cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL CIRC BERBANTUAN MEDIA GAMBAR BERSERI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V SD GUGUS IV KECAMATAN RENDANG I Wyn. Widiana, I Gst. Ayu Dewi C. P., Nym. Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.833

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading And Composition (CIRC) berbantuan media gambar berseri dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus IV Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Rendang tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 4 kelas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 1 Pempatan yang berjumlah 23 orang dan siswa kelas V SD No 3 Pempatan yang berjumlah 24 orang, teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Data kemampuan membaca pemahaman siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk soal uraian yang berjumlah 15 soal. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 4,2 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,01. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat pebedan yang signifikan kemampuan membaca pemahaman antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran CIRC berbantuan media gambar berseri dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata hitung, diketahui rata-rata kelompok eksperimen adalah 60,38 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 53,87. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen > rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran CIRC berbantuan media gambar berseri berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Gugus IV Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem.   Kata kunci: CIRC, kemampuan membaca pemahaman  
PENGARUH MODEL LEARNING CYCLE 5E (ENGAGEMENT, EXSPLORATION, EXPLANATION, ELABORATION, EVALUATION) BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD N 1 KESIMAN I.B Gd. Suryaabadi, Pt. Sela Yopiani, Md. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1230

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E (engagement, exsploration, explanation, elaboration, evaluation) berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di SD N 1 Kesiman. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD N 1 Kesiman. Terdapat dua kelas yakni kelas VA dan VB. Seluruh siswa atau seluruh Populasi berjumlah 75 siswa. Sampel dipilih dengan tehnik random sampling, namun dalam penelitian ini yang di random adalah kelas dan bukan setiap individu siswa. Data yang dianalisis adalah hasil belajar PKn siswa yang dikumpulkan melalui tes hasil belajar PKn siswa. Bentuk tes yang digunakan adalah tes pilihan ganda/objektif yang terdiri dari 30 butir soal. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakanuji t (nilai Thit = 2,86 dan Ttabel = 2,00) jadi Thitung > Ttabel. ). Nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai oleh kelas eksperimen (VB) ialah 67,57. Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar PKn yang dicapai oleh kelas Kontrol (VA) ialah 61,29. Dengan demikian hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E berbantuan media grafis dan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di SD N 1 Kesiman.   Kata kunci: Learning cycle 5E, media grafis, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MOODY DENGAN MEMANFAATKAN CERITA RAKYAT TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS IV SDN 1 UBUD Ign. I Wyn. Suwatra, Dw. A. Suardi Yanti, A. A. Gd. Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.855

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat tentang kesulitan siswa dalam menulis karangan narasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, deskripsi keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelompok eksperimen dengan model pembelajaran Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat, dan perbedaan yang signifikan model pembelajaran Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat terhadap keterampilan menulis karangan narasi dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia pada siswa kelas IV semester II Tahun Pelajaran 2012/2013 di SDN 1 Ubud. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Jumlah keseluruhan populasi adalah 117 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IVB yang berjumlah 39 orang dan siswa kelas IVC yang berjumlah 38 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes menulis terpadu berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa skor keterampilan menulis karangan narasi pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional cenderung sedang. Skor keterampilan menulis karangan narasi pada siswa yang mengikuti pembelajaran Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat cenderung tinggi. Dan terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN 1 Ubud dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model Moody dengan memanfaatkan cerita rakyat dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Kata kunci: moody, cerita rakyat, keterampilan menulis 
KONTRIBUSI SIKAP ILMIAH DAN MINAT BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN BANYUASRI KECAMATAN BULELENG, KABUPATEN BULELENG Ndara Tanggu Renda, Ni Wyn. Ekan, Tjok Rai Partadjaja,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.709

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi: (1) sikap ilmiah terhadap hasil belajar, (2) minat belajar terhadap hasil belajar, (3) secara bersama-sama antara sikap ilmiah dan minat belajar terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam siswa kelas V SDN di Banyuasri Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun  pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah expost facto. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN di Banyuasri Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng Tahun  pelajaran 2012/2013yang berjumlah 172 siswa. Sampel atau sensus dalam penelitian ini berjumlah 172 siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode kuesioner untuk mengukur sikap ilmiahi dan minat belajar, dan metode pencatatan dokumen untuk mencatat hasil belajar IPA siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat kontribusi yang signifikan sikap ilmiah terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 18,84%. (2) Terdapat kontribusi yang signifikan minat belajar terhadap hasil  belajar siswa dengan kontribusi sebesar 46,24%. (3) Secara bersama-sama terdapat kontribusi yang signifikan antara sikap ilmiah dan  minat belajar terhadap hasil belajar siswa dengan kontribusi sebesar 47,06%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa sikap ilmiah dan minat belajar sangat mempengaruhi hasil belajar IPA siswa.   Kata kunci:  sikap ilmiah, minat belajar, dan hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 PEDUNGAN Ni Wyn. Suniasih, I Nym. Arya Kasuma D., I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1460

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian 1) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. 2) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. 3) untuk mengetahui secara simultan perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas VA berjumlah 41 siswa dan kelas VB berjumlah 43 siswa. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan kuesioner dan hasil belajar IPA menggunakan tes. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya perbedaan yang signifikan sikap ilmiah siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh thitung = 5,72. Untuk dan db = 82 diperoleh ttabel = 2,00. Berarti thitung = 5,72 > t(0,05,82) = 2,00.  2) adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh thitung = 3,49. Untuk  dan db = 82 diperoleh ttabel = 2,00. Berarti thitung = 3,49 > t(0,05,82) = 2,00. 3) secara simultan adanya perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh F = 21,274. Untuk . Berarti F = 21,274; p<0,05. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran learning cycle 5E terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 5 Pedungan. Kata kunci: Learning cycle 5E, Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar IPA. Abstract The purpose of this study was 1) to determine significant differences between students' scientific attitude that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. 2) to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. 3) to determine significant differences simultaneously scientific attitude and science achievement among students that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. The study population is the entire fifth grade students numbered 127 students. VA research sample that is class numbered 41 students and VB classes totaling 43 students. Data were collected with a scientific attitude questionnaire and the results of learning science using the test. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results showed 1) a significant difference scientific attitude of students that learned through learning model 5E learning cycle obtained t = 5.72. For and db = 82 obtained ttabel = 2.00. Mean t = 5.72> t (0,05,82) = 2.00. 2) there are significant differences science learning outcomes of students that learned through learning model 5E learning cycle obtained t = 3.49. For and db = 82 obtained ttabel = 2.00. Mean t = 3.49> t (0,05,82) = 2.00. 3) the simultaneous presence of significant differences of scientific attitude and science learning outcomes of students that learned through 5E learning cycle instructional model obtained F = 21.274. For . Mean F = 21.274, p <0.05. It can be concluded there are significant learning model 5E learning cycle of the scientific attitude and science learning outcomes fifth grade students of elementary school 5 Pedungan. Keywords: 5E Learning Cycle, Scientific Attitude and Science Learning Outcome
PENGARUH PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV TAHUN PELAJARAN 2012/2013 DI SD GUGUS 3 KECAMATAN BANJAR Md. Sumantri, Md. Diah Rahayu Sucitawati, Syahruddin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1259

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus 3 Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Gugus 3 Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013, yang berjumlah 120 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Dencarik, yang berjumlah 21 orang dan siswa kelas IV SD No. 1 Banjar Tegeha, yang berjumlah 21 orang. Data prestasi belajar IPA ini dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (point be serial). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran  kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa rata-rata kelompok eksperimen adalah 24,93 dan rata-rata kelompok kontrol adalah 16,12. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas IV di Gugus 3 Kecamatan Banjar.   Kata-kata kunci: pendekatan pembelajaran kontekstual, prestasi belajar IPA
PENERAPAN MODEL TGT UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DAN SIKAP ILMIAH SISWA KELAS VB SD NEGERI 3 BANJAR JAWA Ni Wyn. Arini, Md. Slamet Sugiartana, Dw. Nym Sudana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.871

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA dan sikap ilmiah siswa setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 3 Banjar Jawa yang berjumlah 48 orang. Data dikumpulkan menggunakan metode kuisioner untuk mengetahui perkembangan sikap ilmiah dan metode tes untuk mengetahui perkembangan hasil belajar siswa serta dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptif dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 75 menjadi 88,47 pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 13,47 dan adanya peningkatan nilai sikap ilmiah siswa pada siklus I sebesar 81,4 menjadi 85 pada siklus II sehingga terjadi peningkatan sebesar 3,6. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran ini dapat meningkatkan hasil belajar IPA dan sikap Ilmiah siswa.Kata kunci: TGT, hasil belajar, sikap ilmiah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV Dwa. Pt. Raka Rasana, Km. Rosita Giri, I Nym. Wirya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1486

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA pada kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran course review horay, untuk mendeskripsikan hasil belajar IPA pada kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional,  dan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV di SD Negeri Patas, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 140 siswa. Sampel diambil dengan cara random sampling dengan teknik undian yang berjumlah 50 siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian  menemukan bahwa: hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran course review horay berada pada kategori sedang (rata-rata sebesar 14,78), hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada kategori sangat rendah (rata-rata sebesar 9,12), dan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran course review horay dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional (thitung = 64,77 > ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci: pembelajaran course review horay, pembelajaran konvensional, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PDEODE TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DALAMPEMBELAJARAN IPA PADA SISWA KELAS V SD LABORATORIUM UNDIKSHA Pt. Nanci Riastini, N. Lh. Pt. Krisna Dewi, Ni. Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1277

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kreatif IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran PDEODE dan siswa yang belajar dengan model pembelajran konvensional pada siswa kelas V di SD Laboratorium Undiksha tahun pelajaran 2012/2013.Jenis penelitian ini adalah kuasi ekperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Laboratorium Undiksha tahun pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 73 orang. Sampel penelitian ini adalah keseluruhan populasi, yang terdiri dari kelas VA dan VB dengan jumlah siswa masing-masing 35 orang dan 38 orang.Data kemampuan berpikir kreatif IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kreatif berbentuk esai. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan uji-t.Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh: 1) thit = 57,3 dan ttab = 1,98 pada taraf signifikansi 5%, yang berarti thit> ttab, 2) rata-rata kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelompok eksperimen adalah 12,89, tergolong kriteria tinggi, dan 3) rata-rata kemampuan berpikir kreatif IPA siswa kelompok kontrol adalah 8,4, tergolong kriteria sedang. Dengan demikian, model pembelajaran PDEODE berpengaruh positif terhadap kemampuan berpikir kreatif IPA pada siswa kelas VSD Laboraturium Undiksha tahun pelajaran 2012/2013.   Kata kunci: PDEODE, berpikir kreatif
PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TGT BERBANTUAN ALAT PERAGA KONKRET UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SDN 2 PUPUANSAWAH I.G.A.A Sri Asri, Ni Md. Suandewi, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.882

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuanuntuk meningkatkan keaktifan belajar matematika melalui penerapan pembelajaran kooperatif  tipe teams games tournament berbantuan alat peraga konkret pada siswa kelas V SDN 2 Pupuansawah, Tabanan. Dan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament berbantuan alat peraga konkret pada siswa kelas V SDN 2 Pupuansawah, Tabanan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN 2 Pupuansawah Tabanan tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 28 orang. Data keaktifan belajar matematika diperoleh dengan menggunakan metode observasi, sedangkan data hasil belajar matematika diperoleh dengan menggunakan metode tes. Selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian pada keaktifan belajar matematika dan hasil belajar matematika menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase rata-rata keaktifan belajar sebesar 15,77% dari 66,66% pada siklus I menjadi 82,43%  pada siklus II. Peningkatan persentase rata-rata hasil belajar matematika sebesar 15,35% dari 60,00% pada siklus I menjadi 75,35 pada siklus II. Selanjutnya peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 25% dari 57,14% pada siklus I menjadi 82,14% pada siklus II.Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran koopreatif tipe teams games tournament berbantuan alat peraga konkret dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar matematika. Oleh karena itu, disarankan kepada guru di SDN 2 Pupuansawah dalam mengajar matematika agar menerapkan pembelajaran kooperatif tipe teams games tournament sesuai dengan langkah yang telah ditemukan dalam penelitian ini.   Kata Kunci : Kooperatif TGT, Matematika, Keaktifan Belajar, danHasil Belajar

Page 3 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue