cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS IV DI SDN 1 DAN 2 RENDANG I Gd. Meter, Olyn Suyanti D., D.B.Kt. Ngr. Semara P.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1461

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara siswa yang mengikuti model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Rendang di Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013 terdiri atas 67 orang. Setelah dilakukan uji kesetaraan sampel sebanyak 58 siswa dipilih sebagai sampel. Dengan teknik random sampling diperoleh SD Negeri 1 Rendang sebagai kelas kontrol dan SD Negeri 2 Rendang sebagai kelas eksperimen. Data hasil belajar IPS dikumpulkan melalui tes objektif yang terdiri dari 20 butir soal, dan dianalisis dengan  menggunakan  statistik  deskriptif  dan  statistik  inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan  antara siswa yang mengikuti model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw dengan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, dengan thitung sebesar 4,78 sedangkan ttabel sebesar 2,00. Berdasarkan analisis dapat di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw terhadap hasil belajar IPS di SD Negeri 2 Rendang, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem. Kata-kata kunci: model pembelajaran cooperative learning tipe jigsaw, dan hasil belajar IPS  Abstract This study aimed to know the difference of IPS learning result between students following cooperative learning model of jigsaw type and student following conventional model. This study was quasi experiment research by post-test only control group design. The population of this study were all of class IV students of SD Negeri 1 and SD Negeri 2 Rendang at Rendang sub district, Karangasem regency academic year 2012/2013, consisted of 67 person. After being done the sample equivalence test, and then 58 students were selected to be sample. By using sampling random technique, it was found that SD Negeri 1 Rendang as the control class and SD Negeri 2 Rendang as the experimental class. IPS learning result data was obtained by objective test consisted of 20 items, and then was analyzed by using  descriptive and inferential statistic. The result of this study show that there is significance difference of learning result between students following cooperative learning model of jigsaw type and student following conventional model, by tobs = 4,78, while ttab = 2,00. Based on the result of analysis above can be concluded that there is effect learning cooperative model of jigsaw type to the IPS learning result of SD Negeri 2 Rendang at Rendang district, Karangasem regency. Keywords: learning model type jigsaw cooperative learning, and IPS learning result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV Nym. Jampel, Ni Pt. Dian Primasari P., Ndra T. Renda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1462

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPA melalui penerapan model pembelajaran TAI. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini bersifat kolaboratif dimana antara peneliti dan guru mata pelajaran berkolaborasi dengan tujuan untuk meningkatkan kreatifitas dan hasil belajar siswa di kelas. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di SD 2 Alasangker Kabupaten Buleleng yang berjumlah 40 siswa. Data kreativitas siswa diperoleh dari lembar observasi dan hasil belajar siswa diperoleh dengan menggunakan metode tes, yaitu tes pilihan ganda dan essay. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa : (1) Pada siklus 1 rata – rata kreativitas belajar siswa berada pada skor 42,50% (kreatif), sedangkan pada siklus 2 rata – rata kreativitas belajar siswa mengalami peningkatan mencapai skor 47,50% (kreatif) dan 30% (sangat kreatif). (2) Pada siklus 1 rata – rata hasil belajar siswa berada pada skor 25% (baik), sedangkan pada siklus 2 rata – rata hasil belajar siswa mengalamai peningkatan mencapai skor 60% (baik) dan 25% (sangat baik). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization dapat meningkatkan kreatifitas dan hasil belajar IPA sisw akelas IV SD 2 Alasangker Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013. Kata-kata kunci:  model pembelajaran Team Assisted Individualization, kreatifitas, hasil belajar Abstract This study aims to determine the improvement of creativity and science learning outcomes through the application of learning models TAI. This research is a classroom action research (CAR). This is collaborative research between researchers and teachers in which subjects collaborate with the aim to enhance creativity and student learning outcomes in the classroom. The study population was all students in the fourth grade in elementary school 2 Alasangker Buleleng regency, amounting to 40 students. Data obtained from the students' creativity observation sheets and student learning outcomes obtained using the test methods, namely multiple choice and essay tests. Data were analyzed using descriptive statistical analysis of quantitative techniques. The results showed that: (1) In cycle 1 average - average creativity score of student learning is at 42.50% (creative), while in cycle 2 average - average student creativity scores have increased to reach 47.50% (creative ) and 30% (very creative). (2) In cycle 1 average - average student learning outcomes are at the score of 25% (good), while in cycle 2 average - average experiencing increased student learning outcomes achieved a score of 60% (good) and 25% (very good). Thus, the application of Team Assisted Individualization learning model can improve creativity and science learning outcomes sisw akelas IV SD 2 Alasangker Buleleng Buleleng Academic Year 2012/2013.Key words: learning model of Team Assisted Individualization, creativity, learning outcomes
PEMANFAATAN MEDIA TORSO UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD N0 2 PAKET AGUNG SINGARAJA I Md. Suarjana, Kdk. Dian Pratiwi, I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1463

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar pada mata pelajaran IPA siswa kelas Vb di SD No. 2 Paket Agung Singaraja Tahun Pelajaran 2011/2012 dengan memanfaatkan media torso. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing siklus dilaksanakan tiga kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian sebanyak 34 siswa. Data aktivitas dikumpulkan dengan observasi langsung dan hasil belajar dikumpulkan dengan tes. Data aktivitas belajar siswa dianalisis secara deskriptif kualitatif dan data hasil belajar siswa dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media torso dapat meningkatkan aktivitas belajar. Hal ini dapat terlihat dari pada siklus I rata-rata skor aktivitas siswa secara klasikal sebesar 6,5 yang berada pada kategori cukup aktif. Pada siklus II rata-rata skor aktivitas siswa secara klasikal meningkat menjadi 8,76 yang berada pada kategori aktif. Pemanfaatan media torso dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata skor siswa pada siklus I sebesar 69,05 dengan tingkat hasil belajar yang berada pada kategori sedang meningkat pada siklus II menjadi 80 yang berada pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar IPA setelah diterapkan media torso. Kata-kata kunci: media torso, aktivitas, hasil belajar Abstract This study aims to determine the increase in activity and learning outcomes in teaching science in elementary grade Vb No. 2 Paket Agung Academic Year 2011/2012 by exploiting the media torso. This research is a classroom action research was conducted in two cycles, each cycle of meetings held three times. The design of each cycle consists of four stages, namely planning, action, observation/evaluation and reflection. Research subjects as much as 34 student. Activity data collected by direct observation and learning outcomes were collected with the test. Student activity data were analyzed descriptively qualitative and student learning outcomes data were analyzed by descriptive quantitative. The results showed that the use of media to enhance learning activities torso. It can be seen from the first cycle, the average score of students in the classical activity of 6.5 which is in the category is quite active. In the second cycle the average score of students in the classical activity increased to 8.76 which is the active category. Utilization torso media can improve student learning outcomes. It can be seen from the increase in the average score of students in the first cycle of 69.05 with the level of learning outcomes in middle category increased in the second cycle to 80 who are in the high category. Thus, an increase in activity and learning outcomes applied science after media torso. Key words: media torso, activity, learning outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E BERMUATAN TRI HITA KARANA TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V Ni Wyn. Rati, Ni.Pt. Meldania B., Kt. Pudjawan,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1464

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas V semester genap SD N 2 Pemuteran antara siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle 7E bermuatan Tri Hita Karana (THK) dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Penelitian ini tergolong eksperimen semu dengan rancangan non equivalen post-test only control group design. Sampel penelitian adalah siswa kelas VA dan VB di SD N 2 Pemuteran Tahun Pelajaran 2012/2013 dengan jumlah siswa 54 orang. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data dikumpulkan dengan post-test hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan stastistik inferensial dengan uji-t. Hasil analisis uji-t terhadap hasil belajar menunjukkan bahwa thitung sebesar 7,134, ttabel pada taraf signifikansi 0,05 sebesar 2,021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran learning cycle 7E bermuatan Tri Hita Karana dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional. Dengan demikian model pembelajaran learning cycle 7E bermuatan THK berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.   Kata Kunci: Model learning cycle 7E bermuatan THK, hasil belajar IPA Abstract The purpose of this research was to discribe the diffence of the science learning achievement of the students of 5th grade in SD N 2 Pemuteran who studied by learning cycle 7E based on Tri Hita Karana (THK) method and by conventional method. The research was belong to pseudo experiment with non-equivalent post test only control group design. The sampels of this research ware 54 students of VA and VB class in SD N 2 Pemuteran year 2012/2013. The sample was taken by random sampling technic. The data ware collected by the test of science learning achievement of science. The data ware analysed by descriptive statistics and inferential statistics of t-test. t-test analysis showed that tcalculate was 7,134, ttable in 0,05 significance level was 2,021. The analysis results of showed that there was a significant difference of science learning achievement between the groups of students who studied by learning cycle 7E based on Tri Hita Karana method and by conventional method.   Kata Kunci: Learning cycle 7E based on THK, the result of studied science
PENGARUH TEKNIK PEMETAAN PIKIRAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SEMESTER II DI SD GUGUS V KECAMATAN SAWAN I Nym. Jampel, Md. Ayu Arya Pratiwi, Ni Nym. Garminah,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1479

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II pada kelompok eksperimen dengan menggunakan teknik pemetaan pikiran; (2) deskripsi hasil belajar IPA siswa kelas IV semester II pada kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional; (3) perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan teknik pemetaan pikiran dan yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV semester II di SD Gugus V Kecamatan Sawan. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas IV Gugus V kecamatan Sawan berjumlah 111 orang. Setelah uji kesetaraan dengan ANAVA, populasi dirandom dengan teknik random sampling dengan desain “Post Test Only with Non-Equivalent Control Group Design” untuk menentukan sampel kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SD No. 2 Sangsit berjumlah 35 orang dan siswa kelas IV SD No. 5 Sangsit berjumlah 36 orang. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) hasil belajar IPA siswa kelompok eksperimen  tergolong sangat tinggi dengan rata-rata 15,5; (2) hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong sedang dengan rata-rata 10,44; (3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa IPA siswa kelas IV Semester II di SD Gugus V Kecamatan Sawan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan teknik pemetaan pikiran dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional (thitung > ttabel, thitung = 6,667 dan ttabel = 2,000).   Kata-kata kunci: teknik pemetaan pikiran, hasil belajar IPA
PENGARUH STRATEGI CONCEPT MAPPING BERBANTUAN MEDIA PRESENTASI PEMBELAJARAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR DI DESA LELATENG Md. Sulastri, Ni Md. Putri Widya A., Luh Pt. Putri M.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1480

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung. (2) mengetahui deskripsi pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran concept mapping berbantuan media presentasi pembelajaran. (3) mengetahui perbedaan pemahaman konsep IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran concept mapping dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung pada siswa kelas IV SD di Desa Lelateng Kecamatan Negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV di desa Lelateng yang berjulmlah 133 orang. Sampel penelitian yaitu siswa kelas IV SD no 1 Lelateng sebanyak 27 orang dan siswa kelas IV SD No 3 Lelateng sebanyak 34 orang. Data pemahaman konsep dikumpulkan dengan menggunakan metode tes pilihan ganda diperluas dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t, dengan prasyaratan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) pemahaman konsep IPA siswa kelompok eksperiment berada pada katagori tinggi. (2) pemahaman konsep IPA siswa kelompok kontrol berada pada katagori sedang dan (3) terdapat pengaruh pemahaman konsep IPA siswa kelas IV Semester II SD di Desa Lelateng Kecamatan Negara yang signifikan antara kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran concept mapping berbantuan media presentasi pembelajaran dan kelompok siswa yang mengikuti strategi pembelajaran langsung (thitung > ttabel, thitung = 5,2801 dan ttabel = 2,001).   Kata-kata kunci: strategi pembelajaran concept mapping, pemahaman konsep IPA
PENERAPAN PENDEKATAN (PAKEM) UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS IV SD NO. 2 PEMARON I Md. Suarjana, Md. Krisnawati, Ni Wyn. Arini,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1481

Abstract

AbstrakPenelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah diterapkannya pendekatan PAKEM pada siswa kelas IV di SD No.2 Pemaron.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas.Subjek penelitian ini adalah 30 siswa kelas IV SD No. 2 Pemaron.Data penelitian tentang aktivitas dan hasil belajar Bahasa Indonesia diperoleh dengan metode observasi dan metode tes.Penelitian dilaksanakan selama dua siklus.Pertemuan I dan II untuk pembelajaran, serta pertemuan III pemberian tes siklus.Data dianalisis dengan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus II.Pada siklus I, rata-rata persentase aktivitas belajar siswasebesar 65% dengan kategori cukup aktif.Pada siklus II, rata-rata persentase aktivitas belajar siswasebesar 80%termasuk dalam kategori aktif. Persentase hasil belajar 69,25% dengan kategori sedang. Pada siklus II terdapat peningkatan hasil belajar siswa sebesar 80,5% dengan kategori tinggi. Jadi, aktivitas belajar meningkat 15% dan hasil belajar meningkat sebesar 11,25% setelah diadakan tindakan.Kata kunci:pendekatanpakem, aktivitas belajar, hasil belajar.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V SD GUGUS 1 SIDEMEN KARANGASEM I Gst. A. Oka Negara, I Kd Adi Darsana, Md Putra
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1482

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa  kelas V di Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan Sidemen Karangasem tahun ajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V di Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan Sidemen Karangasem tahun ajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan tehnik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 2 Sidemen dan SD Negeri 3 Sinduwati. Pengumpulan data hasil belajar IPA dilakukan dengan metode tes dengan instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda biasa.Data dalam penelitian ini dianalisis dengan uji t.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajarsiswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learningdengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 3,52 >ttabel = 2,000). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learningberpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa  kelas V Sekolah Dasar Negeri Gugus 1 Kecamatan Sidemen Karangasem.   Kata-kata kunci:model pembelajaran problem based learning dan hasil belajar IPA.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPESNOWBALL THROWING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR PKn KELAS V SD NEGERI 1 BUNGBUNGAN Ni Wyn.Suniasih, I Km. Suka Wardhiana, I. G. A. Agung S.,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1483

Abstract

Abstrak Penelitian tindakan kelas ini bertujuanuntuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil blajar denganmodel pembelajaran kooperatif tipe snowball throwingpada pembelajaran PKn siswa kelas V semester II SD Negeri1 Bungbungan Kecamatan Banjarangkan tahun pelajaran 2012/2013.Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus,subyek dalam penelitian ini adalah sebanyak 20 orang dan objek penelitiannyaadalah keaktifan dan hasil belajar PKn.Data keaktifan siswa dikumpulkan menggunakan metode observasi, sedangkan data hasil belajar PKn dikumpulkan melalui metode tes yaitu tes hasil belajar. Data yang telah terkumpul dianalisis dengan metode analisis statistik deskriptifuntuk mencari rata-rata kelas dan persentase tingkat hasil belajar.Hasil penelitian menunjukkandengan penerapan model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing pada pembelajaran PKn dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar.Peningkatan keaktifan siswa pada siklus I 65,20% dan pada siklus II  81,00% atau dengan kata lain terjadi peningkatan keaktifan siswa sebesar 15,80% termasuk dalam kategori aktif. Hasil belajar siswa pada siklus I  65,25% dan pada siklus II  83,25%. Telah terjadi peningkatan hasil belajar IPA sebesar 18,00% dalam pedoman PAP skala 5 termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan data tersebutpenerapan model pembelajaran kooperatif tipe Snowball Throwing disimpulkan bahwa pembelajaran PKn dapat meningkatkan keaktifan dan hasil belajar PKn siswa. Kata kunci :Snowball Throwing, keaktifan,hasil belajar dan PKn
PENGARUH PENDEKATAN BCCT (BEYOND CENTER AND CIRCLES TIME) TERHADAP PRESTASI CALISTUNG SISWA KELAS I SD DI DESA SUDAJI KECAMATAN SAWAN KABUPATEN BULELENG I Gd. Wawan Sudatha, Ayu Pt. S. Wahyuni, Ign. I Wyn. Suwatra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1485

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mendeskripsikan prsetasi calistung siswa kelas I SD Negeri di Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT; (2) Mendeskripsikan prestasi calistung siswa kelas I SD Negeri di Desa Sudaji Kecamatan Sawan Kabupaten Buleleng tahun Pelajaran 2012/2013 yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional; (3) Mengetahui perbedaan prestasi calistung siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan non equivalent post test only control group design. Sampel sebanyak 2 kelas, yang terdiri atas 52 orang. Kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan dengan tekhnik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan tes. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial, dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal, yaitu: (1) prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT tergolong sangat tinggi; (2) prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional tergolong tinggi; (3) terdapat perbedaan prestasi calistung siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan BCCT dengan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan BCCT berpengaruh secara signifikan terhadap prestasi calistung siswa SD 2 Sudaji Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.   Kata kunci: Beyond Center And Circles Time, Prestasi calistung

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021): April Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 7, No 1 (2019) Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue