Articles
430 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 1 No. 1 (2013)"
:
430 Documents
clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE-A MATCH BERBASIS MEDIA LINGKUNGAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR
I Wyn. Wiarta, Ni Md. Suandayani A.P, Ni Wyn. Suniasih,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1330
Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe make-a match berbasis media lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu yaitu nonequivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Kuta Utara, yang terdiri dari 8 sekolah dan 14 kelas dengan jumlah populasi 534 siswa. Sebanyak 72 siswa dipilih sebagai sampel penelitian yang ditentukan dengan teknik random sampling. Data hasil belajar IPA siswa, dikumpulkan melalui tes hasil belajar IPA. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata kelompok eksperimen 1 = 24,7 > 2 = 19,3 kelompok kontrol. Lebih lanjut, melalui uji hipotesis diperoleh thitung = 4,354 sedangkan dengan taraf signifikansi 5% dengan dk = 70 diperoleh ttabel =2,000 sehingga thitung = 4,354 > ttabel (α=0,05,70) = 2,000, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran kooperatif tipe make-a match berbasis media lingkungan dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Kuta Utara Tahun Pelajaran 2012/2013. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make-a match berbasis media lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV Sekolah Dasar Gugus II Kecamatan Kuta Utara Tahun pelajaran 2012/2013. Kata kunci: make-a match, media lingkungan, hasil belajar IPA.
MODEL PEMBELAJARAN ASSURE BERMUATAN SOFT SKILL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI GUGUS IX ABIANSEMAL BADUNG
M.G. Rini Kristiantari, Ni Md. Dhyas Semerty, I Gd. Meter,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1331
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill dengan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri gugus IX Abiansemal Badung. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa Kelas V SD Negeri Gugus IX Abiansemal Badung sebanyak 194 orang yang terdistribusi ke dalam 7 kelas. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dimana siswa kelas V SD No. 1 Darmasaba yang berjumlah 32 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas V SD No. 6 Darmasaba yang berjumlah 36 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar IPS dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Selanjutnya, data dianalisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill dengan hasil belajar IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 4,08> ttabel = 2,00). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Negeri Gugus IX Abiansemal Badung Tahun ajaran 2012/2013. Kata-kata kunci: model pembelajaran ASSURE bermuatan soft skill, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MURDER TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV DI GUGUS II KECAMATAN SIDEMEN
I Kd. Suartama, I Gst. A.A.Lili A. D, Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1332
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar IPA antara siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional dan siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe MURDER pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Sidemen tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment). Dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa di SD Gugus II Kecamatan Sidemen tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 219 orang. Sampel diambil dengan cara random sampling yang berjumlah 48 orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah prestasi belajar IPA. Bentuk tes prestasi belajar IPA yang digunakan adalah uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa thitung 5,896 > ttabel 2,00 dan didukung oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe MURDER yaitu 19,10 yang berada pada kategori sangat tinggi dan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional yaitu 16,89 yang berada pada kategori sedang maka Ha diterima, sehingga terdapat perbedaan prestasi belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe MURDER dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Kata kunci: Kooperatif MURDER, Prestasi Belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KARTU ARISAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER GANJIL SD NO 2 MENDOYO
Pt. Nanci Riastini, I G. A. A. Ari Susanti, Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1333
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas V semester ganjil SD No.2 Mendoyo Dangin Tukad, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana tahun ajaran 2012/2013 melalui penerapan model pembelajaran kartu arisan. Jenis penelitian ini adalah penelitian PTK, yang dilakukan 2 siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester ganjil SD No.2 Mendoyo Dangin Tukad Tahun Ajaran 2012/2013 yang berjumlah 16 orang.Objek penelitian adalah hasil belajar siswa yang dibagi menjadi tiga ranah, yaitu kognitif, afektif, dan psikomotor. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan metode tes. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data mengenai ranah afektif dan psikomotor siswa, sedangkan metode tes digunakan untuk mengumpulkan data mengenai ranah kognitif siswa. Data mengenai hasil belajar ranah kognitif, afektif, dan psikomotor tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan mean rata-rata dan persentase rata-rata.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPA dengan penerapan model Kartu Arisan dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD No 2 Mendoyo Dangin Tukad. Terjadi peningkatan hasil belajar IPA yaitu dari hasil belajar siswa pada siklus I diperoleh persentase sebesar 67,50% dan hasil belajar siswa pada siklus II diperoleh persentase sebesar 81,20%. Jadi mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 13,5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa “Penerapan Model Pembelajaran Kartu Arisan” dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA. Oleh karena itu, penulis menyarankan kepada guru yang mengajar di SD No 2 Mendoyo Dangin Tukad agar menerapkan model pembelajaran Kartu Arisan sesuai dengan langkah-langkah dan hasil yang ditemukan dalam penelitian ini. Kata kunci: kartu arisan, hasil belajar IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE MURDER WITH METACOGNITIVE SCAFFOLDING (CLMMS) TERHADAP PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD
L. Pt. Putrini Mahadewi, Km. Yeni Susani, I Wy. Romi Sudhita,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1334
Abstrak Penelitian ini bertujuan mengetahui (1) deskripsi prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS, (2) deskripsi prestasi belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dan (3) perbedaan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus VI Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 185 siswa. Sampel penelitian ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan jumlah 58 siswa, yang ditentukan dengan teknik cluster random sampling. Data prestasi belajar dikumpulkan dengan tes prestasi belajar IPA berbentuk pilihan ganda. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Semua pengujian statistik dilakukan pada taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa prestasi belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS berada pada kualifikasi sangat tinggi (M = 20,93; s = 4,18), sedangkan prestasi belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada pada kualifikasi sedang (M = 14,52; s = 4,21). Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan prestasi belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran CLMMS dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, 5,82 > 2,00). Dengan demikian, model pembelajaran CLMMS berpengaruh terhadap prestasi belajar IPA siswa SD kelas V di Gugus VI Kecamatan Buleleng. Kata-kata kunci: model pembelajaran CLMMS dan prestasi belajar IPA
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING BERBANTUAN MEDIA AUDIO-VISUAL TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V DESA PENGLATAN
I Dw. Kade Tastra, I Gd. Widiantara, Dsk. Pt. Parmiti,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1335
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan keterampilan berbicara siswa antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode Role Playing berbantuan media Audio-Visual dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di Desa Penglatan tahun pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di Desa Penglatan yang berjumlah 74 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 1 Penglatan yang berjumlah 22 orang sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas V SDN 2 Penglatan yang berjumlah 26 orang sebagai kelas kontrol, teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Data keterampilan berbicara siswa dikumpulkan dengan instrumen yaitu lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung = 28,56 dan ttabel (pada taraf signifikasi 5%) = 2,07. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan keterampilan berbicara antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan metode pembelajaran Role Playing berbantuan media Audio-Visual dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Dari hasil perhitungan, diketahui rata-rata skor hasil keterampilan berbicara siswa kelompok eksperimen adalah 87,18 dan rata-rata skor hasil keterampilan berbicara siswa kelompok kontrol adalah 64,25. Hal ini berarti bahwa rata-rata eksperimen > rata-rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran Role Playing berbantuan media Audio-visual berpengaruh terhadap hasil keterampilan berbicara siswa kelas V SD di desa Penglatan Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Kata-kata kunci : Metode Role Playing, Keterampilan Berbicara
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAWII BERBASIS PETA KONSEP TERHADAP HASIL BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS IV
Ni Md. Setuti, Nengah Budiawan, I Dw. Pt. Raka Rasana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1336
Abatrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbasis peta konsep dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun pelajaran 2012/2013 di SD Negeri 1 Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semudengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV di SD Negeri 1 Sangsit tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 72 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IVA yang berjumlah 36 orang dan kelas IVB yang berjumlah 36 orang.Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester genap tahun ajaran 2012/2013 di SD Negeri 1 Sangsit.Perbandingan perhitungan rata-rata hasil belajar IPS kelompok eksperimen adalah 23,42 lebih besar dari rata-rata hasil belajar IPS kelompok kontrol adalah 20,83.Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw II berbasis peta konsep berpengaruh terhadap hasil belajar IPS dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional Kata-kata kunci:jigsaw tipe II berbasis peta konsep,konvensional, hasil belajarIPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TELAAH YURISPRODENSI INQUIRI TERHADAP HASIL BELAJAR PKn SD KELAS V SEMESTER II DI GUGUS IV KECAMATAN KINTAMANI
Ni Wyn. Rati, I Md. Sumiarta, I Nym. murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1337
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model Pengajaran Langsung pada siswa kelas V semester II di Gugus IV Kecamatan Kintamani tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini merupakan eksperimen semu dengan menggunakan rancangan penelitian non-equivalent post test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus IV Kecamatan Kintamani yang berjumlah 168 siswa. Sampelnya adalah siswa kelas V di SDN Sekaan dan SDN Abuan, sampel diambil dengan cara random sampling. Data hasil belajar PKn dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan instrumennya adalah tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan Uji-t pooled varian.Berdasarkan hasil analisis data, terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran Telaah Yurisprodensi dengan kelompok siswa yang belajar menggunakan model Pengajaran Langsung. Dimana thit > ttabel (4,14>2,000). Dengan demikian berarti pembelajaran Telaah Yurisprodensi Inquiri berpengaruh positif terhadap hasil belajar PKn. Kata kunci :Telaah Yurisprodensi Inquiri, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COURSE REVIEW HORAY BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD GUGUS VIII MUNDUK
I Md. Citra Wibawa, Pt. Pujayanti, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1341
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay (CRH) berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent post-test only group desain. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dengan instrumen tes pilihan ganda satu jawaban benar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) deskripsi data hasil belajar IPA kelompok eksperimen didapatkan hasil kurve juling negatif yang berarti sebagian besar skor cenderung tinggi, (2) deskripsi data hasil belajar IPA kelompok kontrol didapatkan hasil kurve juling positif yang berarti sebagian besar skor cenderung rendah, (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Course Review Horay berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Semester Genap SD Gugus VIII Munduk tahun pelajaran 2012/2013. Kata Kunci: model CRH, hasil belajar
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN BANJAR TEGAL, KECAMATAN BULELENG
Tjok Rai Partadjaja, Ni Pt. Yanti Wiandariyani, Nym. Dantes,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1344
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) perbedaan Motivasi Belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. 2) perbedaan Hasil Belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. 3) perbedaan Motivasi Belajar dan Hasil Belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Experiential dan model pembelajaran Konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal. Jenis penelitian ini terkategori kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD N 1 dan 3 Banjar Tegal tahun pelajaran 2010/2011. Pengambilan kelas penelitian berdasarkan teknik simple random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan motivasi belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F sebesar 13,077 dengan signifikansi 0,001 atau lebih kecil dari 0,05. (2) Terdapat perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional siswa kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F sebesar 144,267 dengan signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari 0,05. (3) Terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran experiential dan model pembelajaran konvensional di kelas V SD Negeri 1 dan 3 Banjar Tegal diperoleh F=75.931 untuk Pillae Trace, Wilk Lambada, Hotelling trace, Root.x memiliki signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Kata-kata Kunci : Eksperiential, Motivasi , Hasil Belajar