cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KARAKTER TERHADAP HASIL BELAJAR PKN SISWA KELAS V SDN GUGUS 2 KECAMATAN BANGLI KABUPATEN BANGLI I Wyn.Rinda Suardika., Ni W. Snopiani, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1442

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbasis karakter dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN Gugus 2 Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli.Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasi eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Nonequivalent Control Group Design. Jumlah populasi di SDN Gugus 2 Kecamatan Bangli adalah 206 siswa, sedangkan jumlah sampel adalah 69 siswa yang dipilih secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan metode tes dan observasi. Didapat rata-rata hasil belajar PKn yaitu M1= 75,06 (kelas eksperimen) dan  M2= 71,18 (kelas kontrol). Selanjutnya data yang didapatkan dianalisis dengan teknik analisis uji-t. Dari hasil analisis uji-t diperoleh thit = 5,315 sedangkan ttab= 2,000. Berarti hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang mengikuti pembelajaraan kontekstual berbasis karakter dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Selain itu dilihat dari rata-ratanya bahwa nilai hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berbasis karakter lebih baik dari pada hasil belajar PKn siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.Hal ini berarti terdapat pengaruh penerapan pembelajaran kontekstual berbasis karakter terhadap hasil belajar PKn siswa kelas V SDN Gugus 2 Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. Kata kunci : Pembelajaran Kontekstual Berbasis Karakter, Hasil Belajar PKn
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING DENGAN GAYA BELAJAR VAK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA BERBANTUAN MEDIA FILM I. Nym. Wirya, I. Kd. Dian Adi, Md. Sulastri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1443

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa kelas VB semester I SD No 2 Banyuasri melalui implementasi model pembelajaran Quantum Learning dengan Gaya Belajar VAK (visual, auditorial, dan kinestetik) berbantuan media Film Pendek. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi dengan pengumpulan data menggunakan  metode non tes (tes performan) melalui pengamatan/penilaian secara langsung pada siswa menggunakan lembar rubrik penilaian keterampilan berbicara dengan Indikator dalam keterampilan berbicara yang menjadi amatan antara lain, tekanan kata, pilihan kata, kelancaran dan ketepatan isi  dan pemberian skor pada tiap indikator keterampilan berbicara disesuaikan dengan kemampuan siswa dalam keterampilannya berbicara. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan berbicara Bahasa Indonesia siswa dengan implementasi model pembelajaran Quantum Learning dengan gaya belajar VAK (visual, auditorial, dan kinestetik) berbantuan media film pendek dapat meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Terjadi peningkatan persentase pada siklus I sebesar 65 % mengalami peningkatan sebesar 90 %  pada siklus II.   Kata-kata kunci: quantum, vak, keterampilan berbicara
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KUANTUM TERHADAP HASILBELAJAR IPA SISWA KELAS IVDIGUGUS I KECAMATAN KUBUTAMBAHAN I Gd.Margunayasa, I Km. Yogi A., Ni Nym. Kusmariyatni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1444

Abstract

Abstrak Penelitianinibertujuanuntukmengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA pada siswa kelas IV tahunpelajaran 2012/2013antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran kuantum dan siswa yang belajarmenggunakan model pembelajarankonvensional.Penelitianiniadalahpenelitianeksperimensemumenggunakandesainposttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2012/2013 di Gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng, dengan jumlah 105 orang. Sampelpenelitian ini, yaitu siswa kelas IV SDNegeri8Kubutambahan yang berjumlah 27 orang sebagaikelompokeksperimendan siswa kelas IV SD Negeri 2 Bukti yang berjumlah 22 orang sebagaikelompokkontrol yang dipilihdengantehnikrandom sampling.Pengumpulan data dalampenelitianinidilakukandenganmenggunakanmetodetes.Data tentang hasil belajar IPA siswa dikumpulkandenganmenggunakan tes isian singkat. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis statistik uji-t.Hasilpenelitianmenunjukan bahwaterdapatperbedaanhasilbelajar IPAantarasiswa yang mengikutipembelajarandengan model pembelajarankuantum dansiswa yang mengikutipembelajaranmenggunakan model pembelajarankonvensional(thitung =53,46>ttabel= 2,02;α = 0,05). Rata-rata hasil belajar IPA siswa yang mengikuti pembelajarandengan model pembelajaran kuantum (15,63)lebihbaikdarisiswayang mengikutipembelajaranmenggunakanmodel pembelajarankonvensional(9,91). Dengandemikiandapatdisimpulkanbahwamodelpembelajaran kuantum berpengaruhterhadaphasilbelajar IPA siswakelasIV tahunpelajaran 2012/2013 di gugus I Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng.   Kata-kata kunci: Model Pembelajaran Kuantum, hasil belajarIPA
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIFTIPE TGT BERBANTUAN KARTU DOMINO UNTUKMENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV Md.Suarjana, Luh Pt Diva Wulan, I.Ketut. Dibia,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1445

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar  matematika setelah diterapkan model pembelajaran TGT(Teams Games Tournament) berbantuan media kartu domino pada siswa kelas IV semester I di SD No 4 Kayuputih Melaka tahun pelajaran 2012/2013 Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Subjek penelitian ini adalah 20 orang siswa kelas IV semester I tahun pelajaran 2012/2013 di SD No 4 Kayuputih Melaka. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus, tiap-tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data hasil belajar dikumpulkan dengan menggunakan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran TGTberbantuan media kartu domino ternyata dapat meningkatkan hasil belajar sebesar 9,7%. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada siklus I hasil belajar siswa yaitu 70,5% yang berada pada kategori sedang, ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,20% yang berada pada kategori tinggi. Kata kunci:TGT, media kartu domino, hasil belajar, matematika.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RESIK BERBANTUAN LKS TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA KELAS V SD DI GUGUS V KECAMATAN GIANYAR I Gst. Ngh. Japa, I Wyn. Tresna Mahardhika, I Md. Suarjana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1446

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemecahan masalah Matematika antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model RESIK berbantuan LKS dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equValent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 121 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus V Kecamatan Gianyar. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Sidan yang berjumlah 25 orang dan kelas V SD No. 4  Sidan yang berjumlah 17 orang. Data pemecahan masalah Matematika siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk test esay. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata pemecahan masalah matematika yang dibelajarkan dengan model RESIK adalah 124,4 sedangkan rata–rata pemecahan masalah matematika yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 64,53 sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemecahan masalah matematika yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran RESIK dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.   Kata kunci : pemecahan masalah matematika , RESIK
IMPLEMENTASI STRATEGI TPS DALAM PEMBELAJARAN IPA DENGAN MENGGUNAKAN PETA KONSEP SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS V Ni Kt. Suarni, Ayu Kardiasih, I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1447

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuan (1) untuk meningkatkan aktivitas belajar IPA pada saat implementasi stratagi Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Tahun Pelajaran 2012/2013. (2) untuk meningkatkan hasil belajar IPA setelah implementasi strategi Think Pair Share (TPS) dalam pembelajaran dengan menggunakan peta konsep pada siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 4 Tajun terdiri dari 41 orang. Data yang diambil dalam penelitian ini, mencakup data tentang aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran. Data hasil belajar IPA di kumpulkan melalui tes berbentuk esay . Data-data yang dikumpulkan  dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPA penggunaan strategi think pair share (TPS) dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Rata-rata skor aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan pertama 5,17 meningkat pada pertemuan kedua 7,78.Siklus II pertemuan pertama 8,02 meningkat pada pertemuan kedua 10,29. Rata-rata skor hasil belajar siswa pada siklus I 61,9 meningkat pada pertemuan kedua 71,8  yaitu dari persentase  skor hasil belajar 60%  dengan kreteria rendah pada refleksi awal menjadi 70,4% dengan kreteria sedang pada  siklus I, kemudian meningkat menjadi 82,6% dengan kreteria tinggi pada siklus  II.   Kata kunci : Strategi (TPS), aktivitas dan hasil belajar
PENGARUH METODE TALKING STICK BERBANTUAN MIND MAPPING TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SD GUGUS IV SUKASADA I Nym. Murda, Ayu Lia Kristiani, Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1448

Abstract

Abstrak Penelitian ini merupakan quasi eksperimen berdesain Post Test Only with Non Equivalent Control Group Design. Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 yang belajar menggunakan metode talking stick berbantuan mind mapping, (2) mendeskripsikan hasil belajar IPS siswa kelas IV tahun pelajaran 2012/2013 yang belajar menggunakan metode ceramah, (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok yang belajar dengan metode talking stick berbantuan mind mapping dan kelompok yang belajar dengan metode ceramah. Populasi penelitian adalah siswa kelas IV di gugus IV Kecamatan Sukasada Kabupaten tahun pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik simple random sampling terhadap kelas yang sudah disetarakan. Sampel yang terpilih adalah siswa kelas IV SD No. 2 Sukasada sebagai kelompok kontrol dan siswa kelas IV B SD No. 3 Sukasada sebagai kelas eksperimen. Data hasil belajar IPS dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dan lembar observasi yang telah divalidasi yang selanjutnya dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) hasil belajar IPS siswa kelompok eksperimen membentuk kurve poligon juling negatif, berkategori sangat baik dengan skor rata-rata (M) sebesar 67,95, (2) hasil belajar IPS siswa kelompok kontrol memiliki skor rata-rata (M) sebesar 50,19 dengan kategori cukup membentuk kurve poligon juling positif, (3) terdapat perbedaan hasil belajar IPS yang signifikan anatara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode talking stick berbantuan mind mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan metode ceramah.   Kata kunci: Talking Stick, Mind Mapping
PENGARUH PEMBELAJARAN ATI (APTITUDE TREATMENT INTERACTION) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II DI SD KELURAHAN BANYUNING I Md. Citra Wibawa, Dw. Nym. R. Dwi Jayanto, A.A. Gd. Agung
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1453

Abstract

Abstrak Penelitian ini mengangkat masalah tentang rendahnya hasil belajar IPA siswa. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui (1) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ATI (Aptitude Treatment Interaction), (2) mendeskripsikan hasil belajar IPA pada siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan pembelajaran model konvensional, dan (3) mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran ATI (Aptitude Treatment Interaction) dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperiment). Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD Kelurahan Banyuning Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV di SD No. 4 Banyuning dan SD No. 7 Banyuning. Penelitian ini menggunakan desain non equivalent post-test only control group design. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan uji hipotesis (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data yang dilakukan diperoleh thitung = 10,11 dan ttabel (pada taraf signifikansi 5%) = 2,042. Hal ini berarti bahwa thitung > ttabel, sehingga hasil yang diperoleh signifikan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan model pembelajaran ATI menunjukan skor rata-rata cenderung tinggi, 2) hasil belajar IPA kelompok siswa yang dibelajarkan model konvensional menunjukan skor rata-rata cenderung rendah, dan 3) terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran ATI dan siswa yang dibelajarakan dengan model konvensional. Artinya adalah model pembelajaran ATI berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di SD Kelurahan Banyuning Kabupaten Buleleng.   Kata kunci: Model ATI, hasil belajar IPA   Abstract This research dealed with the students low achievement in science learning. This research aimed at finding (1) describing the final result of the science course for the students supposed as experimental  who learn by using the ATI (Aptitude Treatment Interaction), (2) describing the final result of science course for the students who supposed in a community control who used the conventional learning method, and (3) indentifying the significant differences between the students who learn by using the ATI (Aptitude Treatment Interaction) and other students who learn by using the conventional learning method. This study was quotient experiment. The population of this study were the the second semester of the 4th grade students at SD No. 4 Banyuning and SD No. 7 Banyuning. This study was used non equivalent post-test only control group design. The research instrument used was the essays. The collecting data was analyzed by using the statistic descriptive and hypothesis test (test-t). Based on the analysis, the result shown that taccount = 10,11 and  the  ttable (in a significant frequency of 5%) = 2,042. This case means that bahwa taccount > ttable, therefore it found the sifnificant result. The result of the research show that: 1) student’s science achievement which learn with ATI method showed mean score was high, 2) student’s science achievement which learn with conventional learning method showed mean score was low, and 3) there was a significant difference of student’s science achievement between student’s learn by ATI learning method and those learn by conventional learning method. It’s mean ATI learning method has significant positif effect on student’s science achievement of the 4th grade students in Banyuning village Buleleng regency.   Key words: ATI Method, the result of Science course
PENERAPAN MODEL POLYA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA PADA SISWA KELAS V SD NO.2 PEMARON Tjok Rai Partadjaja, I G. E. P. Dewi Nitya, I Wyn. Koyan
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1454

Abstract

Abstrak Penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Matematika setelah diterapkannya model polya  pada siswa kelas V di SD No. 2 Pemaron. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah 24 siswa kelas V SD No. 2 Pemaron. Data penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar Matematika diperoleh dengan metode observasi dan metode tes. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Pertemuan I dan II untuk pembelajaran, serta pertemuan III pemberian tes siklus. Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II. Pada siklus I, rata-rata skor aktivitas belajar siswa sebesar 30,2 dengan kategori cukup aktif. Pada siklus II, rata-rata skor aktivitas belajar siswa meningkat 4,78 sehingga rata-rata skor aktivitas belajar siswa menjadi sebesar 34,98 dengan kategori aktif. Persentase hasil belajar 64,69% dengan kategori rendah. Pada siklus II terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 13,54% sehingga rata-rata hasil belajar siswa menjadi sebesar 78,23% dengan kategori sedang. Jadi, aktivitas meningkat 4,78 dan hasil belajar meningkat sebesar 13,54% setelah diadakan tindakan.   Kata-kata kunci: model polya, aktivitas belajar,  hasil belajar   Abstract Research aims to determine the increase of learning activity and learning outcomes in mathematics after Polya model applied in grade V students of elementary school No. 2 Pemaron. The type of this research was classroom action research. The subject of this research were 24 students in grade V of elementary school No. 2 Pemaron. Learning activity and learning outcomes increasing data were taken by observation and test method. Research conducted during two cycles. The first and second meetings were for learning, and the third was for cycle test. The data were analyzed using quantitative descriptive analysis method. The results of this research showed that the learning activity and learning outcomes has increased from first to second cycle. In the first cycle, the average score of learning activity was 30,2 with a moderately active category. Second cycle, the average score of learning activity increased 4,78 being 34,98 with the active category. The percentage of learning outcomes was 64,69% with low category. In the second cycle there was an increasing of learning outcomes percentage 13,54% being 78,23% with medium category. So, learning activity increase 4,78 and learning outcomes increase 13,54% after applied this research. Keywords: polya model, learning activity, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NEGERI 5 PEDUNGAN Ni Wyn. Suniasih, I Nym. Arya Kasuma D., I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1460

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian 1) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan sikap ilmiah antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. 2) untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. 3) untuk mengetahui secara simultan perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E dengan pembelajaran konvensional. Populasi penelitian yaitu seluruh siswa kelas V berjumlah 127 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas VA berjumlah 41 siswa dan kelas VB berjumlah 43 siswa. Data sikap ilmiah dikumpulkan dengan kuesioner dan hasil belajar IPA menggunakan tes. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya perbedaan yang signifikan sikap ilmiah siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh thitung = 5,72. Untuk dan db = 82 diperoleh ttabel = 2,00. Berarti thitung = 5,72 > t(0,05,82) = 2,00.  2) adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh thitung = 3,49. Untuk  dan db = 82 diperoleh ttabel = 2,00. Berarti thitung = 3,49 > t(0,05,82) = 2,00. 3) secara simultan adanya perbedaan yang signifikan sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran learning cycle 5E diperoleh F = 21,274. Untuk . Berarti F = 21,274; p<0,05. Dapat disimpulkan terdapat pengaruh model pembelajaran learning cycle 5E terhadap sikap ilmiah dan hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri 5 Pedungan. Kata kunci: Learning cycle 5E, Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar IPA. Abstract The purpose of this study was 1) to determine significant differences between students' scientific attitude that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. 2) to determine significant differences between students' science learning outcomes that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. 3) to determine significant differences simultaneously scientific attitude and science achievement among students that learned through 5E learning cycle model of learning with conventional learning. The study population is the entire fifth grade students numbered 127 students. VA research sample that is class numbered 41 students and VB classes totaling 43 students. Data were collected with a scientific attitude questionnaire and the results of learning science using the test. Data were analyzed using descriptive and inferential statistical analysis. The results showed 1) a significant difference scientific attitude of students that learned through learning model 5E learning cycle obtained t = 5.72. For and db = 82 obtained ttabel = 2.00. Mean t = 5.72> t (0,05,82) = 2.00. 2) there are significant differences science learning outcomes of students that learned through learning model 5E learning cycle obtained t = 3.49. For and db = 82 obtained ttabel = 2.00. Mean t = 3.49> t (0,05,82) = 2.00. 3) the simultaneous presence of significant differences of scientific attitude and science learning outcomes of students that learned through 5E learning cycle instructional model obtained F = 21.274. For . Mean F = 21.274, p <0.05. It can be concluded there are significant learning model 5E learning cycle of the scientific attitude and science learning outcomes fifth grade students of elementary school 5 Pedungan. Keywords: 5E Learning Cycle, Scientific Attitude and Science Learning Outcome

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue