cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Mimbar PGSD Undiksha
ISSN : 26144727     EISSN : 26144735     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 430 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2013)" : 430 Documents clear
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH BERBANTUAN MEDIA INDEX CARD MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS KELAS V SDN GUGUS 8 GIANYAR I G.A.Agung Sri Asri, L. Karyani, I Kt. Adnyana Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1555

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match dengan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Non-equivalent Control Group Desain. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SDN Gugus 8 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014. Sampel diambil dengan teknik purposive random sample. Data hasil belajar IPS siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda biasa. Data dianalisis menggunakan uji-t dengan rumus polled varians. Rata-rata hasil belajar IPS kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match lebih dari kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (80,21>71,48). Dari hasil analisis data diperoleh thitung 5,291. Sedangkan ttabel dengan db 72 pada taraf signifikansi 5% adalah 2,000. Hal ini berarti thitung lebih dari ttabel (5,291 > 2,000). Ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match dengan kelompok siswa yang mengikuti  pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah berbantuan media index card match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Gugus 8 Gianyar Tahun Ajaran 2013/2014.   Kata kunci : Model pembelajaran berbasis masalah, media index card match, hasil belajar   Abstract This study aims to determine significant differences between the learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model of media-assisted index card match with a group of students who take conventional learning in grade fifth SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014. This study is a quasi-experimental study with the study design used is Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all students grade fifth SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014. Samples were taken by purposive random sampling technique. Social studies student learning outcomes data collected by instruments in the form of multiple choice tests. Data were analyzed using t-test with a sample variance formula polled. Average learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model assisted media card index match is greater than the group of students who take the conventional teaching (80.21> 71.48). From the analysis of the data obtained t 5.291. While the difference ttabel with df 72 at 5% significance level is 2.000. This means that t is greater than t table (5.291> 2.000). So that there are significant differences between the learning outcomes of students who take the social studies group learning using problem-based learning model of media-assisted index card match with a group of students who take conventional learning. It can be concluded that the problem-based learning model of media-assisted card index match affects the outcome of grade fifth social studies SDN Gugus 8 Gianyar Academic Year 2013/2014.   Key words: Problem-based learning model, media index cards match, the results of  social
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA GRAFIS TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SDN 18 PEMECUTAN I B. Surya Manuaba, Kd. Meta Dewi, I Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1556

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dan siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V SDN 18 Pemecutan Tahun Pelajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian yang digunakan Nonequivalent Kontrol Group Desain. Populasi yang dilibatkan semua siswa kelas V SDN 18 Pemecutan Tahun Ajaran 2012/2013. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan berupa hasil belajar IPS yang merupakan nilai kognitif siswa. Nilai kognitif yang dikumpulkan menggunakan tes hasil belajar dalam pilihan ganda. Data dianalisis dengan uji t. Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil belajar IPS siswa kelas V yang dibelajarkan menggunakan kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis lebih besar dari siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (78,08>73,63). Hasil analisis membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional (thitung= 3,423> ttabel=2,000). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe make a match berbantuan media grafis berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar IPS  siswa kelas V SDN 18 Pemecutan. Kata kunci : Model pembelajaran kooperatif tipe make a match, Hasil belajar IPS   Abstract This study aims to determine significant differences between the results of social studies students who learned with implementing cooperative learning model make a match-aided graphic media and students who learned with the conventional model of learning in class 18 Pemecutan SDN Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design used by Nonequivalent Control Group Design. The population included all fifth grade students of SDN 18 Pemecutan Academic Year 2012/2013. Samples were taken with a random sampling technique. Data collected in the form which is the result of social studies students' cognitive value. Values ​​are collected using a cognitive achievement test in multiple choice. Data were analyzed by t test. The results showed an average result of social studies fifth grade students that learned using cooperative media make a match-aided graphics is greater than the students that learned using conventional learning (78.08> 73.63). Analysis results prove that there are significant differences between the results of social studies students that learned to use cooperative learning model make a match-aided graphic media with students that learned using conventional learning (t = 3.423> table = 2.000). It can be concluded that cooperative learning model make a match-aided graphic media significantly influence the results of social studies fifth grade students of SDN 18 acceleration. Keywords: cooperative learning model make a match, results of social studies
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE KANCING GEMERINCING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SDN I DUDA UTARA I Md. Suarjana, I Md. Saputra, I Nym. Murda,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1557

Abstract

Abstrak Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) rendahnya aktivitas belajar siswa, (2) rendahnya hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui peningkatan aktivitas belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing, (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa kelas IV SD Negeri 1 Duda Utara tahun pelajaran 2013/2014 berjumlah 30 orang. Tindakan dilakukan dalam 2 siklus. Data aktivitas siswa dikumpulkan dengan metode observasi, sedangkan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes. Hasil penelitian pada siklus I  persentase rata-rata aktivitas belajarnya mencapai 61,2% dengan kategori cukup aktif dan rata-rata  hasil belajarnya 69,33,% dengan kategori cukup.  Pada siklus II persentase rata-rata aktivitas belajarnya mencapai 79% dengan kategori aktif dan rata-rata hasil belajarnya 85,17% dengan kategori tinggi. Berdasarkan data tersebut, rata-rata aktivitas belajar siswa dari siklus I sampai II mengalami peningkatan sebesar 17,8%. Persentase tingkat hasil belajar siswa secara klasikal dari siklus I sampai II mengalami peningkatan sebesar 15,84%, data tersebut menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada siswa kelas IV di SD Negeri 1 Duda Utara tahun pelajaran 2013/2014.  Disarankan kepada semua guru kelas di sekolah dasar tempat penelitian hendaknya menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing dalam pembelajaran IPA.   Kata kunci : model pembelajaran kooperatif tipe kancing gemerincing, aktivitas belajar, hasil belajar IPA,   Abstract The problem in this study were (1) lack of student learning activities, (2) lack of student learning outcomes. This study aims to (1) determine an increase in student learning activities through cooperative learning model clattering studs, (2) to increase student learning outcomes through cooperative learning model clattering studs. This research is Classroom Action Research (CAR) with fourth grade students study subjects SD Negeri 1 North Duda academic year 2013/2014 amounted to 30 people. Actions performed in 2 cycles. Student activity data collected by the method of observation, while the science learning outcomes data collected with the test method. The results, in the first cycle the average percentage of learning activities reached 61.2% with moderately active category and the average results of their study 69.33,% with enough categories. In the second cycle the average percentage of learning activities reached 79% with the active category and the average results of their study with a 85.17% higher category. Based on these data, the average student activity from the first cycle to the second an increase of 17.8%. Percentage of student learning outcomes in the classical cycle of I to II has increased by 15.84%, the data showed that the application of cooperative learning model clattering studs can increase the activity and learning outcomes in the fourth grade students at North Elementary School 1 Duda academic year 2013 / 2014. It is recommended to all classroom teachers in primary schools where the research should implement cooperative learning model clattering studs in science teaching.   Keywords: cooperative learning model clattering studs, learning activities, learning outcomes IPA
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THE POWER OF TWO BERBANTUAN MEDIA POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS VSDN 5 SUMERTA I.B. Surya Manuaba, Ni Wyn. Febriyani R., IGA. A. Sri Asri,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1558

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe the power of two berbantuan media powerpoint dansiswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada kelas V SDN 5 Sumerta Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan desain Nonequivalent Control Group Design.Populasi penelitian, seluruh siswa kelas V SDN 5 Sumerta Denpasar Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 84 orang siswa.Teknik sampel penelitian ini adalah sampling porpusive sehingga didapat sampel kelas VA dengan jumlah 31 siswa sebagai kelompok eksperimen dan kelas VB dengan jumlah 31 siswa sebagai kelompok kontrol. Data tentang hasil belajar IPS dikumpulkan dengan menggunakan tes objektif bentuk pilihan ganda biasa.Selanjutnya data dianalisis dengan uji-t.Berdasarkan hasil pengujian normalitas dan homogenitas terhadap data yang didapat dari kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan uji-t dan menunjukkan thit = 7,49> ttabel = 2,00 dengan db = 60 (Σn-2= 60-2=58) dan taraf signifikansi 5%. Pada nilai rata-rata hasil tes kelompok eksperimen diketahui lebih tinggi dari pada kelompok kontrol yaitu 80,33  pada kelompok eksperimen dan  69,90 pada kelompok kontrol. Ini berarti terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe the power of two berbantuan media powerpointdan siswa yang dibelajarkan dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe the power of two berbantuan media powerpoint berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SDN 5 Sumerta Tahun Pelajaran 2013/2014.   Kata-kata kunci : Model Pembelajaran, Kooperatif tipe the power of two, powerpoint, hasil belajar   Abstract This study aims to find to find a significant difference between the results of social studies students who learned with cooperative learning model the power of two assisted media powerpoint and students who learned with conventional learning in class 5 Sumerta Denpasar SDN Academic Year 2013/2014. The study was quasi-experimental research, the design Nonequivalent Control Group Design. Study population, all students in grade 5 Sumerta Denpasar SDN Academic Year 2013/2014 , amounting to 84 students . Engineering samples of this study was thus obtained samples sampling porpusive VA class with 31 students as the number and class VB experimental group by the number of 31 students as a control group. IPS data on learning outcomes was collected using multiple choice objective test normal. Furthermore, the data were analyzed by t-test. Based on the results of tests of normality and homogeneity of the data obtained from the experimental group and the control group were normally distributed and homogeneous . Hypothesis test is then performed with t-test and showed thit = 7.49 > table = 2.00 with db = 60 ( Σn - 2 = 60-2 = 58 ) and a significance level of 5 %. On the average value of the test results are known experimental group was higher than in the control group is 80.33 in the experimental group and 69.90 in the control group. This means that there are significant differences in learning outcomes between students who learned with the group cooperative learning model the power of two assisted media powerpoint and students who learned with the group of students who learned with conventional learning. It can be concluded that cooperative learning model the power of two -assisted powerpoint media affects the outcome of social studies grade 5 Sumerta SDN Academic Year 2013/2014.   Key words : learning models, the cooperative type the power of two, powerpoint, learning outcomes
MODEL PEMBELAJARAN SINEKTIK BERBASIS PENILAIAN PORTOFOLIO BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD GUGUS LETKOL WISNU DENPASAR UTARA I Gst. Agung Oka Negara, Ni Pt. Alentina, Md. Putra,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1559

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran sinektik berbasis penilaian portofolio dengan siswa yang belajar dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Pengambilan sampel dalam populasi tersebut dilakukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini yakni siswa kelas V SD No. 1 Peguyangan sebagai kelompok eksperimen berjumlah 40 siswa dan siswa kelas V SD No. 12 Peguyangan sebagai Kelompok Kontrol berjumlah 35 siswa. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini yakni  hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus Letkol Wisnu Kecamatan Denpasar Utara. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni tes objektif pilihan ganda biasa dengan 4 opsien yang berjumlah 40 butir soal. Data hasil belajar yang diperoleh tersebut dianalisis mengunakan uji-t. Hasil belajar IPS siswa masing-masing kelompok, menunjukkan bahwa rerata hasil belajar IPS siswa pada kelompok ekperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol, yakni  pada kelompok eksperimen adalah 72,45 dan pada kelompok kontrol adalah 60,43. Berdasarkan hasil analisis melalui uji-t diperoleh thitung sebesar 6,79 dengan menggunakan taraf signifikansi 5%(α = 0,05) dan dk = 73 diperoleh ttabel sebesar 2,00. Ini berarti thitung > ttabel (6,79 > 2,00). Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPS antara siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran sinektik berbasis penilaian portofolio dengan siswa yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran konvensional.   Kata kunci: model pembelajaran sinektik, hasil  belajar IPS   Abstract The research intends to find out a significant differences learning result of social science between student who learn by sinektik learning models which is based on portfolio assessment with students who are learning with conventional learning. This research is a quasi experimental research with a non equivalent control group design. Population in this study, is a whole group of Grade 5 lieutenant Colonel Vishnu Groups Denpasar northem districts. The sampling was conducted in a population with a random sampling technique. Sampel in this research is 5 grade elementary school student number 1 Peguyangan as the experimental group totalled 40 students and 5 grade elementary school student number 12 Peguyangan as the control group numbered 35 student. Data collected from this research is the result of studying social sciences 5 grade elementary school students Colonel Vishnu Groups Denpasar northem districts.. Data collection techniques used are objective tests data collection techniques used are multiple choice objective test with four options which amounts to forty items. The learning result data that was obtained was analyzed using t-test. The result Social science of each group shows that average learning result and the social sciences experimental group is better than control group, that the experimental group was 72.45 and in the control group was 60.43. Based on the analysis by t-test obtained t of 6.79 by using a significance level of 5% (α = 0.05) and dk = 73 obtained ttable 2.00. This means that thitung > ttable (6.79 > 2,00). It can be concluded that there are significant differences between the results of social studies students learn to use the model-based learning sinektik portfolio assessment with students who learn using conventional learning. Keywords: . learning model sinektik, social sciences learning result
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW 1 DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA DI KELAS V Dsk. Pt. Parmiti, I Gd. Juniarta, I Md. Suarjana,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1560

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPA setelah penerapan model pembelajaran koopratif tipe Jigsaw 1 dengan menggunakan alat peraga pada siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani. 2011/2012.Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan, subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani yang berjumlah 28 orang. Waktu pelaksanaan pada semester II (dua) Tahun Ajaran 2011/2012. Penelitian ini berlangsung pada II siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes. Selanjutnya data yang dikumpulkan dianalisis dengan metode diskriptif kualitatif. Hasil penelitian pada siklus I diperoleh nilai rata-rata sebesar 63,25 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 60,71%. Pada siklus II nilai rata-rata siswa yang diperoleh adalah 77,36 dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 92,86%.hasil tersebut menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw 1 dengan menggunakan alat peraga dapat meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Negeri 3 Sukawana Kecamatan Kintamani Tahun pelajaran 2011/2012.Kata-kata kunci : Pembelajaran Kooperatif, Tipe Jigsaw 1 , Alat Peraga, Hasil BelajarIPA.AbstractThis research aims at knowing the improvement of the studens’ study esults on science lesson be implementingcooperative jigsaw I bearning model by using media toward the fifth gradee students of SD N 3 Sukawana kintamani district in the academisyear of 2011/2012.This research is action research. The subjects of the research were students of the fifth grade of SD N 3 Sukawana of Kintamani District. The were 28 students all together. The research was conducted in the second semester in academic year of 2011/2012. This research cansisted of 2 cycles. The method of collecting the data was observation and tes of study result. Futher more, the data was analyzed byusing descriptive qualitative method. The mean score of the students in cycle I are 63,25 and the precentage of the result was 60,71%. In the second cycle,the mean of the students secore was 77,36 with 9,86% student gol the mean score. The result shown that the implementation of cooperative jigsaw I learning model through media could improve the result of study of science for the fifth grade students of SD N 3 Sukawana Kintamani District in the academic year of 011/2012Key words: cooperative Jigsaw I learning model, media, the science study result 
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V DI GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Gede Sila Parta; ., Dra. Nyoman Kusmariyatni,S.Pd; ., I Gede Margunayasa, S.Pd., M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model learning cycle 5E dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional. Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian kuasi eksperimen non equivalent post–test only control group design. Populasi penelitian ini adalah 64 orang siswa kelas V SD tahun pelajaran 2012/2013 di Gugus VII Kecamatan Buleleng. Sampel penelitian yaitu kelas V SD No. 1 Banjar Bali yang berjumlah 35 orang dan kelas V SD No. 1 Kampung Kajanan yang berjumlah 29 orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji–t). Rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model learning cycle 5E adalah 23,11 sedangkan rata–rata hasil belajar IPA yang dibelajarkan dengan model konvensional adalah 14,03, sehingga hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA yang signifikan antara yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning cycle 5E dan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci : learning cycle 5E, hasil belajar IPA This research purpose is to know the differences of Science’s learning result between students who take learning cycle 5E model and conventional model. To grasp that purpose experimental research of quasi experiment using equivalent post–test only controls group design is conducted. The population is 64 students of 5th grade elementary school in Cluster VII Buleleng District of school year 2012/2013. The sample is 35 students of 5th grade of SD No. 1 Banjar Bali and 29 students of 5th grade of SD No. 1 Kampung Kajanan. The data are collected by using test instrument of multiple choices. Collected data are analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). Mean of Science’s learning result which is using learning cycle 5E model is 23.11, meanwhile the using of conventional model is 14.03. So the result lead to the conclusion, there is a significant differences between Science’s learning result which is using learning cycle 5E model and Science’s learning result which is using conventional model. keyword : learning cycle 5E, Science Learning Outcomes
MENINGKATAN HASIL BELAJAR PKN MENGGUNAKAN METODE SIMULASI PADA SISWA KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH HASANUDDIN TAHUN AJARAN 2010/2011 Gd. Sedanayasa, Wyn. Suwatra, Candra Dwi Fathoni,
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1794

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dalam mata pelajaran PKn setelah penerapan metode simulasi pada kelas V semester 2 di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V semester 2 Madrasah Ibtidaiyah Hasanudin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011 yang berjumlah 12 orang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes dengan alat berupa tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan metode simulasi efektif meningkatkan hasil belajar dalam pembelajaran PKn di kelas V  di Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2010/2011. Penelitian ini juga dapat membuktikan bahwa hasil belajar siswa dapat meningkat melalui penggunaan metode simulasi.   Kata-kata kunci: metode simulasi, hasil belajar     Abstract The purpose of  this study is to know the improvement of learning outcomes in Civics subject after implementing Simulation method on grade five second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. The subjects are 12 five graders second semester at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This Classroom Action Research (CAR) is carried out in two cycles. Data collection method which is used in this study is a test method which use learning outcome test as an instrument. The data were analyzed by using descriptive quantitative. The result of the analysis shows that using Simulation method can effectively improve learning outcomes in teaching Civics in the fifth grade at Madrasah Ibtidaiyah Hasanuddin Kaliasem, Banjar district, Buleleng regency in the academic year 2010/2011. This research also proves that the student learning outcomes can be improved through Simulation method.   Key words:   Simulation method, learning outcome
MODEL PEMBELAJARAN VAK BERBASIS OPEN-ENDED BERPENGARUH TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS SRIKANDI DENPASAR TIMUR ., I Made Yugiana; ., Drs. I Wayan Wiarta, S.Pd., M.For.; ., Dra. Ni Wayan Suniasih,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 1 No. 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v1i1.1860

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Gugus Srikandi berjumlah 578 siswa. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SD No 2 Sumerta berjumlah 33 siswa dan kelas V SD No. 13 Kesiman berjumlah 30 siswa. Data mengenai hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika kelompok siswa yang dibelajarkan melalui Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended dan yang dibelajarkan melalui Pembelajaran Konvensional pada kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014, hal ini dapat dibuktikan thitung = 2,62 > ttabel (α = 0.05, 61) = 2,00, dengan nilai rata-rata hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended = 74,62 dan yang dibelajarkan melalui pembelajaran Konvensional = 68,67. Dengan demikian dapat disimpulkan Model pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK) berbasis Open-Ended berpengaruh terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V SD Gugus Srikandi Denpasar Timur Tahun Ajaran 2013/2014. Kata Kunci : Model Pembelajaran Visual Auditori Kinestetik (VAK), Open-Ended dan Hasil Belajar Matematika The aim of this study is to determine the significant difference in mathematics learning outcomes between students group that learned through Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended and students group that learned through Conventional learning fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014. This research was a quasi-experimental research design Nonequivalent Control Group Design. The population in this study were all fifth grade students of elementary school Srikandi cluster totaling 578 students. The samples in this study were fifth grade elementary school students No 2 Sumerta Who totaled 33 students and fifth grade elementary school students No 13 Kesiman Who totaled 30 students. The Mathematics learning outcome data were collected using an essay test. The data then analized using t-test statistical technique. The results showed there were significant differences in mathematics learning outcome students group that learned through Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended and that learned through conventional learning fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014. This can be proved tcalculate = 2.62 > ttable (α = 0.05, 61) = 2.00, with an average value of mathematics learning outcome of students that learned through VAK learning model based Open-Ended = 74,62 and students that learned through Conventional learning = 68,67. It can be concluded that Visual Auditory Kinesthetic (VAK) learning model based on Open-Ended affect on Students mathematics Learning outcomes fifth grade elementary school in East Denpasar Srikandi cluster of the Academic Year 2013/2014.keyword : Visual Auditory Kinesthetic Learning Model (VAK), Open-Ended and Mathematics Learning Outcomes

Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 2 (2025): July Vol. 13 No. 1 (2025): April Vol. 12 No. 3 (2024): October Vol. 12 No. 2 (2024): July Vol. 12 No. 1 (2024): April Vol. 11 No. 3 (2023): October Vol. 11 No. 2 (2023): July Vol. 11 No. 1 (2023): April Vol. 10 No. 3 (2022): October Vol. 10 No. 2 (2022): July Vol. 10 No. 1 (2022): April Vol 10, No 1 (2022): April Vol. 9 No. 3 (2021): October Vol 9, No 3 (2021): Oktober Vol 9, No 2 (2021): Juli Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021): July Vol 9, No 1 (2021): April Vol. 9 No. 1 (2021): April Vol 9, No 1 (2021) Vol 8, No 3 (2020): Oktober Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020): Oktober Vol 8, No 2 (2020): Juli Vol. 8 No. 2 (2020): Juli Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020): April Vol 8, No 1 (2020): April Vol. 7 No. 3 (2019): October Vol 7, No 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019): Oktober Vol 7, No 2 (2019): Juli Vol 7, No 2 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019): July Vol 7, No 1 (2019) Vol 7, No 1 (2019): April Vol. 7 No. 1 (2019): April Vol 6, No 3 (2018): Oktober Vol. 6 No. 3 (2018): Oktober Vol 6, No 3 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018): Juli Vol. 6 No. 2 (2018): July Vol 6, No 1 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018): April Vol 6, No 1 (2018): April Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober Vol 5, No 3 (2017): Oktober Vol 5, No 2 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017): Juli Vol 5, No 2 (2017): Juli Vol. 5 No. 1 (2017): April Vol 5, No 1 (2017): April Vol 4, No 3 (2016): Oktober Vol. 4 No. 3 (2016): Oktober Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol 4, No 2 (2016): Juli Vol. 4 No. 2 (2016): Juli Vol 4, No 1 (2016): April Vol 4, No 1 (2016): Vol. 4 No. 1 (2016): April Vol. 3 No. 1 (2015): Vol. 3 No. 1 (2015) Vol 3, No 1 (2015): Vol. 2 No. 1 (2014): Vol. 2 No. 1 (2014) Vol 2, No 1 (2014): Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue