Articles
430 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
430 Documents
clear
PENGARUH MODEL KOOPERATIF STAD BERORIENTASI OPEN-ENDED PROBLEM TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DALAM PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR
Km Sudarma, I Gd Surata, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.688
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, 2) deskripsi keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA siswa dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berorientasi Open-Ended Problem, 3) pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berorientasi Open-Ended Problem yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus IV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/203 yang berjumlah 105 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berpikir kritis berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor keterampilan berpikir kritis pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional cenderung rendah, dengan mean 23,57, 2) skor keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran IPA pada siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe STAD berorientasi Open-Ended Problem cenderung tinggi, dengan mean 36,73, 3) terdapat pengaruh yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berorientasi Open-Ended Problem dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thit > ttab (thit = 6,89 > ttab = 1,708). Kata kunci: STAD, Open-Ended, berpikir kritis
PENGARUH TEORI VAN HIELE DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS V SD DI DESA SINABUN
I Gd. Margunayasa, I Gst. A. A. Lisa Sasmita, I Nym. Wirya,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.689
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan teori Van Hiele dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di Desa Sinabun. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD yang berjumlah 89 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SD Negeri 2 Sinabun sebanyak 29 orang siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SD Negeri 1 Sinabun sebanyak 39 orang siswa sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes esai. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan teori Van Hiele dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (thitung = 8,94 > ttabel = 2,000). Rata-rata hitung hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan menggunakan teori Van Hiele sebesar 42,48, dan rata-rata hitung hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan menggunakan pembelajaran konvensional sebesar 32,77. Hal tersebut berarti, hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan teori Van Hiele lebih baik dari pada hasil belajar kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran geometri dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: teori Van Hiele, geometri, hasil belajar
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SD GUGUS VI KECAMATAN SAWAN
A. A. Gede Agung, Ni Pt Oky Savitri, I Nym Arcana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.690
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS pada siswa yang dibelajarkan dengan startegi pembelajaran PQ4R berbantuan media gambar (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran PQ4R berbantuan media gambar dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV. Jenis penenlitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV di SDN Gugus VI Kecamatan Sawan yang berjumlah 202 siswa. Sampel penelitian yaitu siswa Kelas IV SDN 4 dan SDN 8 Sangsit yang berjumlah 82 siswa. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan metode tes berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis deskriptif, skor hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kategori rendah. Sedangkan skor hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan dengan strategi PQ4R berbantuan media gambar berada pada kategori tinggi. Dengan adanya perbedaan dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV. Kata kunci : Strategi PQ4R, Hasil Belajar IPS
PENGARUH IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN ASESMEN PORTOFOLIO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD DI DESA ANTURAN
Md Sulastri, I G. A. A. Tri Kusuma Dewi, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.691
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui kualitas hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dan, (2) untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang mengikuti pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio pada siswa kelas IV SD No. 1 Anturan dan pada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional pada SD No 3 Anturan tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment,. dengan rancangan penelitian non equivalent post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa SD di Desa Anturan tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 119 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 75 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA, dengan tes hasil belajar IPA dalam bentuk uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 8,801 > ttabel 2,00. Skor rata-rata siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio sebesar 31,53 dan berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 22,94 dan berada pada kategori sedang, maka dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar menggunakan pendekatan kontekstual berbantuan asesmen portofolio dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: kontekstual, asesmen portofolio, hasil belajar
¬¬PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SSCS BERBANTUAN MEDIA VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV SD DI GUGUS VII KECAMATAN BUSUNGBIU
Md. Sumantri, Ni Kd Warmini, A. A. Gede Agung,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.692
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui 1)deskripsi hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional, 2)deskripsi hasil belajar Matematika yang mengikuti model pembelajaran SSCS berbantuan media visual, dan 3)pengaruh model pembelajaran SSCS berbantuan media visual yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV di SD semester genap tahun pelajaran 2012/2013 gugus VII kecamatan Busungbiu kabupaten Buleleng.Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi seluruh siswa kelas IV di gugus VII kecamatan Busungbiu yang berjumlah 117 orang.Sampel penelitian berjumlah 63 orang.Data hasil belajar Matematika dianalisis menggunakan statistik desktiptif dan statistik inferensial (uji-t).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama,siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional menunjukkan sebagian besar skor siswa cenderung rendah.Kedua,siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran SSCS berbantuan media visual menunjukkan sebagian besar skor cenderung tinggi.Ketiga,terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran SSCS berbantuan media visual dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Hal ini berarti model pembelajaran SSCS berbantuan media visual berpengaruh tehadap hasil belajar Matematika pada siswa kelas IV semester genap tahun pejaran 2012/2013 di Sekolah Dasar gugus VII kecamatan Busungbiu. Kata kunci: model SSCS, visual, hasil belajar
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG
I Gd. Margunayasa, I Gd Kawit S, Ni Ngh Madri Antari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.693
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 123 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 37 orang dan kelas IV SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 35 orang. Data pemahaman konsep IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran quantum teaching dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional kelas IV di Gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model quantum teaching adalah 34,97 lebih besar dari rata-rata pemahaman konsep IPA siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional adalah 26,37. Kata kunci: model pembelajaran quantum teaching, pemahaman konsep IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD NEGERI 3 BANJAR JAWA
I Gd. Margunayasa, I. A. Komang Juniartini, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.695
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun ajaran 2012/2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Negeri 3 Banjar Jawa, tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 82 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 28 orang dan kelas IVB yang berjumlah 27 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ARIAS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun ajaran 2012/2013 di SD Negeri 3 Banjar Jawa. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran ARIAS adalah 16,55 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional adalah 11,82. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran ARIAS berpengaruh terhadap hasil belajar IPA dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran ARIAS, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS V SDN DI KELURAHAN KALIUNTU
I Gd. Margunayasa, Ni Md. Sugiantari, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.696
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Kelurahan Kaliuntu pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Kelurahan Kaliuntu tahun ajaran 2012/2013 yang berjumlah 107 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas V SDN 1 Kaliuntu yang berjumlah 26 siswa dan siswa kelas V SDN 2 Kaliuntu yang berjumlah 22 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Kelurahan Kaliuntu pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Perbandingan hasil perhitungan rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kontekstual adalah 17,15 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebesar 5,40. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kontekstual berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kontekstual, Hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL SDL TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA KELAS IV SDN DI KELURAHAN KALIUNTU SINGARAJA
I Gd. Margunayasa, I. A. Sita Astari, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.697
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model SDL dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SDN di Kelurahan Kaliuntu Singaraja semester genap tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV di SDN Kelurahan Kaliuntu Singaraja tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 112 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Kaliuntu yang berjumlah 33 siswa dan kelas IV SD No. 3 Kaliuntu yang berjumlah 23 siswa. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SDL dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional. Pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model SDL tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 30,36. Pemahaman konsep IPA kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional tergolong rendah dengan rata-rata (M) 13,45. Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan model SDL berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: SDL, Pemahaman Konsep
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN PQRST TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD DI DESA SINABUN
I Gd. Margunayasa, I Md. Yudi Candra Negara, Ni Kt. Suarni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.698
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Desa Sinabun Kecamatan Sawan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Desa Sinabun Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 89 siswa. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN 1 Sinabun yang berjumlah 39 siswa dan siswa kelas V SDN 2 Sinabun yang berjumlah 29 siswa. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes isian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN di Desa Sinabun pada semester genap tahun ajaran 2012/2013. Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPA yang mengikuti pembelajaran dengan metode PQRST adalah 13,00 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional sebesar 8,63. Adanya perbedaan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode pembelajaran PQRST berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: metode PQRST, hasil belajar IPA