cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
HUBUNGAN ANTARA LATAR BELAKANG SOSIAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR PADA SISWA KELAS V SD NEGERI 10 SANUR I Kt. Dibia, Ni Wyn. Sukreni, Md. Sumantri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.774

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara: (1) latar belakang sosial siswa dan prestasi belajar, (2) motivasi belajar dan prestasi belajar, (3) secara bersama-sama antara latar belakang sosial dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas V SD Negeri 10 Sanur tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah ex-post facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Negeri 10 Sanur tahun pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 113 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik sampel jenuh sehingga sampel berjumlah 113 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner dan pencatatan dokumen. Latar belakang sosial dan motivasi belajar diperoleh dengan metode kuesioner. Prestasi belajar diperoleh dengan metode pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis regresi linear sederhana dan analisis regresi ganda. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal. Pertama, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara latar belakang sosial dan prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,697. Kedua, terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar dan prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,34. Ketiga, secara bersama-sama terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara latar belakang sosial dan  motivasi belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan korelasi sebesar 0,724. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa prestasi belajar siswa dipengaruhi oleh latar belakang sosial dan motivasi belajar. . Kata-kata kunci: latar belakang sosial, motivasi belajar, prestasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES SAINS BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V A.A Gd. Agung, Ni Kd. Evi Mariantini, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1352

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui: (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran model konvensional. (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model pembelajaran TANDUR berorientasi keterampilan proses sains berbantuan media visual. (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR berorientasi keterampilan proses sains berbantuan media visual dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain post-test only with nonequivalent control group design. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas V SD gugus V kecamatan banjar yang berjumlah 212 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 71 orang. Data hasil belajar pada mata pelajaran IPA dikumpulkan dengan menggunakan adalah tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial uji–t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional tergolong tinggi. (2) deskripsi hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen dengan menggunakan TANDUR tergolong sangat tinggi. (3) Terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V semester II di SD gugus V Kecamatan Banjar yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran TANDUR berorientasi keterampilan proses sains berbantuan media visual dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional (thitung> ttabel, thitung = 3,958 dan ttabel = 2,000).   Kata-kata kunci: TANDUR, Hasil Belajar
MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI PENERAPAN QUANTUM TEACHING PADA SISWA KELAS V SEMESTER II TAHUN PELAJARAN 2011/2012 DI SD N 1 NEGARI I Md. Suarjana, Wyn. Widi Wirawan, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.930

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD N 1 Negari melalui penerapan Quantum Teaching pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD N 1 Negari Kecamatan Banjarangkan tahun pelajaran 2011/2012 yang berjumlah 11 orang yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 5 orang perempuan. Data tentang tingkat motivasi siswa diperoleh dengan menggunakan metode angket yaitu dengan angket model ARCS, dan data hasil belajar diperoleh dengan menggunakan metode tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: penerapan quantum teaching dapat meningkatkan motivasi belajar IPA siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2011/2013 di SD N 1 Negari, yang pada akhir siklus I berada pada rentang skor 2,50 s/d 3,50 dengan kategori cukup baik. Pada akhir penerapan siklus II berada pada rentang skor 3,50 s/d 4,50 dengan kategori baik dan penerapan quantum teaching dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2011/2013 di SD N 1 Negari dengan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus I mencapai angka 69 yang berada pada kategori cukup. Dan skor rata-rata hasil belajar pada akhir siklus II mencapai angka 75 yang berada pada kategori baik. Dari data tersebut terlihat peningkatan skor rata-rata hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari pelaksanaan siklus I hingga akhir siklus II sebesar 8,11%. . .Kata-kata kunci: quantum teaching, motivasi belajar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM BERBASIS MASALAH KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS IV KECAMATAN BULELENG I Md. Suarjana, I Gst. A. Puspaningsih, I Nym. Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.793

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kuantum berbasis masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 6 kelas. Sampel diambil dengan cara random sampling sebanyak 2 kelas, diperoleh siswa kelas V di SD Negeri 3 Penglatan sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V di SD Negeri 1 Penglatan sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah pilihan ganda. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Untuk menguji hipotesis digunakan uji-t yang berguna untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kuantum berbasis masalah kontekstual dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh (thitung = 23,85 > ttabel = 2,011) dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kuantum berbasis masalah kontekstual yaitu 23,6 dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 14,3. Berdasarkan temuan di atas, disimpulkan bahwa model pembelajaran kuantum berbasis masalah kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: pembelajaran kuantum, masalah kontekstual, hasil belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN 3 DALUNG I Md. Suara, Ni Nym. Riastuti, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1371

Abstract

Abstrak Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) dengan  media konkret. Rancangan penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan subjek penelitian siswa Kelas IV SDN.3 Dalung, Kecamatan Kuta Utara, tahunajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 40 orang.Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang terdiri dari 4 kali pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskritif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode kuesioner dan metode tes hasil belajar.Dari hasil analisis data menunjukkan terjadi peningkatan persentase motivasi belajar setelah dilaksanakan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif  tipe STAD. Pada Refleksi awal 48 % menjadi 59 % pada siklus I meningkat menjadi 68% pada Siklus II.Demikian juga dengan persentase hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari refleksi awal 60 %menjadi 65 % pada Siklus I dan meningkat menjadi 80% pada Siklus II.Dengan ketuntasan belajar siswa mencapai 88%.Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan media konkret dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA siswa kelas IV SDN. 3 Dalung.   Kata Kunci:Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD dengan media konkret, Motivasi, dan Hasil Belajar
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA KARTU SOAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS II SD HARAPAN NUSANTARA DENPASAR I Wyn. Darsana, Ni Kd. Ayu Sukesari, I Ngh. Suadnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.971

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas II SD. Harapan Nusantara Denpasar tahun ajaran 2012/2013 dengan Menerapkan Pendekatan Pembelajaran Kontekstual dengan Berbantuan Media Kartu Soal. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang telah dilaksanakan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas II SD. Harapan Nusantara dengan jumlah siswa 30 orang yang terdiri atas 19 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan metode tes digunakan untuk mengetahui tingkat hasil belajar IPA siswa kelas II dan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantatif. Dari analisis data penelitian disimpulkan bahwa, Penerapan Model Pembelajaran Kontekstual Berbantuan Media Kartu Soal dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas II SD. Harapan Nusantara Denpasar. Pada pra siklus rata-rata persentase hasil belajar hanya mencapai 67,00% dan ketuntasan klasikal adalah 63,33%. Kemudian pada siklus I terjadi peningkatan, rata-rata persentase hasil belajar mencapai 75,67% dan ketuntasan klasikal adalah 73,33%. Pada Siklus II kembali terjadi peningkatan rata-rata persentase hasil belajar hanya mencapai 80,67% dan ketuntasan klasikal adalah 90,00%.   Kata kunci : Pendekatan Pembelajaran Kontekstual Berbatuan Media Kartu Soal, dan Basil Belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ICI BERBANTUAN LKS OPEN-ENDED TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD I G. A. Tri Agustiana, Pt. Siskawati, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.817

Abstract

Abstrak Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dianjurkan untuk mengunakan model pembelajaran  ICI berbantuan LKS open-ended. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan  antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus VI Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 195 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No 1 Kampung Baru sebanyak 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD No 2 Kampung Baru sebanyak 29 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”The Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design”. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa diperoleh dengan tes uraian. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=5,61>ttabel=2,021) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran ICI berbantuan LKS open-ended berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa.   Kata kunci: ICI, Open-ended, pemecahan masalah matematika.
PENGARUH IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA ANTURAN Md Sulastri, I G. A. A. Tri Kusuma Dewi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.691

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui kualitas hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dan, (2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang mengikuti pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD  No. 1 Anturan dan pada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada SD No 3 Anturan tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment,. dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Desa Anturan tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 119 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 75 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, dengan tes hasil belajar IPA dalam bentuk uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 8,801 > ttabel 2,00. Skor rata-rata siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio sebesar 31,53 dan berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 22,94 dan berada pada kategori sedang, maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci:  kontekstual, asesmen portofolio, hasil belajar
PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) BERBASIS PEMECAHAN MASALAH BERPENGARUHTERHADAP HASILBELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN KLUNGKUNG I Wyn. Wiarta, L. Km. Dwi Astiti Utami, I Wyn. Darsana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1387

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiperbedaan yang siginifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan RME berbasis pemecahan masalah dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Klungkung.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Klungkung yang terdiri dari enam kelas dengan 199 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling, sehingga diperoleh dua kelas yang dijadikan sampel dengan 78 siswa. Data yang dianalisis adalah data hasil belajar matematika siswa yang diperoleh melalui tes. Tes yang digunakan adalah tes obyektif pilihan ganda berjumlah 30 soal. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik inferensial dengan menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 2,18 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,000. Hal ini berarti bahwa thitung> ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan RME berbasis pemecahan masalah dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional. Rata-rata hasil belajar siswa pada kelompok eksperimen sebesar 59,71 dan pada kelompok kontrol sebesar 51,86. Ini berarti hasil belajar matematika siswa pada kelompok eksperimen lebih baik dibandingkan dengan siswa pada kelompok kontrol. Hal tersebut menunjukkan bahwa pendekatan RME berbasis pemecahan masalah berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Gugus I Kecamatan Klungkung  tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: pendekatan RME, pemecahan masalah, hasil belajar
MODEL PEMBELAJARAN ACCELERATED LEARNING BERFASILITAS MULTIMEDIA BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III KECAMATAN SEMARAPURA Md. Putra, Ni Pt. Dharma Suciutari, I Wy. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1192

Abstract

mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa  kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan menggunakan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 244 orang. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling. Data hasil belajar siswa dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar pilihan ganda dengan 4 options . Data yang terkumpul dianalisis dengan uji-t.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 6.43 > ttabel 2,00 dan di dukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia yaitu 77.16 dan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional yaitu 65.25 maka  diterima. Ini berarti dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Accelerated Learning berfasilitas multimedia berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Kecamatan Semarapura Tahun Pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci : model Accelerated Learning berfasilitas multimedia, konvensional, hasil belajar IPA.

Page 2 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue