cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARIAS BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV GUGUS VI DI KECAMATAN KUBUTAMBAHAN I Nym. Murda, Ni Kd. Eva Sri Utami, Ni Wyn. Rati,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1427

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ARIAS berbantuan media gambar  dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS kelas IV SD Gugus VI Tajun Semester II Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan “Post Test Only With Non Equivalent Control Group Desigen”. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus VI Tajun yang berjumlah 67 orang. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Tajun yang berjumlah 27  orang dan siswa kelas IV SD Negeri 4 Tajun  yang berjumlah 40 orang. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t berdasarkan analisis data yang dilakukan, diperoleh thitung sebesar 4,71. dan, ttabel (pada taraf signifikan 5%) = 1,671. Hal ini berarti, thitung lebih besar dari ttabel (thitung > ttabel), sehingga dapat diinterpretasikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS siswa kelas IV semester II di SD gugus VI Kecamatan Kubutambahan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ARIAS dan kelompok model pembelajaran konvensional.   Kata kunci : ARIAS, media gambar, hasil belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA DITINJAU DARI KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS V SD Made Putra, Manik Ayu Candra Dewi, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1433

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah 1) mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model  pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan pembelajaran konvensional 2) mengetahui perbedaan secara signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan menggunakan model  pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan dengan pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan berpikir divergen. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Gugus Ir. Soekarno Pedungan. Kelompok eksperimen yaitu SD N 7 Pedungan yang berjumlah 46 orang dan kelompok kontrol yaitu SD N 5 Pedungan yang berjumlah 43 orang. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu menggunakan desain penelitian Non-Equivalen Control Grup Desain. Metode analisis data adalah metode statistik kuantitatif deskriptif dan inferensial menggunakan analisis kovariansi. Hasil analisis data adalah Pertama, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA untuk dk = n1 + n2 – 2 = 87 pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) diperoleh ttabel sebesar 2,00 sedangkan berdasarkan analisis didapatkan thitung sebesar 5,89 (thitung > ttabel yaitu 5,89 > 2,00).  Kedua, penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA walaupun telah diadakan pengendalian terhadap kemampuan berpikir divergen pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) untuk dk pembilang 1 dan dk penyebut 86 diperoleh Ftabel sebesar 3,96 sedangkan berdasarkan analisis didapatkan Fhitung sebesar 21,70  (Fhitung > Ftabel yaitu 21,70 > 3,96). Hal ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis lingkungan berpengaruh terhadap hasil belajar IPA baik dengan pengendalian kemampuan berpikir divergen maupun tanpa pengendalian kemampuan berpikir divergen.   Kata kunci: Model Pembelajaran, Inkuiri Terbimbing, Hasil Belajar IPA, Kemampuan Berpikir Divergen
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA REALISTIKBERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV DI GUGUS 4 KECAMATAN KUTA UTARA I Md. Putra, Ni Nym.Sri Aryanti, I Wyn. Wiarta,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1434

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar konsep pengukuran antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional di kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara sebanyak 253 orang siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah SD No. 2 Kerobokan Kelod sebagai kelompok eksperimen yang siswanya sebanyak 47 dan SD No. 1 Kerobokan Kelod sebagai kelompok kontrol yang siswanya sebanyak 47. Jenis penelitiannya menggunakan eksperimen semu atau kuasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Data dikumpulkan dengan instrumen berupa tes pilihan ganda. Kemudian data hasil belajar matematika dianalisis dengan t-test. Hasil penelitian menunjukkan, terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran melalui model pembelajaran matematika realistik dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional terlihat ( thitung= 2,305 > ttabel = 1,980 ) dengan db = 92 ( ∑n-2 = 94 – 2 = 92 ) dan taraf signifikansi 5%, demikian juga rata - rata kelompok eksperimen yaitu 83,40 lebih dari rata - rata kelompok kontrol yaitu 71,64. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran matematika realistik berpengaruh terhadap hasil belajar konsep pengukuran Siswa kelas IV SD di Gugus 4 Kecamatan Kuta Utara. Kata kunci : Model pembelajaran matematika realistik , hasil belajar matematikaninyomansriaryanti@yahoo.co.id
PENERAPAN MODEL ACCELERATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV B SD NEGERI 23 DANGIN PURI DENPASAR I Kt. Ardana, Ni L.Pt.Anggarsani, MG. R. Kristiantari,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1435

Abstract

  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Accelerated Learning dalam upaya meningkatkan (1) aktivitas dan (2) hasil belajar IPA siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar Tahun Pelajaran 2012/2013. Jenis penelitian ini adalah  Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi pada setiap siklusnya. Subjek terteliti adalah siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar Tahun 2012/2013 berjumlah 43 orang siswaterdiri atas26 laki-laki dan 17 perempuan. Data penelitian dikumpulkan dengan metode observasi untuk mengetahui tingkat aktivitas belajar siswa dan metode tes untuk mengetahui tingkat hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis datadapat disimpulkan bahwa penerapan model Accelerated Learning dapat meningkatkan (1) aktivitas belajar IPA siswa kelas IV B SD Negeri 23 Dangin Puri Denpasar dari siklus I sebesar 68,41% menjadi 79,55% pada siklus II dan (2) hasil belajar IPA  siswa dari siklus I sebesar 68,26% menjadi 78,60% pada siklus II. Dengan demikian penelitian ini dapat dikatakan telah berhasil pada siklus II karena memenuhi indikator keberhasilan penelitian yaitu persentase rata-rata aktivitas belajar siswa telah mencapai kriteria aktif dan hasil belajar siswa telah mencapai kriteria tinggi atau keduanya telah mencapai rentang 70%-80% .   Katakunci : model Accelerated Learning, aktivitas belajar, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPEGROUP INVESTIGATIONUNTUKMENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPSSISWA KELAS V SD NEGERI 1 NEGARI KLUNGKUNG I Wyn.Sujana, Luh Pt. Ninin Astuti1, I Wyn.Rinda S.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1436

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk  meningkatkankeaktifandan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) pada siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 18 siswa yang terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah metode Observasi dan metode Tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data keaktifan adalah lembar observasi tentang keaktifan belajar, sedangkan data tentang hasil belajar dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pada keaktifan belajar dari siklus I sebesar 55% meningkat pada siklus II menjadi sebesar 70,46%  dan pada hasil belajar terjadi peningkatan dari pra siklus sebesar 53,61% meningkat pada siklus I menjadi 61,11%, meningkat lagi pada siklus II menjadi 72,78. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation) dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar IPS pada siswa kelas V SD Negeri 1 Negari Klungkung.   Kata-kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipeGI, keaktifan, hasil belajar IPS
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CREATIVE PROBLEM SOLVING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV SD GUGUS IV KUTA BADUNG Ni Nym, Ganing, Ni Wyn, Sriyasih, I Wyn, Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1437

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara  siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  dengan  model  kooperatif  tipe  CPS (Creative  Problem  Solving)  dengan  siswa  yang  mengikuti  pembelajaran  secara konvensional  pada  siswa  kelas  IV  semester  genap  Sekolah  Dasar  gugus  IV  Kuta Badung Tahun  ajaran  2012/2013.  Penelitian  ini  termasuk  penelitian  eksperimen dengan  desain  penelitian adalah non  equivalent  control  group  desain.  Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Badung, Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedonganan yang berjumlah 40  siswa  dan  siswa  kelas  IV  SD  Negeri  4  Kedonganan  yang  berjumlah  39  siswa.Dalam penelitian ini melibatkan dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat, variabel  bebas  dalam  penelitian  ini  yaitu  model  pembelajaran  kooperatif  tipe  CPSberbantuan  bahan  ajar  yang  diorkestrasi  guru dan  pembelajaran  konvensional. Variabel  terikat dalam  penelitian ini adalah hasil belajar IPS disekolah  Dasar.  Data yang  dikumpulkan  dianalisis  menggunakan  analisis  statistik  deskriptif  (uji-t).  Pada taraf signifikansi 5% dan dk = n1+ n2– 2 = 40 + 39 – 2 = 77, ttabel = 2,00. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh thitung =4,74 maka thitung ttabel, sehingga H0 ditolak danHa  diterima.  Dapat  disimpulkan  bahwa  model  pembelajaran  kooperatif  tipe  CPS (Creative  Problem  Solving) berabntuan  bahan  ajar  yang  diorkestrasi  guruberpengaruh  terhadap  hasil  belajar  IPS  siswa  kelas  IV  semester  genap  Sekolah Dasar Gugus IV Kuta Badung Tahun Ajaran 2012/2013.Kata Kunci: Creative Problem Solving, Hasil Belajar IPS
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPS KELAS V SD NO. 8 PADANGSAMBIAN DENPASAR D.B.Kt Ngr. Semara Putra, Ni L. Gd. Marheni, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1438

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan dan hasil belajar IPS siswa kelas V SDNo 8 Padangsambian dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui peningkatan keaktifan belajar IPS dan hasil belajar IPS setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Students Teams-Achievement Division (STAD) pada siswa kelas V di SD No 8 Padangsambian. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD No 8 Padangsambian Denpasar. Data penelitian tentang keaktifan belajar dikumpulkan melalui observasi dan hasil  belajar  dikumpulkan dengan tes. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian pada keaktifan belajar siswa menunjukkan persentase rata-rata pada siklus I sebesar 76% yang berada pada kriteria cukup aktif, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 84% tergolong pada kategori aktif. Persentase hasil  belajar pada siklus I sebesar 69,25% berada pada kategori sedang, mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 79,01% termasuk pada kategori tinggi.Simpulan dari penelitian ini, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatan keaktifan dan hasil  belajar IPS siswa kelas V SD No 8 Padangsambian. Terkait hasil penelitian, disarankan kepada guru kelas V SD No 8 Padangsambian untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam proses pembelajaran untuk meningkatan keaktifan dan hasil  belajar  IPS.   Kata-kata kunci : Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD, Keaktifan, dan Hasil Belajar.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN AKSELERASI BERBANTUAN MEDIA GRAFIS UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IVB SDN 1 PADANG SAMBIAN I.G.A. Oka Negara, Luh Md. Wirastini, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1439

Abstract

  Abstrak Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas kolaboratif yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPS melalui penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning) berbantuan media grafis di kelas IVB SD Negeri 1 Padang Sambian. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVB SD Negeri 1 Padang Sambian tahun ajaran 2012/2013 sebanyak 39 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik nontes (observasi) dan tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa dari siklus I ke siklus II sebesar 7,2%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan persentase rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I sebesar 78,4% dan siklus II sebesar 85,6% setelah penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning) berbantuan media grafis. Demikian juga adanya peningkatan terhadap rata-rata hasil belajar siswa sebesar 6,3%. Hal ini dapat dilihat dari adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 79,4% dan pada siklus II sebesar 86,7%setelah penerapan model pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning)berbantuan media grafis. Kata-kata kunci :Model Pembelajaran Akselerasi (Accelerated Learning); Media Grafis; Aktivitas Belajar; Hasil Belajar
PENGARUH MODEL PEBELAJARAN KOOPERATIF TALKING STICK BERBASIS ANEKA SUMBER TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 5 DALUNG I. B.Gd. Suryaabadi, I.G.A. Mas D. Anggarini, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1440

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian eksperimen ini adalah untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 5 Dalung. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan eksperimen Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 5 Dalung yang terdiri dari 2 kelas  yaitu kelas VA dan VB. Untuk penentuan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dilakukan pengundian yang hasilnya kelas VA sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB sebagai kelompok kontrol.Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 30 soal.Nilai akhirdiperoleh berdasarkan penggabungan antara nilai kognitif dan nilai afektif siswa pada mata pelajaran IPS.Berdasarkan taraf signifikansi 5% dan dk = 69 diketahui bahwa ttabelyaitu 2,000 sedangkan thitungyang diperoleh berdasarkan hasil uji-t adalahsebesar5,75 , karena thiungt = 5,75  > ttabel= 2,000, maka h0 ditolak dan haditerima. Hal ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model kooperatif Talking Stick berbasis aneka sumber dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran secara konvensional. Nilai rata-rata hasil belajar IPS yang dicapai oleh kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif Talking Stick Berbasis Aneka Sumber (68,71) lebih tinggi dibandingkan dengan nilai rata-rata hasil belajar IPS yang dicapai kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (59,39). Ini berarti terdapat pengaruh yang signifikanhasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Kooperatif Talking Stick berbasis Aneka Sumber (Resources Based Learning) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Negeri 5 Dalung Tahun Ajaran 2012/2013   Kata-kata kunci: Talking Stick, Aneka Sumber dan Hasil belajar IPS.
PENERAPAN MEDIA KARTU HURUF DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS I SD NEGERI 1 BUNUTIN BANGLI I Gd Meter, A.A.A. Trisna Pradnya P., Rini K.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1441

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangli melalui penerapan media kartu huruf. Subjek terlihat berjumlah 13 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 6 perempuan. Penelitian ini dengan rancangan  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangli. Data kemampuan membaca permulaan dikumpulkan dengan menggunakan metode tes perbuatan, selanjutnya data dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase rata-rata kemampuan membaca permulaan siswa sebesar 73,46% dengan kategori baik, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 83,46% dengan kategori sangat baik.  Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan media kartu huruf dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SD Negeri 1 Bunutin Bangi   Kata-kata kunci:Media kartu huruf, kemampuan membaca permulaan, bahasa    indonesia

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue