cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 425 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2013)" : 425 Documents clear
KONTRIBUSI KEBIASAAN BELAJAR DAN KONSEP DIRI TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR INTI KECAMATAN JEMBRANA I Nym. Jampel, Ni Md Novi Indrayani D, Ni Nym Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.750

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kontribusi kebiasaan belajar dengan prestasi belajar, (2) kontribusi konsep diri dengan prestasi belajar dan, (3) kontribuai kebiasaan belajar dan konsep diri terhadap prestasi belajar siswa kelas IV di Sekolah Dasar Inti Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah ex-post facto yang berupaya untuk mengetahui derajat keterhubungan antara variabel bebas dan variael terikat. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Inti Kecamatan Jembrana tahun pelajaran 2012/2013 sejumlah 189 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah “Proprosional Random Sampling” dengan menggunakan rumus Cochran, dengan jumlah sampel sebanyak 127 orang. Data kebiasaan belajar dan konsep diri dikumpulkan dengan metode kuesioner, sedangkan data prestasi belajar dikumpulkan dengan metode pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat kontribusi antara kebiasaan belajar dengan prestasi belajar siswa, korelasi sebesar 0,70, sumbangan 49%, (2) terdapat kontribusi antara konsep diri dengan prestasi belajar siswa, korelasi sebesar 0,68, sumbangan 46,24, dan (3) terdapat kontribusi antara kebiasaan belajar dan konsep diri terhadap prestasi belajar siswa, korelasi sebesar 0,854, dengan sumbangan sebesar 60%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut kebiasaan belajar dan konsep diri memberikan kontribusi terhadap prestasi belajar   Kata-kata kunci:   kebiasaan belajar, konsep diri, prestasi belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V DESA PENGLATAN I Dw. Kade Tastra, I Gd. Widiantara, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1335

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berbicara siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Role Playing berbantuan media Audio-Visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Desa Penglatan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Desa Penglatan yang berjumlah 74 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Penglatan yang berjumlah 22 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN 2 Penglatan yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol, teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan instrumen yaitu lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 28,56 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,07. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran Role Playing berbantuan media Audio-Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari hasil perhitungan, diketahui rata-rata skor hasil keterampilan berbicara siswa kelompok eksperimen adalah 87,18 dan rata-rata skor hasil keterampilan berbicara siswa kelompok kontrol adalah 64,25. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen > rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Role Playing berbantuan media Audio-visual berpengaruh terhadap hasil keterampilan berbicara siswa kelas V SD di desa Penglatan Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci : Metode Role Playing, Keterampilan Berbicara
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN MEDIA BENDA ASLI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS 1 KECAMATAN TABANAN I Wyn. Sudiana, Sri Utami, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.920

Abstract

Abstrak Hasil penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model Experiential Learning berbantuan media benda asli, (3) perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Experiential Learning berbantuan media benda asli dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 82 orang dari siswa kelas IV SD Gugus 1 Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu berjumlah 23 orang dari kelas IV SD Negeri 1 Wanasari sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang dari kelas IV SD Negeri 3 Wanasari sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung menunjukkan skor rata-rata cenderung rendah, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Experiential Learning berbantuan media benda asli menunjukkan skor rata-rata cenderung tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Experiential Learning berbantuan media benda asli dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung.   Kata-kata kunci: experiential learning, media benda asli, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL SIKLUS BELAJAR 5E TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V DI DESA PENARUKAN Tjok Rai Partadjaya, L. Gd. Eka Apriyanti, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.703

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Rancangan penelitian kuasi eksperimen menggunakan posttest only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Penarukan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 157 orang. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Data kemampuan berpikir kritis IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik parametrik yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh (1) mean kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelompok eksperimen = 37,16 tergolong kriteria sangat tinggi, sedangkan (2) mean kemampuan berpikir kritis IPA siswa kelompok kontrol = 32,67 tergolong kriteria tinggi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung sebesar 7,159 dan ttabel = 1,995. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model siklus belajar (learning cycle) 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional.   Kata kunci:   model siklus belajar 5E, model konvensional, kemampuan berpikir kritis IPA
IMPLEMENTASI STRATEGI TPS DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V Ni Kt. Suarni, Ayu Kardiasih, I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1447

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA pada saat implementasi stratagi Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2012/2013. (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA setelah implementasi strategi Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun terdiri dari 41 orang. Data yang diambil dalam penelitian ini, mencakup data tentang aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Data hasil belajar IPA di kumpulkan melalui tes berbentuk esay . Data-data yang dikumpulkan  dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPA penggunaan strategi think pair share (TPS) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Rata-rata skor aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama 5,17 meningkat pada pertemuan kedua 7,78.Siklus II pertemuan pertama 8,02 meningkat pada pertemuan kedua 10,29. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I 61,9 meningkat pada pertemuan kedua 71,8  yaitu dari persentase  skor hasil belajar 60%  dengan kreteria rendah pada refleksi awal menjadi 70,4% dengan kreteria sedang pada  siklus I, kemudian meningkat menjadi 82,6% dengan kreteria tinggi pada siklus  II.   Kata kunci : Strategi (TPS), aktivitas dan hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN HEURISTIK VEE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS XV KECAMATAN BULELENG Dsk. Pt. Parmiti, L. R. Wijayanti, L Pt. Putrini Mahadewi,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1255

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Gugus XV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 . Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD No. 3 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IV SD No. 4 Kalibukbuk yang berjumlah 30 orang sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk obyektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil perhitungan uji-t, diperoleh thitung sebesar 5,35. Sedangkan, ttabel dengan taraf signifikansi 5% adalah 2,00. Hal ini berarti, (thitung > ttabel), sehingga H0 ditolak atau H­1 diterima. Dengan demikian, dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Heuristik Vee dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Dilihat dari hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 19,20 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 13,10, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Heuristik Vee berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD No. 3 Kalibukbuk Kecamatan Buleleng.   Kata-kata kunci: Heuristik Vee, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDE INQUIRY DAN MODEL PEMBELAJARAN POGIL TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI DESA YEHEMBANG Dw. Pt. Raka Rasana, Ragendra W., Ni Kt. Suarni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.867

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika antara kelas yang belajar dengan model Guide Inquiry dan kelas yang belajar dengan model POGIL (Procces-Oriented Guided-Inquiry Learning). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Postest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua kelas V SD di desa Yehembang. Sampel diambil dengan cara random sampling, didapatkan kelas V SDN 5 Yehembang sebagai kelas eksperimen 1 dan kelas V SDN 3 Yehembang sebagai kelas ekperimen 2. Data yang digunakan adalah skor kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yang dikumpulkan dengan tes soal cerita (dengan validitas butir r = 0,3557 s.d r = 0,928 dan indek reliabilitas Alpha Cronbach 0,824). Tes kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yang digunakan berjumlah 10 butir. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan uji t independent dengan sampel tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika yang signifikan antara kelas yang belajar dengan model Guide Inquiry maupun POGIL (thitung = 0,087 < ttabel = 2)   Kata-kata kunci : Guide Inquiry, POGIL, dan kemampuan menyelesaikan soal cerita
PENGARUH STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD GUGUS XIV KECAMATAN BULELENG Pt. Nanci Riastini, Ni Kd. Heny K., I Wyn. Romi Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.722

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah matematika antara siswa yang belajar menggunakan strategi REACT dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment dan menggunakan desain posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SD Gugus XIV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 149 orang. Sampel penelitian yang digunakan, yaitu siswa SD No. 1 Pemaron dan SD No. 3 Tukadmungga sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 67 orang dan siswa SD No. 2 Pemaron dan SD No. 1 Tukadmungga sebagai  kelas kontrol yang berjumlah 60 orang. Sampel penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik simple random sampling, tetapi yang di random adalah kelas. Data kemampuan pemecahan masalah matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 11,13 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 1,980. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah matematika antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi REACT dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Dengan demikian, strategi REACT berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV di Gugus XIV Kecamatan Buleleng.   Kata kunci: Strategi REACT, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika
PENERAPAN TEKNIK MENULIS BERBENTUK GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI SISWA KELAS V SDN GILIMANUK Ndara Tanggu Renda, I Pt. Roby Antara1, Ni Kt. Suarni
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1488

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keterampilan menulis puisi pada siswa kelas V SD Negeri 2 Gilimanuk Kecamatan Melaya setelah diterapkannya penerapan teknik menulis berbentuk gambar pada siswa kelas V SD Negeri 2 Gilimanuk Kecamatan Melaya Tahun Pelajaran 2012/2013. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 2 Gilimanuk Kecamatan Melaya yang jumlahnya 38 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes untuk menentukan hasil belajar. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif. Hasil analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa keterampilan menulis puisi siswa dengan menggunakan teknik menulis berbentuk gambar pada siklus I tingkat keterampilan menulis puisi siswa baru mencapai hasil belajar sebesar 65,00%. Pada Siklus II tingkat keterampilan menulis puisi siswa telah mencapai hasil belajar 80,13%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan teknik menulis berbentuk gambar dalam pembelajaran menulis dapat meningkatkan keterampilan siswa dalam menulis puisi.   Kata kunci: teknik menulis berbentuk gambar, keterampilan menulis puisi

Page 7 of 43 | Total Record : 425


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue