cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENERAPAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD NEGERI 3 SEBATU GIANYAR Sawitri, Ni Putu Eka
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.640

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan keaktifan belajar PKn melalui pendekatan pembelajaran kontekstual, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar PKn melalui pendekatan pembelajaran kontekstual. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 3 Sebatu Gianyar tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 14 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 2 pertemuan dan siklus II terdiri atas 2 pertemuan. Setiap pertemuannya secara berdaur mulai perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data keaktifan belajar siswa dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi, sedangkan data hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif  kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan penerapan pendekatan pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar PKn pada siswa kelas V di SD Negeri 3 Sebatu Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Peningkatan keaktifan tersebut ditunjukkan pada siklus II yakni keaktifan mencapai kriteria aktif, hasil belajar pada kriteria tinggi dan mencapai ketuntasan 85,71% sesuai indikator keberhasilan yang ditetapkan sudah tercapai. Berdasarkan penelitian ini, disarankan kepada semua guru kelas di sekolah dasar tempat penelitian hendaknya menerapkan pendekatan pembelajaran kontekstual dalam pembelajaran PKn.   Kata Kunci : Model Pembelajaran Kontekstual, Keaktifan Belajar PKn  dan Hasil Belajar PKn
STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR IPA ANTARA MODELPEMBELAJARAN BRAIN BASED LEARNING DAN GROUP INVESTIGATION PADA SISWA KELAS IV SD Md. Sumantri, Gst. A. E. Windhari, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.669

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Brain Based Learningdan siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen komparatif.Rancangan penelitian yang digunakan adalah The Static Group Postest Design.Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV SD Negeri 1 Gianyar tahun pelajaran 2012/2013. Data yang dikumpulkan adalah data hasil belajar IPA, dengan menggunakan tes hasil belajar. Data dianalisis dengan menggunakan stasistik deskriptif dan statistisk inferensial uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Brain Based Learningdan kelas yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipeGroup Investigation.Hal ini terlihat dari hasil analisis uji t sampel tidak berkorelasi dengan thitung> ttabel (3,347 > 1,9960). Rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok Brain Based Learningadalah 135,617 berada pada kategori sangat tinggi dan kelompok Group Investigationadalah 127,571 berada pada kategori sangat tinggi.Hasil tersebutmenunjukkan bahwa, hasil belajar IPA kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Brain Based Learningterbukti lebih unggul 8,056 dibandingkan dengankelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif tipeGroup Investigation.   Kata-kata kunci:  model BBL, GI, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADDIE TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V DI DESA PEDAWA I Gde Wawan Sudatha, Ni Komang Arini, H. Syahrudin,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.670

Abstract

Abstrak Pengaruh model pembelajaran ADDIE terhadap keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA siswa kelas V SD di Desa Pedawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaram ADDIE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan desain post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD di Desa Pedawa pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh SD N 3 Pedawa sebagai kelompok eksperimen dan SD N 4 Pedawa sebagai kelompok kontrol. Data keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t polled varians. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ADDIE dan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran langsung. Kata-kata kunci: model pembelajaran ADDIE, keterampilan berpikir kritis
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD I Nym Arcana, N L Md Ari Krisna Yanti, I Md Suarjana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.671

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 5 Kecamatan Kediri pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Pandak Bandung sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD N 2 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V semester genap sekolah dasar gugus 5 Kecamatan Kediri. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,4 dan t tabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena  t hitung >  t tabel maka H0 ditolak dan Hi diterima. Kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay menunjukkan kemampuan berpikir ktiris yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V SD I Nym Arcana, N L Md Ari Krisna Yanti, I Md Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.672

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain posttest only non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V Sekolah Dasar gugus 5 Kecamatan Kediri pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan  teknik random sampling dan diperoleh kelas V SD N 1 Pandak Bandung sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD N 2 Pandak Bandung sebagai kelompok kontrol. Data kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS siswa kelas V semester genap sekolah dasar gugus 5 Kecamatan Kediri. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 6,4 dan t tabel = 1,684 untuk db = n1 + n2 – 2 = 48 dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena  t hitung >  t tabel maka H0 ditolak dan Hi diterima. Kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran course review horay menunjukkan kemampuan berpikir ktiris yang lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci:course review horay, berpikir kritis, IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG I Gd Margunayasa, I Pt Sugiantara, Nym Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.673

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata–kata kunci: learning cycle 5E, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT-BASED LEARNING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD N 8 BANYUNING Kt Pudjawan, Ni Kt N. Aris Sandi D, Ni Ny Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.674

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang siginifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional di kelas IV SD N 8 Banyuning Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Penelitian ini melibatkan semua siswa kelas IVA dan kelas IVB di SD N 8 Banyuning sebagai populasi.Jenis  penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Data hasil belajar IPA, dikumpulkan dengan metode tes sedangkan instrumen yang digunakanberupa tes obyektif.Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning)dengan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional. Perhitungan hasil analisis uji-t membuktikan dimana, thitung lebih besar dari ttabel yaitu 4,48>2,006,dengan derajat kebebasan 57.Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran Berbasis Proyek pada kelompok eksperimen adalah 22,07 yang berada pada kategoritinggi.Rata-rata skor hasil belajar IPA siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensionalpada kelompok kontrol adalah 17,27 berada pada kategorisedang.   Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD NEGERI PERGUNG Dw. Nyoman Sudana, Ni Pt. Asrika Maha Dewi, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.675

Abstract

  Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran PBL berbantuan media video, (2) hasil belajar siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran PBL berbantuan media video dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain post test only group control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Pergung. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling. Sampel yang diperoleh SD Negeri 2 Pergung sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 3 Pergung sebagai kelompok kontrol. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran PBL berbantuan media video berada pada tingkat kategori tinggi (diatas rata-rata sebesar 30,56), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional berada pada tingkat kategori sedang (diatas rata-rata sebesar 21,97), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran PBL berbantuan media video dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional (thitung = 8,50 > ttabel = 2,00).  Berdasarkan hal tersebut ditarik kesimpulan bahwa model pembelajaran PBL berbantuan media video lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA.      Kata-kata kunci: PBL, media video, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF SCRIPT BERBANTUAN PETA PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI BUSUNGBIU K. Pudjawan, K. D. Asriyani, G. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.676

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskrpisi hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran, (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa setelah dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, (3) perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu, dengan desain non equivalent post test only group control design. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri Busungbiu. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik random sampling. Dari 8 SD yang ada di desa Busungbiu diperoleh 2 SD yaitu SD Negeri 2 Busungbiu sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 1 Busungbiu sebagai kelompok kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian  menemukan bahwa; (1) hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran berada pada tingkat kategori sangat tinggi (diatas rata-rata sebesar 31,56), (2) hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional berada pada tingkat kategori sedang (diatas rata-rata sebesar 22,97), (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 13,84> ttabel = 2,00). Adanya perbedaan menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif script berbantuan peta pikiran lebih unggul dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional terhadap hasil belajar IPA.      Kata-kata kunci: kooperatif script, peta pikiran, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK BERBANTUAN MEDIA BENDA KONKRET TERHADAP HASIL BELAJAR MENGARANG DESKRIPSI KELAS IV GUGUS IV KECAMATAN JEMBRANA I Nym. Jampel, Ni Md. Jayanti M, Dsk. Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.677

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia sebelum diterapkan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret, (2) deskripsi hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia setelah diterapkan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret, (3) perbedaan hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia antara  siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah  penelitian Eksperimen Semu. Populasi penelitian yaitu kelas IV SD Gugus IV Kecamatan Jembrana, tahun pelajaran 2012/2013 sebanyak 197 siswa. Sampel penelitian SD Negeri 3 Pendem berjumlah 25 siswa dan SD Negeri 6 Pendem berjumlah 30 siswa. Data hasil belajar mengarang deskripsi dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: terdapat perbedaan hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia antara  siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional (thitung = 6,35>ttabel = 2,000). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa model pembelajaran sinektik berbantuan media benda konkret lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar mengarang deskripsi dalam Bahasa Indonesia dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata-kata kunci: Sinektik, Benda Konkrit, Mengarang Deskripsi

Page 1 of 43 | Total Record : 430


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue