cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI DI DESA PETIGA I Wyn. Sujana, Ni Wyn. Yunitha Sari, Ni Wyn. Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.972

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang di belajarkan menggunakan model pembelajaran tergunakan padu tipe connected dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas IV SDN  Petiga Tahun Pelajaran 2012/2013. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri di Desa Petiga tahun pelajaran 2012/2013. Jenis  penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Sampel diambil dengan cara random sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA.Tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah tes objektif bentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis dengan stasistik deskriptif dan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected dengan pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil analisis data diperlukan hasil, yakni thit =5,991 > ttab =1,960. Kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.Hal ini ditunjukan oleh nilai rata-rata ẋ=54,52>41,74. Dalam kaitannya dengan pembelajaran IPA, model pembelajaran terpadu tipe connected terbukti lebih unggul dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional.     Kata kunci : model pembelajaran terpadu tipe connected, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN SAWAN Kd. Suartama, Wyn. Adi Wardana, Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.818

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvesional, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLIS, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA pada siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran CLIS dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian berjumlah 206 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 83 siswa. Sampel penelitian dipilih dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA diperoleh melalui tes tertulis. Data yang diperoleh kemudian dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan (uji-t). Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, sebagian besar skor hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cendrung rendah (M>Md>Mo atau 15,19 > 14,2 > 13,17). Kedua, sebagian besar skor hasil belajar IPA pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) cendrung tinggi. Ketiga, terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Children Learning In Science (CLIS) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit=5,38; ttab=2,000 sehingga thit > ttab).   Kata kunci: CLIS, hasil belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN SAWAN A. A. Gede Agung, Ni Pt Oky Savitri, I Nym Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.690

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan startegi pembelajaran PQ4R berbantuan media gambar (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran PQ4R berbantuan media gambar  dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV. Jenis penenlitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian  adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus VI Kecamatan Sawan yang berjumlah 202 siswa. Sampel penelitian yaitu siswa Kelas IV SDN 4 dan SDN 8 Sangsit yang berjumlah 82 siswa. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis deskriptif, skor hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori rendah. Sedangkan skor hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan strategi PQ4R berbantuan media gambar berada pada kategori tinggi. Dengan adanya perbedaan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV.   Kata kunci : Strategi PQ4R, Hasil Belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MEDIA KIT TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN IPA I Kdk. Suartama, Irfan Maulana L, I Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1388

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan  pembelajaran pengajaran konvensional (ceramah), 2) deskripsi hasil belajar dalam pembelajaran IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT, 3) perbedaan yang signifikan pada hasil belajar dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran konvensional (ceramah) pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD Inti Kecamatan Jembrana. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Inti Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini, yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Dangintukadaya sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD Negeri 1 Sangkaragung sebagai kelompok kontrol. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dikumpulkan dengan instrumen tes hasil belajar berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran konvensional (ceramah) cenderung rendah, dengan mean 28,34, 2) skor hasil belajar dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT cenderung tinggi, dengan mean 41,63, 3) terdapat perbedaan yang signifikan  hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran konvensional (ceramah), dengan thitung > ttabel (thitung = 8,25 > ttabel = 1,997). Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media KIT berpengaruh terhadap hasil belajar dalam pembelajaran IPA.   Kata kunci: inkuiri terbimbing, media KIT, hasil belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS IV SD GUGUS 2 TAMPAKSIRING I Kt. Adnyana Putra, Ni Luh Pt. Eka Puspitasari, I Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1193

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring antara kelompok siswa yang belajar menggunakan Strategi Pembelajaran PQ4R dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, (2) perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn pada siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring antara kelompok siswa yang belajar  menggunakan  Strategi Pembelajaran PQ4R dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, (3) perbedaan yang signifikan  hasil belajar PKn siswa yang memiliki motivasi belajar rendah kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring antara kelompok siswa yang belajar  menggunakan  Strategi Pembelajaran PQ4R  dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional, dan (4) interaksi antara strategi pembelajaran PQ4R dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar PKn siswa yang mengikuti strategi pembelajaran PQ4R lebih tinggi yaitu 92,00% dari pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional 80,00%, terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki motivasi belajar tinggi antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran PQ4R yaitu 92,00% dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu 82,00%. terdapat perbedaan yang signifikan siswa yang memiliki motivasi belajar rendah antara siswa yang mengikuti strategi pembelajaran PQ4R yaitu 82,00% dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional 65,00%, dan terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan motivasi belajar terhadap hasil belajar PKn dengan nilai Fhit = 2,85 dan Ftab dengan taraf siginifikansi 5% adalah 1,98 sehingga thit > ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Strategi Pembelajaran Preview, Question,Rread, Reflect, Recite, and Review (PQ4R) dan Motivasi Belajar berpengaruh terhadap Hasil Belajar PKn Siswa Kelas IV SD Gugus 2 Tampaksiring Tahun Ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci : Strategi PQ4R, Motivasi belajar, dan Hasil Belajar PKn
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TYPE MURDER WITH METACOGNITIVE SCAFFOLDING (CLMMS)TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD I Wyn Widiana, I Nym Berata, Ni Nym Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.834

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model cooperative learning type MURDER with metacognitive scaffolding (CLMMS) dan siswa yang mengikuti model konvensional pada siswa kelas V. Populasi penelitian adalah siswa kelas V di Gugus III Kecamatan Selat tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian yaitu siswa kelas V SD Negeri 3 Peringsari yang berjumlah 30 dan siswa kelas V SD Negeri 4 Peringsari yang berjumlah 30. Teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Data dikumpulkan dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda dengan jumlah soal 35. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh hasil belajar IPA hasil  thit = 3,203 dan ttab =  2,021 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti thit > ttab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti model CLMMS dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui kelompok eksperimen adalah 24,36 tergolong katagori tinggi dan kelompok kontrol adalah 21,06 tergolong katagori tinggi. Hal ini berarti skor rata-rata pada kelompok eksperimen lebih besar dari skor rata-rata pada kelompok kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran CLMMS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD semester genap Tahun Pelajaran 2012/2013 di Gugus III Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.   Kata kunci: cooperative MURDER, metacognitive, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD N 8 BANYUNING Kt Pudjawan, Ni Kt N. Aris Sandi D, Ni Ny Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.674

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang siginifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas IV SD N 8 Banyuning Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini melibatkan semua siswa kelas IVA dan kelas IVB di SD N 8 Banyuning sebagai populasi.Jenis  penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes sedangkan instrumen yang digunakanberupa tes obyektif.Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perhitungan hasil analisis uji-t membuktikan dimana, thitung lebih besar dari ttabel yaitu 4,48>2,006,dengan derajat kebebasan 57.Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek pada kelompok eksperimen adalah 22,07 yang berada pada kategoritinggi.Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensionalpada kelompok kontrol adalah 17,27 berada pada kategorisedang.   Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS V SD Made Putra, Manik Ayu Candra Dewi, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1433

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model  pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan pembelajaran konvensional 2) mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model  pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan berpikir divergen. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Pedungan. Kelompok eksperimen yaitu SD N 7 Pedungan yang berjumlah 46 orang dan kelompok kontrol yaitu SD N 5 Pedungan yang berjumlah 43 orang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan desain penelitian Non-Equivalen Control Grup Desain. Metode analisis data adalah metode statistik kuantitatif deskriptif dan inferensial menggunakan analisis kovariansi. Hasil analisis data adalah Pertama, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA untuk dk = n1 + n2 – 2 = 87 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) diperoleh ttabel sebesar 2,00 sedangkan berdasarkan analisis didapatkan thitung sebesar 5,89 (thitung > ttabel yaitu 5,89 > 2,00).  Kedua, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA walaupun telah diadakan pengendalian terhadap kemampuan berpikir divergen pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) untuk dk pembilang 1 dan dk penyebut 86 diperoleh Ftabel sebesar 3,96 sedangkan berdasarkan analisis didapatkan Fhitung sebesar 21,70  (Fhitung > Ftabel yaitu 21,70 > 3,96). Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA baik dengan pengendalian kemampuan berpikir divergen maupun tanpa pengendalian kemampuan berpikir divergen.   Kata kunci: Model Pembelajaran, Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar IPA, Kemampuan Berpikir Divergen
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPENUMBERED HEAD TOGETHER DENGAN TEKNIK PROBING-PROMTING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V Ni Nym. Ganing, Ni Md. Mita Dwi J, I Ngh. Suadnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1380

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT diikuti teknik Probing-Promting dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri di Gugus V Abiansemal, Badung tahun ajaran 2012/2013.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen kuasi dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri di Gugus V Abiansemal yang terdiri dari 6 kelas dan dipilih 2 kelas untuk dijadikan sampel penelitian. Untuk pemilihan sampel digunakan teknik purposive sampling.Data yang dianalisis adalah hasil belajar matematika siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar matematika siswa.Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda biasa yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji beda mean (uji t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pebelajaran kooperatif tipe NHT diikuti teknik Probing-Promting dengan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional (nilai thitung= 2,13 dan ttabel = 1,990) jadi thitung> ttabel. Nilai rata-rata hasil belajar matematika yg diperoleh kelompok eksperimen adalah 77,69 sedangkan kelompok kontrol adalah 68,84. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe NHT dengan teknik Probing-Promting berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri di Gugus V Abiansemal.   Kata kunci : NHT dengan teknik Probing-Promting, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TIPE VAK (VISUAL AUDIOTORY KINESTHETIC) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SESETAN I.B. Surya Manuaba, Ni Luh Pt. A., I Wy. Rinda Suardika,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1185

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mendapatkan pembelajaran model pembelajaran Kuantum tipe VAK (Visual Audiotory Kinesthetic) dengan siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 2 Sesetan . Jenis penelitian ini Quasi eksperimen  menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Sesetan yang berjumlah 124 orang terdiri dari 3 kelas, yaitu kelas VA, kelas VB, dan kelas VC. Sampel penelitian ini adalah kelas VC sebagai kelompok eksperimen menggunakan model pembelajaran kuantum tipe VAK (Visual Audiotory Kinesthetic) dan kelas VA sebagai kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes objektif pilihan ganda. Analisis data yang menggunakan rumus  (t-test). Perolehan nilai rata-rata hasil belajar kelas eksperimen lebih  besar dari kelas kontrol yaitu sebesar 77,72 ≥ 69,75. Dibuktikan dengan hasil thitung ≥ ttabel yaitu sebesar 3,0419 ≥ 1,980 Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Kuantum tipe VAK (Visual Audiotory Kinesthetic) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 2 Sesetan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Kuantum tipe VAK (Visual Audiotory Kinesthetic) memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas  V SD Negeri 2 Sesetan, Keacamatan Denpasar Selatan tahun ajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: model pembelajaran, Kuantum tipe Visual Audiotory Kinesthetic, hasil belajar  

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue