Articles
430 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
430 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARDS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SDN 6 BONDALEM
A. A Gede Agung, Kd Dian Prima Ridwanthi, I Gst. N. Japa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.916
Abstrak Pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan merupakan hal yang penting dalam proses pembelajaran, karena dengan pembelajaran yang aktif, kreatif dan menyenangkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Namun, kenyataan yang terjadi di SD Negeri 6 Bondalem menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih rendah. Oleh karena itu dilakukanlah penelitian dengan tujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar matematika sebelum diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards, (2) deskripsi hasil belajar matematika sesudah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards, (3) perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards pada siswa kelas IV semester II tahun pelajaran 2012/2013 SD Negeri 6 Bondalem. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 6 Bondalem yang berjumlah 32 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar matematika siswa sebelum menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards berada pada kategori sedang, (2) hasil belajar matematika siswa setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards berada pada kategori sangat tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara sebelum dan sesudah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards pada siswa kelas IV SD Negeri 6 Bondalem. Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe NHT berbantuan media question cards berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa. Kata-kata kunci: NHT, hasil belajar, question cards.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING BERMUATAN PERMAINAN PUZZLE TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD GUGUS I KECAMATAN NUSA
Kt. Pudjawan, Ni L. Tantri, Ndara Tanggu Renda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.917
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, (2) mengetahui hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum Teaching bermuatan permainan Puzzle, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa yang mengikuti model pembelajaran Quantum Teaching bermuatan permainan Puzzle dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD gugus I Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu menggunakan desain Post-test Only Control Design. Sampel penelitian ini SD Negeri 2 Batununggul yang berjumlah 28 orang sebagai kelompok eksperimen dan SD Negeri 3 Batununggul yang berjumlah 30 orang sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan sistem Random Sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode tes. Data tentang hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional cenderung rendah dengan Mo < Md < M (13,07 < 15,64 < 16,10), (2) hasil belajar IPA siswa yang mengkuti model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan permainan Puzzle cenderung tinggi dengan Mo > Md > M (19,35 > 19,16 > 19,03), dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan permainan Puzzle dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (thitung = 19,53 > ttabel = 2,02; ά=0,05). Dengan demikian model pembelajaran Quantum Teaching berbantuan permainan Puzzle berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV SD gugus I Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung tahun pelajaran 2012/2013 Kata kunci: Quantum Teaching, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TERPADU TIPE CONNECTED BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD
I G. A. Tri Agustiana, I Gd. Agus Mayga Putra, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.918
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (direct instruction). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV, Kecamatan Tegalalang, Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 186 orang. Sampel kelas dari penelitian ini yaitu siswa kelas IVA sebanyak 28 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas IVB SD N 1 Taro sebanyak 28 orang sebagai kelas kontrol yang dipilih dengan cara pengundian. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian eksperimental semu dengan pola ”Non Equivalent Post-test Only Control Group Design”. Data hasil belajar siswa diperoleh dengan tes objektif. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan secara keseluruhan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media gambar dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan model pengajaran langsung (direct instruction). Perbedaan tersebut dilihat dari hasil skor hasil belajar IPA siswa diperoleh thitung lebih besar dari ttabel (thitung=3,815>ttabel=2,021) pada taraf signifikansi 5%. Dengan kata lain, model pembelajaran terpadu tipe connected berbantuan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pengajaran langsung (direct instruction). Kata-kata kunci: Model Connected, Gambar, Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN (ARIAS) ASSURANCE RELEVANCE INTEREST ASSESSMENT SATISFACTION TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PADA SISWA SD DI DESA SARI MEKAR
Gd. Sedanayasa, Pt. Luna Garlina, I Kt. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.919
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction dengan model pembelajaran Konvensional terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Desa Sari Mekar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 55 orang siswa terdiri dari 29 siswa dari kelas eksperimen dan 26 siswa dari kelas kontrol. Sampel penelitian ini diambil dengan tekhnik random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) deskripsi keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction cenderung tinggi dengan Mo > Me > M (79 > 78,7 > 78,48), (2) deskripsi keterampilan berbicara siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional cenderung rendah dengan Mo < Me < M (48,35 < 51,5 < 52,62). Dengan demikian terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hal ini terlihat dari rata-rata hasil tes keterampilan berbicara siswa kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol (78,48>53). Jadi, dengan kata lain model pembelajaran Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction berpengaruh terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V SD di Desa Sari Mekar Tahun pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction, Konvensional, Keterampilan Berbicara.
PENGARUH MODEL EXPERIENTIAL LEARNING BERBANTUAN MEDIA BENDA ASLI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS 1 KECAMATAN TABANAN
I Wyn. Sudiana, Sri Utami, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.920
Abstrak Hasil penelitian ini mengangkat tentang rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol yang mengikuti model pembelajaran langsung, (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen yang mengikuti model Experiential Learning berbantuan media benda asli, (3) perbedaan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Experiential Learning berbantuan media benda asli dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian berjumlah 82 orang dari siswa kelas IV SD Gugus 1 Kecamatan Tabanan tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu berjumlah 23 orang dari kelas IV SD Negeri 1 Wanasari sebagai kelompok eksperimen dan 20 orang dari kelas IV SD Negeri 3 Wanasari sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung menunjukkan skor rata-rata cenderung rendah, (2) hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Experiential Learning berbantuan media benda asli menunjukkan skor rata-rata cenderung tinggi, (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model Experiential Learning berbantuan media benda asli dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung. Kata-kata kunci: experiential learning, media benda asli, hasil belajar IPA
PENGARUH PEMBELAJARAN TEMATIK BERBANTUAN PERMAINAN MELONCAT BULATAN KATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS I SD
Ni Md. Setuti, Md. Dhiah Dewi Anantha, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.921
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan membaca permulaan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran tematik berbantuan permainan meloncat bulatan kata dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas I SD Negeri di Desa Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas I di SD Negeri di desa Kecamatan Busungbiu Kabupaten Buleleng yang terdiri dari 8 SD. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas I SD Negeri 1 Busungbiu yang berjumlah 34 orang, siswa kelas I SD Negeri 2 Busungbiu yang berjumlah 32 orang, siswa kelas I SD Negeri 4 Busungbiu yang berjumlah 17 orang, dan siswa kelas I SD Negeri 9 Busungbiu yang berjumlah 18 orang. Data kemampuan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t.Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) kemampuan membaca permulaan kelompok eksperimen tergolong tinggi dengan rata-rata (M) 18,29. (2) kemampuan membaca permulaan kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata (M) 11,34. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan membaca permulaan siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran tematik berbantuan permainan meloncat bulatan kata dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit > ttab, thit = 8,27 dan ttab = 1,980). Hal ini berarti pembelajaran tematik berbantuan permainan meloncat bulatan kata berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan. Kata-kata kunci: meloncat bulatan kata, membaca permulaan, bahasa indonesia
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAYBERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PKn
I.B.S. Manuaba, I.W.G.S. Darmayasa, I.M. Suara,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.922
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi belajar PKn dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) berbantuan media gambar dan (2) meningkatkan hasil belajar PKn dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) berbantuan media gambar. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Manukaya yang berjumlah 26 siswa.Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode (1) angket untuk mengetahui motivasi belajar siswa dan (2) tes untuk mengetahui hasil belajar siswa.Dalam penelitian ini, analisis data dilakukan dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) motivasi siswa dalam belajar PKnmeningkat dan dapat dilihat dari hasil observasi yang dilakukan, (2) hasil belajar PKnsiswa meningkat dengan menerapkan model pembelajarankooperatif tipe two stay two strayberbantuan media gambar. persentase rata-rata motivasi belajar pada siklus I baru mencapai 68,76%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II persentase rata-rata motivasi belajar sebesar 83,38%, Persentase hasil belajar siswa pada siklus I mencapai 67,5% dengan ketuntasan belajar klasikal sebesar 73,07%, setelah dilaksanakan tindakan pada siklus II persentase rata-rata hasil belajar siswa mencapai 81,34 % dan ketuntasan belajar klasikal menjadi 96,15 %. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan penerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS media gambar dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Negeri 1 Manukaya, Tampaksiring, Gianyar Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci:TSTS, Media Gambar, Motivasi Belajar, Hasil Belajar.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF TIPEEVERYONE IS A TEACHER HERETERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SDN 2 DANGIN PURI
I Gst. A. Oka Negara, I Kd. Hendra, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.923
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikanhasil belajar IPA antara siswa yang diberikan pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here dengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional padasiswa kelas IV SD N 2 Dangin Puri tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi-experimental) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD N 2 Dangin Puri tahun ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknikrandom sampling. Data yang dikumpulkan adalah hasil belajar IPA siswa pada ranah kognitif melalui tes hasil belajar (post test), kemudian data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang diberikan pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Heredengan siswa yang diberikan pembelajaran konvensional yaitu thitung =2,85 > ttabel = 2,000dengan perolehan nilai rata-rata hasil belajar yang diberikan pembelajaran aktif tipe Everyone is A Teacher Here lebih besar daripada siswa yang diberikan pembelajaran konvensional yaitu 75,8 > 66,51. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran Aktif Tipe Everyone is A Teacher Here berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV SD N 2 Dangin Puri. Kata kunci: Everyone is A Teacher Here, IPA sekolah dasar.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI GUGUS SRI KANDI KECAMATAN DENPASAR TIMUR
I Gst. A. Oka Negara, Md. Puspa Dewi, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.924
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas V SD di gugus Sri Kandi Denpasar. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus Sri Kandi, Denpasar tahun ajaran 2012/2013 yang banyaknya 577 orang siswa. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes obyektif bentuk ganda biasa. Data ini analisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran Snowball Throwing dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional ( thit = 2,562 > ttabel = 2,000 ) dengan db = 82 (Σn -2 = 84 – 2 = 82 ) dan taraf signifikansi 5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Snowball Throwing berpengaruh terhadap hasil belajar IPA Siswa kelas V SD di Gugus Sri Kandi Kecamatan Denpasar Timur. Kata-kata kunci : Snowball Throwing , hasil belajar
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NEGERI 8 KESIMAN
I Gd. Meter, I Gd. Agus S., I.B. Surya Manuaba,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.925
Abstrak Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA melalui penerapan Model Problem Based Learning , siswa kelas IV SD Negeri 8 Kesiman (2) Untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan Model Problem Based Learning , siswa kelas IV SD Negeri 8 Kesiman. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). PTK atau classroom action research merupakan penelitian yang bersifat aplikasi (terapan), terbatas, segera, dan hasilnya untuk memperbaiki dan menyempurnakan program pembelajaran yang sedang berjalan.Subjek penelitian adalah siswa kelas IV SD Negeri 8 Kesiman Tahun Ajaran 2012/2013, sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode (1) observasi, (2) tes. Data yang didapatkan melalui metode observasi adalah data tentang aktivitas belajar IPA siswa. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Data yang didapatkan melalui metode tes adalah data tentang hasil belajar IPA. Data tersebut kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif-kuantitatif. Hasil penelitian pada aktivitas dan hasil belajar IPA menunjukkan bahwa (1) terjadi peningkatan persentase skor rata-rata aktivitas belajar IPA sebesar 13,9% dari 57,4% pada siklus I menjadi 71,3% pada siklus II. (2) terjadi peningkatan skor rata-rata hasil belajar IPA sebesar 30% dari 66,33 pada siklus I menjadi 81,67 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan Model Problem Based Learning dalam mata pelajaran IPA khususnya di kelas IV SD Negeri 8 Kesiman dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA. Kata-kata kunci : Model PBL, Aktivitas, dan Hasil Belajar.