cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
KONTRIBUSI KEBIASAAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN NUMERIKAL TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 SERAYA TIMUR Kt. Pudjawan, I Km. Sumada, Nym. Dantes
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1532

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui besarnya kontribusi kebiasaan belajar siswa terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur, (2) mengetahui seberapa besarnya kontribusi kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur, (3) mengetahui besarnya kontribusi secara simultan kebiasaan belajar dan kemampuan numerikal terhadap pembelajaran matematika siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur. Jenis penelitian ini adalah Expost Facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 2 Seraya Timur pada tahun ajaran 2013/2014yang berjumlah sebanyak 68 orang dan 40 orang siswa sebagai sampel.Metode pengumpulandatadalam penelitian ini adalah metode angket (koesioner) dan metode tes.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, pengujian prasyarat analisis, dan pengujian hipotesis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat kontribusi yang signifikan antara kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika yangditunjukkan melalui persamaan garis regresi ŷ = 59,27 + 0,199X1dan nilai rhitung = 0,32 dan signifikan dengan P < 0,05, (2) terdapat kontribusi yang signifikan antara kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika yangditunjukkan melalui persamaan garis regresi regresi ŷ = -2,155 +1,218X1 dan nilai rhitung = 0,36 dan signifikan dengan P < 0,05, (3) secara simultan, terdapat kontribusi yang signifikan antara kebiasaan belajar dan kemampuan numerikal terhadap hasil belajar matematika,yang ditunjukkan melalui persamaan korelasi ŷ =30,933 + 0,215X1 + 0,438X2,dengan R2 =25,50 %.   Kata-kata kunci: kebiasaan belajar, kemampuan numerikal, hasil belajar matematika Abstract This study is aimed (1) determine the contribution of the study habits of students studying mathematics outcomes fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur, (2) determine how much contribution to the ability of numerical mathematics learning outcomes fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur, (3 ) determine the contribution simultaneous numerical study habits and skills towards learning mathematics fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur. This type of research is ex post facto. The population in this study were all students fifth grade students of Elementary School 2 Seraya Timur in the academic year 2013/2014, amounting to as many as 68 people and 40 students in the sample. Methods of data collection in this study was a questionnaire method  and test methods. The data obtained were analyzed using descriptive analysis techniques, testing requirements analysis, and hypothesis testing.The results showed that (1) there is a significant contribution to the study habits of the mathematics learning outcomes can be demonstrated through regression line equation ŷ = 59.27 + 0.199 X1 and value rhitung = 0.32 and significant P < 0,05, (2) there is a significant contribution to the ability of numerical mathematics learning outcomescan be demonstrated through regression line regression equation ŷ = -2.155 +1.218 X1 and there the valuerhitung= 0.36 and significant p < 0,05, (3) simultaneously, there is a significant contribution to the numerical study habits and the ability to learn mathematics results, indicated by the correlation equation ŷ = 30.933 + 0.215 X1 + 0.438 X2, with R2 =25.50%. Key words: study habits, numerical ability, mathematics learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SD GUGUS II MENGWI IB. S. Manuaba, I G. A. Gd. K. Wibawa, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1533

Abstract

Abstrak Kurang optimalnya hasil belajar matematika siswa sering menimbulkan rasa kurang puas pada guru. Hal tersebut timbul dikarenakan pembelajaran yang kurang inovatif dan kurang maksimalnya pemanfaatan media.Berkaitan dengan hal itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan “nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas dengan 265 orang siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan random sampling dan ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan 80 orang siswa.Hasil belajar matematika dalam penelitian ini merupakan kombinasi dari data kemampuan kognitif yang dikumpulkan dengan tes dan data afektif yang dikumpulkan melalui observasi saat pembelajaran. Data dianalisis dengan t-test. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan db =78 nilai ttabel = 2,000, sedangkan berdasarkan pengujian nilai thitung= 3,44. Hasil analisis menunjukan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Terkait hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014. Kata kunci : model pembelajaran, kooperatif open ended, hasil belajar Abstract Lest optimal result on mathematics often make unsatisfied for the teacher. It was caused by less innovative learning and low utilization of media. In line with that reason this experiment was conducted to know the significant difference result between students who were taught by open ended cooperative teaching and students who were taught by conventional teaching for the five grader of SD Gugus II Mengwi, Badung Regency in academic year 2013/2014. This research was quasi experimental research and used nonequivalent control group design. Populations of this research were students of five grader of SD Gugus II Mengwi, Badung Regency in academic years 2013/2014 consisted of 8 classes with 265 students. Sample of this research was determined by random sampling and it was selected 2 classes consisted of 80 students. The students’ results in mathematics in this research were combinations of cognitive which were gathered from test and affective which were gathered from observation during the teaching process. The data were analyzed by t-test. Based on the significant level of 5% and db = 78 value ttable = 2,000, while the value of the test is based on thitung = 3.44. The result showed significant differences in students’ result between experiment group and control group. Based on that result could be concluded that open ended cooperative learning which assisted with audio visual media had significant effect to the result on mathematics of five grader of SD Gugus II Mengwi Badung Regency in academic year 2013/2014. Key words : Teaching model, open ended cooperative, result of learning
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED INSTRUCTION TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Ni Ngh. Madri Antari, I Kdk. Ropi Darmana, Gd. Sedanayasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1535

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi kemampuan pemecahan masalah pembelajaran Matematika siswa dibelajarkan dengan  pembelajaran konvensional, 2) deskripsi kemampuan pemecahan masalah pembelajaran Matematika siswa dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Instruction, 3) perbedaan kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Instruction dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2012/2013 di SD di gugus IV Kecamatan Buleleng. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen menggunakan desain non-equivalent post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di SD Gugus IV Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2012/203 yang berjumlah 105 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling, tetapi yang dirandom adalah kelas. Data dikumpulkan dengan instrumen tes pemecahan masalah berbentuk uraian. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor kemampuan pemecahan masalah pembelajaran Matematika pada siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional cenderung rendah, dengan mean 15,92, 2) sedangkan skor kemampuan pemecahan masalah dalam pembelajaran Matematika pada siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif Problem-Based Instruction lebih tinggi, dengan mean 24,35, 3). Jadi perbedaan yang signifikan pada kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem-Based Instruction dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan thitung > ttabel (thitung = 3,35 > ttabel = 1,671).   Kata kunci: Problem-Based Instruction, pemecahan masalah   Abstract This study aims to determine: 1) description of the problem solving ability of students learning mathematics learned with conventional learning, 2) a description of the problem solving ability of students learning mathematics learning model learned with Problem-Based Instruction, 3) differences in problem solving ability in mathematics learning among groups of students models are learned with Problem-Based learning Instruction and students who learned with conventional learning in class V students in academic year 2012/2013 in primary schools in the cluster IV Buleleng. This research is a quasi-experimental research design using non-equivalent post-test only control group design. The subjects were all fifth grade students in elementary group Buleleng District IV Academic Year 2012/203, amounting to 105 people. Sampling technique is random sampling technique, but is randomized class. Data were collected with instrument-shaped description of the problem-solving test. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). Results of this study found that: 1) score learning mathematics problem-solving abilities in students who take conventional learning tend to be low, with a mean of 15.92, 2) while scoring ability in learning mathematics problem solving in students who learned with the cooperative learning Problem-Based Instruction is higher, with a mean of 24.35, 3). So significant differences in problem solving ability among the group of students who learned with the learning model of Problem-Based Instruction with conventional learning, with tarithematic > ttable (tarithematict = 3,35> ttable = 1,671). Key words: Problem-Based Instruction, solving skills
MODEL PEMBELAJARAN OPEN ENDED BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SD GUGUS II MENGWI IB. S. Manuaba, I G. A. Gd. K. Wibawa, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1536

Abstract

Abstrak Kurang optimalnya hasil belajar matematika siswa sering menimbulkan rasa kurang puas pada guru. Hal tersebut timbul dikarenakan pembelajaran yang kurang inovatif dan kurang maksimalnya pemanfaatan media.Berkaitan dengan hal itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan “nonequivalent control group design”. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari 8 kelas dengan 265 orang siswa. Sampel penelitian ditentukan dengan random sampling dan ditetapkan sebanyak 2 kelas dengan 80 orang siswa.Hasil belajar matematika dalam penelitian ini merupakan kombinasi dari data kemampuan kognitif yang dikumpulkan dengan tes dan data afektif yang dikumpulkan melalui observasi saat pembelajaran. Data dianalisis dengan t-test. Berdasarkan taraf signifikan 5% dan db =78 nilai ttabel = 2,000, sedangkan berdasarkan pengujian nilai thitung= 3,44. Hasil analisis menunjukan perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional. Terkait hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe open ended berbantuan media audio visual secara signifikan berpengaruh terhadap hasil belajar matematika siswa kelas V SD Gugus II Mengwi Kabupaten Badung tahun ajaran 2013/2014. Kata kunci : model pembelajaran, kooperatif open ended, hasil belajar Abstract Lest optimal result on mathematics often make unsatisfied for the teacher. It was caused by less innovative learning and low utilization of media. In line with that reason this experiment was conducted to know the significant difference result between students who were taught by open ended cooperative teaching and students who were taught by conventional teaching for the five grader of SD Gugus II Mengwi, Badung Regency in academic year 2013/2014. This research was quasi experimental research and used nonequivalent control group design. Populations of this research were students of five grader of SD Gugus II Mengwi, Badung Regency in academic years 2013/2014 consisted of 8 classes with 265 students. Sample of this research was determined by random sampling and it was selected 2 classes consisted of 80 students. The students’ results in mathematics in this research were combinations of cognitive which were gathered from test and affective which were gathered from observation during the teaching process. The data were analyzed by t-test. Based on the significant level of 5% and db = 78 value ttable = 2,000, while the value of the test is based on thitung = 3.44. The result showed significant differences in students’ result between experiment group and control group. Based on that result could be concluded that open ended cooperative learning which assisted with audio visual media had significant effect to the result on mathematics of five grader of SD Gugus II Mengwi Badung Regency in academic year 2013/2014. Key words : Teaching model, open ended cooperative, result of learning
PENERAPAN PENDEKATAN INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SEMESTER 2 SD NEGERI 9 BEBANDEM I Md. Suarjana, I Wyn. Budiarta, Dw. Kade Tastra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1549

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) rendahnya aktivitas belajar siswa, (2) rendahnya hasil belajar siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa melalui pendekatan inkuiri, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui pendekatan inkuiri. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas V SD Negeri 9 Bebandem tahun pelajaran 2012/2013 berjumlah 22 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Siklus I terdiri atas 3 pertemuan dan siklus II terdiri atas 3 pertemuan. Setiap pertemuannya dilaksanakan sesuai dengan tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data aktivitas siswa dikumpulkan dengan metode observasi, sedangkan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes. Data yang telah terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan inkuiri dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada siswa kelas V di SD Negeri 9 Bebandem tahun pelajaran 2012/2013. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan perolehan persentase aktivitas belajar pada siklus I 60,9% dan meningkat pada siklus II sebesar 29,6% hingga mencapai 90,5% dengan kategori sangat aktif. Hasil belajar IPA pada siklus I mencapai 65,0%, pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 20,0% hingga mencapai 85,0% dengan kategori baik. Berdasarkan penelitian ini, disarankan kepada semua guru kelas di sekolah dasar tempat penelitian hendaknya menerapkan pendekatan inkuiri dalam pembelajaran IPA.   Kata kunci : pendekatan inkuiri, aktivitas belajar, hasil belajar IPA   Abstract The problem in this study were (1) low activity of student learning, (2) lack of student learning outcomes. Based on these problems, this study aims to (1) determine an increase in student learning activities through inquiry approach, (2) to increase student learning outcomes through the inquiry approach. This study was Classroom Action Research (CAR) with research subjects fifth grade elementary school students 9 Bebandem school year 2012/2013 amounted to 22 people. Actions performed in 2 cycles. Cycle I consists of 3 rooms and the second cycle consists of 3 meetings. Each encounter a cycle from planning, implementation, observation and reflection. the student activity data collected using the observation sheet and while learning outcomes data collected by tests. The data has been collected quantitatively analyzed descriptively. The results showed that the application of this approach can increase the activity of inquiry and learning outcomes in class V in SD Negeri 9 Bebandem school year 2012/2013. The increase in the percentage indicated by the acquisition of learning activities in the first cycle and increased 60.9% in the second cycle of 29.6% to 90.5% with the very active category. Science learning outcomes in the first cycle reaches 65.0%, while in the second cycle, student learning outcomes increased by 20.0% to reach 85.0% in both categories. Based on this research, it is recommended to all classroom teachers in primary schools should implement inquiry learning in teaching Civics.   Keywords: inquiry learning approach,  the activity of learning Civics, learning outcomes Civics
MODEL PEMBELAJARAN BERORIENTASI LINGKUNGAN SEKOLAH BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD NO 2 TIBUBENENG KUTA UTARA I Gst. Agung Oka Negara, Ni Pt. Ekayanti, I Kt. Ardana
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1550

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SD No. 2 Tibubeneng Kuta Utara. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No. 2 Tibubeneng Kuta Utara tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 4 kelas. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol menggunakan tes pilihan ganda dengan satu jawaban benar. Sebelum uji t terlebih dahulu di lakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas,dan homogenitas dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dari hasil pengujian di peroleh kedua sampel berdistribusi normal dan homogeny. Selanjutnya data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada db = 58 dengan taraf signifikan 5% di peroleh thitung 6,547  dan ttabel = 2,000 yang berarti thitung > ttabel terdapat perbedaan signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 6,547 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan  model pembelajaran berorientasi lingkungan sekolah berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD No. 2 Tibubeneng Kuta Utara Kata kunci : IPA SD, model berorientasi lingkungan sekolah, hasil belajar Abstract This study aims to determine significant differences between students' science learning outcomes that follow the model of learning-oriented school environment with students who take the conventional teaching fifth grade students of elementary school No.. 2 Tibubeneng North Kuta. This study is a quasi-experimental study (Quasy experiment) with the design of the study is a non-Equivalent Control Group Design. The study population was all the fifth grade students of elementary school No.. 2 Tibubeneng North Kuta academic year 2013/2014. Samples were taken with a random sampling technique. The data collected is the value of science learning outcomes in the experimental class and the control class were collected using a multiple-choice test with the correct answers composite cognitive score (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned with IPS using environmentally oriented learning model school with students who learned with using conventional learning (6.547 thitung> ttable = 2.000). Thus, it can be concluded that the model of learning-oriented school environment significantly influence learning outcomes in class V IPA SD No.. 2 Tibubeneng North Kuta. Keywords: elementary science, environment-oriented model of school, learning outcomes
PEMBELAJARAN PERMAINAN EDUKATIF BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR OPERASI HITUNG BILANGAN BULAT SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR I Wyn. Wiarta, Ni Wyn. Indrasari, I Wyn. Sujana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1551

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung bilangan bulat antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran permainan edukatif dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di gugus Srikandi Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah  Non Equivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar sebanyak 280 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan tekhnik random sampling dengan mendapatkan SDN 10 Sumerta sebagai kelas eksperimen dan SDN 13 Kesiman sebagai kontrol. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar operasi hitung bilangan bulat di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan  menggunakan bentuk tes objektif tipe pilihan ganda biasa dengan 4 option pilihan jawaban bobot nilai 60%, sedangkan untuk penilaian sikap  dikumpulkan melalui lembar observasi dengan bobot nilai 40%. Data  dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar operasi hitung bilangan bulat siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran permainan edukatif dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung = 5,28 > ttabel = 2,000). Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan hasil belajar antara kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol pada hasil tes di akhir pembelajaran. Rata-rata nilai pada kedua kelompok, diketahui rata-rata nilai kelompok eksperimen lebih dari kelompok kontrol (1= 84,78> 2= 79,78).Ini berarti model pembelajaran permainan edukatif berpengaruh terhadap hasil belajar operasi hitung bilangan bulat pada siswa kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar tahun ajaran 2013/2014.   Kata kunci : pembelajaran permainan edukatif, hasil belajar operasi hitung bilangan bulat   Abstract The study aimed at determining the significant differences result of study in counting operational of integer between students who taught by using Educaton Game learning model with students who tauhgt by using the convesional learning model in grade five at Gugus Srikandi Denpasar.The research was a quasy experimental study (Quasy Experiment) with the design of the sudy was Non Equivalent Control Group Design. The populations in this study were all students in grade five at Gugus Srikandi Denpasar. The samples used random sampling tehnique with SDN 10 Sumerta as class experiment and SDN 13 Kesiman as the control class.The data were collected based on the result of study in counting operational of integer in both classes. The obtained data were collected by using multiple choice tests with four option answers with 60% scores, while behaviour test came from questioner with 40% scores. The obtained data were analyzed by t test.The result shows that there are significant differences in learning outcomes of students who taught by using Education Game learning model with students who tauhgt by using the convesional learning model (t hitung=5,28 > t table = 2,000). It can be shown from the different result of final test between the experimental learning group wits the converticional learning group. The average result of bolt groups can be shown that the result of the experimental leaning group is more than the control learning group (1= 84,78> 2= 79,78). Thus, it can conclude that Education Game learning model has an effect toward the result of counting operational of integer study in grade five SD Gugus Srikandi Denpasar year 2013/2014.   Key words: Education Game learning model, research was
MODEL PEMBELAJARAN DEEP DEALOGUE/ CRITICAL THINKING BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NO. 1 TUBAN KECAMATAN KUTA Db. Kt. Ngr. Semara Putra, Diah Anggreni, I Km. Ngr. Wiyasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1552

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Deep Dealogue/ Critical Thinking dengan siswa yang mengiketi pembelajaran konvensional siswa kelas V Sekolah Dasar No 1 Tuban Kecamatan Kuta. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD No 1 Tuban tahun pelajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar Bahasa Indonesia di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda satu jawaban benar (post test). Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Deep Dealogue/ Critical Thinking dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung 7,897 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Deep Dealogue/ Critical Thinking berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia pada siswa kelas V Sekolah Dasar No 1 Tuban Kecamatan Kuta.   Kata kunci : Bahasa Indonesia SD, model Deep Dealogue/ Critical Thinking, hasil belajar Abstract This study aims to determine significant differences between students' learning outcomes Indonesian which using Deep Dealogue/ Critical Thinking model learning with students who take the conventional teaching in the fifth graders of SD No 1 Tuban. This study is a quasi-experimental (Quasy experiment) with the design of the study is a non-Equivalent Control Group Design. The population in this study was all of the fifth grade students at SD No 1 Tuban in academic year 2012/2013. The sample was taken with a random sampling technique. The data collected is the value of the Indonesian studies in the experimental class and the control class collected using a multiple-choice test with one correct answer (post-test). Data were analyzed by t test. The results showed that there were significant differences in learning outcomes of students who learned Indonesian using Deep Dealogue/Critical Thinking model with students who learned with using conventional learning (thirung = 7,897> ttabel = 2,000). Thus, we can conclude that Deep Dealogue model reconstruction significantly influence the results of Indonesan  in the fifth grade at SD No 1 Tuban. Keywords: Indonesian , Deep Dealogue/Critical Thinking, the results of learning
PENDEKATAN PEMBELAJARAN SOMATIC AUDITORY VISUAL AND INTELLECTUAL (SAVI) BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD NO.1 KUTA Ni Nym. Ganing, Ni Pt. Natih Nena L., I Km. Ngr. Wiyasa,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1553

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) dan siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV Sekolah Dasar Nomor 1 Kuta, Kabupaten Badung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (quasy eksperiment) dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah semua siswa kelas IV di SD Nomor 1 Kuta. Untuk pemilihan sampel dalam penelitian ini digunakan Teknik pengambilan sampel Cluster Sampling. Data yang dikumpulkan adalah nilai hasil belajar IPA di kelas eksperimen maupun di kelas kontrol dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan ganda dengan taraf signifikansi 5 %. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) dengan siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional (thitung 7,197 > ttabel = 2,000). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pendekatan pembelajaran Somatic Auditory Visual and Intellectual (SAVI) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas IV di Sekolah Dasar Nomor 1 Kuta, Kabupaten Badung Tahun Pelajaran 2013/2014.   Kata kunci: Pendekatan SAVI, IPA SD, Hasil Belajar   Abstract This research aims to know the difference between science learning outcomes of students who are taught with learning approach of Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) and students who are taught with conventional learning approaches on a grade IV of elementary school No. 1 Kuta, Badung Regency. This research is experimental research programmed (Quasy Experiment), research design used was a non equivalent control group design. The population of this research are all grade 4  student in the elementary school No. 1 Kuta. For the selection of the sample in this study used techniques of sampling cluster sampling. The collected document is the value of a science learning outcomes in the classroom experiments as well as in the control class was collected with the use of multiple choice  with 5% taraf signifikasi. The data were analyzed by t-test. The results showed that there were significant differences of learning outcomes for science students who are taught by using the conventional approach to learning (thitung 7,197 > ttabel = 2,000). Thus, it can be concluded that the approach of learning Somatic Auditory Visual Intellectual (SAVI) effect significantly to science learning students in the elementary school No. 1 Kuta, Badung Regency academic year 2013/2014.   Key words: SAVI Approach, the elementary school science learning, the results of learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE BERBASIS MEDIA LINGKUNGAN ALAM TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SDN 5 PEDUNGAN DENPASAR I.G.A. Agung Sri Asri, Ni Kt. Suarni, I Ngh. Suadnyana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1554

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle berbasis media lingkungan alam dan siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional  di kelas V semester 1 SDN 5 Pedungan Denpasar Tahun Pelajaran 2013/ 2014.Penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan  sampelyang ditentukan melalui teknikrandom sampling. Metode yang digunakan dalampengumpulan data hasil belajar IPA adalah tes yaitu tes hasil belajar, dengan jenis tes objektif dalam bentuk pilihan ganda biasa sebanyak 37 butir. Hasil penelitian menunjukkan skor rerata data hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih dari hasil belajar kelas kontrol yaitu 78.10 > 69.75. Hasil perhitungan uji hipotesis dengan uji-t, diperoleh thitung = 3.65 dan ttabel dengan db= 83 dan taraf signifikansi 5% adalah 2.00.Ini berarti thitung lebih dari ttabel, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi  terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Learning Cycle berbasis media lingkungan alam dan siswa yang dibelajarkan dengan  model  pembelajaran konvensional di kelas V semester 1 SDN 5 Pedungan Denpasar tahun pelajaran 2013/ 2014. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa model pembelajaran Learning Cycle berbasis media lingkungan alam berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 5 Pedungan Denpasar Tahun Pelajaran 2013/ 2014.   Kata-kata kunci:, Learning Cycle, lingkungan alam, hasil belajar IPA. ABSTRACT This studyaimed todetermine differences inscience learningoutcomessignificantly betweenstudents wholearned withLearning Cyclemodel ofmedia-based natural environmentandstudentswholearned withconventional learningin classVSemester 15PedunganDenpasarSDNAcademic Year2013/2014.This research is aquasi experimentwith a samplethatis determinedthroughrandom samplingtechnique. Methods used incollecting datascience learningoutcomesisthetestachievement test, thetype oftestin the formof multiple choiceobjectiveusualas many as 37points.The results showeda meanscore ofstudent learning outcomes datafrom theexperiment class isstudyingthecontrol class78.10>69.75. Results ofhypothesistest calculationswiththe t-test, t =3.65andobtainedttablewithdf=83and asignificance level of 5% is2.00. Thismeansmorethanttablet, thenH0is rejectedandHaaccepted. Sothere is a differencesignificantscience learningoutcomesbetweenstudentswholearned withLearning Cyclemodel ofmedia-based natural environmentandstudentswholearned withthe conventionalmodel of learningin thefifth grade1st semesterSDN5PedunganDenpasaracademic year2013/2014. Thus it can bestatedthat theLearning Cyclemodel ofmedia-based naturalenvironmentaffects the outcome oflearning sciencegrade5PedunganDenpasarSDNAcademic Year2013/2014.   Keywords: Learning Cycle, natural environment, science learning outcomes

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue