAR dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II SD Negeri di Desa Medahan (thitung > ttabel, thitung = 2,366 dan ttabel = 2,000). Ini berarti model pembelajaran Inisiasi Konstruksi-Rekonstruksi Aplikasi Refleksi berpengaruh terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas V semester II SD Negeri di Desa Medahan.   Kata-kata kunci: IKRAR, kemampuan siswa, soal cerita
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD NO. 8 PADANGSAMBIAN DENPASAR D.B.Kt Ngr. Semara Putra, Ni L. Gd. Marheni, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1438

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas V SDNo 8 Padangsambian dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar IPS dan hasil belajar IPS setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Students Teams-Achievement Division (STAD) pada siswa kelas V di SD No 8 Padangsambian. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD No 8 Padangsambian Denpasar. Data penelitian tentang keaktifan belajar dikumpulkan melalui observasi dan hasil  belajar  dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada keaktifan belajar siswa menunjukkan persentase rata-rata pada siklus I sebesar 76% yang berada pada kriteria cukup aktif, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84% tergolong pada kategori aktif. Persentase hasil  belajar pada siklus I sebesar 69,25% berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 79,01% termasuk pada kategori tinggi.Simpulan dari penelitian ini, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatan keaktifan dan hasil  belajar IPS siswa kelas V SD No 8 Padangsambian. Terkait hasil penelitian, disarankan kepada guru kelas V SD No 8 Padangsambian untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran untuk meningkatan keaktifan dan hasil  belajar  IPS.   Kata-kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Keaktifan, dan Hasil Belajar.
MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUALBERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPSSISWA KELAS IV SD GUGUS UBUD GIANYAR I Wyn. Wiarta, I Md. Supriadi, I Wy.Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1233

Abstract

Abstrak Dalam mengoptimalkan hasil belajar siswa, tentunya tidak terlepas dari upaya peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Salah satu upaya yang dapat ditempuh dengan cara penerepan model pembelajaran yang inovatif yakni model pembelajaran problem based learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan penerapan model pembelajaran problembased learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus Ubud Gianyar tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini menggunakan eksperimen semu(quasy eksperimen) dengan desain ”non eqivalent control group design”, yang melibatkan sampel sebanyak 88 siswa yang diambil dengan teknik random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar IPS. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi dan teknik tes.Analisis data menggunakan uji-T. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis diperoleh  sebesar 11, 56 dan dengan menggunakan taraf signifikan 5 % dan dk = 86 diperoleh  sebesar 2,00. Ini berarti > (11, 56 > 2,00).Simpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran problem based learning berbantuan media audiovisual dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional kelas IV SD Gugus Ubud Tahun Ajaran 2012/2013. Kata kunci:Problem Based Learning, hasil belajar dan media audiovisual.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERBANTUAN MEDIA SEDERHANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 PANGKUNGPARUK Tjok Rai Partadjaya, I Pt. Rudy Sutrisna, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.858

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media sederhana terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV. Penelitian ini menggunakan desain penelitian post test-only control group design. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Pangkungparuk. Populasi penelitian berjumlah 68 siswa dan sampel berjumlah 39 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan berbantuan media sederhana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional dengan nilai thitung sebesar 3,873 dan ttab = 2,000 maka thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat dikatakan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran STAD dengan berbantuan media sederhana lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan berbantuan media sederhana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: STAD, hasil belajar IPA

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue