cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD DI GUGUS KRISNA KECAMATAN NEGARA Pt. Nanci Riastini, Ni Nym. Triadi Astuti, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1264

Abstract

AbstrakPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan  yang  signifikan  antara  kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode talking stick dengan kelompok siswa yang dibelajarkan  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn siswa  kelas  V  SD  Tahun  Pelajaran  2012/2013  di  Gugus  Krisna  Kecamatan  Negara Kabupaten  Jembrana.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  kuasi  eksperimen  (quasi experiment).    Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V SDN yang ada di gugus Krisna, Kecamatan Negara, dengan jumlah siswa 179 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN.  3 Tegalbadeng Barat  sebagai kelas eksperimen  dan  kelas V SDN.  1 Cupelsebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil  belajar  PKn  siswa  dikumpulkan  dengan  menggunakan  tes  essai.  Data  yang diperoleh  kemudian  dianalisis  menggunakan  analisis  statistik  deskriptif  dan  statistik infrensial (uji-t).  Berdasarkan analisis data, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  metode  talking  stick  memiliki  skor  rata-rata  31,80,  sedangkan  kelompok  siswa yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  memiliki  skor rata-rata 27,53.  Berdasarkan hasil perhitungan uji-t,  diperoleh  thitung  = 9,70 > ttabel = 2,000.Dapat  disimpulkan  bahwa,  terdapat  perbedaan  yang  signifikan  antara  kelompok  siswa yang  dibelajarkan  menggunakan  metode  Talking  Stick  dengan  kelompok  siswa  yang dibelajarkan  menggunakan  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn  siswa kelas V SD Tahun Pelajaran 2012/2013 Di Gugus Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana.Kata-kata kunci: talking stick, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERBALIK BERBASIS KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 1 BUGBUG I Gd. Margunayasa, Kdk. Tatis Prilyawati, I Nym. Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.876

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran IPA dengan model pembelajaran terbalik (reciprocal learning) berbasis keterampilan proses sains dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Bugbug Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan desain Non-Equivalent The Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Bugbug tahun pelajaran 2012/2013. Kelas IV SD Negeri 1 Bugbug terdiri dari 2 kelas. Sampel diambil dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa kelas IVA SD Negeri 1 Bugbug sebagai kelas kontrol dan siswa kelas IVB SD Negeri 1 Bugbug sebagai kelas eksperimen. Data hasil belajar IPA dikumpulkan melalui tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran terbalik (reciprocal learning) berbasis keterampilan proses sains dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri 1 Bugbug. Hal ini dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari rata-rata kelompok kontrol (). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran terbalik (reciprocal learning) berbasis keterampilan proses sains berpengaruh terhadap hasil belajar.   Kata-kata kunci: pembelajaran terbalik, keterampilan proses sains, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA Gd. Sedanayasa, Dsk. Pt. Yulia K, Dw. Nym. Sudana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.731

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media konkret dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan non equivalent Post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus V Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA dengan bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah tes obyektif. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif yaitu mencari modus, media, mean dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media konkret dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari hasil analisis uji-t dengan thitung lebih besar dari ttabel yaitu 1,95146 > 1,67109 dengan derajat kebebasan 59 dan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media konkret adalah 23,78 berada pada katagori sangat tinggi dan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional adalah 17,51 berada pada katagori tinggi. Model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan media konkret terbukti lebih unggul 6,27 dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci :  Snowball Throwing dan hasil belajar IPA.
KONTRIBUSI KEBIASAAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN NUMERIKAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SERAYA TIMUR Kt. Pudjawan, I Km. Sumada, Nym. Dantes
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1532

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besarnya kontribusi kebiasaan belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur, (2) mengetahui seberapa besarnya kontribusi kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur, (3) mengetahui besarnya kontribusi secara simultan kebiasaan belajar dan kemampuan numerikal terhadap pembelajaran matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur. Jenis penelitian ini adalah Expost Facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur pada tahun ajaran 2013/2014yang berjumlah sebanyak 68 orang dan 40 orang siswa sebagai sampel.Metode pengumpulandatadalam penelitian ini adalah metode angket (koesioner) dan metode tes.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, pengujian prasyarat analisis, dan pengujian hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika yangditunjukkan melalui persamaan garis regresi ŷ = 59,27 + 0,199X1dan nilai rhitung = 0,32 dan signifikan dengan P < 0,05, (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika yangditunjukkan melalui persamaan garis regresi regresi ŷ = -2,155 +1,218X1 dan nilai rhitung = 0,36 dan signifikan dengan P < 0,05, (3) secara simultan, terdapat kontribusi yang signifikan antara kebiasaan belajar dan kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika,yang ditunjukkan melalui persamaan korelasi ŷ =30,933 + 0,215X1 + 0,438X2,dengan R2 =25,50 %.   Kata-kata kunci: kebiasaan belajar, kemampuan numerikal, hasil belajar matematika Abstract This study is aimed (1) determine the contribution of the study habits of students studying mathematics outcomes fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur, (2) determine how much contribution to the ability of numerical mathematics learning outcomes fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur, (3 ) determine the contribution simultaneous numerical study habits and skills towards learning mathematics fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur. This type of research is ex post facto. The population in this study were all students fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur in the academic year 2013/2014, amounting to as many as 68 people and 40 students in the sample. Methods of data collection in this study was a questionnaire method  and test methods. The data obtained were analyzed using descriptive analysis techniques, testing requirements analysis, and hypothesis testing.The results showed that (1) there is a significant contribution to the study habits of the mathematics learning outcomes can be demonstrated through regression line equation ŷ = 59.27 + 0.199 X1 and value rhitung = 0.32 and significant P < 0,05, (2) there is a significant contribution to the ability of numerical mathematics learning outcomescan be demonstrated through regression line regression equation ŷ = -2.155 +1.218 X1 and there the valuerhitung= 0.36 and significant p < 0,05, (3) simultaneously, there is a significant contribution to the numerical study habits and the ability to learn mathematics results, indicated by the correlation equation ŷ = 30.933 + 0.215 X1 + 0.438 X2, with R2 =25.50%. Key words: study habits, numerical ability, mathematics learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE BERPENGARUH TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS LETDA MADE PUTRA I Wyn. Wiarta, Ni Pt. Krisnayati, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1318

Abstract

mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar siswa materi cahaya dalam mata pelajaran IPA siswa yang mendapatkan model pembelajaran kooperatif tipe Think-Pair-Share (TPS) dan siswa yang mendapatkan pembelajaran yang konvensional pada siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental Design (eksperimen semu), dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra dengan jumlah 444 siswa. Sampel diambil dengan teknik Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas Va SD N 23 Dangin Puri yang berjumlah 36 siswa dan siswa kelas V SD N 1 Tonja yang berjumlah 38 siswa. Instrumen penelitian berupa tes prestasi belajar IPA dengan menggunakan tes objektif dengan empat alternative jawaban a. b. c. dan d.. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar siswa materi cahaya dalam mata pelajaran IPA siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan model  pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share (TPS) dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional (thitung = 3,046 > ttabel = 2,00) dengan taraf signifikan 5% dan dk = 72 dan nilai rata-rata kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol (72.94 > 67.81). Dengan demikian berarti bahwa model pembelajaran kooperatif tipe think-pair-share (TPS) berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Letda Made Putra Kecamatan Denpasar Utara Tahun Ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-Pair-Share (TPS), Prestasi Belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD BERMUATAN CATUR PRAMANA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SDN 1 SANGSIT I Md. Tegeh, Dw. Md. R. Dwi Jayano, I Gst. Ngr. Japa
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.892

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika siswa sebelum diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana, (2) deskripsi hasil belajar matematika siswa sesudah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana, (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika sebelum dan sesudah pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana pada siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan instrumen tes berbentuk pilihan ganda (objektif). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN 1 Sangsit sebelum menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana rata-rata skor 63,13 dengan sebanyak 61,72 % siswa masih berada di bawah kriteria ketuntasan minimal yang harus dicapai (2) Hasil belajar matematika pada siswa kelas V SDN 1 Sangsit sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana diperoleh rata-rata skor 25,27 dan berada pada katagori sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana pada pada siswa kelas V SDN 1 Sangsit (thit > ttab, thit = 6,73 dan ttab = 2,021). Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe STAD bermuatan catur pramana berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa.Kata-kata kunci: STAD, Catur Pramana, hasil belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) BERBANTUAN MEDIA QUESTIONS BOX TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD I Kd. Suartama, Ni Kd. Ayu Mertini, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.749

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran Rotating Trio Exchange berbantuan media questions box dan kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Gugus VI Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus VI Kecamatan Sawan. Sampel diambil dengan cara teknik random class sampling dan diperoleh siswa kelas V SD Negeri 4 Sangsit sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 8 Sangsit sebagai kelas kontrol. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar matematika dengan menggunakan tes objektif tipe pilihan ganda dan selanjutnya  data tersebut dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran Rotating Trio Exchange berbantuan media questions box dan kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar matematika dengan thitung=10,08>ttabel=1,684. Berdasarkan temuan itu, dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Rotating Trio Exchange berbantuan media questions box berpengaruh terhadap hasil belajar matematika, dan strategi pembelajaran Rotating Trio Exchange lebih baik dibandingkan dengan strategi pembelajaran konvensional.   Kata kunci: RTE, questions box, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE MURDER WITH METACOGNITIVE SCAFFOLDING (CLMMS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD L. Pt. Putrini Mahadewi, Km. Yeni Susani, I Wy. Romi Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1334

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) deskripsi prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS, (2) deskripsi prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 185 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 58 siswa, yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data prestasi belajar dikumpulkan dengan tes prestasi belajar IPA berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS berada pada kualifikasi sangat tinggi (M = 20,93; s = 4,18), sedangkan prestasi belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi sedang (M = 14,52; s = 4,21). Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS  dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung >  ttabel, 5,82 > 2,00). Dengan demikian, model pembelajaran CLMMS berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Buleleng.   Kata-kata kunci: model pembelajaran CLMMS dan prestasi belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (ARIAS) ASSURANCE RELEVANCE INTEREST ASSESSMENT SATISFACTION TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA SD DI DESA SARI MEKAR Gd. Sedanayasa, Pt. Luna Garlina, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.919

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction dengan model pembelajaran Konvensional terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Desa Sari Mekar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 55 orang siswa terdiri dari 29 siswa dari kelas eksperimen dan 26 siswa dari kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dengan tekhnik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (79 > 78,7 > 78,48), (2) deskripsi keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M (48,35 < 51,5 < 52,62). Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil tes keterampilan berbicara siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (78,48>53). Jadi, dengan kata lain model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Desa Sari Mekar Tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci:   Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Konvensional, Keterampilan Berbicara.

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue