Articles
425 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
425 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPS KELAS IV SD GUGUS 4 BONDALEM KECAMATAN TEJAKULA
I Md.Tegeh, Md. Sukma Hadinata, Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1368
Abstrak Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPS antara siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TAI dan siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester II di SD gugus 4 Bondalem. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan menggunakan desain control-group pre-test post-test. Populasi penelitian ini adalah semua SD siswa kelas IV yang berada di Gugus 4 Bondalem yang terdiri dari 9 SD. Sampel penelitian adalah SD N 3 Bondalem sebanyak 24 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD N 4 Bondalem yang berjumlah 22 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih menggunakan tehnik random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil prestasi belajar siswa dilakukan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik Uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional yaitu Mo < Md > M atau 15 < 18,99 > 12,90 maka menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung rendah. prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran TAI yaitu Mo > Md > M atau 22,5 > 21 > 20,12 maka menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi. Hasil uji hipotesis yang dilakukan dengan menggunakan Uji-t diketahui bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar IPS siswa yang signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran tipe TAI dengan prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran Konvensional pada siswa kelas IV di gugus 4 Bondalem tahun pelajaran 2012/2013. Hal ini dapat dilihat dari mean kelas eksperimen dan kelas kontrol (eksperimen = 20,12 > kontrol = 12,90). Dari hasil pengujian hipotesis kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan uji-t diperoleh thitung > ttabel (6,02 > 2,021).  Kata-kata kunci: kooperatif, TA, konvensional, prestasi belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SQ4RTERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD GUGUS I DENPASAR SELATAN
I Kt. Adnyana Putra, Ni L. A Suardani, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.968
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh model pembelajaran SQ4R(survey, question, read, reflect, recite, review) terhadap keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus I Denpasar Selatan tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua SD Gugus I Denpasar Selatan yang terdiri dari 8 SD dan 13 kelas yang berjumlah 486 siswa. Sampel diambil dengan teknikrandom sampling. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia berupa nilai kognitif. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes keterampilan membaca dalam bentuk pilihan ganda biasa dan rubrik penilaian keterampilan membaca. Data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaanketerampilan membaca pembelajaran bahasa Indonesia yang signifikan antara siswa yang melaksanakan model pembelajaran SQ4Rdengan siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 7,139 ; ttabel = 2,000), artinya nilai rata-rata keterampilan membaca yang dibelajarkan dengan penerapan model pembelajaran SQ4Rlebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (81,48>75,84).Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran SQ4R berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas V SD Gugus I Denpasar Selatantahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci : SQ4R, Keterampilan Membaca
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN 5ETERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VI KECAMATAN MUNCAR KABUPATEN BANYUWANGI
Ign. I Wyn. Suwatra, K. Nelly Fauzia, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.814
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran 5E dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensionalpada siswa kelas IV semester genap mata pelajaran IPA materi perubahan lingkungan fisik tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus VI Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Populasidari penelitian ini adalah siswa kelompokIV SD Gugus VI Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 193siswa.Sampel diambil dengan cararandom sampling yang berjumlah 70 siswa. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA. Bentuk tes hasil belajar IPA yang digunakan adalah multiple choise test. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji prasyarat analisis. Sebagai tindak lanjut dari uji prasyarat analisis digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar IPA siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran 5E dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPA materi perubahan lingkungan fisik siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 SD Gugus VI Kecamatan Muncar Kabupaten Banyuwangi (thitung= 11,27 >ttabel= 2,032).Kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran 5E menunjukkan hasil belajar IPA yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.  Kata-kata kunci: MP5E, MPK, hasil belajar IPA. Â
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V DI SD GUGUS VIII KECAMATAN MENGWI
Ign. I Wyn. Suwatra, Ni Pt. Rima M, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.701
Abstrak Hasil belajar matematika siswa di SD gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung belum tercapai secara maksimal. Hal ini disebabkan karena pembelajaran belum menggunakan model pembelajaran inovatif dan guru masih mendominasi kegiatan pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. (2) deskripsi hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC. (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung pada siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Gugus VIII Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 243 orang. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung berada pada kategori sedang. (2) hasil belajar matematik kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC berada pada kategori sangat tinggi. (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model CIRC dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung.  Kata kunci: CIRC, soal cerita, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE TGT BERBANTUAN KARTU DOMINO UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV
Md.Suarjana, Luh Pt Diva Wulan, I.Ketut. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1445
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  matematika setelah diterapkan model pembelajaran TGT(Teams Games Tournament) berbantuan media kartu domino pada siswa kelas IV semester I di SD No 4 Kayuputih Melaka tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah 20 orang siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD No 4 Kayuputih Melaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGTberbantuan media kartu domino ternyata dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 9,7%. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus I hasil belajar siswa yaitu 70,5% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,20% yang berada pada kategori tinggi. Kata kunci:TGT, media kartu domino, hasil belajar, matematika.
PENGARUH PEMBELAJARAN MIND MAPPING BERBANTUAN MEDIA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS III BANJAR ANYAR KEDIRI
I Gst. Agung Oka Negara, Ni Pt. Deni suwitri, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1251
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan model pembelajaran mind mapping berbantuan media konkret terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Banjar Anyar Kediri. Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus III Banjar Anyar Kediri yang berjumlah 267 siswa yang tersebar pada 8 sekolah. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD 5 Banjar Anyar sebanyak 35 siswa yang menjadi kelas eksperimen dan siswa kelas V SD 1 Banjar Anyar yang berjumlah 38 siswa yang menjadi kelas kontrol, sampel dipilih melalui teknik random sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Berdasarkan hasil pengujian data post-test siswa  dalam pembelajaran IPA diperoleh data dari kelas eksperimen dan kelas kontrol berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hal tersebut, maka dilakukan uji hipotesis dengan uji-t. Kriteria pengujian adalah jika thitung > ttabel maka Ho ditolak dan Ha diterima dengan derajat kebebasan dk = n1 + n2 – 2 dan a = 5%. Hasil uji-t menunjukkan thitung = 4,12 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 71 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (4,12 > 2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil analisis, rata-rata nilai post-test kelompok eksperimen sebesar 71,37 sedangkan rata-rata nilai post-test kelompok kontrol sebesar 59,60 (1>2) dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penerapan pembelajaran mind mapping berbantuan media konkret terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus III Banjar Anyar Kediri.  Kata Kunci : model pembelajaran mind mapping, media konkret, hasil belajar IPA.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRIPT BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI BUSUNGBIU
K. Pudjawan, K. D. Asriyani, G. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.676
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskrpisi hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran, (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain non equivalent post test only group control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Busungbiu. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Dari 8 SD yang ada di desa Busungbiu diperoleh 2 SD yaitu SD Negeri 2 Busungbiu sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Busungbiu sebagai kelompok kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menemukan bahwa; (1) hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran berada pada tingkat kategori sangat tinggi (diatas rata-rata sebesar 31,56), (2) hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional berada pada tingkat kategori sedang (diatas rata-rata sebesar 22,97), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 13,84> ttabel = 2,00). Adanya perbedaan menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA.    Kata-kata kunci: kooperatif script, peta pikiran, hasil belajar
PENGARUH METODE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KECAMATAN TEJAKULA
I Wyn. Sudiana, Kd. Arya Dwi H, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1426
AbstrakBerdasarkan hasil observasi yang dilakukan dengan guru mata pelajaran matematika diperoleh informasi bahwa hasil belajar matematika siswa kelas V SD di gugus VIIKecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng rendah. Hal ini dapat dilihat dari dokumen hasil belajar matematika siswa dengan rata-rata berada di bawah KKM, disebabkabn karena proses pembelajaran di sekolah tersebut masih terpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem solving dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimendengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di gugus VII Kecamatan Tejakula   Kabupaten Buleleng. Sebanyak 45 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random clas sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar matematika ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes obyektif. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar matematikaantara siswa yang mengikuti pembelajara dengan metode problem  solving dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari  perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (rata-rata eksperimen = 23,14 > rata-rata kontrol = 18,96) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel(thitung = 3,796 > ttabel=  2,021).Dengan demikian, metode problem solving berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD di gugus VII Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.Kata-kata kunci: problem solving, hasil belajar matematika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR (LEARNING CYCLE) 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 26 PEMECUTAN DENPASAR BARAT
Md. Putra, Dwi Ratna Dewi, DB. Kt. Ngr. Semara P.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1207
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) 5E dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain eksperimen semu jenis nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling (secara undian) untuk menentukan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 40 butir soal. Selanjutnya hasil tes dianalisis dengan menggunakan teknik statistik uji-t. Berdasarkan kriteria pengujian, t hitung > t tabel (4,648 > 2,000), maka H0 ditolak dan Ha diterima. Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E lebih dari siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional (70,00 > 58,24). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran siklus belajar (learning cycle) 5E berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD N 26 Pemecutan Denpasar Barat. Â Kata kunci: siklus belajar 5 E, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MASTER TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS V SD 1 BANYUNING KECAMATAN BULELENG
I Wyn. Romi Suditha, I.A. Ari Karini Putri, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.848
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa antara kelompok siswa yang belajar dengan model Pembelajaran Master dan kelompok siswa yang belajar dengan model Pembelajaran Langsung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non-EquivalentPost-Test Only Control Group Design. Sampel sebanyak 43 orang yang terdiri dari 2 kelas dimana kelas eksperimen dan kelas kontrol diambil secara random sampling. Data tentang kemampuan berpikir kritis dikumpulkan dengan menggunakan metode tes, dan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dalam ini teknik analisis datanya adalah uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa deskripsi kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran ipa yang diajar dengan model pembelajaran Master cenderung tinggi dan deksripsi kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran ipa yang diajar dengan model pembelajaran langsung cenderung rendah dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Master dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran langsung sehingga model pembelajaran Master berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa SD 1 Banyuning Kecamatan Buleleng. Â Kata-kata kunci: Master, Pembelajaran Langsung dan Kemampuan Berpikir Kritis Â