cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PAIRED STORYTELLING BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD I Wyn. Widiana, Eva Rosdiana, Ni Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.826

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menyimak bahasa Indonesia antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe paired storytelling berbantuan media audio visual dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus I kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain non equivalent post-test only control  group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 5 Banyuning sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No 6 Banyuning sebagai kelompok kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji-t sampel tidak berkorelasi. Berdasarkan hasil uji-t, diketahui bahwa terdapat perbedaan secara signifikan keterampilan menyimak bahasa Indonesia antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe paired storytelling berbantuan media audio visual dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 26,71 > ttabel = 2,00). Selain itu, juga diketahui bahwa rerata skor hasil menyimak bahasa Indonesia kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (21,10 > 17,28). Sehingga disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe paired storytelling berbantuan media audio visual berpengaruh terhadap keterampilan menyimak bahasa Indonesia.   Kata kunci: paired storytelling, audio visual, keterampilan menyimak  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT DISCUSS EXPLAIN OBSERVE DISCUSS EXPLAIN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS XII KECAMATAN BULELENG I Gd. Margunayasa, N. L. Juni Sekartini, Dsk. Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.682

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus XII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD Gugus XII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 218 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV SD No. 2 Banyuasri yang berjumlah 35 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas IV SD No. 3 Banyuasri yang berjumlah 26 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian (essay). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus XII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PDEODE lebih tinggi daripada rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: Model Pembelajaran PDEODE, Pemahaman Konsep IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI DI SAMBIRENTENG Nym. Kusmariyatni, I Md. Sentanu, I Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1402

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng yang berjumlah 63 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas V SD No. 1 Sambirenteng yang berjumlah 20 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas V SD No. 2 Sambirenteng yang berjumlah 19 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data hasil IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi daripada rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata-kata kunci: inkuiri terbimbing, konvensional, hasil belajar
PENGARUH METODE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD DI GUGUS KRISNA KECAMATAN NEGARA Pt. Nanci Riastini, Ni Nym. Triadi Astuti, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1201

Abstract

Abstrak Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  perbedaan yang  signifikan  antara  kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan metode talking stickdengan kelompok siswa yang dibelajarkan  menggunakan  model  pembelajaran  konvensional  pada  hasil  belajar  PKn siswa  kelas  V  SD  Tahun  Pelajaran  2012/2013  di  Gugus Krisna  Kecamatan  Negara Kabupaten  Jembrana.  Jenis  penelitian  ini  adalah  penelitian  kuasi  eksperimen  (quasi experiment). Populasi yang digunakan adalah seluruh kelas V  SDN yang ada di gugus Krisna, Kecamatan Negara, dengan jumlah siswa 179 orang. Sampel penelitian ini adalah kelas V SDN. 3 Tegalbadeng Barat sebagai kelas eksperimen dan kelas V SDN. 1 Cupel sebagai kelas kontrol. Sampel penelitian ditentukandengan teknik random sampling.Data hasil  belajar  PKn  siswa  dikumpulkan  dengan  menggunakan  tes  essai.  Data  yang diperoleh  kemudian  dianalisis  menggunakan  analisis  statistik  deskriptif  dan  statistik infrensial (uji-t). Berdasarkan analisis data, kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  metode  talking  stick memiliki  skor  rata-rata  31,80,  sedangkan  kelompok  siswa yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model  pembelajaran  konvensional  memiliki  skor rata-rata  27,53.  Berdasarkan  hasil  perhitungan  uji-t,  diperoleh . 000,2 70,9 = > =tabel hitungt t  Dapat  disimpulkan  bahwa,  terdapat  perbedaan  yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan  menggunakan metode  Talking Stickdengan  kelompok  siswa  yang  dibelajarkan  menggunakan pembelajaran  konvensional pada hasil  belajar PKn siswa kelas V  SD Tahun  Pelajaran 2012/2013 Di Gugus Krisna Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana. Kata-kata kunci: talking stick, hasil belajar
PENERAPAN MODEL INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP IPA DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS IV SDN 1 DEPEHA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN Pt. Nanci Riastini, Pt. Erwin Artayana, I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.842

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan: 1) untuk mengetahui peningkatan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD No. 1 Depeha, kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng setelah diterapkannya model inkuiri, 2)  untuk mengetahui peningkatan sikap ilmiah IPA siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD No. 1 Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng setelah diterapkannya model inkuiri. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester I SD No. 1 Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng pada Tahun Pelajaran 2012-2013 dengan jumlah siswa sebanyak 38 orang siswa. Data tentang sikap ilmiah siswa dalam mata pelajaran IPA dikumpulkan dengan lembar observasi. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Data tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah siswa kelas IV semester I Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD N 1 Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng. Peningkatan persentase rata-rata pemahaman konsep siswa sebesar 3,85%, yaitu 66,8% pada siklus I (tergolong kategori sedang) dan 70,65% pada siklus II (tergolong kategori tinggi). Peningkatan persentase rata-rata sikap ilmiah siswa sebesar 10,11%, yaitu sebesar 60,5% pada siklus I (tergolong kategori sedang) dan 70,61% pada siklus II (tergolong kategori tinggi).   Kata-kata kunci: Inkuiri, Pemahaman Konsep, Sikap Ilmiah.
PENGARUH MODEL SDL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA KELAS IV SDN DI KELURAHAN KALIUNTU SINGARAJA I Gd. Margunayasa, I. A. Sita Astari, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.697

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model SDL dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SDN di Kelurahan Kaliuntu Singaraja semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SDN Kelurahan Kaliuntu Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 112 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Kaliuntu yang berjumlah 33 siswa dan kelas IV SD No. 3 Kaliuntu yang berjumlah 23 siswa. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SDL dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SDL tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 30,36. Pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional tergolong rendah dengan rata-rata (M) 13,45. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model SDL berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: SDL, Pemahaman Konsep
PENERAPAN MEDIA KARTU HURUF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI 1 BUNUTIN BANGLI I Gd Meter, A.A.A. Trisna Pradnya P., Rini K.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1441

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangli melalui penerapan media kartu huruf. Subjek terlihat berjumlah 13 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan. Penelitian ini dengan rancangan  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangli. Data kemampuan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode tes perbuatan, selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase rata-rata kemampuan membaca permulaan siswa sebesar 73,46% dengan kategori baik, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,46% dengan kategori sangat baik.  Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media kartu huruf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangi   Kata-kata kunci:Media kartu huruf, kemampuan membaca permulaan, bahasa    indonesia
IMPLEMENTASI PENDEKATAN PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD N0. 2 BANJAR BALI I Nym. Murda, I Pt. Widnya, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1237

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar matematika pada siswa kelas IV SD No. 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2012/2013 setelah mengimplementasikan pendekatan problem posing. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV semester 2 SD No. 2 Banjar Bali tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 38 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif kualitatif. Data yang didapatkan dari metode tes dianalisis dengan teknik analisis statistik deskriptif dan deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aktivitas belajar pecahan pada siswa. Pada siklus I indikator aktivitas tersebut menunjukkan persentase masing-masing kegiatan yaitu: lisan 52,63%, metrik 55,26%, mental 36,36%, dan emosional 57,89%, sedangkan pada siklus II menunjukkan peningkatan persentase masing-masing kegiatan yaitu lisan 73,68%, metrik 84,21%, mental 55,26%, dan emosional sebesar 76,32%. Peningkatan aktivitas belajar tersebut juga diikuti oleh peningkatan hasil belajar pecahan. Rata-rata persentase hasil belajar pecahan dilihat dari Nilai Leher Matematika siswa adalah 37,85% (kategori sangat kurang), pada siklus I meningkat menjadi 48,26% (kategori kurang), dan pada siklus II meningkat mencapai 75,29% (kategori baik).   Kata-kata kunci: pendekatan problem posing, aktivitas belajar, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STARTER EKSPERIMEN BERBASIS PENILAIAN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV GUGUS VIII KECAMATAN ABANG I G. A. Tri Agustiana, Ni Wyn. Reni Parwati, I Kt. Dibia
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.861

Abstract

AbstrakSelama ini, yang menjadi penyebab rendahnya hasil belajar IPA di SD yaitu modelpembelajaran yang diterapkan bersifat konvensional, interaksi antara guru dan siswakurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar padamata pelajaran IPA anatara siswa yang dibelajarkan dengan model starter eksperimenberbasis penilaian portofolio dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajarankonvensionala. Penelitian ini tergolong eksperimen semu (quasi eksperiment) denganmenggunakan desain non-equvalen post-test only control group. Populasi penelitian iniadalah seluruh siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD GugusVIII Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem. Sekolah yang menjadi sampel penelitianyaitu SD 7 Bunutan sebagai kelas eksperimen dan SD 3 Bunutan sebagai kelas kontrol.Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda.Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistikinferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 2,15 dan ttab (pada tarafsignifikansi 5%) = 1,671. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikanbahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikutipembelajaran starter eksperimen berbasis penilaian portofolio dan siswa yang mengikutipembelajaran konvensional. Diketahui x kelompok eksperimen adalah 24,08 dan xkelompok kontrol adalah 15,8. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa modelpembelajaran starter eksperimen berbasis penilaian portofolio berpengaruh terhadaphasil belajar IPA siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD GugusVIII Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem.Kata kunci: starter eksperimen, penilaian portofolio, hasil belajar
PENGARUH PENDEKATAN STM TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN SAWAN Pt. Nanci Riastini, I Pt. Suwintara, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.715

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada sikap ilmiah siswa dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan STM dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung, 2) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan STM dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan rancangan non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD gugus V Kecamatan Sawan. Sampel penelitian yang digunakan adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Sangsit dan siswa kelas IV SD Negeri 5 Sangsit. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Instrumen penelitian ini terdiri atas 2 jenis, yaitu kuesioner sikap ilmiah dan tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t sample independent). Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan hasil data sikap ilmiah dan hasil belajar sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan sikap ilmiah yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan STM dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung (thitung=14,01 dan ttabel=2,000, sehingga thitung > ttabel). Ke dua, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan STM dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pengajaran langsung (thitung=12,10 dan ttabel=2,000, sehingga thitung > ttabel).   Kata kunci: pendekatan STM, sikap ilmiah, hasil belajar

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue