cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE BERBANTUAN PETA KONSEP TERHADAP SIKAP ILMIAH PADA MATA PELAJARAN IPA SISWA KELAS IV I Md Citra Wibawa, Ni Luh Pt Candra Septiari, Ni Wy Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1365

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan sikap ilmiah pada kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep, (2) mendeskripsikan sikap ilmiah pada kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran direct learning, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep dan kelompok siswa dengan menggunakan model pembelajaran direct learning. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain non-equivalent post-test only group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD di Desa Kaliakah Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah 104 siswa. Sampel diambil dengan teknik undian dengan jumlah 50 siswa. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan menggunakan metode non tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep dengan kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran direct learning. Hal ini ditunjukkan oleh thitung 4,702> ttabel 2,021 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh siswa yang dibelajarkan model pembelajaran Heuristik Vee berbantuan peta konsep yaitu 142,8 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang dibelajarkan model pembelajaran direct learning yaitu 136,0 yang berada pada kategori tinggi.   Kata kunci: Heuristik Vee, peta konsep, direct learning, sikap ilmiah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TIPE TGT BERBANTUAN MEDIA QUESTION BOX TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NO. 9 JIMBARAN I Kt. Adnyana Putra, Juniari Purwantini, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.960

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran TGT berbantuan media question box dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar Nomor 9 Jimbaran. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No. 9  Jimbaran tahun pelajaran 2012/2013. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar post tes matematika di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data  dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran TGT berbantuan media question box dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 1,77 > ttabel = 1,67). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan media question box berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V Sekolah Dasar Nomor 9 Jimbaran Tahun Ajaran 2012/2013. Kata kunci : Model TGT, question box,  hasil belajar matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS-ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PADA SISWA KELAS V SD GUGUS V KECAMATAN SUKASADA I Wyn. Sudiana, I Nym. Armada, I Md. Tegeh,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.810

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment), dengan desain posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus V Kecamatan Sukasada. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 2 Panji dengan jumlah 24 siswa dan kelas V SD No. 3 Panji dengan jumlah 28 siswa yang dipilih dengan tehnik random sampling. Pengumpulan data hasil belajar siswa menggunakan metode tes dengan instrumen berbentuk tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Hasil analisis menunjukkan thitung lebih dari ttabel (9,309 > 2,021; α = 0,05). Kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) menunjukkan hasil belajar yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional ( eksperimen = 47,13 dan kontrol = 36,89).   Kata kunci:  pembelajaran, Means-Ends Analysis, hasil belajar.
PENGARUH PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 UBUD N. Kusmariyatni, Ni P. E. Wahyu Laksmi, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.681

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana, (2) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini seluruh kelas IV SD Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 120 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas IVA sebagai kelompok kontrol dan kelas IVB sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 80 siswa. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan dengan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t separated varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sikap ilmiah siswa kelompok eksperimen dengan skor rata-rata 125,38 tergolong katagori sangat tinggi, (2) sikap ilmiah siswa kelompok kontrol dengan skor rata-rata 110,75 tergolong katagori tinggi, (3) terdapat perbedaan sikap ilmiah siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.   Kata kunci: Pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana, Sikap Ilmiah
PENGARUH PEMBELAJARAN PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD I Wyn Widiana, I Pt. Eka Hermawan, I Nym Jampel,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.844

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbasis Kearifan Lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Gugus IV Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus VI Kecamatan Gerokgak tahun pelajaran 2012/2013 yang terdiri dari 5 SD dengan jumlah 152 orang. Setelah dilakukan uji kesetaraan ANAVA A didapat dua sampel yang dianggap setara yaitu siswa kelas IV SD 1 Pemuteran (eksperimen) berjumlah 31 orang dan siswa kelas IV SD 4 Pemuteran (kontrol) berjumlah 31 orang. Sampel diambil dengan cara teknik random sampling. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan instrumen tes objektif yang berjumlah 30 soal. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent dengan sampel tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbasis Kearifan Lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional dan rata-rata skor siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbasis Kearifan Lokal adalah 20,39 berada kategori tinggi sedangkan siswa yang mengikuti pembelajaran kovensional adalah 15,13 yang berada kategori sedang, ini menunjukkan bahwa hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbasis Kearifan Lokal lebih tinggi dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.   Kata kunci: CTL, kearifan lokal, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS IV GUGUS I KECAMATAN MANGGIS I Kd Suartama, Ni Kt Ratna S, Ni Ngh Madri Antari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.699

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar mata pelajaran IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus I Kecamatan Manggis Kabupaten Karangasem  tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan eksperimen semu (quasi eksperimen), dengan rancangan penelitian Non Equivalent Post-Test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD gugus I 135 orang. Sampel penelitian,siswa kelas IV SDN 1 Nyuhtebel 25 orang dan siswa kelas IV SDN 2 Nyuhtebel 28 orang.Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thit = 8,42 dan ttab (pada taraf signifikansi 5%) = 2,00. Hal ini berarti bahwa thit > ttab, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CIRC dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dari rata-rata () hitung, diketahui  kelompok eksperimen = 21,78 dan  kelompok kontrol = 11,92. Hal ini berarti bahwa eksperimen > kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran CIRC berpengaruh terhadap hasil belajar.   Kata kunci: Model Pembelajaran CIRC, Hasil belajar
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DENGAN GAYA BELAJAR VAK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA BERBANTUAN MEDIA FILM I. Nym. Wirya, I. Kd. Dian Adi, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1443

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa kelas VB semester I SD No 2 Banyuasri melalui implementasi model pembelajaran Quantum Learning dengan Gaya Belajar VAK (visual, auditorial, dan kinestetik) berbantuan media Film Pendek. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi dengan pengumpulan data menggunakan  metode non tes (tes performan) melalui pengamatan/penilaian secara langsung pada siswa menggunakan lembar rubrik penilaian keterampilan berbicara dengan Indikator dalam keterampilan berbicara yang menjadi amatan antara lain, tekanan kata, pilihan kata, kelancaran dan ketepatan isi  dan pemberian skor pada tiap indikator keterampilan berbicara disesuaikan dengan kemampuan siswa dalam keterampilannya berbicara. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa dengan implementasi model pembelajaran Quantum Learning dengan gaya belajar VAK (visual, auditorial, dan kinestetik) berbantuan media film pendek dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Terjadi peningkatan persentase pada siklus I sebesar 65 % mengalami peningkatan sebesar 90 %  pada siklus II.   Kata-kata kunci: quantum, vak, keterampilan berbicara
HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN KELURAHAN KINTAMANI TAHUN PELAJARAN 2012/2013 I Dw. Pt. Raka Rasana, I Wyn. Kardi, Nym. Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1247

Abstract

Abstrak   Jenis penelitian ini adalah Exspost-facto, yang bertujuan untuk mengetahui (1) hubungan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar IPA (2) hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar IPA (3) hubungan antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri Kelurahan Kintamani tahun pelajaran 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri Kelurahan Kintamani tahun pelajaran 2012/2013, jumlah sampelnya 89. Teknik pengambilan sampel adalah proposional rondom sampling. Data di ambil dengan menggunakan koesioner. Jumlah kuesioner kecerdasan emosional sebanyak 23 butir, sedangkan jumlah kuesioner motivasi belajar sebanyak 23 butir. Data penelitian selanjutnya dianalisis dengan teknik setatistik yaitu regresi sederhana, product moment, dan regresi ganda. Hasil menelitian menunjukan hubungan antara kecerdasan emosional dan hasil belajar IPA Fhitung= 32,86 > Ftabel = 3, 96. Hubungan antara motivasi belajar dan hasil belajar IPA Fhitung = 181,75> Ftabel = 3,96. Hubungan secara bersama-sama antara kecerdasan emosional dan motivasi belajar terhadap hasil belajar IPA Fhitung= 35,31 > Ftabel= 3,11,yang berarti memiliki hubungan yang signifikan.   Kata-kata kunci: kecerdasan emosional, motivasi belajar, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBASIS BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN BAHASA INDONESIA SISWA SD I. W. Widiana, Pt. Yuli Dharayanti, Md. Sumantri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.863

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir divergen bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan  menggunakan model pembelajaran learning cycle 5E berbasis brainstorming dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Penglatan yang berjumlah 22 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Penglatan yang berjumlah 26 orang. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran learning cycle 5e berbasis brainstorming dan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hail perhitungan uji hipotesis yang menggunakan bantuan SPSS 16.for Windows diperoleh t hitung (Equal Variance Assumed) adalah  6,030. dengan nilai Sig. (2 tailed) adalah 0,000. Angka signifikan tersebut lebih kecil daripada taraf signifikan 0,05. Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan mengenai kemampuan berpikir divergen antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5e berbasis brainstorming dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional hasil terbukti bahwa model pembelajaran learning cycle 5e berbasis brainstorming lebih baik pengaruhnya terhadap kemampuan berpikir divergen siswa dibanding dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan analisis deskriptif, rata-rata siswa di kelas eksperimen adalah 30 berkualifikasi tinggi sedangkan rata-rata siswa di kelas kontrol adalah 22 berkualifikasi sedang. Kata kunci: learning cycle 5e berbasis brainstorming, dan kemampuan berpikir divergen
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TPS BERBANTUAN MEDIA PERMAINAN TRADISIONAL BALI TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS IV SAWAN Pt. Nanci Riastini, Cening Sri Wati, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.716

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar melalui pembelajaran dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) berbantuan media permainan tradisional Bali dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013, yang terdiri dari 8 kelas dengan jumlah populasi 205 siswa. Sampel diambil dengan cara simple random sampling melalui teknik undian, tetapi yang diundi adalah kelas. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes pemahaman konsep IPA. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada pemahaman konsep IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran TPS berbantuan media permainan tradisional Bali dan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Besarnya thit adalah 18,78, sedangkan ttab dengan taraf signifikansi 5% dan db = 96 adalah 1,990. Hal ini berarti, thit lebih besar dari ttab (thit > ttab). Di samping itu, rata-rata skor pemahaman konsep IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran TPS berbantuan media permaianan tradisional Bali (32,26) lebih tinggi dari pada siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional (12,20). Dengan demikian, model pembelajaran TPS berbantuan media permainan tradisional Bali berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA pada siswa kelas IV di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci: TPS, permainan tradisional, pemahaman konsep.

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue