cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 582 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2014):" : 582 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA ., I Gst Ayu Agung Dwiningrat; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd; ., Drs. Ida Bagus Surya Manuaba,S.Pd., M.Fo
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah Matematika antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret dengan yang mengikuti pembelajaran konvensional. Rancangan Penelitian ini adalah nonequivalen control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SD Gugus VI Abiansemal, sebanyak 174 siswa. Sampelnya sebanyak 70 siswa, yang terdiri dari kelas V SD No.3 Mambal sebagai kelompok eksperimen dan Kelas V SD No.1 Mambal sebagai kelompok kontrol. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan pemecahan masalah Matematika. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes dalam bentuk essay. Data dianalisis dengan statistik uji t. Hasil pengujian hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi 5% dengan dk = 68, diperoleh ttabel = 2,00 dan thitung = 3,80. Dengan demikian thitung = 3,80 ˃ ttabel = 2,00 sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini juga didukung oleh nilai rata-rata kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret lebih dari siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Missouri Mathematics Project berbantuan media konkret berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa kelas V SD Gugus VI Abiansemal tahun ajaran 2013/2014Kata Kunci : Missouri Mathematics Project This study aims to determine significant differences between the mathematics problem-solving ability groups of students who take learning models Missouri Mathematics Project assisted with the concrete media following the conventional learning . The design of this study is nonequivalen control group design. The study population was the entire fifth grade elementary Abiansemal Cluster VI, as many as 174 students. The sample of 70 students, which consist of 3 elementary fifth grade Mambal as Class V experimental group and SD 1 Mambal as a control group. The data collected in this study is the data Math problem solving ability. The methods used to collect the data is in the form of essay test . Data were analyzed by t-test statistics . The results of hypothesis testing is done at a significance level of 5 % with dk = 68, obtained tcount table = 2.00 and = 3.80. ttable thus Ho is rejected and Ha accepted. This means that there are significant differences between the mathematics problem-solving ability of students who take learning models Missouri Mathematics Project assisted concrete media with students who take conventional learning. It is also supported by the average value of a group of students who take learning models Missouri Mathematics Project assisted with the concrete media following the conventional learning. Can be concluded that the model-assisted learning media Missouri Mathematics Project concretely affect upon ability Math problem solving fifth grade elementary school students Force VI Abiansemal school year 2013/2014.keyword : Missouri Mathematics Project
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA KONGKRET TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD GUGUS I KUTA BADUNG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., GM Putra Aristyadharma; ., DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd., M.For.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.4418

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap Hasil Belajar siswa kelas V SDN Gugus I Kuta tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN Gugus I Kuta tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan random sampling melalui teknik undian. Sampel pada penelitian ini hanya melibatkan 2 kelas yaitu kelas Vb SDN 2 Kuta dan Kelas V SDN 5 Kuta. Data yang dikumpulkan adalah nilai Hasil belajar pada mata pelajaran IPA dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan terhadap hasil belajar siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) berbantuan Media Kongkret dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 5,88 > ttabel = 2,000) pada taraf signifikan 5% dan db = 75, di mana rata-rata Hasil belajar IPA kelas V yang dibelajarkan dengan model pembelajaran NHT (Number Head together) berbantuan Media Kongkret lebih tinggi dari siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional (75,50>62,25). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran NHT (Numbered Head Together) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Hasil belajar siswa kelas V SD Gugus 1 Kuta Kata Kunci : Kata-kata kunci : Model Pembelajaran NHT, Media Kongkret, Hasil Belajar, dan IPA ABSTRACT This study aims to determine a significant difference to student learning outcomes SDN Force first grade school year 2013/2014 Kuta. This study was a quasi-experimental study (quasi-experimental) with a study design that is used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students of class V SDN Kuta Force I 2013/2014 school year. Samples were taken with a random sampling technique through a lottery. The sample in this study involves only two classes, namely class Vb SDN 2 and Class V Kuta Kuta SDN 5. The data collected is the value of learning outcomes in science subjects with cognitive score (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences on student learning outcomes between students who learned with NHT using learning model (Numbered Head Together) aided Media concrete with students who learned with using conventional learning model (t = 5.88> t table = 2.000) at significance level of 5% and db = 75, where the average results of the fifth grade science learning learning model learned with NHT (Number Head together) aided Media concrete higher than students who learned with the conventional model (75.50> 62.25 ). It can be concluded that the learning model NHT (Numbered Head Together) and a significant positive effect on student learning outcomes fifth grade elementary Cluster 1 Kuta keyword : Key words: NHT Model Learning, Media concrete, Learning Outcomes, and IPA
PENDEKATAN PEMBELAJARAN RME BERBANTUAN BAHAN MANIPULATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SD ., Ni Putu Ana Wahyuni; ., Dr. I G. A. Agung Sri Asri,M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan tahun ajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain “Nonequivalent Control Group Design”. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan berjumlah 84 siswa. Subjek penelitian ditentukan dengan teknik populasi study/sampel jenuh. Data hasil belajar matematika dikumpulkan dengan instrument berupa tes objektif bentuk pilihan ganda, kemudian data dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukkan dari hasil analisis uji-t diperoleh bahwa thit 8,82 > ttabel 2,00 dengan dk = 82 (∑n-2 = 84 – 2 = 82) taraf signifikansi 5%, demikian pula nilai rata-rata kelompok eksperimen 78,47 sedangkan nilai rata-rata kelompok kontrol 66,47. Hal ini berarti hasil belajar kelompok eksperimen lebih dari hasil belajar kelompok kontrol (78,47 > 66,47). Disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran RME berbantuan bahan manipulatif berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VI SD Negeri 29 Pemecutan Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Pendekatan Pembelajaran RME, Bahan Manipulatif, Hasil Belajar Matematika This study aims to determine significant differences between the learning outcomes of students that learned math using the RME approach aided learning manipulative materials to students that learned using conventional learning in sixth grade elementary school Pemecutan 29 school year 2013/2014. The study was quasi-experimental design using "Nonequivalent Control Group Design". The population in this study were all sixth grade students of SD Negeri 29 Pemecutan totaled 84 students. Study subjects was determined by engineering study population / sample saturated. Mathematics learning outcomes data collected by instruments in the form of objective test, then the data were analyzed by t-test. Results showed that there were significant differences in learning outcomes between students that learned to use RME-assisted learning approach manipulative materials to students that learned using conventional learning. It is shown from the results of t-test analysis found that 8.82 thit> TTable 2.00 with df = 82 (Σn-2 = 84-2 = 82) and a significance level of 5%, while the average value of the experimental group 78.47 while the average value of the control group 66.47. This means that the learning outcomes of the experimental group over the control group outcomes study (78.47> 66.47). It can be concluded that RME-assisted learning approach manipulative material effect on students' mathematics learning outcomes Elementary School sixth grade school year Pemecutan 29 2013/2014 keyword : Learning Approach RME, Manipulative Materials, Learning Outcomes of Mathematics
PENGARUH PEMBELAJARAN GENIUS LEARNING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP DAN SIKAP ILMIAH SISWA ., I Made Medi Sastrawan Giri; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Dra. Ni Nyoman Garminah, M.Hum
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah siswa dengan menggunakan model pembelajaran Genius Learning dan model pembelajaran langsung pada siswa kelas VI SD di Desa Busungbiu tahun pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Penelitian ini dilaksanakan dalam 5 kali pertemuan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VI SD di desa Busungbiu. Sampel penelitian adalah siswa kelas VI SD No. 6 Busungbiu dan SD No. 8 Busungbiu sebagai kelas kontrol yang terdiri dari 23 orang siswa serta SD No. 9 Busungbiu sebagai kelas eksperimen terdiri dari 23 orang. Variabel penelitian adalah pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah sebagai variabel terikat serta model pembelajaran Genius Learning dan model pembelajaran langsung sebagai variabel bebas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan kuesioner. Data yang dikumpulkan menggunakan metode tes untuk mengetahui pemahaman konsep dan kuesioner untuk mengetahui sikap ilmiah yang dianalisis menggunakan, statistik deskriptif, SPSS uji-t dan manova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan pemahaman konsep antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran Genius Learning dan pembelajaran langsung (sig=0,001 < 0,05), (2) terdapat perbedaan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran Genius Learning dan pembelajaran langsung (sig=0,000 < 0,05), (3) terdapat perbedaan pemahaman konsep dan sikap ilmiah antara kelompok siswa yang belajar dengan pembelajaran Genius Learning dan pembelajaran langsung (sig=0,000 < 0,05)Kata Kunci : genius learning, pemahaman konsep, sikap ilmiah This study aims to determine the difference between the understanding of science concepts and scientific attitude of students using the Learning Genius learning model and learning model directly on sixth grade students in the school year 2013/2014 Busungbiu village. This research is a quasi-experiment (quasi-experiment). This study was conducted in 5 sessions. The population in this study were all sixth grade students in the village Busungbiu. Samples were six graders No. 6 Busungbiu and SD No. 8 Busungbiu as the control class consisting of 23 students and elementary school No. 9 Busungbiu as an experimental class consisted of 23 people. Variables research is the understanding of science concepts and scientific attitude as the dependent variable and Learning Genius learning models and learning models directly as independent variables. Data collection was performed by the method of tests and questionnaires. Data were collected using a test method to determine the understanding of the concept and to determine the attitude questionnaire were analyzed using scientific, descriptive statistics, t-test and SPSS manova. The results showed that: (1) there is a difference between understanding the concept of a group of students who learn by Genius Learning learning and direct instruction (sig = 0.001 < 0.05), (2) there is a difference between the scientific attitude with a group of students who study learning and direct instruction Genius Learning (sig = 0.000 < 0.05), (3) there are differences in the understanding of scientific concepts and attitudes among a group of students who learn by Genius Learning learning and direct instruction (sig = 0.000 < 0.05).keyword : genius learning, science consepts, scientific attitude
MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V GUGUS I KECAMATAN DAWAN ., I Wayan Ardes Saputra; ., Drs. I Komang Ngurah Wiyasa, M.Kes.; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1872

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan mengikuti model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dan dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar dengan nilai kognitif (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Learning Cycle dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran Konvensional (thitung = 5,35 > ttabel = 2,000; p>0,05). Hal tersebut dapat dilihat dari tingginya perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir kegiatan pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih tinggi dari kelompok kontrol ( 184,74> 2 78,56). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD Negeri Gugus I Kecamatan Dawan Kabupaten KlungkungKata Kunci : model, pembelajaran Learning Cycle, hasil belajar, IPA. This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned by following the Learning Cycle model of learning with students who take conventional teaching fifth grade students of Elementary School Cluster I Dawan sub district, Klungkung regency. This study was a quasi-experimental study ( Quasy experiment ) with a research design that is used is Non- Equivalent Control Group Design. The study population was all Elementary School fifth grade students Force I Dawan sub district, Klungkung Regency academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the classroom as well as in the experimental and control classes were collected using a multiple-choice test with one correct answer cognitive scores ( post-test ). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPA using the Learning Cycle model of learning with students who learned with using conventional learning (of t = 5.35 > t table = 2.000, p> 0.05 ). This can be seen from the high difference in learning outcomes between the experimental group with the control group on the test results at the end of the learning activity. Average values in both groups, the average value known experimental group is higher than the control group ( 184,74> 2 78,56). Thus, it can be concluded that the learning model Learning Cycle significant effect on student learning outcomes IPA at Force Elementary School fifth grade I Dawan sub district, Klungkung regency.keyword : learning, Learning Cycle model, the results of the study, the IPA.
PENGARUH PENDEKATAN STS (SCIENCE TECHNOLOGY SOCIETY) BERBASIS PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS MELINGGIH PAYANGAN GIANYAR TAHUN AJARAN 2013/2014 ., Ni Nyoman Pasek Kusuma Dewi; ., Drs. I Ketut Ardana,M.Pd.; ., Dr. M.G. Rini Kristiantari,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh secara signifikan hasil belajar IPS siswa antara siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan Science Technology Society berbasis portofolio dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional di kelas IV SD Gugus Melinggih Payangan Gianyar tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian non-equivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Gugus Melinggih Payangan Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014 yang berjumlah 118 siswa. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dan ditemukan 2 sampel yang diuji kesetaraannya. Setelah dilakukan pengundian terhadap sampel maka dapat ditentukan siswa kelas IV SDN 4 Melinggih yang berjumlah 30 siswa sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV SDN 2 Melinggih yang berjumlah 28 siswa sebagai kelompok kontrol. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Nilai rata-rata post-test pada kelompok eksperimen sebesar 78,80, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 69,57. Berdasarkan hasil pengujian data post-test siswa diperoleh data dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan memiliki varians yang homogen. Berdasarkan hal tersebut, maka data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil analisis menunjukkan thitung = 4,52 dan ttabel = 2,00 untuk dk = 56 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, thitung > ttabel (4,52>2,00) maka Ho ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Science Technology Society berbasis portofolio terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SD gugus Melinggih Payangan Gianyar tahun ajaran 2013/2014.Kata Kunci : Pendekatan Science Technology Society, portofolio, hasil belajar IPS. This study aims to determine whether there is a significant difference in social science’s learning outcomes between students who take the science technology society based portofolio with students who take conventional learning in the fourth grade at gugus Meinggih Payangan Gianyar academic year 2013/2014. This research was a quasi-experimental design with non-equivalent control group design. The population in this study were all of fourth grade students at gugus Meinggih Payangan Gianyar academic year 2013/2014 amounted to 118 students. The sample used is purposive sampling technique and get 2 samples. After choose and fixed IV grade students of SDN 4 Melinggih as many as 30 students as the experimental group and IV grade students of SDN 2 Melinggih, amounting to 28 students as a control group. Data collection method used is the method of testing. The value of the average post-test in the experimental group was 78,80, while the control group was 69,57. Based on the results of the test data obtained students' post-test data from the experimental group and the control group had a normal distribution and homogeneous variance. The analysis showed tcount = 4,52 and ttable = 2.00 for df = 46 with a significance level of 5%. Based on testing criteria, tcount > ttable (4,52 > 2,00) then Ho is rejected and Ha accepted. Based on these results it can be concluded that there are effect of science technology society based portofolio towards social science’s learning outcomes of IV grade at gugus Melinggih Payangan Gianyar academic year 2013/2014.keyword : science technology society, portofolio, social science’s learning outcomes
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) BERBANTUAN MEDIA TEKA – TEKI SILANG DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS UNTUNG SURAPATI DENPASAR TIMUR ., Desak Made Agung Ratih Rosmilasari; ., Drs. I Wayan Sujana,S.Pd, M.Pd; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2475

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang melaksanakan model pembelajaran Meaningfull Instructional Design (MID) berbantuan media teka teki silang dengan siswa yang melaksanakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester 2 SD Gugus Untung Surapati Denpasar Timur tahun ajaran 2013/2014, mengetahui perbedaan hasil belajar anatara siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah serta pengaruh interaksi antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS. Rancangan analisis penelitian ini adalah rancangan faktorial 2X2 Faktor pemilahnya adalah variabel moderator motivasi berprestasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Untung Surapati Denpasar Timur tahun ajaran 2013/2014 . Data yang dikumpulkan adalah data motivasi berprestasi siswa dan hasil belajar IPS. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran MID lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (FA=52.26 < α=0,05); 2) hasil belajar IPS siswa yang mempunyai motivasi berprestasi tinggi lebih tinggi daripada siswa yang mempunyai motivasi berprestasi rendah (FB=80.46 < α=0,05) 3) terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS (FAB=5.47< α=0,05); 4) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti model pembelajaran MID lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (Thitung=5.91< α=0,05); 5) untuk siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah, hasil belajar IPS siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran MID (Thitung=-4.37< α=0,05). Atas dasar temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa : 1) hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran MID berbantuan media TTS lebih baik dibandingkan dengan siswa yang dibelajarkan secara konvensional; 2) hasil belajar IPS siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih baik dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah;3)terdapat interaksi antara penerapan model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPS Kata Kunci : Meaningfull Insructional Design (MID), hasil belajar, teka teki silang (TTS) This study aims to determine the differences in IPS outcomes learning between students who carry out Meaningfull Instructional Design ( MID ) learning model assisted crossword media with students who carry out conventional learning in class V semester 2 SD Gugus Untung Surapati East Denpasar academic year 2013/2014 . The design of this research is the dividing factor 2X2. The factorial design is a moderator variable achievement motivation . The population in this study were all fifth grade elementary school students in Gugus Untung Surapati East Denpasar in the academic year 2013/2014 . The samples were taken with a random sampling technique . The data collected is the data obtained student achievement motivation through the distribution of a questionnaire consisting of 20 statements and the results of social (IPS) studies which is the combination of cognitive and affective value. The results showed that : 1 ) the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning ( FA = 52.26 < α = 0.05 ) , 2) the results of social studies students who have high achievement motivation is higher than students who have low achievement motivation ( FB = 80.46 < α = 0.05 ) 3 ) there is a significant interaction effect between the application model of learning and achievement motivation on learning outcomes IPS ( FAB = 5.47 < α = 0.05 ) ; 4 ) to students who have high achievement motivation , the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning (Thitung = 5.91 < α = 0.05 ) ; 5 ) for students who have low achievement motivation , student learning outcomes IPS which follows the conventional learning higher than students who take learning model MID (Thitung= -4.37 < α = 0.05 ). On the basic of these findings , the results of students who take the social studies learning model MID higher than students who take conventional learning ; the results of social studies students who have high achievement motivation is higher than students who have low achievement motivation, there is a significant interaction effect between the application model of learning and achievement motivation on learning outcomes IPS. keyword : Meaningfull Insructional Design, outcomes learning, crossword puzzle
PENGARUH PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERNUANSA LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD N 9 SESETAN ., Ni Luh Mita Sri Mahendra Yanti; ., Drs. I Made Suara, M.Pd; ., Dr. I Gede Meter,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2205

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) bernuansa media lingkungan sosial dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 9 Sesetan tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas Va dan Vb SD N 9 Sesetan tahun pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 83 orang siswa. Sampel yang diambil dari keseluruhan Kelas V SD N 9 Sesetan adalah keseluruhan populasi. Data yang dikumpulkan adalah nilai kognitif (post test) dan dianalisis dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS siswa yang menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI) bernuansa media lingkungan sosial dengan siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD N 9 Sesetan tahun pelajaran 2013/2014. Berdasarkan kriteria pengujian thitung > ttabel (2,65>2,00). Rata-rata hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Group Investigation (GI) lebih besar dari siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (40,91>33,33). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation (GI) bernuansa media lingkungan sosial berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD N 9 Sesetan. Kata Kunci : Model Pembelajaran Group Investigation (GI), lingkungan sosial, hasil belajar IPS The research aim is to know determine of IPS student learning results which is used group investigation learning model with social media environment at class V students of SD N 9 Sesetan school year 2013/2014. This research is quasi experiment with study design which is used non equivalent control group design. The populations of this research are all students of Va and Vb class of SD N 9 Sesetan academic year 2013/2014 for about 83 students. The sample was taken from the entire V class of SD N 9 Sesetan. The data was collected is cognitive score (post test) and analyzed with t-test. The result of this research showed that there are significant differences between learning result of IPS student which used group investigation learning model with social media environment and student used conventional learning toward class V student of SD N 9 Sesetan school years 2013/2014. Based on test criteria t-arithmetic > t- table (2,65 > 2,00). The learning result average of IPS Student that taught with group investigation learning model are bigger than student which is taught by conventional learning (40,91 > 33,33). So, it can be concluded that group investigation learning model with social media environment take effect significantly toward learning results of IPS study at V class of SD N Sesetan.keyword : group investigation learning model, social environment, IPS learning results.
PENGARUH PENDEKATAN SAVI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DENGAN KOVARIABEL MOTIVASI BERPRESTASI SISWA ., Dewa Ayu Fionitha Arimas Wulantika; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd; ., I Wayan Widiana, S.Pd., M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3777

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan SAVI dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, (2) mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan SAVI dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel motivasi berprestasi dikendalikan, (3) mengetahui seberapa besar kontribusi motivasi berprestasi siswa terhadap hasil belajar IPA siswa. Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen, dengan rancangan non-equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas V di SD Gugus I Kecamatan Gianyar Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 385 siswa dan sampel penelitian yang digunakan adalah 98 siswa. Dua instrumen pokok penelitian yaitu kuesioner motivasi berprestasi dan tes hasil belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, uji anava satu jalur, uji anakova satu jalur, dan uji korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan SAVI dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional (Fhitung=255,33; ttabel=3,94; taraf signifikansi 5% sehingga thitung > ttabel). Kedua, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan SAVI dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional setelah kovariabel motivasi berprestasi dikendalikan (Fhitung = 123,38;Ftabel = 3,94; taraf signifikansi 5%) sehingga Fhitung > Ftabel). Ketiga, terdapat kontribusi motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA siswa sebesar 49%.Kata Kunci : pendekatan SAVI, hasil belajar, motivasi berprestasi This research aims to (1) knowing the differences learning result of science students between student who following the SAVI approach and students who following the conventional approach, (2) knowing the differences learning result of science students between students who following the SAVI approach and students who following the conventional approach after the achievement motivation covariable has controlled, (3) knowing how huge the achievement motivation contribution of students to the science learning result of the student. This research type is quasi experiment research by the device of non equivalent post test only control group design. The research populations are 5th grades in elementary school in cluster I Gianyar district in 2013/2014 school year which amount to 385 students and the sample research used are 98 students. Two fundamental research instrument are the achievement motivation quesionare and the learn result of the science test. The data obtained to be analyzed using descriptive statistic analyzed, anava one band test, the anacova one band test, and the correlations test of product moment. The result of the study shows that. First, there are signiican differences of the student learning between group of students who following following the SAVI approach and students who following the conventional approach (Fcount=255,33; Ftable=3,94;the significan level is 5% so that Fcount > Ftable). Second, there are s significan differences of the student learning result between student who following the SAVI approach and students who following the conventional approach after covariable achievement motivation has controlled (Fcount=123,38;Ftable=3,94; significan level 5% so that Fcount > Ftable). Third, there are contribution of achievement motivation to the result learning of science student is 49%.keyword : SAVI approach, learning result, achievement motivation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CIRC BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN MEMBACA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA SD GUGUS I TAMPAKSIRING ., I Gusti Ngurah Mega Maya Mandala Putra; ., Drs. I Ketut Adnyana Putra,M.Pd; ., Dra. Siti Zulaikha, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.1890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Tampaksiring Gianyar tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini termasuk jenis penelitian quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan rancangan penelitian Non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas V SD Gugus I Tampaksiring tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 206 orang. Sampel penelitian yang digunakan adalah 60 orang. Instrumen pokok yang dicari dalam penelitian ini adalah keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesia siswa. Data diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik parametrik. Untuk menguji hipotesis digunakan analisis uji-t. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan ditemukan hasil sebagai berikut, rerata Posttest kelompok eksperimen 80. 16 dan kelompok kontrol 70.63. Uji hipotesis dilakukan pada skor posttest dengan hasil yaitu: hasil thit (3,813) > ttab (2,000). Berdasarkan hasil uji hipotesis yang dilakukan berarti terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesia antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Gugus I Tampaksiring Gianyar tahun pelajaran 2013/2014, maka dapat direkomendasikan bahwa model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) berbantuan media audio visual dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran keterampilan membaca dalam mata pelajaran bahasa Indonesiadi Sekolah Dasar.Kata Kunci : CIRC, audio visual, keterampilan membaca The purpose of this study was to analyze the effect of implementation of Cooperative Learning Model Integrated Reading and Composition (CIRC) Audio Visual Media Assisted Reading Skills in the Subject Indonesian Students . This research is a quasi experimental study (quasi-experimental) study design with non - equivalent control group design . The study population was a fifth grade elementary school students overall group I Tampaksiring academic year 2013/2014 numbered 206 people. the samples used in this study was 60 people. Principal instrument is sought in this study is in the Reading Skills Lesson Indonesian students . The data obtained were analyzed using statistical analysis to test the hypothesis used parametrik.Untuk t-test analysis . Based on the results of tests performed found the following results , the mean posttest experimental group70.63 and the control group 80.16 . Hypothesis testing is performed on posttest scores with the results : the results of thit ( 3,813 ) > ttab ( 2,000 ). Based on the results of hypothesis testing are conducted means there are significant differences in the subjects of reading skills among the group of Indonesian students learning model that learned through Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) audio- visual media aided by a group of students that learned through conventional learning in class V cluster I Tampaksiring Gianyar academic year 2013/2014 , it can be recommended that the learning model Cooperative Integrated reading and Composition ( CIRC ) -assisted audio- visual media can be used as an alternative learning reading skills in Indonesian subjects in elementary school.keyword : CIRC, audio- visual, learning reading skills

Filter by Year

2014 2014


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020) Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol 1, No 1 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) More Issue