cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESIK BERBANTUAN LKS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN GIANYAR I Gst. Ngh. Japa, I Wyn. Tresna Mahardhika, I Md. Suarjana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1446

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemecahan masalah Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model RESIK berbantuan LKS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equValent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 121 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus V Kecamatan Gianyar. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Sidan yang berjumlah 25 orang dan kelas V SD No. 4  Sidan yang berjumlah 17 orang. Data pemecahan masalah Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk test esay. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata pemecahan masalah matematika yang dibelajarkan dengan model RESIK adalah 124,4 sedangkan rata–rata pemecahan masalah matematika yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 64,53 sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran RESIK dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci : pemecahan masalah matematika , RESIK
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 KEROBOKAN I Md. Suara, Ni L. Gd. Suryani W., Ni Wyn. Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1252

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen yang menggunakan desain eksperimen semu yaitu The Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan yang berjumlah 99 orang siswa. Sampel penelitian sebanyak 84 orang siswa yang diperoleh dengan teknik sampel jenuh. Data hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan dikumpulkan menggunakan metode tes dan non-tes, kemudian dianalisis dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata kelompok eksperimen =75,1 >  = 70,3 kelompok kontrol. Lebih lanjut, melalui uji-t diperoleh = 2,182, dan dengan taraf signifikansi 5% serta dk = 42 + 42 – 2 = 82, diperoleh harga  ttabel = 2,000, sehingga thitung= 2,182 > ttabel(α=0,05, 82) = 2,000, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan antara siswa yang dibelajarkan melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT)  dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional pada kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan Tahun Pelajaran 2012/2013. Berdasarkan perbedaan nilai rata-rata kedua kelompok dan hasil uji hipotesis, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berpengaruh terhadap hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan siswa kelas IV SD Negeri 1 Kerobokan.   Kata kunci: Teams Games Tournaments, hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan.
PENGARUH MODEL IKRAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG Dw. Nym. Sudana, Ni Kd. Dwi Ariestini, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.866

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran IKRAR dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional siswa  kelas IV SD di Gugus VIII  tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus VIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 106 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 1 Paket Agung yang berjumlah 30 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Paket Agung yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t).Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa dengan model pembelajaran IKRAR menunjukkan skor rata-rata 32 berada pada kategori tinggi dan rata-rata skor siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional adalah 24,63 berada pada kategori sedang. (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika yang signifikan antara kelompok dengan model IKRAR dan kelompok dengan model konvensional, diketahui bahwa thit > ttab (thit = 6,41 > ttab = 1,699 ). Dari hasil belajar matematika diketahui kelompok siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran IKRAR lebih baik dibandingkan kelompok yang diajarkan dengan model konvensional pada siswa kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 di SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: lKRAR,  matematika, hasil belajar.
PENGARUH STRATEGI REACT BERBANTUAN LINGKUNGAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG I Nym. Murda, Dewi Kusumayanti, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.721

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi REACT berbantuan  lingkungan sebagai sumber belajar dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung pada siswa kelas V SD tahun ajaran 2012/2013 di gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 173 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No. 2 Banjar Tegal yang berjumlah 26 siswa dan siswa kelas V SD No. 3 Banjar Tegal yang berjumlah 30 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi REACT berbantuan  lingkungan sebagai sumber belajar dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pengajaran langsung pada siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang mengikuti pembelajaran dengan strategi REACT berbantuan  lingkungan sebagai sumber belajar adalah 26,62 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran denga pengajaran langsung sebesar 20,50.   Kata kunci: strategi REACT, lingkungan, hasil belajar
PENGARUH METODE PROBLEM POSING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS V KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG I Gd. Wawan Sudatha, I Wyn. Arta Widana, I Wyn. Sudiana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1265

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing, (2) mendeskripsikan hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional, (3) mengetahui perbedaan yang singnifikan pada hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Jenis penelitian ini adalah quasi exsperimen dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di gugus V Kecamatan Banjar  Kabupaten Buleleng  tahun pelajaran 2012/2013. Sebanyak 47 orang siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data yang dianalisis dalam penelitian ini adalah skor hasil belajar matematika ranah kognitif yang dikumpulkan melalui tes esai. Hasil penelitian menunjukan bahwa, (1) data hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode problem posing cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (12,22 > 11,60 > 10,90), (2) data hasil belajar matematika siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M (5,74<6,50<7,18), (3). terdapat perbedaan yang signifikan pada  hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti pembelajara dengan metode problem  posing dan siswa yang mengikuti pembelajaran secara konvensional. Hal ini dapat dilihat dari  perolehan rerata kelompok eksperimen lebih tinggi dibanding dengan perolehan rerata kelompok kontrol (eksperimen = 10,90 > kontrol = 7,18) dan hasil uji hipotesi menggunakan uji-t, dengan thitung lebih besar dari ttabel (thitung = 4,831 > ttabel =  2,000). Dengan demikian, metode problem posing berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV semester II SD gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013.   Kata-kata kunci: problem posing, hasil belajar matematika.  
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD KELAS IV PADA GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG Md. Sulastri, Nym. Triyanti Ariani, Ndara T. Renda
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.877

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi hasil belajar IPS pada kelompok siswa eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Advance organizer, (2) deskripsi hasil belajar IPS pada kelompok siswa kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional, dan (3) perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SD kelas IV pada gugus VIII kecamatan Buleleng kabupaten Buleleng. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah Kelas IV pada SD No. 1 Paket Agung dan SD No. 2 Paket Agung. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes pilihan ganda. Hasil penelitian secara umum menunjukkan (1) Deskripsi hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Advance Organizer cenderung tinggi dengan rata-rata 22,17, (2) Deskripsi data hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan rata-rata 15,10). (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional, di mana nilai rata-rata hasil belajar kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran Advance Organizer lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional diketahui bahwa thit > ttab (thit = 2,21 > ttab = 1,699 ).Kata kunci: advance organizer, hasil belajar ips
PENGARUH PENDEKATAN CTL BERBANTUAN PENILAIAN KINERJA TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 1 SANGSIT Ni Wyn. Rati, Nym. Riska Yulistya Dewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.732

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung pada siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 1 Sangsit, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 81 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VA SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 41 orang dan siswa kelas VB SD Negeri 1 Sangsit yang berjumlah 40 orang. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 49,40. Sedangkan, pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 43,08. Terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (thitung > ttabel, thitung = 5,544 dan ttabel = 1,980). Dengan demikian, pendekatan CTL berbantuan penilaian kinerja berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.   Kata-kata kunci: pendekatan CTL, penilaian kinerja, pemahaman konsep IPA
MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SD GUGUS II MENGWI IB. S. Manuaba, I G. A. Gd. K. Wibawa, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1533

Abstract

Abstrak Kurang optimalnya hasil belajar matematika siswa sering menimbulkan rasa kurang puas pada guru. Hal tersebut timbul dikarenakan pembelajaran yang kurang inovatif dan kurang maksimalnya pemanfaatan media.Berkaitan dengan hal itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan “nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas dengan 265 orang siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan random sampling dan ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan 80 orang siswa.Hasil belajar matematika dalam penelitian ini merupakan kombinasi dari data kemampuan kognitif yang dikumpulkan dengan tes dan data afektif yang dikumpulkan melalui observasi saat pembelajaran. Data dianalisis dengan t-test. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan db =78 nilai ttabel = 2,000, sedangkan berdasarkan pengujian nilai thitung= 3,44. Hasil analisis menunjukan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Terkait hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014. Kata kunci : model pembelajaran, kooperatif open ended, hasil belajar Abstract Lest optimal result on mathematics often make unsatisfied for the teacher. It was caused by less innovative learning and low utilization of media. In line with that reason this experiment was conducted to know the significant difference result between students who were taught by open ended cooperative teaching and students who were taught by conventional teaching for the five grader of SD Gugus II Mengwi, Badung Regency in academic year 2013/2014. This research was quasi experimental research and used nonequivalent control group design. Populations of this research were students of five grader of SD Gugus II Mengwi, Badung Regency in academic years 2013/2014 consisted of 8 classes with 265 students. Sample of this research was determined by random sampling and it was selected 2 classes consisted of 80 students. The students’ results in mathematics in this research were combinations of cognitive which were gathered from test and affective which were gathered from observation during the teaching process. The data were analyzed by t-test. Based on the significant level of 5% and db = 78 value ttable = 2,000, while the value of the test is based on thitung = 3.44. The result showed significant differences in students’ result between experiment group and control group. Based on that result could be concluded that open ended cooperative learning which assisted with audio visual media had significant effect to the result on mathematics of five grader of SD Gugus II Mengwi Badung Regency in academic year 2013/2014. Key words : Teaching model, open ended cooperative, result of learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAINTERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS UBUD I Gst. A.Oka Negara, Ni Pt. Cita Muliawati, I Kt. Ardana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1319

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melaluimodel pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD di Gugus Ubud tahun ajaran 2012/2013.Penelitian eksperimen semu ini menggunakan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design.Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Ubud pada tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 252 siswa.Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling sehingga diperoleh sampel yaitu siswa pada kelompok eksperimen sebayak 35 siswa dan siswa pada kelompok kontrol sebanyak 32 siswa.Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda biasa dan dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan analisis dengan uji-t diperoleh thitung lebih besar darittabel (thitung=2,698 > ttabel=2,000), ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran POE dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional padakelas V SD di gugus Ubud tahun ajaran 2012/2013. Nilai rata – rata siswa pada kelompok eksperimen yaitu 76,80 lebih besar dari pada nilai rata – rata siswa pada kelompok kontrol yaitu 70,00,  ini berarti model pembelajaran POE dengan memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di gugus Ubud tahun ajaran 2012/2013.   Kata kunci: Model Pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE), hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TANDUR TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR GUGUS VI KECAMATAN BULELENG I Md. Citra Wibawa, Ni Md. Dwi Ariantari, I Km. Sudarma,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.893

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TANDUR dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsungpada siswa kelas IV SD Gugus VI Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Gugus VI kecamatan Buleleng yang berjumlah 191 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD No. 7 Kampung Baru yang berjumlah 34 orang dan siswa kelas IV SD No. 2 Kampung Baru yang berjumlah 28 orang. Teknik pengambilan sampel digunakan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu “Post Test Only with Non-Equivalent Control Group Design”. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA siswa kelas IV SD Gugus VI Kecamatan Buleleng yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TANDUR dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung (thitung> ttabel; thitung= 4,5203 dan ttabel= 2,000). Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat dikatakan bahwa kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TANDUR lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pemelajaran langsung.   Kata-kata kunci: model pembelajaran TANDUR, pemahaman konsep IPA

Page 6 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue