Articles
430 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
430 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEAD TOGETHER BERMUATAN MEDIA CERITA RAMAYANA TERHADAP HASIL BELAJAR PKN DI SD NO 3 BANJAR JAWA
A. A. Gede Agung, Ni Nym. Kurnia Wati, I G. N. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.678
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model konvensional, 2) deskripsi hasil belajar PKn siswa yang mengikuti model NHT bermuatan media cerita Ramayana, 3) perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model NHT bermuatan media cerita Ramayana dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional pada siswa kelas V semester II tahun pelajaran 2012/2013 di SD No. 3 Banjar Jawa Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan subjek berjumlah 97 orang. Data hasil belajar PKn siswa dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. dan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional berada pada katagori rendah, 2) hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model NHT bermuatan media cerita Ramayana berada pada katagori tinggi, 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model NHT bermuatan media cerita Ramayana dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Hal ini berarti model NHT bermuatan media cerita Ramayana berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn. Karena itu, dalam pembelajaran PKn dapat digunakan model pembelajaran NHT bermuatan media cerita Ramayana untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Kata-kata kunci: NHT, cerita Ramayana, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOS BERORIENTASI KETERAMPILAN PROSES SAINS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SD DI GUGUS XIII KECAMATAN BULELENG
I Wyn. Widiana, N. Nym. Juni A, I. Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.679
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah SD di Gugus XIII Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini yaitu SD Mutiara VB yang berjumlah 27 orang dan SD No. 3 Banjar Tegal yang berjumlah 30 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif tipe pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus XIII Kecamatan Buleleng. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok eksperimen adalah 28,11 lebih tinggi dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok kontrol adalah 22,33. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran NOS berorientasi keterampilan proses sains berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran NOS, Keterampilan Proses Sains
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SIKLUS BELAJAR 7E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS IV DI GUGUS V KECAMATAN SUKASADA
I.K. Dibia, D.M.W. Paramita, I.W.R. Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.680
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa terhadap pelajaran IPA antara kelompok siswa yang belajar dengan model pembelajaran Siklus Belajar 7E dengan kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran Ekspositori pada siswa kelas IV semester 2 tahun pelajaran 2012/2013 di Sekolah Dasar Gugus V Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA dengan bentuk tes obyektif. Data dianalisis dengan menggunakan stasistik deskriptif dan statistisk inferensial yaitu uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji-t dapat diketahui thitung = 6,637 dan ttabel = 1,672. Karena thitung > ttabel, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus belajar 7E dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model ekspositori. Selain itu siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus belajar 7E memiliki skor rata-rata yang lebih besar dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran ekspositori, yaitu 22,66 > 15,83. Berdasarkan hal tersebut ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran siklus belajar 7E memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan model pembelajaran ekspositori. Kata Kunci: model pembelajaran siklus belajar 7E, ekspositori, hasil belajar
PENGARUH PENDEKATAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT BERMUATAN KEARIFAN LOKAL TRI HITA KARANA TERHADAP SIKAP ILMIAH SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 UBUD
N. Kusmariyatni, Ni P. E. Wahyu Laksmi, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.681
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana, (2) mendeskripsikan sikap ilmiah siswa kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan sikap ilmiah siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini seluruh kelas IV SD Negeri 1 Ubud tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 120 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas IVA sebagai kelompok kontrol dan kelas IVB sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 80 siswa. Data sikap ilmiah siswa dikumpulkan dengan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan inferensial (uji-t separated varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) sikap ilmiah siswa kelompok eksperimen dengan skor rata-rata 125,38 tergolong katagori sangat tinggi, (2) sikap ilmiah siswa kelompok kontrol dengan skor rata-rata 110,75 tergolong katagori tinggi, (3) terdapat perbedaan sikap ilmiah siswa yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Kata kunci: Pendekatan STM bermuatan Kearifan Lokal Tri Hita Karana, Sikap Ilmiah
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT DISCUSS EXPLAIN OBSERVE DISCUSS EXPLAIN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS XII KECAMATAN BULELENG
I Gd. Margunayasa, N. L. Juni Sekartini, Dsk. Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.682
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus XII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD Gugus XII Kecamatan Buleleng yang berjumlah 218 siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas IV SD No. 2 Banyuasri yang berjumlah 35 siswa sebagai kelompok kontrol dan kelas IV SD No. 3 Banyuasri yang berjumlah 26 siswa sebagai kelompok eksperimen. Data pemahaman konsep IPA dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian (essay). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t polled varians). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran PDEODE dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus XII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran PDEODE lebih tinggi daripada rata-rata skor pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Model Pembelajaran PDEODE, Pemahaman Konsep IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TSOI(TRANSLATING-SCULPTING-OPERATIONALIZING-INTEGRATING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS VI KECAMATAN KUBU
I Wyn Widiana, Ni P.Fera Suliantari, Dsk Putu Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.683
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TSOI dengan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah (quasi experiment)dengan rancangan nonequivalentpost-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SD kelas IV pada Gugus VI Kecamatan Kubu, yang terdiri dari 5 sekolah yaitu SDN 1 Tulamben, SDN 2 Tulamben, SDN 3 Tulamben, SDN 4 Tulamben dan SDN 5 Tulamben, tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu SDN 1 Tulamben dan SDN 2 Tulamben yang berjumlah 58 orang siswa. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA dengan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan stasistik deskriptif dan inferensial (uji-t separated varians).Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar antara siswa yang belajar dengan model TSOI dan model pembelajaran konvensional. Perhitungan hasil belajar siswa nilai statistik Fhitung 10,374 > Ftabel 2,003 dan rata-rata skor hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran TSOI adalah 16,22 yang berada pada kategori tinggi dan skor kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional adalah 8,84 yang berada pada kategori sedang, sehingga kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran TSOI menunjukkan hasil belajar IPA yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci:TSOI, Hasil Belajar
PENGARUH PENDEKATAN PAIKEM BERBASIS RISET OTAK TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD NO. 3 KALIUNTU
Ign. I Wyn Suwatra, Y. Ni Wyn Krismayanti, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.684
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi hasil belajar mata pelajaran IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak, (2) deskripsi hasil belajar mata pelajaran IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional dan (3) perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pendekatan konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV SD di gugus X Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV A SDK Karya Singaraja dan siswa kelas IV SD No. 3 Kaliuntu. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Dari hasil penelitian data diperoleh (1) deskripsi hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung tinggi, (2) deskripsi hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional menunjukkan bahwa sebagian besar skor cenderung rendah, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan PAIKEM berbasis riset otak dan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAIKEM berbasis Riset Otak berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS dibandingkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: PAIKEM, riset otak, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM BERMEDIA LINGKUNGAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP ENERGI DI SD NEGERI 1 BANYUNING
I G.A. Tri Agustiana, Ni Pt Yastiti Dewi, I Km Sudarma,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.685
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran quantum bermedia lingkungan dengankelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 Banyuning, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 57 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas IVA sebanyak 29 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB sebanyak 28 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”The Non-Equivalent Post-Test Only Control Group Design”. Data pemahaman konsep siswa diperoleh dengan tes objektif diperluas. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep energi antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran quantum bermedia lingkungan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung. Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor pemahaman konsep energi siswa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=5,761>ttabel=2,004) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran quantum bermedia lingkungan berpengaruh terhadap pemahaman konsep energi siswa. Kata kunci: modelpembelajaran quantum, media lingkungan,konsep energi
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TALKING STICK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII BONTIHING
Nym. Dantes, Md. Sukarpiani, Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.686
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti metode pembelajaran Talking Stick dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri yang ada di gugus 7 Bontihing pada semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh SD N 1 Bontihing sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 32 orang siswa dan SD N 4 Bontihing sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 30 orang siswa. Data Pemahaman Konsep IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti metode pembelajaran Talking Stick dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hasil analisis menunjukkan t hitung = 45,75 dan t tabel = 2,00 untuk db = n1 + n2 – 2 = 60 dengan taraf signifikansi 5%. Kata kunci: metode talking stick, pemahaman konsep, sains.
PENGARUH PENDEKATAN REALISTIC MATHEMATIC EDUCATION (RME) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI DESA PEMARON
I Nym Arcana, Lh Pt Ary Partini, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.687
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol yang mengikuti model pembelajaran konvensionl, (2) deskripsi hasil belajar matematika siswa kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran pendekatan realistic mathematic education (RME), (3) perbedaan hasil belajar matematika siswa antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan realistic mathematic education (RME) dengan kelompok siswa yang melaksanakan pembelajaran menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Desa Pemaron Kecamatan Buleleng, tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 70 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SD No.1 Pemaron yang berjumlah 38 orang dan siswa kelas V SD No. 2 Pemaron yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa kelompok kontrol tergolong sedang, (2) hasil belajar matematika siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika siswa kelas V semester II di Desa Pemaron yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan realistic mathematic education (RME) dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional. Kata kunci: Pendekatan RME, hasil belajar dan matematika.