Articles
425 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2013)"
:
425 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD
I Nym Arcana, N L Md Ari Krisna Yanti, I Md Suarjana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.671
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 5 Kecamatan Kediri pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Pandak Bandung sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD N 2 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V semester genap sekolah dasar gugus 5 Kecamatan Kediri. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,4 dan t tabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Hi diterima. Kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay menunjukkan kemampuan berpikir ktiris yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.
PENERAPAN MODEL ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV B SD NEGERI 23 DANGIN PURI DENPASAR
I Kt. Ardana, Ni L.Pt.Anggarsani, MG. R. Kristiantari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1435
 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Accelerated Learning dalam upaya meningkatkan (1) aktivitas dan (2) hasil belajar IPA siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Subjek terteliti adalah siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar Tahun 2012/2013 berjumlah 43 orang siswaterdiri atas26 laki-laki dan 17 perempuan. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi untuk mengetahui tingkat aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk mengetahui tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis datadapat disimpulkan bahwa penerapan model Accelerated Learning dapat meningkatkan (1) aktivitas belajar IPA siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar dari siklus I sebesar 68,41% menjadi 79,55% pada siklus II dan (2) hasil belajar IPA siswa dari siklus I sebesar 68,26% menjadi 78,60% pada siklus II. Dengan demikian penelitian ini dapat dikatakan telah berhasil pada siklus II karena memenuhi indikator keberhasilan penelitian yaitu persentase rata-rata aktivitas belajar siswa telah mencapai kriteria aktif dan hasil belajar siswa telah mencapai kriteria tinggi atau keduanya telah mencapai rentang 70%-80% .  Katakunci : model Accelerated Learning, aktivitas belajar, hasil belajar
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 7E BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA
I Md. Citra Wibawa, S.A Pt. Seni Ari A, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.726
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E berbasis kearifan lokal dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 2 Sambangan dengan jumlah 23 siswa dan kelas V SD No.2 Panji dengan jumlah 24 siswa tahun pelajaran 2012/2013 yang dipilih dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan metode tes dengan instrumen berbentuk tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Sebagai tindak lanjut dari statistik inferensial digunakan uji-t untuk menguji perbedaan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model siklus belajar 7E berbasis kearifan lokal dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester II di SD No.2 Sambangan dan SD No.2 Panji tahun pelajaran 2012/2013 (thitung = 3,305 > ttabel = 1,679; α = 0,05). Dengan demikian kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model siklus belajar 7E berbasis kearifan lokal menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional.  Kata kunci: siklus belajar 7E, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTERST, ASSESSMENT DAN SATISFACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SD
Dsk. Putu Parmiti, Ni Kd. Sri Hindayani, Md. Sumantri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1495
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar Matematika pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional, (2) mendeskripsikan hasil belajar Matematika pada siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang dalam proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran ARIAS dan kelas siswa yang dalam proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen, dengan desain post test only control group design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 56 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes esai, yang dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa diperoleh skor rata-rata (M) pada kelompok kontrol adalah 27,23, (2) hasil belajar matematika siswa diperoleh skor rata-rata (M) pada kelompok eksperimen adalah 36,46, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Negeri Batur Kecamatan Kintamani. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran ARIAS berpengaruh positif terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV di SD Negeri 5 Batur Kecamatan Kintamani.  Kata-kata kunci: model pembelajaran ARIAS, hasil belajar, Matematika
PENGARUH MODELPEMBELAJARANINISIASIKONSTRUKSI REKONSTRUKSI APLIKASI REFLEKSI (IKRAR) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD No 3 MENGWI
I.G.N Japa, Ni Rai Dwijayanti, Tjok Rai Partadjaya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1286
Abstrak Penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar siswa yang belajar degan menggunakan model pembelajaran konvensional, 2) deskripsi hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR, 3) perbedaan yang signifikan hasil belajar antara kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR dan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dalam mata pelajaran matematika. Jenis penelitian ini adalahpenelitian eksperimen semu menggunakan desainnon- equivalentpost-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD No. 3 Mengwi Tahun Pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 56 orang. Sampel penelitian ini yaitu keseluruhan populasi yang terdiri dari kelas IVa dan IVb yang masing-masing berjumlah 28 orang.Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor hasil belajar siswa yang belajar dengan menngunakan model pembelajaran konvensional berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 55,57,2) skor hasil belajar siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata 69,4, 3), terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar matematika siswa yang menggunakan model pembelajaran IKRAR dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensionaldengan thit> ttab (thit = 56,7> ttab = 2,201). Dengan demikian model pembelajaran IKRAR berpengaruh terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas IV semester genap di SD No. 3 Mengwi Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung tahun pelajaran 2012/2013.  Kata kunci: IKRAR, Hasil belajar matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT FACILITATOR AND EXPLAINING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SEMESTER II SD NEGERI 2 GIANYAR
I Gde Wawan Sudatha, Pande Km. Mika Adi Santa, Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.744
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 SD Negeri 2 Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan menggunakan rancangan “Posttest-Only Control Designâ€. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri 2 Gianyar yang berjumlah 2 kelas, dan sampel dari penelitian ini adalah seluruh populasi yang ada yaitu 2 kelas siswa Kelas V SD Negeri 2 Gianyar. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan metode tesdengan instrumen tes objektif.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, perbedaan prestasi belajar matematika antara siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dengan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional, dan prestasi belajar matematika siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran student facilitator and explaining dan rata-rata 14,95, sedangkan siswa yang mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional dengan rata-rata 14,70. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran student facilitator and explaining dapat mempengaruhi prestasi belajar matematika.  Kata-kata kunci: model pembelajaran,student facilitator and explaining, prestasi belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 18 PEMECUTAN
I B. Surya Manuaba, Kd. Meta Dewi, I Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1556
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 18 Pemecutan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi yang dilibatkan semua siswa kelas V SDN 18 Pemecutan Tahun Ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan berupa hasil belajar IPS yang merupakan nilai kognitif siswa. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis lebih besar dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (78,08>73,63). Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung= 3,423> ttabel=2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 18 Pemecutan. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe make a match, Hasil belajar IPS  Abstract This study aims to determine significant differences between the results of social studies students who learned with implementing cooperative learning model make a match-aided graphic media and students who learned with the conventional model of learning in class 18 Pemecutan SDN Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design used by Nonequivalent Control Group Design. The population included all fifth grade students of SDN 18 Pemecutan Academic Year 2012/2013. Samples were taken with a random sampling technique. Data collected in the form which is the result of social studies students' cognitive value. Values ​​are collected using a cognitive achievement test in multiple choice. Data were analyzed by t test. The results showed an average result of social studies fifth grade students that learned using cooperative media make a match-aided graphics is greater than the students that learned using conventional learning (78.08> 73.63). Analysis results prove that there are significant differences between the results of social studies students that learned to use cooperative learning model make a match-aided graphic media with students that learned using conventional learning (t = 3.423> table = 2.000). It can be concluded that cooperative learning model make a match-aided graphic media significantly influence the results of social studies fifth grade students of SDN 18 acceleration. Keywords: cooperative learning model make a match, results of social studies
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN SQ3R TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV SD GUGUS MAS KECAMATAN UBUD
DBKT.N Semara Putra, A.A O. Vera W, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1329
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh metode pembelajaran SQ3R (survey, question, read, recite, review) terhadap keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus Mas Kecamatan Ubud tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua SD Gugus Mas Kecamatan Ubud yang terdiri dari 8 SD dan 8 kelas yang berjumlah 241 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia berupa nilai kognitif. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes keterampilan membaca dalam bentuk pilihan ganda biasa dan rubrik penilaian keterampilan membaca. Data dianalisis dengan uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan keterampilan membaca pembelajaran bahasa Indonesia yang signifikan antara siswa yang melaksanakan metode pembelajaran SQ3R dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 3.425; ttabel = 2,000), artinya nilai rata-rata keterampilan membaca yang dibelajarkan dengan penerapan metode pembelajaran SQ3R lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (76,01>72,31). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran SQ3R berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Gugus Mas Kecamatan Ubud pelajaran 2012/2013. Kata kunci : SQ3R, Keterampilan Membaca
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SANGSIT
Md. Suarjana, Ni Md. Dwi Payani, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.914
Abstrak Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian ini adalah Non Equivalent Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 38 orang dan kelas IVB yang berjumlah 39 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah tes bentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan oleh thitung (6,50) > ttabel (2,021) dan rata-rata (mean) kelompok eksperimen (24,76) lebih besar dari rata-rata (mean) kelompok kontrol (19,10). Ini berarti model pembelajaran course review horay berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV SD Negeri 1 Sangsit. Â Kata-kata kunci: course review horay, hasil belajar matematika
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 3 TINGA-TINGA
Kt. Dibia, I Dw. A. Pt. Sulistyani, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.777
Abstrak Proses pembelajaran IPA yang berlangsung di kelas IV SD Negeri 3 Tinga-Tinga masih belum optimal. Hal ini terbukti dari masih rendahnya pencapaian hasil belajar siswa dengan rerata masih di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar IPA setelah menerapkan model pembelajaran talking stick pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SD Negeri 3 Tinga-Tinga Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas IV SD Negeri 3 Tinga-Tinga tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kuantitatif. Pada siklus I, persentase tingkat hasil belajar siswa adalah 66,80% dengan kategori sedang, sedangkan ketuntasan belajar secara klasikal mencapai 73,33%. Ini berarti, ketuntasan belajar siswa belum mencapai kriteria keberhasilan karena masih di bawah 75%. Pada siklus I, persentase tingkat hasil belajar siswa adalah 85,47% dengan kategori tinggi. Selain itu, persentase ketuntasan belajar telah mencapai 100%, ini berarti ketetapan ketuntasan belajar 75% sudah tercapai. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa: (1) terdapat peningkatan hasil belajar IPA siswa sebesar 18,67% dari hasil belajar IPA siswa pada siklus I sebesar 66,80% yang berada pada kategori sedang menjadi 85,47% pada siklus II yang berada pada kategori tinggi dan (2) ketuntasan belajar pada siklus I yaitu 73,33% mengalami peningkatan sebesar 26,67% menjadi 100%. Â Kata-kata kunci: model pembelajaran talking stick, hasil belajar.